cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Analisis Persepsi Pasien Dengan Menggunakan Servqual Model Mengenai Pelayanan Rawat Jalan Di Rs Bhayangkara Tarakan Tahun 2024 Mulyadi, Nanang; Kodyat, Alih Germas; Sunadi, Apri
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7097

Abstract

ABSTRAK Loyalitas pasien merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di RS Bhayangkara Tarakan dengan menggunakan lima dimensi SERVQUAL: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif analitik, dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (55%), berusia 21-30 tahun (41%), dan 75% menggunakan JKN. Analisis able str dan regresi menunjukkan bahwa Responsiveness (X3) memiliki pengaruh terbesar terhadap loyalitas pasien (koefisien 0.879, p sama dengan 0.000), diikuti oleh Assurance (X4) (koefisien 0.275, p sama dengan 0.000). Sementara itu, Empathy (X5) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien. Untuk meningkatkan loyalitas pasien, RS Bhayangkara Tarakan disarankan meningkatkan kenyamanan ruang tunggu, mengoptimalkan able antrian digital, serta mengadakan pelatihan komunikasi bagi tenaga medis guna meningkatkan empati dalam pelayanan. Dengan perbaikan ini, rumah sakit dapat meningkatkan kepuasan pasien dan memperkuat loyalitas mereka terhadap layanan kesehatan yang diberikan. Kata Kunci: Loyalitas Pasien, Kualitas Pelayanan, SERVQUAL, Responsiveness, Assurance, RS Bhayangkara Tarakan
Pengaruh Penggunaan Electronic Medical Record (Kualitas Sistem, Kualitas Informasi Dan Kualitas Layanan) Terhadap Kepuasan Pengguna Di Rsu Kasih Ibu Saba, Gianyar ZR, Carissa Ayu; Nugraha, Susiana; Istiqlal, Haidar
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7219

Abstract

Abstrak Implementasi EMR bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pencatatan medis dan pelayanan kesehatan, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh kualitas sistem, informasi, dan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Layanan EMR terhadap Kepuasan Pengguna di RSU Kasih Ibu Saba. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan melibatkan 62 responden tenaga medis. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa kualitas sistem (p sama dengan 0,044), kualitas informasi (p lebih kecil dari 0,001), dan kualitas layanan (p lebih kecil dari 0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pengguna. Namun, hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa hanya kualitas informasi yang tetap menjadi prediktor signifikan kepuasan pengguna (p sama dengan 0,000), sedangkan kualitas sistem (p sama dengan 0,614) dan kualitas layanan (p sama dengan 0,999) tidak memiliki pengaruh signifikan. Kualitas informasi merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepuasan pengguna EMR di RSU Kasih Ibu Saba. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor lain yang berkontribusi terhadap kepuasan pengguna EMR. Kata Kunci: Electronic Medical Records, Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Kepuasan Pengguna.
Pelayanan Rawat Jalan Bpjs Di Rsud Kayen Pati Dengan Manajemen Lean Permatasari, Yuliati; Garnida, Aliefety Putu; Sangadji, Ismail
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7144

Abstract

Abstrak Pelayanan kesehatan saat ini menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Penyedia jasa layanan kesehatan seperti rumah sakit dituntut untuk meningkatkan pelayanannya lebih baik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian operasional dengan pendekatan kualitatif. Data alur proses pelayanan untuk Value Added Assesment (VAA), akar penyebab waste, serta root cause analysis dengan metode fishbone dan five whys, observasi langsung, wawancara dan telah dokumen-dokumen terkait. Data yang diperoleh dianalisis dan memberikan usulan perbaikan dengan manajemen Lean. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa alur proses pada pelayanan rawat jalan sebagian tidak mengikuti alur yang sesuai SPO. Berdasarkan hasil pemetaan value stream mapping, diketahui bahwa VAR untuk proses untuk pasien rawat jalan tanpa pemeriksaan penunjang adalah 13,4 %, sedangkan VAR untuk pasien rawat jalan dengan pemeriksaan laboratorium adalah 16,7 %, dan VAR untuk pasien rawat jalan dengan pemeriksaan radiologi adalah 12,4 % . Berdasarkan hasil perhitungan kuesioner waste yang telah diolah menggunakan metode BORDA, diketahui bahwa waiting menjadi waste kritis, karena menduduki peringkat tertinggi yaitu 20%. Waste waiting dicari akar penyebabnya dengan metode fish bone dan five whys. Peneliti membuat usulan-usulan perbaikan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Untuk itu perlu dilakukan monitoring evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang dilakukan dalam proses peningkatan pelayanan rawat jalan BPJS RSUD Kayen Pati. Kata kunci: pelayanan kesehatan, rawat jalan, manajemen Lean
Pengaruh Dimensi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru Anggara, Firmansyah Dwi; Satar, Yuli Prapanca; Indrajaya, Titus
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6730

Abstract

Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru berupaya meningkatkan mutu layanan untuk mempertahankan dan meningkatkan jumlah pasien rawat inap. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lima dimensi kualitas pelayanan yaitu keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), keyakinan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangible) terhadap kepuasan pasien rawat inap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pasien rawat inap selama periode Januari 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis chi-square dan multivariate regresi logistic. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan reliability (p-value 0.017), responsiveness (p-value 0.0001), assurance (p-value 0.000), empathy (p- value 0.000), dan tangible (p-value 0.000) terhadap kepuasan pasien rawat inap. Hasil uji regresi logistic didapat pengaruh reliability 60.5 kali lebih besar (p-value 0.008), responsiveness 0.5 kali lebih besar (p-value 0.964), assurance 142.2 kali lebih besar (p-value 0.033), empathy 0.47 kali lebih besar (p-value 0.834), dan tangible 117.4 kali lebih besar (p-value 0.041) terhadap kepuasan pasien rawat inap. Penelitian ini menyimpulkan ke lima variabel bebas berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap dan yang paling dominan yaitu assurance. Manajemen rumah sakit disarankan untuk terus mengoptimalkan pelatihan tenaga medis, meningkatkan fasilitas, dan memperbaiki komunikasi antara staf medis dan pasien guna meningkatkan pengalaman perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Rawat Inap, Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.
Analisis Efektifitas Penerapan Adult Early Warning Score Pada Pasien Dewasa Di Unit Rawat Inap Dewasa Rsud Oku Timur Tahun 2025 Utama, Fresca Yudiman; Rumengan, Grace; Ulfa, Laila
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7142

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah kegagalan mengetahui penurunan kondisi klinis pada pasien dapat menyebabkan keterlambatan pengelolaan dan penanganan yang tepat, serta dapat meningkatan angka mortalitas di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menilai dan menganalisis penerapan Adult Early Warning Score (AEWS) pada pasien dewasa di ruang rawat inap dewasa RSUD OKU Timur. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Forum Group Discussion, observasi dan studi dokumentasi di RSUD OKU Timur. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 17 informan kunci dan delapan informan pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis data kualitatif Creswell. Hasil penelitian menunjukkan penerapan AEWS efektif dalam menurunkan angka kematian Gross Death Rate (GDR) dan Nett Death Rate (NDR). Ditemukan beberapa faktor pendukung dan kendala baik dari segi man, methods maupun machine dalam penerapan AEWS yang perlu menjadi perhatian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi Unit Rawat Inap dan manajemen RSUD OKU Timur dalam merancang kebijakan serta program yang lebih efektif, seperti mengusulkan penerapan Adult Early Warning Score (AEWS) sebagai kebaruan/novelty pada indikator mutu unit rawat inap diikuti dengan peningkatan pada faktor pendukung dan perbaikan pada kendala yang ada. Kata kunci: Adult Early Warning Score, unit rawat inap dewasa, angka kematian.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Perawat di RS Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri Rosalina P, Linda; Windiyaningsih, Cicilia; Santosa, Yaya Aria
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7109

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Perawat di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri. Dengan menggunakan desain cross-sectional melibatkan pengukuran variabel Independen & Dependen. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel perawat sebanyak 116 karyawaan di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri. Teknik yg dipakai ialah accidental sampling. Pengolahan data menggunakan IBM SPSS Versi 27. Hasil dari penelitian menunjukan secara parsial terdapat hubungan signifikan antara Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja terhadap kinerja perawat di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri, dengan masing – masing nilai p-value 0,000 lebih kecil dari 0,05 pada uji Pearson Product Moment. Begitu juga secara simultan, antara Kepemimpinan Transformasional, Beban Kerja, Kompensasi, Motivasi, Perilaku Kerja Inovatif dan Kepuasan Kerja terhadap kinerja perawat di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri dengan nilai p-value (2-sided) sebesar 0,000 pada hasil uji Anova dalam analisis multivariat. Nilai R Square (R²) sebesar 0.936 menunjukkan bahwa sekitar 93.6% variasi dalam Kinerja perawat dapat dijelaskan oleh variasi dalam keenam variabel independen tersebut. Saran kepada manajemen RS diperlukan komitmen organisasi dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan alokasi sumber daya. Implikasinya tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kinerja perawat tetapi juga pada kepuasan pasien, reputasi organisasi, dan pengembangan karir perawat itu sendiri Kata kunci: cross-sectional, accidental sampling, Chi – Square, Pearson Product Moment, Anova
Analisis Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Response Time Perawat Pada Triase Di IGD Rs Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Hambektanuhita, Hambektanuhita; Windiyaningsih, Cicilia; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7094

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sarana Prasarana, Sumber Daya Manusia, dan Beban Kerja terhadap waktu respons (Respon Time) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 70 responden sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarana Prasarana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap waktu respons dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,496 (p sama dengan 0,002). Beban Kerja juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,338 (p sama dengan 0,000). Namun, variabel Sumber Daya Manusia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons (p sama dengan 0,582). Uji simultan melalui ANOVA menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan ketiga variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons (F sama dengan 49,791 dan p sama dengan 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,694 mengindikasikan bahwa 69,4% variasi waktu respons dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi Sarana Prasarana dan pengelolaan Beban Kerja merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan efisiensi waktu respons di IGD. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya strategi manajemen yang terfokus pada pengembangan fasilitas dan pengelolaan beban kerja tenaga medis guna mendukung peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di IGD. Kata Kunci: Sarana Prasarana, Beban Kerja, Sumber Daya Manusia, Waktu Respons, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.
Analisis Faktor Penyebab Burnout Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Denpasar Novena, Odilia Dea; Andarusito, Nurcahyo; Marliana, Thika
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7203

Abstract

Abstrak Burnout menjadi masalah yang nyata karena dampaknya langsung terhadap efektivitas pelayanan kesehatan. Ketika tenaga kesehatan mengalami burnout, mereka cenderung kehilangan fokus, menurunkan kualitas perawatan, dan meningkatkan risiko kesalahan medis. Dampak burnout dapat dilihat dari skala individu hingga sistem. Pada tingkat individu, burnout memengaruhi kesejahteraan fisik dan mental tenaga kesehatan. Pada tingkat unit kerja, hal ini memengaruhi efektivitas tim dalam memberikan pelayanan. Pada tingkat institusi, burnout dapat merusak reputasi rumah sakit dan menurunkan kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional serta melibatkan 197 orang responden yang merupakan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Denpasar yang dipilih secara total sampling. Kuesioner digunakan sebagai instrumen utama penelitian dengan proses analisis data yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan analisis faktor yang menyebabkan burnout pada tenaga kesehatan tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) Lama bekerja berpengaruh negatif terhadap burnout (2) Usia berpengaruh negatif terhadap burnout (3) Pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap burnout (4) Status pernikahan tidak berpengaruh signifikan terhadap burnout (5) Beban kerja berpengaruh positif terhadap burnout (6) Lingkungan kerja berpengaruh negatif terhadap burnout tenaga kesehatan (7) Konflik kerja berpengaruh positif terhadap burnout (8) Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi berpengaruh negatif terhadap burnout. Untuk mengurangi dampak burnout pada tenaga kesehatan tersebut terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen yaitu membangun lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan inovatif, mengoptimalkan pengembangan program kesejahteraan, menerapkan kebijakan kerja yang lebih fleksibel, dan memfasilitasi program pelatihan dan pengembangan secara professional. Kata Kunci: Burnout, Faktor Burnout, Tenaga Kesehatan
Evaluasi Pembiayaan,Regulasi,Kolaborasi DanStrategiPeningkatanKualitasPelayanan ForensikSertaMedikolegalDiRsBhayangkaraTk . IPusdokkesPolriTahun202 Widjajanto, Agung; Wndyaningsih, Cicilia; Widyaningsih, Cicilia
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6733

Abstract

Pelayanan forensik dan medikolegal memiliki peran penting dalam mendukung proses penegakan hukum melalui penyediaan bukti medis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, layanan ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek pembiayaan, regulasi, dan kolaborasi antar lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pembiayaan, menelaah regulasi yang mengatur layanan forensik dan medikolegal, serta menganalisis strategi peningkatan kualitas layanan di RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, melibatkan studi dokumen, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, serta analisis SWOT untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pembiayaan masih menjadi kendala utama, menghambat pengadaan fasilitas dan tenaga medis yang kompeten. Regulasi yang belum terintegrasi sepenuhnya juga menyebabkan inkonsistensi dalam pelaksanaan layanan. Selain itu, kolaborasi antara institusi kesehatan dan penegak hukum masih perlu ditingkatkan untuk memastikan efektivitas pelayanan. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian merekomendasikan optimalisasi sumber daya melalui pembiayaan alternatif, penguatan regulasi yang lebih komprehensif, serta peningkatan koordinasi antara RS Bhayangkara dengan instansi terkait. Dengan implementasi strategi ini, diharapkan kualitas layanan forensik dan medikolegal dapat ditingkatkan, mendukung proses hukum yang lebih efisien dan akurat. KataKunci: Forensik Klinis, Medikolegal, Pembiayaan, Regulasi, Kolaborasi, RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri
Peran Human Resources Scorecard Dalam Pengukuran Kinerja Sdm Pada Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Mas Kadiran Medan Ismail, Taufik; Jak, Yanuar; Kodyat, Alih Germas
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7079

Abstract

Latar Belakang: RS Bhayangkara Tingkat II Mas Kadiran Medan sampai saat ini tidak pernah mendesain pengukuran kinerja SDM melalui pendekatan HRSc. Padahal pengukuran dengan pendekatan ini dapat memberikan gambaran kepada RS tentang sesuai tidaknya kinerja SDM dengan arah strategis organisasi. Peneliti mengukur kinerja SDM dengan pendekatan HRSc dan membandingkannya dengan kinerja SDM saat ini serta menganalisis hubungan kausalitas antar variabel maupun antara sub variabel dengan variabel. Metode: Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan assosiative research. Teknik sampel probability proportional to size sampling termasuk Slovin sampling dengan melibatkan sebanyak 54 responden pegawai pada unit poli rawat jalan. Teknik analisis menggunakan pengukuran kinerja SDM dengan pendekatan HRSc dan memakai metode KPI dan pengukuran kinerja SDM. Hasil: Diperoleh nilai weighted score KPI dengan pendekatan HRSc senilai 4,40 dengan kategori sangat baik (lebih besar 4,20 dan lebih kecil 5,00). Didapat nilai sig. (2-tailed) 0,000 lebih kecil α 0,05 dengan pearson correlation 0, 842 lebih besar r tabel (54, df n-2, 2-tailed, sig.5%) 0,2632. Secara parsial diperoleh nilai pearson correlation perspektif keuangan (0,731), pelanggan (0,782), proses bisnis internal (0,809), maupun pembelajaran dan pertumbuhan (0,857) dan nilai beta unstandardized sebesar 0,726. Kesimpulan: Pengukuran kinerja dengan pendekatan HRSc memiliki hubungan signifikan dan positif dengan kinerja SDM. Secara parsial perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal maupun pembelajaran dan pertumbuhan berkorelasi signifikan dan positif dengan kinerja SDM. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan paling dominan menjelaskan pengaruhnya terhadap kinerja SDM.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue