cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
ISSN : 02163284     EISSN : 26850877     DOI : -
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 508 Documents
Analisis Perbandingan Pengukuran Jarak pada Algoritme K-Means Berbasis Sum of Square Error Sakur, Stendy Budi Hartono
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1276

Abstract

The marketing strategy is very important to follow the culture of visitors or buyers because it is closely related to people's income levels. A number of visitor data are a data mining model that can extract information to determine the characteristics of each data. The purpose of this research is to compare distance measurements using the k-means clustering algorithm to see the optimal k value and the required time complexity. Using the K-Means clustering method with Euclidean, Manhattan, Minkowsky, Chebyshev, and Canberra distances to calculate the characteristic values of each object. Determining the value of k using the Elbow model which is formed from the Sum of Square Error (SSE) also considers the Mean of Square Error (MSE) value. The results showed that the Euclidean, Manhattan, Minkowsky, and Chebyshev distances can provide the right grouping so that they become an alternative to the Euclidean distance where the time needed by the Manhattan distance is 1.70 seconds faster than the Euclidean distance of 1.78 seconds, Minkowsky distance 1.82 seconds, Chebyshev distance 2.30 seconds and Canberra distance of 2.48 seconds. In conclusion, Euclidean, Manhattan, Minkowsky and Chebyshev distances can be used to measure closeness values between objects with good accuracy while Canberra distance cannot provide precise accuracy. The research resulted in five groups with different characteristics of income and expenses so that they can be used as a standard for developing marketing strategies. Keywords: K-means; Euclidean; Manhattan; Minkowsky; Chebyshev; Canberra; Sum of square error, Mean of square error. AbstrakStrategi pemasaran sangat penting untuk mengikuti budaya pengunjung ataupun pembeli karena erat hubunganya dengan tingkat pendapatan masyarakat. Sejumlah data pengunjung merupakan suatu model data mining yang dapat digali informasinya guna mengetahui karakteristik dari setiap data. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan pengukuran jarak pada Algoritme K-means clustering sehingga diperoleh nilai k yang optimal serta kompleksitas waktu yang dibutuhkan. Menggunakan Metode K-Means clustering dengan Euclidean, Manhattan, Minkowsky, Chebyshev dan Canberra distance untuk menghitung nilai karakteristik dari setiap objek. Penentuan nilai k menggunakan kurva Elbow yang dibentuk dari Sum of Square Error (SSE) juga mempertimbangkan nilai Mean of Square Error (MSE). Hasil penelitian menunjukkan Euclidean, Manattan, Minkowsky, Chebyshev distance dapat memberikan pengelompokkan yang tepat sehingga menjadi alternatif pengganti Euclidean distance dimana waktu yang dibutuhkan oleh Manhattan distance sebesar 1.70 detik lebih cepat dibandingkan Euclidean distance 1.78 detik, Minkowsky distance 1.82 detik, Chebyshev distance 2.30 detik dan Canberra distance 2.48 detik. Kesimpulannya, Euclidean, Manhattan, Minkowsky dan Chebyshev distance dapat digunakan untuk mengukur nilai kedekatan antara objek dengan akurasi yang baik sedangkan Canberra distance tidak dapat memberikan akurasi dengan tepat. Penelitian menghasilkan 5 kelompok dengan karakteristik penghasilan dan pengeluaran yang berbeda sehingga dapat dijadikan sebagai standar pengembangan strategi pemasaran.Kata Kunci: K-means; Euclidean; Manhattan; Minkowsky; Chebyshev; Canberra; Sum of square error; Mean of square error
Prediksi Tingkat Produksi Batu Quarry Andesite Dengan Metode ARIMA Sebah, Hermon Julkifly; Nugroho, Adi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1292

Abstract

The process of taking andesite quarry stones carried out by PT Pipit Jaya Abadi is erratic so that it is not optimal for the use of existing machines and human resources. If this continues, the company cannot reach the predetermined target. This research aims to assist PT Pipit Jaya Abadi in achieving predetermined production targets and the stability of the quality of production machines so that machine performance can reach optimal levels and maximize existing human resources. ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) method to forecast the production level of andesite quarry in the coming period. Production data from January 2017 to September 2022 is used in this study. The forecasting results provide an overview of the expected production levels for the next 5 months, namely from October 2022 to February 2023. The forecasting results show production of 24464.344877 m3, 22449.959502 m3, 21969.910870 m3, 21691.556209 m3, and 21849.566221 m3 respectively. Accuracy analysis using MAPE (Mean Absolute Percentage Error) shows an accuracy level of 35.46%.Keywords: andesite quarry; Production and Forecasting; ARIMA Method AbstrakProses pengambilan batu quarry andesite yang dilakukan oleh PT. Pipit Jaya Abadi tidak menentu sehingga tidak optimal untuk penggunaan mesin dan sumberdaya manusia yang ada. Jika hal tersebut berlanjut membuat perusahaan tidak dapat mencapi target yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu PT. Pipit Jaya Abadi dalam mencapi target produksi yang telah ditentukan dan stabilitas kualitas mesin produksi agar kinerja mesin dapat mencapai tingkat optimal serta memaksimalkan sumber daya manusia yang ada. Metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) untuk meramalkan tingkat produksi quarry andesite di periode yang akan datang. Data produksi dari Januari 2017 hingga September 2022 digunakan dalam penelitian ini. Hasil peramalan memberikan gambaran tingkat produksi yang diharapkan selama 5 bulan ke depan, yaitu dari Oktober 2022 hingga Februari 2023. Hasil peramalan menunjukkan produksi sebesar 24464.344877 m3, 22449.959502 m3, 21969.910870 m3, 21691.556209 m3, dan 21849.566221 m3 secara berturut-turut. Analisis akurasi menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) menunjukkan tingkat akurasi sebesar 35,46%.Kata kunci:  Andesite quarry; Produksi dan Peramalan; Metode ARIMA 
Perancangan Audit Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 2019 Pada Perusahaan Percetakan Yohannes Neman, Pius; Fibriani, Charitas
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1305

Abstract

The use of information technology in the printing company, in the case of PT Bawen Mediatama, has never been measured, thus the effectiveness and capacity of information technology management are unknown. This approach involves analyzing the company's conditions based on eleven design factors of the COBIT 19 framework, which cover the aspects of company strategy and scale. PT Bawen Mediatama has important processes with level 3 and 4 capabilities, including DSS05, DSS02, DSS01, BAI03, BAI02, BAI03, APO12, and APO13. Subsequently, an evaluation will be conducted to assess the competency level of the IT governance processes that have been implemented by PT Bawen Mediatama in order to determine the company's ability to execute these processes. The assessment results indicate that processes APO03, APO05, APO09, and EDM04 have level 2 and level 1 capabilities. However, all evaluated processes have capabilities that are still below the target. Therefore, it is recommended to prioritize improvements based on specific priorities. The information obtained in each stage of this research is based on interviews with IT staff, supervisors, and managers.Keywords: Audit; COBIT 2019, Information Technology Governance; Printing business AbstrakPengunaan teknologi informasi pada perusahaan percetakan, dalam kasus di PT Bawen Mediatama, kinerja belum pernah diukur, sehingga efektivitas dan kapasitas manajemen teknologi informasi tidak diketahui. Pendekatan ini melibatkan analisis kondisi perusahaan berdasarkan sebelas faktor desain framework COBIT 19 yang mencakup segi strategi dan skala perusahaan. PT Bawen Mediatama memiliki proses penting dengan kapabilitas level 3 dan 4 meliputi DSS05, DSS02, DSS01, BAI03, BAI02, BAI03, APO12, dan APO13. Kemudian, akan dilakukan evaluasi tingkat kompetensi proses tata kelola TI yang telah dilakukan oleh PT Bawen Mediatama untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menjalankan proses tersebut. Hasil penilaian menunjukkan bahwa proses APO03, APO05, APO09, dan EDM04 memiliki kapabilitas level 2 dan level 1. Namun, seluruh proses yang dievaluasi target kapabilitasnya masih dibawah target. Karenanya, direkomendasikan dilakukan perbaikan berdasarkan prioritas tertentu. Informasi yang diperoleh dalam setiap tahap penelitian ini didasarkan pada wawancara dengan staf TI, Supervisor, dan Manajer.Kata Kunci: Audit; COBIT 2019, Tata Kelola Teknologi Informasi; Usaha Percetakan
Implementasi Sistem Autentikasi JSON Web Token Pada Aplikasi Fieldrent Menggunakan Algoritme SHA-512 Wijaya, Brian Marcius Ega; Sutanto, Felix Andreas
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1367

Abstract

The times and the Covid-19 pandemic have driven the shift to digital technology and online activities, including in the field rental sector. In addition to encouraging technological advances, the pandemic has also had a major impact on global economic problems and increased crime, including cyber crime. So it is important to develop an application security system with user authentication processes and sensitive data encryption to prevent the spread of data to irresponsible parties. Implementing Json Web Token with SHA-512 as an authentication process when accessing the restful API is an effort to avoid cyber crime in the Fieldrent application. The SHA-512 algorithm has high complexity so it will not be easily solved using Brute-force and other cryptanalysis attacks. The results of this study indicate that the implementation of an authentication system using the JWT token with the SHA-512 algorithm is safer in securing API access than conventional authentication systems.Keywords: Authentication, Cryptography, SHA-512, Eeb security, JWT token AbstrakPerkembangan zaman dan pandemi Covid-19 mendorong peralihan ke teknologi digital dan aktivitas secara online termasuk pada sektor persewaan lapangan. Selain mendorong kemajuan teknologi pandemi juga menyebabkan dampak yang besar dalam masalah ekonomi global dan meningkatnya kejahatan termasuk cyber crime.  Sehingga penting untuk mengembangkan sistem keamanan aplikasi dengan proses autentikasi pengguna dan enkripsi data sensitif untuk mencegah penyebaran data kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Mengimplementasikan Json Web Token dengan SHA-512 sebagai proses autentikasi saat mengakses restful API menjadi upaya menghindari cyber crime pada aplikasi Fieldrent. Dengan Algoritme SHA-512 memiliki kompleksitas yang tinggi sehingga tidak akan mudah dipecahkan menggunakan Brute-force dan serangan kriptanalisis lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi sistem autentikasi menggunakan JWT token dengan Algoritme SHA-512 lebih aman dalam mengamankan akses API dibandingkan sistem autentikasi konvensional.Kata kunci: Autentikasi; Kriptografi; SHA-512; Web security; JWT token
Pemilihan Aplikasi Streaming Terbaik Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Apriyani, Yanti; Kusmira, Mira; Wibisono, Taufik; Pertiwi, Melisa Winda; Amirulloh, Imam; Nurjanah, Yesti Siti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1253

Abstract

It is very important to know how to choose the best streaming app. However, it is difficult for users to decide which application to choose because of the large selection of streaming applications, so many things must be considered, such as ease of access, subscription fees, features and film services provided. This study aims to develop a decision support system model to select the best streaming application that can be adjusted to the following criteria; Subscription fees, convenience, movie releases and features. From the results of the evaluation carried out on the four criteria with the criteria and alternatives in selecting the best Streaming Application, the highest total priority with a total priority of Netflix ranks first with the final calculation result being 0.445 or 44.5%. then Iflix ranks second with the final calculation result of 0.213 or 21.3%. The Youtube application with the final calculation result is 0.175 or 17.5%. and finally in fourth place is VIU with the final calculation result of 0.167 or 16.7%. Based on the calculation results, the relative preference value of each criterion with the highest score being the best application for streaming is obtained by Netflix with a vector value = 0.445.Keywords: Streaming; Rating; Analytical Hierarchy Process; Application AbstrakSangat penting untuk mengetahui bagaimana memilih aplikasi streaming terbaik, namun pengguna sulit menentukan aplikasi mana yang akan dipilih dikarenakan banyaknya pilihan aplikasi streaming sehingga banyak hal yang harus dipertimbangkan seperti kemudahan dalam mengkases, biaya berlanganan, fitur dan layanan film yang disediakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sistem pendukung pengambilan keputusan untuk memilih aplikasi streaming terbaik yang dapat disesuaikan dengan kriteria antara lain; Biaya berlangganan, kemudahan, rilis film dan fitur. Dari hasil evaluasi yang dilakukan terhadap keempat kriteria tersebut dengan kriteria dan alternatif dalam pemilihan Aplikasi Streaming terbaik mendapat total prioritas paling tinggi dengan total prioritas sebesar adalah Netflix peringkat kesatu dengan hasil perhitungan akhir yaitu 0.445 atau 44.5%. kemudian Iflix peringkat kedua dengan hasil perhitungan akhir yaitu 0.213 atau 21.3%. Aplikasi Youtube dengan hasil perhitungan akhir yaitu 0.175 atau 17.5%. dan yang terakhir pada urutan keempat adalah VIU dengan hasil perhitungan akhir yaitu 0.167 atau 16.7%. Berdasarkan hasil perhitungan, maka nilai preferensi relatif dari setiap kriteria dengan nilai tertinggi aplikasi terbaik untuk streaming diperoleh oleh Netflix dengan nilai vektor = 0,445.Kata kunci: Streaming; Peringkat; Analytical Hierarchy Process; Aplikasi
Eksplorasi Sentimen Pengguna Media Sosial Terhadap Layanan Seabank: Pendekatan Dengan Algoritma Bert Septiani, Riska Kurnia; Gata, Windu
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 20, No 2: Agustus 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v20i2.1943

Abstract

Bank SeaBank is a digital bank that has social media accounts on Twitter (X) and YouTube with thousands of followers. These platforms are often used to express opinions or comments on various topics. This research aims to provide a benchmark for Bank SeaBank to improve its services based on positive and negative user reviews. The data analyzed consists of 500 comments on Twitter (X) and YouTube with the keyword "Bank SeaBank." The methods used include machine learning algorithms such as SVM, Naïve Bayes, k-NN, Decision Tree, Logistic Regression, as well as the deep learning algorithm pre-trained BERT. The analysis results show the highest accuracy for SVM at 84%, followed by Naïve Bayes at 81%, k-NN at 80%, and both Decision Tree and Logistic Regression at 77%. The deep learning algorithm BERT achieved an accuracy of 86% with 3 epochs and a training-to-testing data ratio of 80:20.Kata kunci: SeaBank; Social media; BERT algorithm AbstrakBank SeaBank adalah salah satu bank digital yang memiliki media sosial Twitter (X) dan YouTube dengan ribuan pengikut. Kedua platform ini sering digunakan untuk menyampaikan pendapat atau komentar tentang berbagai topik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tolak ukur bagi Bank SeaBank dalam meningkatkan layanan berdasarkan ulasan positif dan negatif dari pengguna. Data yang dianalisis terdiri dari 500 komentar di Twitter (X) dan YouTube dengan kata kunci "Bank SeaBank". Metode yang digunakan mencakup algoritma machine learning seperti SVM, Naïve Bayes, k-NN, Decision Tree, Logistic Regression, serta algoritma deep learning pre-trained BERT. Hasil analisis menunjukkan akurasi tertinggi pada SVM sebesar 84%, diikuti oleh Naïve Bayes sebesar 81%, k-NN sebesar 80%, Decision Tree dan Logistic Regression masing-masing sebesar 77%. Algoritma deep learning BERT mencapai akurasi 86% dengan 3 epoch dan proporsi data latih dan uji sebesar 80:20Kata Kunci: SeaBank; Media Sosial; Algoritma BERT
Penerapan Data Mining Terhadap Klasifikasi Pasien Penderita Penyakit Liver Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor Aldana, Sabilla; Wibowo, Jati Sasongko
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 20, No 1: Februari 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v20i1.1376

Abstract

Liver sufferers are increasing from year to year. Liver disease is caused by an unhealthy lifestyle that can damage the liver. Liver disease is considered a silent killer because of the possibility of symptoms arising. Therefore, knowing the symptoms of liver disease early on is very necessary, so that sufferers can take appropriate treatment. This study implements the K-Nearest Neighbor algorithm in predicting liver disease in patients. The data used is the Indian Liver Patient Dataset (ILPD) taken from the UCI Machine Learning Repository. There are several stages of the classification process that will be carried out, including data separation, dividing test data and training data, KNN modeling, then analyzed using a confusion matrix and also an accuracy score. In this study, the results were obtained from the level of accuracy of the data, namely the value of accuracy, precision, recall, and also the f1-score with an accuracy value of 70%, a precision of 66.5%, a recall of 59.5%, and an f1-score of 59. 5% of the highest K = 7 value. So the K-Nearest Neighbor algorithm is quite accurate for classifying patient data with liver disease because the data accuracy rate is above 50%.Keywords: Classification; Liver Disease; K-Nearest Neighbor; Confusion Matrix                                                                                                                        AbstrakPenderita liver meningkat dari tahun ke tahun. Penyakit liver disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat sehingga dapat merusak hati. Penyakit liver dianggap sebagai pembunuh diam-diam karena adanya kemungkinan timbul gejala karena itu mengetahui adanya gejala penyakit liver sejak dini sangat diperlukan, agar penderita dapat melakukan pengobatan dengan tepat. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma K-Nearest Neighbor dalam memprediksi penyakit liver yang diderita oleh pasien. Data yang digunakan adalah Indian Liver Patient Dataset (ILPD) yang diambil dari UCI Machine Learning Repository. Terdapat beberapa tahapan proses klasifikasi yang akan dilakukan, antara lain pemisahan data, membagi data uji dan data latih, permodelan KNN, kemudian dianalisa menggunakan confusion matrix dan juga accuracy score. Pada penelitian ini didapatkan hasil dari tingkat keakuratan data yaitu nilai akurasi, presisi, recall, dan juga f1-score dengan nilai akurasi sebesar 70%, presisi sebesar 66,5%, recall sebesar 59,5%, dan f1-score sebesar 59,5% dari nilai K = 7 yang paling tertinggi. Jadi algoritma K-Nearest Neighbor cukup akurat untuk mengklasifikasi data pasien penderita penyakit liver dikarenakan tingkat keakuratan data diatas 50%. Kata kunci: Klasifikasi; Penyakit Liver; K-Nearest Neighbor; Confusion Matrix
Pengukuran Kualitas Layanan Sistem Kependudukan Online Menggunakan Metode E-Govqual dan IPA Yahya, Muhammad Havian Nurdin; Sumirat, Lambang Probo; Santoso, Budi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 20, No 1: Februari 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v20i1.1797

Abstract

The Population and Civil Registration Office of Jombang Regency is one of the government agencies of Jombang Regency that has implemented E-Government. In this case, “Dispendukcapil” Jombang Regency created an information system called "Ning Yaonah." This research aims to identify attributes that are the main focus of improvement and develop recommendations to improve the quality of E-Government services. This research applies the E-Govqual and IPA methods. The E-Govqual method is used to assess the quality of information system services owned by government agencies, while IPA is used to help prioritize attributes that require improvement. This study uses four variables belonging to E-Govqual with 21 statement attributes. Of the 80 respondents, the results of the analysis of the level of conformity showed a value of 78.45% and a gap level value (GAP) of -0.93. This indicates that the current performance of information system services has not been able to meet user expectations. The results showed that there are seven attributes with the highest priority for improvement, namely EF1, EF3, EF5, EF6, EF7, RL2, and RL3.Keywords: E-Govqual; Information System Service Quality; E-Government; Importance Performance AnalysisAbstrakDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang merupakan salah satu instansi pemerintah Kabupaten Jombang yang telah menerapkan E-Government. Dalam hal ini Dispendukcapil Kabupaten Jombang menciptakan sistem informasi bernama “Ning Yaonah”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi atribut yang menjadi fokus utama perbaikan dan menyusun rekomendasi guna meningkatkan kualitas layanan E-Government. Penelitian ini menerapkan metode E-Govqual dan IPA. Metode E-Govqual digunakan untuk menilai kualitas layanan sistem informasi yang dimiliki oleh instansi pemerintah, sedangkan IPA digunakan dalam membantu menentukan prioritas atribut yang memerlukan perbaikan. Penelitian ini menggunakan 4 variabel milik E-Govqual dengan 21 atribut pernyataan. Dari 80 responden subjek penelitian, hasil analisis tingkat kesesuaian menunjukkan nilai sebesar 78,45%, dan nilai tingkat kesenjangan (GAP) sebesar -0,93. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja layanan sistem informasi saat ini belum dapat memenuhi harapan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 atribut dengan prioritas utama untuk diperbaiki, yaitu EF1, EF3, EF5, EF6, EF7, RL2, dan RL3.Kata kunci: E-Govqual; Kualitas Layanan Sistem Informasi; E-Government; Importance Performance Analysis
Prediksi Persediaan Obat Menggunakan Algoritma Decision Tree (C4.5) Pada Apotek Az-Zikra Bengkulu Aziz, Feby Estivania; Abdullah, Dedy
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 20, No 2: Agustus 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v20i2.2099

Abstract

Az-Zikra Pharmacy is currently facing difficulties in managing drug inventory in the warehouse. Due to the frequent movement of drugs to branches without an organized system, this results in frequent stockouts in the warehouse. Using the Decision Tree (C4.5) algorithm, this study aims to predict drug inventory at Az-Zikra Pharmacy in Bengkulu. Transaction data from the last three months was collected and analyzed using the C4.5 algorithm. The results show that this algorithm works well in categorizing data on drug stock and the most needed drug demand. This system has a high accuracy rate of 0.7190, which helps the pharmacy manage drug inventory more efficiently, reduce the risk of expired drugs, and ensure that the necessary drugs are always available. It is hoped that this system will improve the services provided by the pharmacy to customers by providing drugs in a timely and appropriate manner.Keywords: C4.5 algorithm; Decision tree; Drug inventory prediction; Pharmacy AbstrakApotek Az-Zikra saat ini sedang mengalami permasalahan untuk mengatur persediaan obat-obatan di gudang. Karena terlalu banyak obat yang sering keluar masuk ke cabang tanpa adanya sebuah sistem yang teratur, hal ini mengakibatkan sering kehabisan stok obat di gudang. Dengan menggunakan algoritma Decision Tree (C4.5), penelitian ini bertujuan untuk memprediksi persediaan obat di Apotek Az-Zikra Bengkulu. Data transaksi selama tiga bulan terakhir dikumpulkan dan dianalisis menggunakan algoritma C4.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma ini bekerja dengan baik dalam mengkategorikan data tentang stok obat dan permintaan obat yang paling dibutuhkan. Sistem ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi yaitu 0.7190 , yang membantu apotek mengelola persediaan obat lebih efisien, mengurangi risiko obat kadaluarsa, dan memastikan bahwa obat yang diperlukan selalu tersedia. Diharapkan bahwa sistem ini akan meningkatkan layanan yang diberikan apotek kepada pelanggan dengan menyediakan obat secara tepat waktu dan sesuai kebutuhan.Kata kunci: Algoritma C4.5; Pohon keputusan; Prediksi persediaan obat; Apotek
Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit pada Musang Berbasis Website Miftakhul Huda, Mohammad Irbah; Wismarini, THD.
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 20, No 1: Februari 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v20i1.1383

Abstract

Nowadays, animal lovers are eager to have pet ferrets as they are quite in demand. Despite the desire of many animal enthusiasts to keep ferrets, there are some challenges that owners face, such as when the animal is sick, limited knowledge sources, which may hinder first aid for sick ferrets. Therefore, a system is needed to identify the disease and determine the solution without having to meet an expert in person. Forward Chaining will be used in this research to build an expert system, this method uses understanding conclusions that use facts to get conclusions. The results obtained are a website-based expert system to help identify ferret diseases that are easy to use by only entering symptom facts and the system's decision results have an accuracy rate of 80.0%.Keywords: Expert System; Ferrets; Forward Chaining AbstrakSaat ini, pecinta hewan yang ingin memiliki musang peliharaan karena cukup diminati. Terlepas dari keinginan banyak penggemar hewan untuk memelihara musang, ada beberapa tantangan yang dihadapi pemiliknya, seperti ketika hewan sakit, sumber pengetahuan yang terbatas, yang mungkin menghambat pertolongan pertama untuk musang yang sakit. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem untuk mengidentifikasi penyakit dan menentukan solusinya tanpa harus bertemu langsung dengan seorang pakar. Forward Chaining akan digunakan kedalam penelitian ini untuk membangun sebuah sistem pakar, metode ini menggunakan konklusi pemahaman yang memakai fakta untuk mendapatkan simpulan. Hasil yang diperoleh yaitu sistem pakar berbasis website untuk membantu mengidentifikasi penyakit musang yang mudah digunakan dengan hanya memasukkan fakta gejala dan hasil keputusan sistem memiliki tingkat akurasi sebesar 80,0%.Kata kunci: Sistem Pakar; Musang; Forward ChainingÂ