cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
TANGGAPAN PENONTON WISATA VIRTUAL VIDEO 360 DERAJAT DENGAN KOMPUTER DAN VR BOX Ruby Chrissandy
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13384.2022

Abstract

Orang yang bekerja atau belajar secara daring di rumah karena pembatasan aktivitas akibat pademi COVID-19 membutuhkan liburan untuk mengusir rasa bosan. Wisata virtual dapat menggantikan aktivitas liburan. Teknologi video 360 digunakan untuk kegiatan pelestarian situs warisan budaya dan wisata virtual. Teknologi video 360 dapat ditonton dengan Head Mounted Display (HMD), VR Box dan komputer. Beberapa penelitian mengungkap efek motion sickness saat menonton video 360 dengan HMDs. Bagaimana respon penonton terhadap materi video 360? Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan respon penonton terhadap teknis videonya, kelebihan dan kekurangan media penyaji dan ketertarikan penonton untuk berwisata lewat video 360. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan riset empiris. Pengambilan data lewat focus discussion grup (FGD). Peserta FGD yaitu peminat teknologi video. Tujuan penggunaan metodologi pengamatan empiris untuk mendapatkan informasi yang mendalam terhadap respon penonton video tersebut. Pada riset ini pengetahuan atau wawasan yang ingin didapatkan adalah respon penonton video 360 wisata virtual. Hasilnya respon penonton terhadap alat untuk menonton video 360 memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi penggunaan. Media video statis membuat bosan penonton dapat diperbaiki dengan meningkatkan kualitas gambar memerlukan resolusi video yang tinggi dan tingkat brightness, contrast, saturasi yang baik agar penonton merasa nyaman. Pengambilan gambar dari perspektif orang pertama, agar penonton merasakan suasana jalan-jalan di dalam museum.
COVER JMISHS VOL 6 NO 1 Carla Olyvia Doaly
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.18472.2022

Abstract

COVER JMISHS VOL 6 NO 1
PENGEMBANGAN MODUL PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI REMAJA Fransisca Iriani R. Dewi; Rita Markus Idulfilastri; Meylisa Permata Sari
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13478.2022

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk membangun bukti yang ada dengan membuat modul intervensi komprehensif yang dapat digunakan sebagai panduan untuk membantu remaja yang menghadapi perubahan kondisi psikologis mereka menjadi lebih tangguh. Selain itu, penyusunan materi ini juga bertujuan untuk mengimplementasikan modul agar mudah dipahami dalam mendukung pelaksanaan pelatihan peningkatan resiliensi. Penulis menyusun dan merinci desain implementasi awal mengikuti penelitian sebelumnya menjadi langkah-langkah yang lebih sistematis dan operasional untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam bentuk modul.Penyusunan materi ini dilakukan dengan studi pustaka. Hasil penyusunan materi pelatihan terdiri dari beberapa bagian. Pertama mengungkap beberapa fenomena risiko yang dihadapi remaja di Indonesia. Kedua, mengungkap alasan dan motivasi remaja untuk resilien, terutama dari segi psikologis. Ketiga, strategi efektif yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan perilaku resilien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dimensi Percaya Diri, dimensi Dorongan Mandiri, dimensi Pengendalian Emosi, Dimensi Memandang Masalah, dan Dimensi Saling Percaya berperan dalam mengembangkan resiliensi  remaja. Oleh karena itu perlu dideskripsikan makna 5 dimensi tersebut serta kaitannya dengan peningkatan resiliensi remaja. Modul ini didasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan penulis. Modul ini mendesak utuk segera dilakukan agar segera dapat diketahui kekurangannya.
DAMPAK IMPLEMENTASI MBKM PADA KOGNITIF MAHASISWA UNIVERSITAS X: REKOMENDASI PENINGKATAN MBKM DI PTS Jap Tji Beng; Keni Keni; Nafiah Solikhah; Rita Markus Idulfilastri; Fransisca Iriani Roesmala Dewi; Mira Bella; Nina Perlita; Sri Tiatri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.16077.2022

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah suatu program yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) sejak tahun 2020. Universitas Tarumanagara telah berkomitmen dalam menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bagian dari kurikulum sejak tahun 2020. Sejalan dengan kebijakan MBKM, upaya Kemendikbudristek menjaga mutu Perguruan Tinggi adalah dengan menggunakan Indikator Kinerja Utama (IKU). Salah satu sub indikator yang keberhasilan terdapat pada IKU-7, yaitu mahasiswa terlibat dalam kelas yang kolaboratif dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan melihat dampak implementasi kelas kolaboratif dan partisipatif pada mahasiswa yang teribat dalam MBKM, khususnya dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kabupaten Belitung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu qualitative descriptive dengan pendekatan participatory ethnography. Peneliti terdiri atas 7 dosen dan 6 mahasiswa pelaksana 3 PKM di Kabupaten Belitung. Partisipan yang menjadi sasaran  penelitian ini adalah  6 Mahasiswa MBKM yang terlibat dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan wawancara sebelum, selama, dan sesudah pelaksanaan acara PKM di Kabupaten Belitung. Penelitian menghasilkan tiga temuan dalam aspek kognitif yaitu: (a) kegiatan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif meningkatkan pengetahuan mahasiswa MKBM mengenai pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat; (b) meningkatkan kemampuan analisis pada mahasiswa; dan (c) meningkatkan kemampuan dalam hal problem solving pada mahasiswa. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai gambaran dampak pelaksanaan MBKM, dan selanjutnya dapat menjadi rekomendasi untuk peningkatan MBKM di perguruan tinggi swasta.
DAMPAK PSIKOLOGIS MAHASISWA PADA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOLABORATIF DAN PARTISIPATIF DI KABUPATEN BELITUNG Rita Markus Idulfilastri; Sri Tiatri; Keni Keni; Nafiah Solikhah; Fransisca I. R. Dewi; Jap Tji Beng
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.16074.2022

Abstract

Pembelajaran kolaboratif dan partisipatif merupakan salah satu indikator keberhasilan utama (IKU) yang dipersyaratkan untuk menilai ketercapaian pelaksanaan MBKM. Kegiatan penelitian ini berbasis projek (team-based project) yaitu kegiatan proyek lapangan yang dilakukan sesuai setting sebenarnya, bukan kegiatan di dalam kelas. Tujuan penelitian untuk melihat dampak psikologis pembelajaran kolaboratif dan partisipatif berpengaruh sebelum dan setelah melaksanakan proyek. Konsep teori yaitu kesiapan berubah (readiess to change) dan passion. Dimensi kesiapan berubah terdiri change of efficacy, ketepatan berubah, dukungan manajemen, manfaat pribadi dan dimensi passion terdiri dari harmony passion dan obsessive passion. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan jumlah sampel 6 mahasiswa UNTAR dan diambil data pre-test, post-test dan wawancara. Pengolahan data menggunakan korelasi dan compare mean t-test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi hubungan kuat dan signifikan antara pre-test, post-test pada kesiapan berubah dan passion. khususnya pada dimensi-dimensi ketepatan melakukan perubahan, change of efficacy dan harmony passion. Namun hasil perbedaan rata-rata menunjukkan signifikan hanya pada change of efficacy. Kesimpulan penelitian memperlihatkan dampak psikologis change of efficacy terjadi pada mahasiswa yang melakukan implementasi pembelajaran kolaboratif dan partisipatif di kabupaten Belitung. Mahasiswa meyakini proyek yang dilakukannya memberikan dampak perubahan pada masyarakat. Keyakinan diri mahasiswa yang relatif kuat sebelum dilaksanakan proyek dan menjadi semakin bertambah kuat setelah selesai proyek dilaksanakan. Saran penelitian selanjutnya dilakukan beberapa kali proyek kegiatan untuk mempertahankan konsistensi data.Collaborative and participatory learning is one of the main success indicators (IKU) required to assess the achievement of MBKM implementation. This research activity is project-based (team-based project), namely field project activities carried out according to the actual setting, not activities in the classroom. The aim of the research is to see the psychological impact of collaborative and participatory learning before and after implementing the project. The theoretical concepts used are readiness to change and passion. The changing dimension consists of changes in efficacy, changes in accuracy, management support, personal benefits and the passion dimension consists of harmony passion and obsessive passion. The research method used a quasi-experimental with a sample of 6 UNTAR students and pre-test, post-test and interview data were taken. Processing of data using correlation and comparing the mean t-test. The results showed that there was a strong and significant relationship between pre-test, post-test on readiness to change and passion. especially on the dimensions of accuracy in making changes, changes in efficacy and passion for harmony. However, the results of the mean difference showed significant only in the change in success. The conclusion of this research is the impact of psychological impact on efficacy changes that occur in students who implement collaborative and participatory learning in Belitung district. Students believe in projects that have a changing impact on society. Students' self-confidence is relatively strong before the project is implemented and becomes stronger after the project is completed. Subsequent research suggests several project activities to maintain data.
REGULASI PROTEKSI DATA PRIBADI PASIEN COVID-19 DI INDONESIA Natasha Olivia Aliza; Yuwono Prianto; R. Rahaditya
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13462.2022

Abstract

 ABSTRAK Krisis kesehatan masyarakat yang terjadi sebagai akibat dari pandemi COVID-19 saat ini telah membuat beberapa komunitas yang terkena dampak mengalami tekanan. Hak terhadap privasi kerahasiaan penyakit serta rekam medisnya diberikan kepada pasien, termasuk pasien COVID-19. Privasi pasien adalah faktor kunci dalam identitas COVID-19 dan oleh karena itu identitas COVID-19 harus dijaga kerahasiaannya. Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights) juga telah mengatur informasi pribadi tiap individu yang merupakan hak tiap individu dan perlu diperhatikan secara seksama. Berkaitan dengan tahapan pemrosesan data mulai dari pertimbangan pengumpulan data potensial, pengumpulan data hingga analisis dan penghapusan data kini telah menggunakan teknologi dan dihubungkan secara digital. Namun, privasi data pasien COVID-19 di Indonesia belum memiliki kepastian kaidah regulasi yang mengikat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji regulasi perlindungan data pribadi pasien COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan  metode hukum normatif dengan sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan berbagai ketentuan hukum yang mengatur perlindungan data pribadi saat ini tersebar di berbagai peraturan Indonesia. Pemerintah Indonesia, bagaimanapun, sudah memiliki RUU Perlindungan Data Pribadi, diharapkan dapat disahkan dengan segera. RUU Perlindungan Data Pribadi ini perlu mendapatkann dukungan dari segala sektor karena data pasien merupakan hak asasi bagi setiap manusia dan hak ini dijamin negara demokrasi seperti Indonesia.ABSTRACT The public health crisis created by the current COVID-19 pandemic has put a strain on some of the affected communities. Patients, including COVID-19 patients, have the right to privacy and confidentiality regarding the disease and its medical data. Since patient privacy is critical to COVID-19 identity, COVID-19 identity must be kept confidential. The Universal Declaration of Human Rights also regulates an individual's right to personal information, which must be carefully considered. Regarding the stages of data processing, from consideration of potential data collection to data collection, analysis, and deletion, technology has been utilized and connected digitally. However, in Indonesia, the privacy of COVID-19 patient data is not yet guaranteed by binding regulatory rules. The aim of this research is to look at how personal data protection is regulated in Indonesia for COVID-19 patients. The normative legal method was used in conjunction with secondary data sources. The study's findings indicate that various legal provisions governing personal data protection are currently scattered throughout various Indonesian regulations. However, the Indonesian government already has a Personal Data Protection Bill that is expected to be passed shortly. This Personal Data Protection Bill requires widespread support because patient data is a fundamental human right guaranteed by a democratic country like Indonesia.  
DELAPAN TRADISI DALAM MAKANAN SEBAGAI IDENTITAS ETNIS TIONGHOA KOTA TANJUNGPINANG Mariati Mariati; Andreas Andreas
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13386.2022

Abstract

Identitas budaya Indonesia masih menjadi pertanyaan bagi kami semua, karena sebenarnya bentuk budaya yang sudah ada yaitu bentuk budaya lokal dari suku maupun wilayah tertentu. Seperti contohnya kota yang dijuluki Tanah Melayu yaitu Kota Tanjungpinang, sempat menjadi kota yang didominasi oleh etnis Tionghoa dengan persentase terbanyak yaitu 58,86%. Tentunya dengan banyaknya persebaran orang Tionghoa dari suku yang berbeda di berbagai kawasan Tanjungpinang juga akan mempengaruhi budaya masyarakat setempat. Seperti contohnya, setiap tahun terdapat 8 (delapan) tradisi lokal Tionghoa Tanjungpinang yang diselenggarakan rutin dan penduduk lokal juga banyak yang berkontribusi pada acara tersebut. Makanan pada saat perayaan tradisi lokal tersebut juga beragam, disesuaikan dengan jenis praktek budaya dan kepercayaan penduduk etnis Tionghoa setempat. Masing-masing penyajian memiliki arti dan makna penting dalam suatu adat dan hal ini bermanfaat sebagai identitas budaya lokal setempat. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data dari etnografi, wawancara mendalam, diskusi kelompok dan pembeli anonim (Wheeler, 2009),peneliti menjabarkan penemuan-penemuan dari arti dan makna setiap makanan yang dapat dijadikan bentuk identitas budaya. Penentuan makanan atas dasar yang paling sering dikonsumsi atau digunakan sebagai sesajen. Tujuan penelitian ini agar dapat mengidentifikasikan tradisi lokal etnis Tionghoa Tanjungpinang melalui makanan yang kemudian dapat di desain melalui identitas visual pada tahap penelitian selanjutnya dan diaplikasinya pada berbagai media promosi sehingga dapat membantu pariwisata kota Tanjungpinang.
AKTIVITAS FISIK SEBAGAI PENDUKUNG KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DI MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Reza Lidia Sari; Rosatyani Puspita Adiati
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12541.2022

Abstract

Hubungan antara aktivitas fisik dengan kesejahteraan psikologis telah diteliti oleh beberapa peneliti terdahulu. Studi telaah literatur yang sistematis ini dilakukan untuk meninjau hubungan antara kedua variabel tersebut dalam konteks pandemi Covid-19. Pembatasan kegiatan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, baik dari segi pembatasan ruang gerak maupun relasi sosial. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan aktivitas fisik yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan psikologis. Penelusuran di Scopus pada tanggal 20 Mei 2021 menggunakan kata kunci psychological well-being, subjective well-being, physical activities, physical exercise, sporting behavior, outdoor activity, serta Covid-19 dan pandemic dengan pembatasan rentang tahun publikasi 2020 – 2021 menghasilkan temuan 241 artikel. Selanjutnya, dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, tahapan penyaringan judul dan abstrak serta penyaringan teks lengkap dilakukan menggunakan bantuan perangkat Covidence. Dari hasil penyaringan, ada 7 artikel yang kemudian terpilih untuk ditelaah. Hasil telaah menunjukkan bahwa terdapat perubahan aktivitas fisik selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum pandemi. Perubahan tersebut juga ikut memengaruhi tingkat kesejahteraan psikologis di masa pandemi. Dengan demikian, penyesuaian dalam aktivitas fisik di masa pandemi Covid-19 tetap dapat dilakukan dalam rangka menunjang kesejahtreaan psikologis seseorang.
KATA PENGANTAR JMISHS VOL 6 NO 1 Carla Olyvia Doaly
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.18473.2022

Abstract

KATA PENGANTAR JMISHS VOL 6 NO 1
SELF AWARENESS DAN KECEMASAN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Ardhito Faza Akhnaf; Resdiyanti Permata Putri; Aqsa Vaca; Novita Putri Hidayat; Rizka Iznania Az-Zahra; Ahmad Rusdi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.13201.2022

Abstract

Kecemasan yang dialami mahasiswa tingkat akhir sebagian berada pada kategori berat hingga sangat berat. Kecemasan tersebut akan menimbulkan gejala fisik maupun gejala kognitif yang mempengaruhi performa pada mahasiswa tingkat akhir. Self awareness membuat seseorang menyadari perasaan cemas yang dimiliki dan menentukan langkah yang diambil kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self awareness terhadap kecemasan mahasiswa yang berada pada tingkat akhir. Subjek penelitian dilakukan pada 49 mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa korelasional. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa skala skala self awareness yang disusun dari penelitian yang dilakukan oleh Nugraheni (2015) dan skala kecemasan dari skala Depression Anxiety Stres Scale (DASS), yang disusun oleh Lovibond dan Lovibond (1995) dan telah diterjemahkan oleh Damanik (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self awareness diketahui memiliki korelasi negatif yang signifikan terhadap kecemasan mahasiswa tingkat akhir (p < 0.05). Self awareness memiliki sumbangan sebesar 10,1% terhadap kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir. Berdasarkan analisis tambahan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa dimensi self awareness yang berkorelasi negatif secara signifikan dengan kecemasan adalah dimensi self confidence. Dengan adanya hasil penelitian ini, maka diharapkan dapat menjadi referensi keilmuan terkait solusi atas permasalahan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue