cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
PEMBENTUKAN INVENTIVITAS MAHASISWA MELALUI MBKM PENELITIAN Sri Tiatri; Claudia Fiscarina; Mirabella; Nina Perlita; Mei Ie; Jap Tji Beng
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.20514.2022

Abstract

Inventivitas atau kemampuan untuk berinvensi dan berinovasi merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki lulusan Prodi Sarjana. MBKM pada Prodi Sarjana adalah Program yang ditetapkan Kemendikbudristek tahun 2020. Program yang relatif baru ini masih terus mencari bentuk untuk menjadi perbendaharaan kegiatan yang kaya dan efektif efisien dalam memperoleh capaian pembelajaran. Salah satu program yang telah dilaksanakan di Univ. X adalah MBKM Penelitian. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas MBKM Penelitian di Univ. X dalam meningkatkan inventivitas mahasiswa. Partisipan penelitian adalah 12 mahasiswa. Metode penelitian adalah eksperimen kuasi, dengan menerapkan Program MBKM Penelitian yang Terintegrasi. Program meliputi 5 tahap pembentukan inventivitas, dirancang oleh Tim Peneliti. Kelima tahap yaitu: tahap pemikiran terhadap persiapan penelitian, tahap pemikiran terhadap kegiatan yang diikuti, tahap focus group discussion terhadap temuan penelitian, tahap perancangan metode lanjutan, tahap evaluasi berkelanjutan. Metode pengumpulan data adalah campuran, kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner pengalaman mengikuti MBKM Penelitian, dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta MBKM Penelitian memiliki kemampuan mempelajari berbagai hal yang ditemui selama penelitian. Inventivitas yang terbangun juga tampak dari karya-karya yang dihasilkan. Hasil ini menunjukkan bahwa MBKM Penelitian yang dijalankan di Univ. X efektif dalam mencapai kompetensi inventivitas mahasiswa. Penyempurnaan masih perlu dilakukan terkait keterampilan mewujudkan invensi mereka dalam bentuk gambar/skema yang mudah dipahami banyak pihak.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA TINGKAT PERTAMA (STUDI PADA MASA PANDEMI COVID-19) Nawangwulan Intan Widyasri; Pamela Hendra Heng
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.18765.2022

Abstract

Penyesusaian diri merupakan hal yang perlu dilakukan ketika seorang individu sedang bertemu dengan situasi, keadaan, dan hal baru. Hal ini juga dilakukan oleh mahasiswa tingkat pertama dalam memasuki perguruan tinggi dari tingkat pendidikan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri mahasiswa tingkat pertama selama melakukan kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan secara daring selama pandemi COVID-19. Adanya bantuan atau dukungan sosial yang diberikan oleh orang-orang terdekat dapat membuat mahasiswa lebih mampu menyelesaikan konflik, meringankan beban, dan mendapatkan pertolongan dalam berbagai bentuk. Hal itu termasuk dalam membantu mahasiswa untuk lebih berbaur dengan lingkungan baru, serta menanggulangi masalah yang timbul ketika mahasiswa mulai masuk ke dalam dunia perkuliahan. Penelitian ini melibatkan 104 orang partisipan mahasiswa tingkat pertama yang berusia 18-22 tahun dan mengikuti pembelajaran daring, dan diukur menggunakan alat ukur Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) serta Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa r (104) = 0.264 dan p = 0.007 (p<0.05). Hal ini membuat hipotesis penelitian diterima, dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan korelasi signifikan dengan arah positif yang memiliki arti bahwa semakin tinggi dukungan sosial seorang mahasiswa, maka akan semakin tinggi pula tingkat penyesuaian dirinya.
HUBUNGAN PERCEIVED STRESS DENGAN COPING STRATEGIES PENDAMPING SOSIAL DINAS SOSIAL DI JAKARTA Grace Christina Sorta; Pamela Hendra Heng
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.18766.2022

Abstract

Dalam mengurangi jumlah pengangguran, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan dengan menyediakan lapangan pekerjaan. Pedoman Pengelolaan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) adalah sebutan yang diberikan pemerintah Indonesia kepada para pekerja Non-Aparatur Sipil Negara. Salah satu penempatan para PJLP ini adalah di Panti Sosial. Peneliti menetapkan untuk mengganti penyebutan PJLP menjadi Pendamping Sosial agar lebih mudah dipahami pada penelitian ini. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Kristianingsih et al. (2019), ditemukan hasil bahwa dalam menjalankan tugas, para pendamping mengalami kelelahan hingga burnout. Hal ini disebabkan selain menjaga dan memelihara sarana dan prasarana panti, mereka juga perlu mendampingi kegiatan sehari-hari para warga binaan sosial. Tentunya hal ini merujuk pada bagaimana individu mampu beradaptasi dan mengatasi stres yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perceived stress dengan coping strategies. Penelitian ini melibatkan 107 pendamping sosial dari dinas sosial Jakarta. Alat ukur yang digunakan adalah Perceived Stress Scale-10 dari Cohen et al. (1983) dan The Ways of Coping dari Folkman et al. (1986). Hasil analisis data dengan menggunakan uji korelasi Pearson sebesar r (107) = 0.053 dan p = 0.589, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan korelasi signifikan (p>0.05). Namun, terdapat dua dimensi coping strategies yang memiliki korelasi dengan perceived stress. Satu dimensi escape avoidance dari coping strategies dengan korelasi signifikan positif, sementara dimensi planful problem solving dengan korelasi signifikan negatif dengan perceived stress. 
DAMPAK CELEBRITY WORSHIP TERHADAP PROBLEMATIC INTERNET USE PADA REMAJA PENGGEMAR K-POP DI MASA PANDEMI COVID-19 Felicita Mauli; Agustina Agustina
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.18859.2022

Abstract

The COVID-19 pandemic has spread throughout the world, including Indonesia. New regulations had to be made in order to break the chain of spread. People are starting to look for their own hobbies and pleasures to fill their time at home. Fans of Korean Pop (K-Pop) music are also forced to spend their hobbies listening to songs, following their idol's activities, and others at home. The activities of K-Pop fans are forced to be done online and by accessing the internet. The subjects of this research are K-Pop fans. This research is quantitative research that examines the role of celebrity worship variables and problematic internet use. The research participants were young K-Pop fans aged 11-20 years. Celebrity worship is measured using the celebrity attitude scale (CAS), and problematic internet use is measured by the generalized problematic internet use scale 2 (GPIUS 2). The data were processed using simple linear regression. The results of this study are that there is an impact between celebrity worship on problematic internet use in adolescent fans of K-Pop. The impact of celebrity worship on problematic internet use is 10.1% while the other 89.9% is caused by other factors outside this research.
HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN AGRESI PADA REMAJA DITINJAU DARI POLA KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK Zubianty Almah Channitun; Naomi Soetikno
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.18971.2022

Abstract

Agresi merupakan hal yang perlu diperhatikan dengan melihat faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut. Pola komunikasi orang tua dan kesepian merupakan hal yang erat kaitannya dengan perilaku agresi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesepian dengan agresi pada remaja ditinjau dari pola komunikasi orang tua-anak. Penelitian ini melibatkan 421 partisipan. Alat ukur yang digunakan adalah Parent-Adolescent Communication Scale (PACS), UCLA Loneliness Scale, dan Buss-Perry Aggression Questionnaire (BP-AQ). Uji beda antara kesepian dengan pola komunikasi orang tua-anak, memperoleh hasil z = -6.871, p < 0.001 dan agresi dengan pola komunikasi orang tua-anak, memperoleh hasil z = -4.971, p < 0.001, serta uji korelasi antara kesepian dan agresi, memperoleh hasil r(419) = 0.335, p < 0.001. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kesepian dengan agresi pada pola komunikasi yang terbuka dan bermasalah, serta terdapat hubungan positif yang signifikan antara kesepian dengan agresi. Hal ini berarti, apabila kesepian meningkat, maka agresi akan meningkat dan begitu sebaliknya.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN KONSEP DIRI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA (STUDI PADA MASA PANDEMI COVID-19) Tasya Ramadona; Monika Monika
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.19123.2022

Abstract

Pada masa pandemi COVID-19, motivasi belajar mahasiswa memiliki perubahan dikarenakan pembelajaran daring yang menyebabkan mahasiswa tidak terlalu termotivasi dalam belajar. Pembelajaran yang dilakukan di rumah dirasa kurang efektif. Oleh karena itu, perlu diperhatikan faktor yang dapat membuat motivasi belajar mahasiswa kembali stabil selama pembelajaran daring pada saat pandemi COVID-19. Beberapa penelitian sebelumnya diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar mahasiswa juga konsep diri dengan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dukungan sosial dan konsep diri terhadap motivasi belajar mahasiswa pada masa pandemi COVID-19. Partisipan penelitian ini terdiri dari 474 mahasiswa dengan rentang usia 18-25 tahun yang berasal dari universitas negeri maupun swasta dan sedang menjalani perkuliahan daring. Alat ukur yang digunakan adalah Academic Motivation Scale, Multidimentional Scale of Perceived Social Support, dan Personal Self-Concept (PSC) Questionnaire. Pengambilan data menggunakan teknik sampling convenienve sampling dengan jenis penelitian yaitu kuantitatif non-eksperimental. Pengujian analisis menghasilkan bahwa seluruh hipotesis dapat diterima yaitu, (1) dukungan sosial mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa sebesar 15.2%, (2) konsep diri mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa sebesar 1.4%, dan (3) dukungan sosial dan konsep diri mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa sebesar 15.3% serta 84.7% lainnya dipengaruhi dari faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.   During the COVID-19 pandemic, college students learning motivation has changed because of online learning which makes college students not very motivated to learn. Learning at home felt less effective. Therefore, important to note the factors that can make college students’ learning motivation back stable during online learning on the COVID-19 pandemic. Some previous research shows that there is a significant relationship between social support and college student learning motivation as well as self-concept and college student learning motivation. The purpose of this research is to find out the effect of social support and self-concept on college student learning motivation during the COVID-19 pandemic. The participants of this study consisted of 474 college students with an age range of 18-25 years from the public nor private universities and currently doing an online college class. The researcher uses three instruments, those are Academic Motivation Scale, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support, and the Personal Self-Concept (PSC) Questionnaire. Retrieval of data using convenience sampling technique with the non-experimental quantitative as the type of this research. Analysis of the hypothesis shows that all the hypotheses can be acceptable, that is, (1) social support significantly affect college student learning motivation in the amount of 15.2%, (2) self-concept significantly affect college student learning motivation in the amount of 1.4%, and (3) social support and self-concept significantly affect college student learning motivation in the amount of 15.3% and the other 84.7% is affected by another factor that is not discussed in this research.
HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN RESILIENSI PADA DEWASA AWAL PENYINTAS COVID-19 DI JAKARTA Aldi Kurniadi Christian; Denrich Suryadi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i2.19309.2022

Abstract

COVID-19 survivors are prone to experience stress, loneliness, anxiety, and other negative emotions that could emerge during the isolation or their treatment period. The role of resilience is very important for COVID-19 survivors to face their situations and heal psychologically. Previous research has shown that there is a correlation between spirituality and resilience in different cases. Jakarta is an area with the highest COVID-19 cases in Indonesia, with majority of the people who were infected are still in their early adulthood. This study aims to find out the correlation between spirituality and resilience in COVID-19 survivors in Jakarta. This study involved 200 samples, obtained by using the non-probability sampling technique. This research used a quantitative approach and adapted versions of the Spirituality Attitude and Involvement List by Meezenbroek et al. (2012) and the Brief Resilience Scale by Smith, et al. (2008). The results of the analysis between the variable spirituality and resilience using Pearson Correlation have a value r = 0.461 and p = 0.000 < 0.05, which means there is a significant positive correlation between spirituality and resilience, which can be concluded that the higher level of spirituality, the higher resilience in COVID-19 survivors.
COVER JMISHS VOL 6 NO 2 Carla Olyvia Doaly
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVER JMISHS VOL 6 NO 2
KATA PENGANTAR JMISHS VOL 6 NO 2 Doaly, Carla Olyvia
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KATA PENGANTAR JMISHS VOL 6 NO 2
REDAKSI JMISHS VOL 6 NO 2 Carla Olyvia Doaly
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

REDAKSI JMISHS VOL 6 NO 2

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue