cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
PERAN KOLABORASI SEBAGAI MEDIATOR PADA HUBUNGAN KNOWLEDGE SHARING DENGAN EFEKTIVITAS TIM VIRTUAL William Liman; Rita Markus Idulfilastri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.15436.2022

Abstract

Pandemi Covid-19 merubah banyak sekali hal dalam perusahaan khususnya dalam cara bekerja. Salah satunya dengan terbentuknya tim virtual. Penelitian ini disusun untuk mencari tahu apakah ada pengaruh knowledge sharing terhadap tim virtual tersebut yang dimediasi oleh kolaborasi dengan mempertimbangkan kepercayaan anggota tim sebagai mediator pada hubungan knowledge sharing terhadap kolaborasi. Responden dalam penelitian ini adalah 60 karwayan PT X yang berlokasi di Jakarta. Data diperoleh dengan kuesioner. Pengolahan data menggunakan metode korelasi dan regresi dengan program SPSS. Hasil pengujian hipotesis menemukan bahwa H1 penelitian diterima, dibuktikan dengan adanya pengaruh knowledge sharing terhadap tim virtual yang dimediasi oleh kolaborasi dengan mempertimbangkan kepercayaan anggota tim sebagai mediator pada hubungan knowledge sharing terhadap kolaborasi (R=0,818, p=0,00, Sig. R2= 65,2%). Kesimpulan penelitian adalah knowledge sharing mempengaruhi tim virtual yang dimoderasi oleh kolaborasi dengan mempertimbangkan kepercayaan sebagai mediator hubungan knowledge sharing terhadap kolaborasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan untuk membangun tim virtual perlu mempertimbangkan aspek kolaborasi dan kepercayaan yang berperan sebagai mediator.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PSIKOEDUKASI BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MANAJEMEN KELAS GURU SD Offie Dwi Natalia; Riana Sahrani; Heni Mularsih
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.11436.2022

Abstract

Primary schools or Sekolah Dasar (SD) are the foundation of education in Indonesia. There, students are taught basic academic skills such as reading, writing, and counting; thus, professional and competent educators are in need. This research an act of intervention by increasing class management skills of the teachers in Public Elementary School X (Sekolah Dasar Negeri X), West Jakarta. In this research, class management is measured by observation, semi-structured interviews, and pretests. Participants of this research consists of 5 respondents, picked through a nonprobability sampling, with class management skills that are below average. The characteristics of the respondents are men and women aged between 22-43 with less than 10 years of teaching experience. This research utilizes the pretest-posttest experiment while providing psychoeducation based on experiential learning in order to increase the respondent’s class management skills. The data difference test from the pretest and posttest uses paired sample t-test, whereas t= -2.982 and p= 0.041 (0.05) which shows the respondent’s increased understanding of class management after being given 4.1% intervention. Through this research, it is concluded that psychoeducation based on experiential learning is effective in increasing SDN X educator’s class management skills. 
ANALISIS YURIDIS EKSISTENSI BADAN HUKUM KOPERASI SEBAGAI SARANA KEMAJUAN UMKM Gunardi Gunardi; Luthfi Marfungah; Rayhan Fiqi Fansuri; Michelle Prawira; Agatha Lafentia
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13551.2022

Abstract

Koperasi yang sudah ada sejak lama, keberadaanya tidak pernah padam. Hal pendorong yang menjadi penyebab utama tetap eksis nya koperasi di Indonesia ialah dasar dari koperasi itu sendiri yaitu kekeluargaan. Sebagai badan usaha, koperasi bertujuan agar tercapainya keadilan dan kemakmuran di masyarakat dengan dasar Pancasila dan amanat konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945. Oleh sebab itu, koperasi dijadikan tonggak pada perekonomian di Indonesia. Pandangan tersebut didukung oleh pemerintah pada Orde Lama hingga Orde Reformasi. Dibandingkan badan usaha lainnya, koperasi dianggap sebagai badan usaha yang sangat sesuai dengan ekonomi rakyat. Koperasi juga dianggap sebagai wadah dari perekonomian masyarakat, artinya para masyarakat yang memiliki usaha dapat bergabumg dengan koperasi untuk meningkatkan perekonomian nasional. Tidak hanya koperasi, Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (“UMKM”) serupa dengan koperasi. UMKM dapat meningkatkan perekonomian nasional, melihat kejadian pada tahun 1998, krisis ekonomi melanda Indonesia. UMKM dianggap dapat menopang perekonomian Indonesia, pemerintah berharap agar UMKM menjadi bagian dari koperasi, pemerintah jadi lebih mudah menjangkau dan melakukan pengawasan terhadap masyarakat khususnya di pedesaan. Dianggap sebagai penunjang ekonomi masyarakat, karena UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan terbukanya lapangan pekerjaan. Koperasi dan UMKM mendapat perhatian dari pemerintah, dengan kemudahan yang diberikan untuk menunjang kemajuan dari koperasi dan UMKM.Kata Kunci : koperasi; UMKM; penggabungan. 
DAFTAR ISI JMISHS VOL 6 NO 1 Carla Olyvia Doaly
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.18497.2022

Abstract

DAFTAR ISI JMISHS VOL 6 NO 1
PENGARUH ADAPTIVE SELLING BEHAVIOR (ASB) SEBAGAI MEDIATOR ANTARA KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KINERJA PENJUALAN DI PT X
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.10087.2022

Abstract

This research has a propose to examine the effect of organizational communication on sales performance through Adaptive Selling Behavior (ASB) as a mediator variable. Adaptive Selling Behavior (ASB) is a change in sales behavior through interactions with customers based on perceptual information about the nature of the sales situation. ASB helps sales staff to adopt marketing strategies and tailor their messages to suit customer needs and preferences. ASB can be used as a determinant of sales performance. One of the organizational factors that influence adaptive selling (ASB) is management style. In terms of the management style in communication, successful ASB will require understanding and collaboration between superiors and sales staff. Information in precise and accurate communication can improve sales performance. This research used a purposive sampling method of 83 sales staff participants. Based on the results of data analysis using the Hayes bootstrapping method or commonly called the PROCESS. The results showed that ASB acts as a mediator between organizational communication and performance, and produces a total effect value of p = 0.0071 (p <0.05) and can be stated as significan, and it was found that Adaptive Selling Behavior (ASB) has a role as a mediator variable in organizational communication on sales performance. 
REDAKSI JMISHS VOL 6 NO 1
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.18474.2022

Abstract

REDAKSI JMISHS VOL 6 NO 1
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PASANGAN SUAMI ISTRI YANG MEMILIH UNTUK TIDAK MEMILIKI ANAK
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13536.2022

Abstract

Pandangan masyarakat Indonesia melihat adanya kehadiran anak dalam sebuah pernikahan merupakan hal yang penting. Hal ini membuat pilihan pasangan suami istri yang memilih untuk tidak memiliki anak (voluntary childless) dianggap negatif. Meskipun begitu masih ada pasangan suami istri yang memilih untuk tidak memiliki anak dibuktikan terlihat dari munculnya komunitas-komunitas childfree di Indonesia. Karena keputusan untuk memiliki anak adalah keputusan antara suami dan istri maka peneliti ingin menelusuri bagaimana proses pengambilan keputusan yang terjadi pada pasangan suami istri yang memutuskan untuk tidak memiliki anak tersebut. Proses pengambilan keputusan pada pasangan voluntary childless oleh Lee & Zvonkovic merupakan proses diadik yang dapat dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap agreement, acceptance, dan closing the door dengan dua faktor pendorong dalam prosesnya yaitu faktor importance of the relationship dan strength of the conviction. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif naratif dengan mewawancarai tiga pasangan suami istri voluntary childless dan di analisa dengan metode analisa tematik serta validitas dilakukan dengan triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang memutuskan untuk memilih tidak memiliki anak berproses dari tahap agrrement sampai ke tahap acceptance. Masing-masing pasangan memiliki proses pengambilan keputusan dengan durasi waktu yang berbeda-beda. Pada proses pengambilan keputusan tersebut, ketiga pasangan mengalami revisitation dan reaffirmation, mengandai (musings) serta harus menghadapi desakan dan tekanan sosial untuk memiliki anak dari lingkungan. Proses pengambilan keputusan tersebut didorong oleh dua faktor yaitu faktor pentingya hubungan pernikahan pasangan (importance of the relationship) dan faktor kuatnya keyakinan untuk voluntary childless (strength of the conviction).
HUBUNGAN IDENTITAS NASIONAL DENGAN POLA AKULTURASI REMAJA ETNIS TIONGHOA DI JAKARTA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13451.2022

Abstract

Ethnic Chinese are one of the minority groups in Indonesia who often receive discriminatory treatment. However, despite receiving continuous discrimination, the Chinese still "survive" and acculturate with other ethnic groups. The acculturation pattern has four categories (a) integration (sense of belonging to the original culture and current culture is high); (b) assimilation (sense of belonging to low native culture and high current culture); (c) separation (sense of belonging to high native culture and low current culture); (d) marginalization (sense of belonging to the original culture and current culture are all low) (Berry & Hou, 2016). This study aims to highlight the pattern of Chinese ethnic acculturation in Jakarta. The research method used is correlational quantitative method. The subjects are students at one of the universities in Jakarta, with the selection of samples using a convenience sampling technique. Data was collected using Google forms with 15-20 minutes to complete. Subjects who recognized themselves as ethnic Chinese totaled 115 people out of 277 submitted answers. The results of the study show that the national identity of all participants has a high value, meaning that the participants of this study have a national identity that does not need to be doubted. This can also be seen from each dimension that supports the national identity variable, as well as the acculturation variable which tends to be high in value. In the grouping of acculturation patterns, the most chosen is integration, which means that participants value the new culture highly, in this case, Indonesian culture and also highly value the original culture, in this case, the Chinese ethnic culture.
GAMBARAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI X PADA MASA PANDEMI COVID-19
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.15310.2022

Abstract

Perguruan tinggi merupakan salah satu institusi pendidikan yang saat ini dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan industri dalam masa pandemi COVID-19. Khususnya di Indonesia banyak kebijakan baru terkait proses belajar mengajar selama masa pandemi. Kinerja perguruan tinggi dapat memiliki hasil yang baik dengan sumber daya yang mendukung. Salah satunya adalah tenaga kependidikan yang ikut membantu dalam proses administrasi kegiatan belajar mengajar dosen dan mahasiswa. Kualitas kehidupan kerja adalah salah satu faktor yang memberikan pengaruh terhadap kinerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran kualitas kehidupan kerja dari para tenaga kependidikan. Kualitas Kehidupan Kerja mengacu pada perubahan yang meningkatkan pengalaman terkait pekerjaan seseorang atau menurunkan harga yang harus dibayar dalam bentuk psikologis atau sosial dalam menghasilkan barang dan jasa (Walton, 1980) Penelitian ini dilakukan pada tahun 2020, menggunakan alat ukur kualitas kehidupan kerja dan pengolahan data statistik deskriptif. Wawancara dan observasi juga dilakukan untuk memperoleh data pendukung. Partisipan penelitian sebanyak 115 tenaga kependidikan PT X yang memiliki masa kerja minimal 1 tahun. Hasil dari penelitian ini menunjukan tenaga kependidikan memiliki kualitas kehidupan kerja yang tinggi >3.8 (skala 1 – 5). Seluruh dimensi kualitas kehidupan kerja juga memiliki skor yang tinggi, antara lain (tertinggi – terendah) coworker; work culture; work condition; supervisor; job characteristics; pay benefits; social relevance of employer; personal development; work life balance; dan promotion. Melalui dimensi-dimensi ini kondisi kualitas kehidupan kerja karyawan dapat dipertahankan dalam kondisi yang baik.
STRATEGI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL EDUKASI TENTANG CRYPTOCURRENCY UNTUK INVESTOR PEMULA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12884.2022

Abstract

Cryptocurrency is a digital currency that is used as an alternative and is traded using the cryptography method. Recently the covid-19 pandemic has struck the whole world and became a huge factor for the working environment, especially for on-site jobs. The situation has caused a lot of people to lose income for their jobs. One method to earn passive income is to use cryptocurrency. The only problem is that the general public doesn’t have the proper information about this digital currency, even though people are willing to give it a try. Using qualitative observation, the data can be obtained from online surveys and interviews. Based on the results, media is something that is inseparable in daily life. The profit percentage of cryptocurrency is quite large, but if the value drops then the user will experience loss. Using crypto apps usually needs a good internet connection for monitoring the prices, it also attracts a lot of online scams.  There is a rational and an irrational way to deal with online investment. The rational way is for people to realize the risks and rewards of using cryptocurrency. The irrational way is for people to use cryptocurrency for their main source of income. The irrational method is very ineffective and usually leads to mental diseases caused by the problems of cryptocurrency itself. In conclusion, the method to spread awareness about cryptocurrency is to create booths, YouTube video, ads, especially website ads so that a lot of people can access the information easily.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue