cover
Contact Name
Idhoofiyatul Fatin
Contact Email
idhofatin.pbsi@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
stilistika@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 19788800     EISSN : 26141327     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian berupa artikel ilmiah tentang bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit setiap Januari dan Juli dengan nomor P-ISSN 1978-8800 dan E-ISSN 2614-3127.
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
Pembekalan Literasi Dasar Guru Sekolah Dasar Islam untuk Mencapai Sustainable Development Goal (SDGs): Pendidikan Berkualitas Muhammad Ridlwan; Ishmatun Naila; Lutfiyan Nurdianah
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.13390

Abstract

Basic Literacy Training of Islamic Primary Teachers for Achieving Sustainable Development Goal: Quality Education ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melatih dan mengembangkan perangkat pembelajaran literasi kelas awal yang cocok digunakan untuk guru Sekolah Dasar Islam. Tingkat literasi dan keterampilan literasi dasar anak Sekolah Dasar telah menjadi permasalahan dalam dunia pendidikan di Indonesia beberapa tahun terakhir. Lebih dari setengah pemuda Indonesia yang menyelesaikan sekolah formal masih belum memahami apa itu literasi, termasuk tidak memahami apa yang dibaca serta banyaknya manfaat yang diperoleh seperti keterampilan tambahan, kekayaan pengetahuan, dan peningkatan kualitas hidup. Metode yang digunakan adalah pengembangan model ADDIE. Penelitian ini menggunakan teknis analisis kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan pengembangan dan hasil evaluasi, serta analisis kuantitatif deskriptif untuk menjabarkan hasil implementasi. Hasil pengembangan berupa paket pembelajaran literasi dasar (early class literacy package). Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan literasi pada guru Sekolah Dasar Islam ditandai dengan penguasaan paket pembelajaran literasi dasar. Paket pembelajaran literasi dasar dapat juga membantu guru dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.Kata kunci: Guru pendidikan sekolah dasar Islam, literasi, sekolah dasar, SDGs, pendidikan berkualitasABSTRACTThis study aims to train and develop early grade literacy learning tools which is suitable for Islamic primary school teachers. The literacy level and basic literacy skills of primary school children have become a problem in the education field in Indonesia in recent years. More than half of Indonesian youth who finish formal education still do not understand what literacy is, including not understanding what to read and the many benefits that come with it, such as additional skills, a wealth of knowledge, and improved quality of life. The method used is the development of the ADDIE model. This study uses descriptive qualitative analysis techniques to describe the development and evaluation results and descriptive quantitative analysis to describe the implementation results. The result of the development is in the form of an early class literacy package. This study shows that the success of literacy training for Islamic primary School teachers is characterized by mastery of basic literacy learning packages. Basic literacy learning packages can also assist teachers in providing quality education.Keyword: Islamic teacher, literacy, primary schools, SDGs, quality education
Wisata Literasi Siswa (WLS) SDN Sukorambi 01 Jember untuk Meningkatkan Kepedulian dan Percaya Diri Sudarwati Sudarwati
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12825

Abstract

Student Literacy Tour in SDN Sukorambi 01 Jember for Improving Awarness and ConfidenceABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kepercayaan diri siswa SDN Sukorambi 01 Jember dalam menulis pantun melalui Program Wisata Literasi Siswa (WLS). Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilakukan berdasarkan analisis masalah dari ketercapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di SDN Sukorambi 01 Jember. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan yang dikembangkan oleh Kemmis, S. & Mc. Taggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan/monitoring dan 4) refleksi. Dari hasil penelitian, ditunjukkan bahwa program WLS dapat meningkatkan kepedulian dan kepercayaan diri siswa melalui menulis pantun. WLS dilakukan dengan mengajak siswa mengunjungi lingkungan sekitar untuk mengapresiasi lingkungan yang dijadikan objek. Peningkatan hasil program WLS ditunjukkan pada kenaikan skor ketercapaian program WLS pada siklus I dari rata-rata skor 70 naik menjadi rata-rata skor 90 pada siklus II. Kata kunci: Wisata Literasi Siswa, Pantun, Tingkat Kepedulian Siswa, Tingkat Kepercayaan Diri Siswa, Penelitian Tindakan Sekolah ABSTRACTThis study aims to increase the awareness and confidence of SDN Sukorambi 01 Jember students in writing poems through Wisata Literasi Siswa (WLS) Programs. This research is a school action research which was conducted based on problems analysis of the graduate competence standard achievement in SDN Sukorambi 01 Jember. This study uses an action research model developed by Kemmis, S. & Mc. Taggart consists of four stages, namely 1) planning, 2) implementation, 3) monitoring, and 4) reflection. Based on the research results, it is revealed that the WLS program can increase students' awareness and confidence through writing poems. WLS is held by inviting students to visit the surrounding environment to appreciate the environment which is used as an object. The increase in the WLS program results is shown in the increase in the WLS program achievement score. In the first cycle, it achieved from an average score of 70 increase to an average score of 90 in the second cycle. Keyword: Student Literacy Tour, Pantun, Student Awareness, Student Confidence, School Action Research
Analisis Bahasa Kasar yang Ditirukan Anak Remaja dari Media Sosial Tiktok di Desa Mojoarum Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Rahmad Setyo Jadmiko; Rian Damariswara
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.13162

Abstract

Analysis of Abusive Language Imitated By Adolescents From Tiktok Social Media in Mojoarum Village, Gondang District, Tulungagung RegencyABSTRAKSelama masa pandemi, eksistensi aplikasi Tiktok semakin kuat. Aplikasi Tiktok mempermudah para konten kreator pemula untuk membuat video singkat yang menarik perhatian. Banyak isi dari video tersebut yang berisi ujaran-ujaran tidak pantas, salah satunya bahasa kasar. Anak remaja yang melihat isi konten tersebut, tentu saja belum bisa mempertimbangkan apakah ujaran tersebut layak jika diucapkan di khalayak umum. Banyak dari mereka menirukan bahasa kasar dari konten aplikasi Tiktok. Fokus penelitian ini adalah, mengetahui jenis-jenis bahasa kasar apa saja yang mereka tirukan dari konten aplikasi Tiktok. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan subjek sekumpulan anak remaja di Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Dari hasil penelitian, banyak ditemukan jenis-jenis bahasa kasar yang mereka ucapkan. Jenis bahasa kasar tersebut dapat digolongkan menjadi lima jenis yaitu kondisi, nama hewan, makhluk astral, sebuah objek, dan bagian organ tubuh manusia. Mereka mengaku bahwa, dari konten Tiktok mereka menirukan dan ikut memviralkan ujaran-ujaran bahasa kasar tersebut. Anak-anak remaja tersebut mengaku wajar dan lumrah jika mengucapkan bahasa kasar tersebut.Kata kunci: aplikasi Tiktok, anak remaja, bahasa kasarABSTRACTDuring the pandemic, the existence of the Tiktok application is getting stronger. The Tiktok app makes it easy for beginner content creators to create short, eye-catching videos. Many of the contents of the video contain inappropriate utterances, one of which is abusive language. Teenagers who see the contents of the content, certainly, cannot consider whether the utterance is appropriate if it is uttered in the general public. Many of them imitate the abusive language of the content in the Tiktok application. The focus of this research is to find out what types of abusive language which they imitate from the content of the Tiktok application. The type of this research is qualitative, with the subject of a teenager group in Mojoarum Village, Gondang District, Tulungagung Regency. Based on the the study results, many types of abusive language were found. This type of abusive language can be classified into five types, namely conditions, names of animals, astral beings, an object, and parts of the human body. They admitted that, from their Tiktok content, they imitated and took part in the viral utterances of the abusive language. The teenagers admitted that it was natural and normal for them to say abusive language.Keyword: Tiktok app, teenager, abusive language 
Analisis Makna Nyanyian Tradisi Diadi Dialek Daya Desa Gedung Wani Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Erwanto Erwanto; Emilia Contessa; Aryanti Agustina
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12763

Abstract

Meaning Analysis of Diadi Daya Gedung Wani Village South Ogan Komering Ulu District Dialect Song TraditionABSTRAKDiadi merupakan salah satu warisan budaya lokal yang berasal dari desa Gedung Wani OKU Selatan. Diadi merupakan ritme musik dengan senar gitar tunggal yang berkembang di daerah Ogan Komering Ulu Selatan Desa Gedung Wani Kecamatan Runjung Agung. Lirik dari Diadi ini berupa pantun dengan kata lainnya disebut canggut yang dinyanyikan sedemikian rupa dengan irama gitar tunggal. Pelaksanaan Diadi ini biasanya diadakan pada saat pesta pernikahan Ningkuk’an (bahasa daerah setempat) dan acara sukuran. Peneliti menganggap perlu meneliti heuristik dan hermeneutik dengan harapan supaya setelah diadakan penelitian ini warisan budaya Diadi bisa dilestarikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui makna heuristik dan hermeneutik nyanyian diadi dalam dialek Daya desa Gedung Wani  kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik dan struktural. Sumber data  penelitian adalah nyanyian tradisi diadi desa Gedung Wani. Berdasarkan hasil penelitian struktur diadi pembacaan tingkat heuristik dari sepuluh bait diadi terdapat struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait tersebut yang dianalisis berdasarkan susunan yang terdapat dalam diadi tersebut yang disesuaikan  dengan bahasa Indonesia. Selanjutnya analisis berdasarkan pembacaan hermeneutik isi nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama.Kata kunci: Makna Heuristik, Makna HermeneutikABSTRACTDiadi is one of the local cultural heritage originating from the village of Gedung Wani South OKU. Diadi is a musical rhythm with a single guitar string that developed in the South Ogan Komering Ulu area, Gedung Wani Village, Runjung Agung District. Diadi's lyrics are in the form of rhymes with other words called canggut which are sung in such a way with a single guitar rhythm. The implementation of Diadi is usually held at the Ningkuk'an wedding party (local language) and the sukur ceremony. Researchers consider it necessary to examine heuristics and hermeneutics in the hope that after this research, Diadi's cultural heritage can be preserved. The purpose of this study was to determine the heuristic and hermeneutic meaning of Diadi's song in the Daya dialect of Gedung Wani village, South Ogan Komering Ulu district. The method applied in this study is a qualitative descriptive method which  used a semiotic and structural approach. The source of the research data is the song Diadi, Gedung Wani village. Based on the research results on the structure of the Diadi, readings Diadi heuristic ten level stanzas consist a structure or arrangement, function or meaning of these verses which are analyzed based on the arrangement contained in the Diadi which is adapted to the Indonesian language. Furthermore, the analysis based on the hermeneutic reading of the Diadi song contents tells that the story of two people who want to make love by accepting each other's weakness to achieve a happy life until they live and die together.Keyword:  Heuristic Meaning, Hermeneutic Meaning
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Analisis Sastra Rizka Norsy Ramadhana; Eka Puteri Elyani; Fatchul Mu’in
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.13379

Abstract

Student Critical Thinking Skills Through Literary Analysis ABSTRAKMelalui analisis sastra, siswa dapat memperoleh keterampilan berpikir kritis. Sastra merupakan salah satu cabang seni yang mengalami proses pertumbuhan sejalan dengan perjalanan waktu dan perkembangan pikiran masyarakat. Literatur dalam proses belajar mengajar dapat menciptakan keterampilan berpikir kritis. Siswa akan berlatih mengungkapkan pendapat, menyimpulkan, menjelaskan hubungan sebab-akibat, membandingkan fakta, dan menerapkan ide-ide yang mereka peroleh dari literatur ke situasi baru. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana proses belajar mengajar analisis sastra memicu keterampilan berpikir kritis siswa. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2018 yang telah mengambil kelas literary analysis. Data penelitian diperoleh dari observasi pelaksanaan kelas literary analysis dan kuesioner berdasarkan indikator berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran literar analysis di kelas melalui lembar observasi telah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa siswa melakukan 80% dari indikator keterampilan berpikir kritis. Selain itu, menganalisis karya sastra dapat memicu siswa untuk berpikir kritis ke level HOTS (High Order Thinking Skills) karena siswa telah memasuki tahap keenam dalam urutan berpikir kritis yaitu “Creating” yang menghasilkan sebuah makalah terkait analisis karya sastra menggunakan berbagai pendekatan.Kata kunci: Kemampuan berfikir kritis, analisis sastra, pendekatanABSTRACTThrough literary analysis, students can obtain critical thinking skills. Literature is a branch of art that undergoes a growth process in line with the passage of time and the development of people's minds. Having literature in the teaching and learning process can create critical thinking skills. Students will practice expressing opinions, concluding, explaining cause-and-effect relationships, comparing facts, and applying the ideas they have gained from literature to new situations. This research applied descriptive quantitative. The objective of the study is to figure out whether the process of literary analysis teaching and learning triggers students’ critical thinking skills. The sample of this study is students of English Language Education Study Program batch 2018 that have taken literary analysis class. The research data was obtained from observation of implementation of literary analysis class and questioners based on critical thinking indicators. The research findings showed that the implementation of literary analysis learning in the classroom through observation sheets has been going well. Based on analysis results, it is found that students conduct 80% of the critical thinking skills indicators. In addition, analyzing literary works can trigger students to think critically to the level of HOTS (High Order Thinking Skills) because students have entered stage 6 in the critical thinking sequence, namely "Creating" which results in a paper related to the analysis of literary works using various approaches.Keyword: Critical Thinking Skills, Literary Analysis, Approach
Budaya Patani Berwujud Hasil Karya dalam Novel Ratu-Ratu Patani Karya Isma Ae Mohamad: Kajian Antropologi Sastra Islahuddin Islahuddin; Ku-Ares Tawandorloh
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12796

Abstract

Patani Culture in The Form of Works in The Novel of Ratu-Ratu Patani By Isma Ae Mohamad: A Study of Literature Antropology ABSTRAKNovel Ratu-ratu Patani karya Isma Ae Mohamad merupakan novel yang menceritakan tentang Ratu-ratu yang memerintahkan kerajaan Patani dan budaya yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks-teks yang membicarakan tentang budaya Patani berwujud hasil karya dalam novel Ratu-ratu Patani dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Ratu-ratu Patani. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuan teori antropologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Patani berwujud hasil karya yang terdapat dalam novel Ratu-ratu Patani, di antaranya, yaitu: a) berbentuk bangunan dan tempat tinggal, di antaranya: 1) istana; 2) Masjid Kerisek; dan 3) pondok pesantren; b) berbentuk daerah maritim, yaitu pelabuhan; c) berbentuk senjata dan peralatan hidup, di antaranya: 1) keris; 2) meriam; dan 3) perahu kolek; dan d) berbentuk naskah, yaitu Tarikh Patani. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Patani berwujud hasil karya dalam novel Ratu-ratu Patani keberadaannya masih diyakini oleh sebagian besar masyarakat Melayu Patani dan masih dipertahankan hingga saat ini.Kata kunci: budaya Patani, wujud hasil karya, novel, Ratu-ratu Patani, antropologi sastraABSTRACTNovel Ratu-ratu Patani written by Isma Ae Mohamad is a novel that tells of a queens who commands the kingdom of Patani and the culture in it. This study aims to describe the texts which discuss about Patani culture in the novel Ratu-ratu Patani by using literary anthropology approach. The source of the data in this research is the novel Ratu-ratu Patani. The data are collected through reading and noting. Technique analysis data which is applied is the qualitative descriptive technique with reference theory of anthropology literature. The results of the research show that Patani culture was in the form of works in the novel Ratu-ratu Patani, as follows: a) in the form of buildings and residences, including: 1) palaces; 2) Kerisek Mosque; and 3) Islamic boarding schools; b) in the form of a maritime area, namely a port; c) in the form of weapons and live equipment, including: 1) keris; 2) cannon; and 3) kolek boat; and d) in the form of a manuscript, namely the Tarikh Patani. In addition, the result of the study indicates that the Patani culture in the form of works in the novel Ratu-ratu Patani. The existance of Ratu-ratu Patani  is still believed by most of the Patani Malay community and is still maintained until today.Keyword: Patani Culture, Form of Work, Novel, Ratu-ratu Patani, Anthropology Literature
Afiks Nge- pada Media Sosial Twitter Ayu Fitria Nurjanah; Yosephine Marrietta Ardhya Yosani; Bakdal Ginanjar
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.11111

Abstract

Affix Nge- on Twitter Social Media ABSTRAKPembahasan pada penelitian ini mengenai perubahan bentuk afiksasi khususnya prefiks nge- pada media sosial Twitter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk afiks nge- dan makna yang ada dalam unggahan Twitter oleh warganet. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan data berupa kalimat yang mengandung afiks nge- dan sumber data berasal dari Twitter. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat. Kemudian, analisis data menggunakan metode agih yang dilanjutkan dengan teknik bagi unsur langsung. Berdasarkan hasil analisis, pada media sosial Twitter ditemukan perubahan afiksasi pada afiks nge-, yaitu nge + v = v, nge + v + in = v, nge + n = v, nge + n + in = v, nge + adj.= v, nge + adj. + in = v. Kemudian, dari hasil data yang dianalisis keenam perubahan afiksasi menghasilkan kata berkategori verba.Kata kunci: afiks, Twitter, verbaABSTRACTThe discussion in this study is about changing in the form of affixation, especially the nge- prefix on Twitter social media. Therefore, this study aims to describe the changes in the form of the affix nge- and the meaning contained in Twitter uploads by netizens. The method which is used in this study is a qualitative descriptive method with data in the form of sentences containing the affix nge- and data sources is from Twitter. The data were collected using the listening method and note-taking technique. Then, the data analysis used the distribution method followed by the indirect division technique. Based on the analysis, on Twitter social media, it was found that the affixation changes in the affix nge-, namely nge + v = v, nge + v + in = v, nge + n = v, nge + n + in = v, nge + adj. = v , nge + adj. + in = v. Then, based on the results of the data analysis, the six changes in affixation produce verb words categorized.Keyword: affixes, Twitter, verb
Penerapan Media Gambar Kartun pada Pembelajaran Keterampilan Berbicara BIPA Tingkat A1 Septi Karina; Arif Budi Wurianto; Arti Prihatini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 16 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v16i1.15512

Abstract

Application of Cartoon Image Media in Learning BIPA Speaking Skills Level A1 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media gambar kartun untuk pembelajaran keterampilan berbicara BIPA tingkat A1 di UPT BIPA Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian media gambar kartun dapat diterapkan untuk pembelajaran keterampilan berbicara BIPA. Tahapan yang dilakukan perencanaan pembelajaran keterampilan berbicara BIPA mengacu pada lesson plan yang telah disusun. Mengemukakan langkah-langkah pembelajaran keterampilan berbicara BIPA menggunakan media gambar kartun. Aspek keterampilan berbicara yang diperoleh menggunakan media gambar kartun. 1) Aspek ketepatan kosakata yaitu menyebutkan kata dengan lingkup makna yang sama, 2) Aspek ketepatan kalimat yaitu membuat kalimat tunggal yang memenuhi syarat fungsi sintaksis dan 3) Aspek ketepatan pelafalan yaitu mahasiswa BIPA masih salah melafalkan huruf dalam bahasa Indonesia. Manfaat penggunaan media gambar kartun pada pembelajaran keterampilan berbicara BIPA menjadi salah satu alternatif baru dalam pembelajaran BIPA, membuat pembelajaran menarik, mahasiswa BIPA lebih aktif serta memberikan respon positif selama pembelajaran.Kata kunci: BIPA, Media, Keterampilan Berbicara ABSTRACTThis study aims to describe the application of cartoon image media to learn BIPA speaking skills at A1 level at Technical Implementation Unit (UPT) BIPA, University of Muhammadiyah Malang. This research used a qualitative approach with descriptive methods. The results of the cartoon image media research can be applied to learn BIPA speaking skills. The stages carried out by lesson plan of BIPA speaking skills which have been compiled. Explaining steps for learning BIPA speaking skills using cartoon image media. Aspects of speaking skills are obtained by using cartoon images as media. 1) Aspects of accuracy of vocabulary, namely mentioning words with the same scope of meaning, 2) Aspects of accuracy of sentences, namely making single sentences that meet the requirements of the syntactic function and 3) Aspects of accuracy of pronunciation, namely BIPA students still mispronounce letters in Indonesian. The benefits of using cartoon media in learning BIPA speaking skills are a new alternative in BIPA learning, making learning interesting, BIPA students more active and giving positive responses during learning.Keyword: BIPA, Media, Speaking Skill
Kumpulan Lagu Daerah OKU: Sebuah Kajian Gaya Bahasa dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA Darningwati Darningwati; Erwanto Erwanto; Yepi Okmita
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 16 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v16i1.15665

Abstract

OKU Regional Song Collection: A Study of Language Style and Its Implications in Learning Literature in Senior High SchoolABSTRAKLagu daerah OKU bercerita tentang daerah OKU yang kaya budaya dan adat istiadat masyarakatnya. Lagu ini merupakan kekayaan daerah dan lambang Lagu daerah OKU ini menggunakan bahasa daerah yang sederhana dan syarat makna. Lagu ini diciptakan menggunakan gaya bahasa yang menarik.  Tujuan penelitian ini mendeskripsikan gaya bahasa yang terkandung pada kumpulan lagu daerah OKU dan implikasinya dalaam pembelajaran sastra di SMA. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan stilistika. Sumber data adalah tujuh lirik lagu yang berjudul Gue Putri, Cindenye Gadis OKU, Nasib Badan, Baturaja, Sepatu Balam, Aiyakh Ugan, Kinaklah OKU Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh data bahwa gaya bahasa dalam kumpulan lagu Daerah OKU meliputi gaya bahasa aliterasi, asonansi, anastrof, asidenton, dan simile, litotes, dan afopasis. Hasil penelitian dapat diimplikasikan dalam pembelajaran sastra di SMA pada semester X.  Kata kunci: Gayabahasa,lagu daerah,pembelajaran sastraABSTRACTThe OKU regional song talks about the OKU area, which is rich in the culture and customs of its people. This song is a regional treasure and a symbol. This OKU regional song uses simple regional language and terms of meaning. This song was created using an interesting language style. The purpose of this study is to describe the style of language contained in the collection of OKU folk songs and its implications for learning literature in high school. This study employed a qualitative research design with a descriptive method. The approach used is a stylistic approach. The data sources are seven song lyrics entitled Gue Putri, Cindenye Gadis OKU, Nasib Badan, Baturaja, Sepatu Balam, Aiyakh Ugan, and Kinaklah OKU. The data was collected  using listening and note-taking techniques and analyzed using content analysis techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that the style of language in the collection of OKU Regional songs includes alliteration, assonance, anastrophe, asidenton, simile, litotes, and apopasis. The results of the study can be implied in learning literature in high school in semester X.Keyword: Language style, folk songs, learning Indonesian literature
Cerpen Sesaat Sebelum Berangkat Karya Puthut E.A: Kajian Resepsi Sastra Intan Zuhrotun Nafi'ah; Maman Suryaman
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 16 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v16i1.13670

Abstract

Short Story Sesaat Sebelum Berangkat  By Puthut E.A: Reader Response Studies   ABSTRAKPenelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan tanggapan para pembaca mengenai sebuah cerpen yang berjudul Sesaat Sebelum Berangkat karya Puthut E.A. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ialah teori resepsi sastra. Data ini diperoleh menggunakan wawancara dengan 20 responden dari berbagai latar belakang yang berbeda. Adapun perbedaan yang dimaksudkan ialah perbedaan usia, perbedaan profesi, serta perbedaan latar belakang pendidikan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis hingga dapat menghasilkan sebuah kesimpulan. Berdasarkan respon pembaca dengan berbagai perbedaan yang telah dikelompokkan oleh peneliti, cerpen ini menggambarkan konflik orang tua dengan anak yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Cerpen ini merupakan bentuk intropeksi diri bagi anak dan juga orang tua dalam hal komunikasi, dan cerpen ini juga mengajak pembaca untuk bisa lebih pandai dalam mengontrol ego dan emosi.Kata kunci: cerpen, teori resepsi sastra, tanggapan pembacaABSTRACTThis research focuses on describing readers' responses to a short story entitled Just Before Leaving by Puthut E.A. In accordance with the purpose of this study, this type of research is descriptive qualitative research. The theory used in research is the theory of literary reception. This data was obtained using interviews with 20 respondents from a variety of different backgrounds. The intended differences are differences in age, differences in professions, and differences in educational background. The collected data is then analyzed until it can produce a conclusion. Based on the responses of readers with various differences that have been grouped by researchers, this short story describes the conflicts of parents with children that often occur in everyday life. This short story is a form of self-introspection for children and parents in terms of communication, and this short story also invites readers to be better at controlling ego and emotions.Keyword:  short stories, literary reception theory, reader responses