cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
INOVASI EKOWISATA DIGITAL SAAT PANDEMI COVID-19 STUDI KASUS: VIRTUAL EXPERIENCE OLEH SEBUMI.ID Ferry Dwi Winata; Dyah Mutiarin
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v5i1.10637.2021

Abstract

The COVID-19 pandemic has put great pressure on the tourism industry, such as a decrease in the arrival of domestic and foreign tourists, a decrease in the tourism business, and its derivatives. The dependence of tourists on technology and information has recently proven to be quite significant, especially in the covid-19 pandemic situation. Virtual Tour has recently been considered as an alternative but cannot replace the experience gained from direct tourism activities. The study used a systematic review analysis technique by taking data sources through the Scopus.com website page, by having a data search limit in the form of keywords such as: Virtual Tourism; Ecotourism; COVID-19, and the limitations of the research carried out are 2000-2020. Based on the search results on Scopus, with the keywords Tourism and Pandemic, there are 124 studies in question and are divided into three clusters, namely the Tourism industry, Country, and Loss clients. This study uses a literature review method by collecting data from Scopus. Sebumi.id as the subject of this research shows that virtual tours have advantages, namely the messages and meanings conveyed are more channeled to tourists. From the observation and directly experiencing the Virtual Experience package from Sebumi.id, it was found that Sebumi Virtual Experiences is audio, visual with 360 and VR materials specially made to provide environmentally friendly travel experiences and sustainable activities from home. Pandemi COVID-19 telah memberikan tekanan besar pada industri pariwisata, seperti penurunan kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara, penurunan bisnis pariwisata, dan turunannya Ketergantungan wisatawan terhadap teknologi dan informasi belakangan ini terbukti cukup signifikan terutama pada situasi pandemi covid-19. Virtual Tour beberapa waktu belakangan ini dianggap sebagai alternatif namun tidak dapat menggantikan pengalaman yang di dapat dari kegiatan wisata secara langsung. Penelitian menggunakan Teknik analisis sistematika review dengan mengambil sumber data melalui laman website Scopus.com, dengan memiliki limit pencarian data berupa kata kunci seperti: Virtual Tourism; Ekowisata; COVID-19, dan Batasan penelitian yang dilakukan adalah tahun 2000-2020. Berdasarkan hasil pencarian di Scopus, dengan kata kunci Tourism dan Pandemic, terdapat 124 penelitian yang bersangkutan dan terbagi dari tiga cluster, yaitu cluster Tourism industry, Country, dan Loss. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data dari scopus. Sebumi.id sebagai subjek penelitian kali ini menunjukkan bahwa virtual tour memiliki kelebihan yaitu pesan dan makna yang disampaikan lebih tersalurkan kepada wisatawan. Dari hasil pengamatan dan merasakan langsung paket Virtual Experience dari Sebumi.id, didapatkan bahwa Sebumi Virtual Experiences adalah audio, visual dengan material 360 dan VR yang dibuat khusus untuk memberikan pengalaman perjalanan ramah lingkungan dan aktivitas berkelanjutan dari rumah
GAMBARAN KECEMASAN DAN DEPRESI PADA ORANG DENGAN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI RUMAH SAKIT X Trisnaramawati, Fajrin; Satiadarma, Monty P.; Soetikno, Naomi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v3i2.3471.2019

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan suatu penyakit sistemik evolutif kronis yang dapat menyebabkan munculnya penderitaan psikologis. Gangguan depresi dan kecemasan merupakan hal yang paling sering diamati pada orang dengan lupus (Odapus) SLE. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecemasan dan depresi pada Odapus. Partisipan dari penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosis SLE berjumlah 60 Odapus dengan menggunakan accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS), dengan hasil uji reabilitas menunjukkan dimensi kecemasan memeroleh α= 0.977, p>0.7, dan dimensi depresi α= 0.854, p>0,7. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji deskriptif dengan melihat data sosiodemografis partisipan. Pada penelitian ini rata-rata usia partisipan adalah 33 tahun dengan lama terdiagnosis rata-rata 6 tahun. Status pernikahan partisipan penelitian yang belum menikah sebanyak 28 orang (46.7%), pendidikan terakhir terbanyak adalah sarjana berjumlah 23 orang (38.3%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kecemasan dari Odapus yang berada pada tingkat mild sampai moderate sebanyak 20 orang (33.4%) dan Odapus yang memiliki tingkat depresi ditingkat mild sampai moderate sebanyak 12 orang (20%). Kecemasan dan depresi pada Odapus yang masih berada dalam kategori mild sampai moderate ini sangat dipengaruhi oleh komunitas yang diikuti Odapus seperti support group pada media sosial internet yang mereka miliki.  Systemic Lupus Erythematosus (SLE) is a chronic evolutionary systemic disease that can cause psychological suffering. Depression and anxiety disorders are the most frequently observed in people with SLE (Odapus). This study aims to describe anxiety and depression in Odapus. The participants of this study were 60 patients with SLE diagnosed with SLE using accidental sampling. Data was collected using the Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) questionnaire, with the results of the reliability test showing the anxiety dimension obtained α = 0.977, p> 0.7, and the dimension of depression α = 0.854, p> 0.7. The statistical test used in this study is a descriptive test by looking at participant sociodemographic data. In this study, the average age of the participants was 33 years with an average diagnosed length of 6 years. The marital status of unmarried research participants as many as 28 people (46.7%), the most recent education is the bachelor numbered 23 people (38.3%). The results also showed that anxiety from Odapus who were in mild to moderate levels were 20 people (33.4%) and Odapus who had depression levels in mild to moderate levels were 12 people (20%). Anxiety and depression in Odapus which is still in the mild to a moderate category is very much influenced by the community that Odapus joins such as the support group on the internet social media they hav.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN PERILAKU AGRESI PADA REMAJA Yosephine, Yosephine; Satiadarma, Monty P.; Theresia, Yohana
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v3i2.3562.2019

Abstract

Buss (dalam Baron & Richardson, 2004) mengatakan bahwa perilaku agresi merupakan sebuah tindakan yang bertujuan untuk menyakiti orang lain. Perilaku agresi paling tinggi berada pada masa perkembangan remaja, khususnya pada usia 14 sampai dengan 18 tahun (Farrel et al., 2005; Karriker-Jaffe, Foshee, Ennett, & Suchindran, 2009). Terapi musik merupakan proses penyembuhan yang menggunakan media musik untuk memenuhi kebutuhan fisik, emosional, kognitif, dan sosial pada individu di segala umur (AMTA, 2005). Terapi musik diprediksi dapat menurunkan perilaku agresi pada remaja, terbukti dari berbagai penelitian terdahulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap penurunan perilaku agresi pada remaja di Jakarta. Pada penelitian ini, peneliti menyertakan 30 siswa di SMA X, Jakarta dengan menggunakan teknik purposive-criterion sampling dan quota sampling. Partisipan dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu (a) kelompok terapi musik aktif, (b) kelompok terapi musik pasif, dan (c) kelompok kontrol. Desain penelitian adalah true experiment dengan three-group pretest-posttest, yang menganalisis data dengan Uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terapi musik dapat menurunkan perilaku agresi secara signifikan (p<0.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa baik terapi musik aktif maupun terapi musik pasif dapat diterapkan untuk menurunkan perilaku agresi pada remaja. Buss (in Baron & Richardson, 2004) says that aggressive behavior is an action that aims to hurt others. The highest aggression behavior is occur when the adolescence developed itself time to time, especially at ages 14 to 18 years (Farrel et al., 2005; Karriker-Jaffe, Foshee, Ennett, & Suchindram, 2009). Music therapy  is a healing process that uses music media to meet physical, emotional, cognitive, and social needs in individuals of all ages (AMTA, 2005). Music therapy is predicted can be reduce aggressive behavior in adolescence, as evidenced by various previous studies. The purpose of this research is to determine the result of the decreasing aggressive behavior toward the adolescence in Jakarta. In this study, researchers included 30 students at SMA X, Jakarta using purposive-ciretrion sampling and quota sampling techniques. Participants were divided into 3 groups, and the groups are; (a) active music therapy group, (b) passive music therapy group, and (c) control group. The design of this experiment is using a true experiment with three-group pretest-posttest, which analyzes data with ANOVA test. The results showed that music therapy can significantly reduce aggressive behavior (p <0.05). This shows that both active music therapy and passive music therapy can be applied to reduce aggressive behavior in adolescence.  
PENGARUH WORK-FAMILY CONFLICT TERHADAP STRAIN PADA WANITA DEWASA MUDA Tasdin, Willy; Nisfianoor, Nisfianoor
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v3i2.4621.2019

Abstract

Work-family conflict adalah konflik peranan yang terjadi karena benturan peranan yang harus dipenuhi seseorang dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi Work-family conflict terbagi menjadi empat dimensi yaitu negative WHI, negative HWI, positive WHI dan positive HWI. Work-family conflict dapat menjadi hambatan terutama bagi wanita dewasa muda yang baru menjalani kehidupan keluarga sehingga stress dapat dialami dan psychological strain dapat dialami. Psychological strain adalah reaksi terhadap stress yang dapat memberikan pengaruh pada aspek psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh work-family conflict terhadap psychological strain pada wanita dewasa muda di Jakarta dengan menggunakan teknik sampling convenience yang dilakukan sejak bulan Februari hingga Juni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-family conflict memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological strain dengan nilai F = 45,675 dan p < 0,01. Negative WHI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap work-family conflict dengan t = 5,118 dan p < 0,01 dan Negative HWI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap work-family conflict dengan t = 5,999 dan p < 0,01. Sedangkan positive WHI tidak memiliki pengaruh terhadap psychological strain dengan t = -0,427 dan p > 0,05 dan positive HWI tidak memiliki pengaruh terhadap psychological strain dengan t = -1,320 dan p > 0,05. Work-family conflict occurs due to the conflict of roles that must be fulfilled by an individual in his/her work and personal life. Work-family conflict is divided into four dimensions, namely negative WHI, negative HWI, positive WHI and positive HWI. Work-family conflict can be a barrier especially for young adult women who are beginning to experience family life resulting in stress and psychological strain. Psychological strain is a reaction to stress that can affect psychological aspects. The purpose of this study is to determine the effect of work-family conflict on psychological strain among young adult women in Jakarta using convenience sampling technique conducted from February to June. The result shows that work-family conflict has a significant effect on psychological strains with a value of F = 45.675 and p <0.01. Negative WHI has a significant effect on work-family conflict with t = 5,118 and p <0.01 and Negative HWI has a significant effect on work-family conflict with t = 5,999 and p <0.01. Whereas positive WHI has no influence on psychological strain with t = -0.427 and p> 0.05 and positive HWI has no effect on psychological strain with t = -1.320 and p> 0.05.
INSTAGRAM: KONSTRUKSI IDENTITAS BUDAYA VIRTUAL MELALUI UNGGAHAN FOTO PARA INFLUENCER INDONESIA Christanti, Maria Febiana; Cahyani, Intan Putri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.9620.2022

Abstract

ABSTRAKInstagram bukan sekedar media pertukaran pesan melalui foto atau gambar. Instagram memiliki peran penting sebagai media pengungkap identitas budaya individu dalan ruang virtual. Influencer sebagai pengguna aktif Instagram dengan banyak pengikut mengalami proses ini, karena realitas diri yang nyata terpisah dalam ruang virtual yang kemudian membentuk idenitas budaya baru. Konsep komunikasi antar budaya dan media baru digunakan sebagai perspektif dalam proses menganalisa temuan data. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan metode netnografi dengan mengobservasi unggahan foto lima influencer instagram populer  Indonesia. Hasil penelitian ini terungkap realitas bahwa terdapat tiga identitas budaya virtual yang dikonstruksi oleh para influencer antara lain a) kelas sosial ekonomi, (b) agama dan (c) keluarga. Rekomendasi bagi peneliti yang tertarik tentang studi identitas budaya virtual yaitu dapat memperkaya kedalaman data dengan melakukan penelitian para influencer  di medium YouTube.   ABSTRACTInstagram not only as a medium for deliver messages through photos or pictures but also as a medium that construct cultural identity in a virtual space. Influencers as an active Instagram user with a large number of followers do this process, because of the real reality of themselves is separated in a virtual space that construct a new cultural identity. The concept of intercultural communication and new media is used as a perspective in the analysis process. This study used a constructivist paradigm with a qualitative approach. Researchers used the netnographic method by observing photo uploads of five popular Indonesian Instagram influencers. The results of this study reveal the reality that there are three virtual cultural identities of the influencers:  a) socio-economic class, (b) religion and (c) family. Other researchers can enrich this study by doing research to YouTube influencers. 
PENGARUH KONSUMSI KAFEIN TERHADAP AKURASI DAN WAKTU REAKSI PADA ATLET Zharfani, Handy Aulia; Wimbarti, Supra; Kusrohmaniah, Sri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12540.2022

Abstract

Kafein merupakan suatu zat ergogenik yang biasa dikonsumsi oleh orang awam maupun kalangan atlet untuk meningkatkan performa dalam berolahraga. Kafein terkenal karena efeknya yang dapat meningkatkan ketergugahan, kewaspadaan, dan konsentrasi. Kafein pun juga terbukti efektif dalam meningkatkan daya tahan dalam berolahraga pada cabang olahraga yang membutuhkan daya tahan tinggi atau kombinasi antara daya tahan dan kekuatan. Namun terkait efeknya terhadap cabang olahraga yang membutuhkan akurasi dan waktu reaksi masih jarang terdapat penelitian yang menguji secara empiris. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kafein terhadap akurasi dan waktu reaksi pada atlet cabang olahraga yang membutuhkan akurasi dan waktu reaksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode systematic literature review terhadap 14 artikel yang didapatkan dari 3 sumber portal jurnal. Hasilnya menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan kecepatan reaksi namun tidak berpengaruh terhadap akurasi pada atlet cabang olahraga. Namun pada dosis yang melebihi batas optimum, kafein dapat mengurangi akurasi dan waktu reaksi pada atlet cabang olahraga.
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI KELUAR KERJA (STUDI META-ANALISIS) Jessica, Jessica; Y. S. Suyasa, P. Tommy
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.9990.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dan intensi keluar kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode meta-analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa artikel penelitian diambil dari website resmi APA, PsycINFO. Sebanyak 22 artikel berhasil dikumpulkan sebagai data penelitian dan dari artikel tersebut didapatkan 33 studi. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja dan intensi keluar kerja memiliki hubungan negatif. Hal tersebut menjelaskan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja yang didapatkan karyawan, maka tingkat intensi keluar kerja akan menjadi semakin rendah. Berlaku juga hal sebaliknya, jika kepuasan kerja rendah, maka intensi keluar kerja yang terjadi akan semakin tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesimpulan dari keseluruhan artikel yang digunakan menyatakan bahwa kepuasan kerja masih berperan cukup besar dalam memprediksi intensi keluar kerja.
EFEKTIVITAS PSIKOTERAPI POSITIF KELOMPOK DALAM MENURUNKAN SELF-STIGMA PADA PENGIDAP GAGAP DI INDONESIA Louis S. Vigar; Riana Sahrani
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.11908.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah intervensi Psikoterapi Kelompok Positif berpengaruh terhadap penurunan self-stigma pada penderita gagap di Indonesia. Self-stigma adalah suatu kepercayaan seseorang terhadap pandangan atau stigma negatif yang beredar di masyarakat.  Proses pembentukan self-stigma dapat terjadi melalui stereotipe ataupun diskriminasi terhadap kekurangan diri secara langsung atau tidak langsung. Sementara itu, Psikoterapi Positif adalah suatu pendekatan terapi psikologis yang berfokus kepada aktualisasi kekuatan positif di dalam diri, dengan tujuan untuk mengurangi gejala negatif psikologis. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain nonrandomized pretest-posttest control group. Jumlah partisipan adalah 5 orang pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Partisipan pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik pengambilan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah mann-whitney u test terhadap gain score yang didapatkan dari selisih antara pretest-posttest. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara selisih penurunan self-stigma pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi Psikoterapi Positif Kelompok dengan nilai asymp. sig. (2-tailed) yaitu sebesar .036 (p < 0.05). Jadi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Psikoterapi Positif Kelompok memiliki pengaruh terhadap penurunan self-stigma pada pengidap gagap di Indonesia.
PERAN MODAL PSIKOLOGIS SEBAGAI MEDIATOR PADA HUBUNGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA INDIVIDUAL KARYAWAN Hilmma Hermawan; Zamralita Zamralita; Rita Markus Idulfilastri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.10877.2022

Abstract

This study discusses about individual work performance of employees who have an above average IWP score, experienced organizational change. The purposes of this study was examined the mediating effect of psychological capital in relation of perceived organizational support and individual work performance. A total of 334 employees with a minimum one year experience of work participated in this study. The study was using adapted form of IWPQ-46, POSS-36, and PCQ-24 questionnaires. Measurement being done with Structural Equation Modeling (SEM) method and measurement model using Confirmatory Factor Analysis (CFA) with Lisrel 10.0. Structural model testing showed that perceived organizational support significantly correlated with individual work performance (SFL=+0,13, t-values = +3,43), and significant mediating effect of psychological capital was found. Only support from optimism mediated the perceived organizational support and individual work performance of employees (SFL=+0,76, t-values = +12,16), and neither support from sef-efficacy, hope and resiliency show any significant correlations as mediating variables. As conclusion, hypotheses was tested and confirmed. The findings shows perceived organizational support positively correlated with individual work performance, and support from optimism can help buffer the impact of less perceived organizational support condition on employees’ performance. The other dimensions of psychological capital show no significant correlations.
PERIZINAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM): BENTUK PEMBERDAYAAN, PERLINDUNGAN HUKUM DAN MEWUJUDKAN NEGARA KESEJAHTERAAN Ahmad Redi; Luthfi Marfungah; Rayhan Fiqi Fansuri; Michelle Prawira; Agatha Lafentia
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13553.2022

Abstract

The existence or presence of micro, small and medium enterprises (“UMKM”) has an economic, social, and political impact. Goods or services produced from UMKM activities have economic value and are cheap. UMKM has advantages, one of which is having a strategic role in dealing with the ups and downs of the economy in Indonesia. Licensing is needed to guarantee the business activities of UMKM actors. Licensing is very important for UMKM players considering the increasingly global business competition and currently entering the process of economic liberalization. It is clear in Government Regulation Number 7 of 2021 concerning Ease, Protection, and Empowerment of Cooperatives and Micro, Small and Medium Enterprises, that in order to increase national economic growth, empowerment and licensing of UMKM is needed. The method used in this paper is normative juridical. The legal issue that will be examined in this paper is regarding the licensing of UMKM that provide legal protection and create a welfare state. UMKM licensing as a form of legal protection has an important value and has an impact, namely the business becomes legal, is provided with legal assistance, is used for capital applications with the aim of improving the quality and quantity of products and being able to compete with products from within and outside the country, access to business assistance from the government, and empowerment or supervision from the government so as to create a welfare state.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue