cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN PEMAKAIAN BAHAN WAJAN BOLIC DAN PROVIDER TELEKOMUNIKASI TERHADAP DAYA PENERIMAAN SINYAL DI DESA CIBUNTU Agung, Halim; Hakim, Lukman
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.399

Abstract

Desa Wisata Cibuntu merupakan desa yang memiliki beberapa peninggalan benda bersejarah yang berada pada lereng gunung Cermai, Kecamatan pesawahan, Kabupaten Kuningan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat menetapkan sebagai desa wisata yang dapat dijadikan destination utama. Minimnya teknologi komputerisasi yang digunakan serta minimnya area desa Cibuntu yang memiliki daya penerimaan sinyal yang kuat sehingga menyebabkan hampir seluruh wilayah desa mengalami blank spot sinyal dan membuat aktifitas administrasi desa yang berhubungan dengan pencarian informasi menggunakan internet terhambat maka analisa perbandingan dan pemakaian bahan wajan bolic dan provider telekomunikasi pada pembuatan wajan bolic menjadi solusi untuk memudahkan dalam penerimaan sinyal menggunakan wajan bolic pada desa wisata Cibuntu. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan merancang suatu teknologi jaringan menggunakan alat-alat sederhana yang membantu dalam penerimaan sinyal dalam hal ini penggunaan bahan wajan bolic dan provider telekomunikasi yang sesuai dengan kondisi desa Cibuntu. Bahan wajan yang dibandingkan adalah aluminium murni dan aluminium campuran atau babet serta provider yang digunakan ada empat yaitu xl, three, simpati dan im3. Penelitian ini juga langsung dilakukan pada Desa Cibuntu sehingga hasil yang didapat lebih akurat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penggunaan bahan aluminium murni dan provider simpati cocok digunakan pada kondisi desa Cibuntu dengan rata-rata ping time < 100 ms.
STUDI NUMERIK PERILAKU PENGARUH TEGANGAN SISA PADA KOLOM BAJA KASTELA YANG DIBEBANI TEKAN AKSIAL Novianty, Novianty
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.2419

Abstract

In the field of construction, the development of science in particular to study the properties and behavior of steel components is needed to facilitate the planning of steel structures. The behavior of the steel components to be investigated is the effect of the residual stress on the castellated steel column burdened by axial pressure. The critical compressive strength of bending on the weak axis is examined with finite element method (FEM) to consider the effect of residual stress patterns and geometry of the castellate components. Three specimens were analyzed with various lengths and the profile used was the hexagonal castellate profile. The structure modeling is conditioned as such, so that it is a copy of the original condition. Analysis was carried out using Ansys v.18 Finite Element Method software and FEM result shows that the greater the slenderness ratio, the effect of the residual stress is lesser.Keywords: hexagonal castella profile, bending of weak axis, residual stress, Ansys finite element methodDalam bidang konstruksi, pengembangan ilmu khususnya untuk mempelajari sifat -sifat dan perilaku komponen baja sangat diperlukan untuk mempermudah dalam perencanaan struktur baja. Perilaku komponen baja yang akan diteliti adalah pengaruh tegangan sisa pada kolom baja kastela yang dibebani tekan aksial. Gaya tekan kritis tekuk lentur pada sumbu lemah diteliti dengan finite element method (FEM) untuk mempertimbangkan pengaruh pola tegangan sisa dan geometri komponen kastela. Sebanyak tiga benda uji dianalisis dengan berbagai panjang dan profil yang digunakan adalah profil kastela heksagonal. Pemodelan struktur dikondisikan sedemikian rupa sehingga sama dengan kondisi aslinya. Analisis dilakukan dengan perangkat lunak metode elemen hingga Ansys v.18 dan hasil FEM menunjukkan bahwa semakin besar rasio kelangsingan maka pengaruh tegangan sisa semakin kecil. Kata kunci:   profil kastela heksagonal, tekuk lentur sumbu lemah, tegangan sisa, metode elemen hingga Ansys
PENGARUH OBESITAS TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PINTUPADANG Nasution, Lisna Khairani
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1857

Abstract

ABSTRAK Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin  atau karena penggunaan yang tidak efektif dari hormon itu. Hal ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes Melitus  menduduki peringkat ke 6 sebagai penyebab kematian di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian DM tipe 2 pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Pintupadang.Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain case control dimana sampel  kasus dan kontrol berjumlah 62 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obesitas (p=0,000; OR=9,85 ; 95% CI= 3,07- 31,6) berpengaruh  terhadap kejadian DM tipe 2 pada WUS. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukkan bahwa  obesitas memperoleh nilai p<0,05 dengan OR sebesar 9,372, hal ini menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian DM tipe 2  pada WUS adalah obesitas .Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pintupadang Kabupaten Tapanuli Selatan agar membuat kebijakan kesehatan, meningkatkan promosi kesehatan serta  pelayanan secara optimal terhadap mengendalian DM. Pada WUS  diharapkan bagi WUS untuk rutin memeriksakan kadar gula darah, memperbaiki gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya kejadian DM tipe 2.   Kata Kunci : DM Tipe 2, WUS, obesitas
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA WANITA USIA LANJUT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG BULAN MEDAN TAHUN 2017 Sipayung, Ronika
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1461

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus tipe 2 merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. Penderita diabetes melitus meningkat dari 108 juta pada tahun 1980 menjadi 422 juta pada tahun 2014. Diabetes melitus tipe 2 merupakan 90% dari seluruh kasus diabetes dan merupakan penyebab kematian nomor 6 diseluruh dunia. Separuh dari kasus baru diabetes melitus tipe 2 terjadi pada kelompok umur 55 tahun atau lebih dan kebanyakan meninggal dunia sebelum berumur 70 tahun. Terjadi peningkatan prevalensi diabetes melitus di Indonesia dari 1,1% pada tahun 2007 menjadi 2,1% pada tahun 2013. Prevalensi diabetes melitus di Sumatera Utara sebesar 2,3% dan Kota Medan berada diurutan kedua terbanyak dengan proporsi sebesar 2,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2 pada wanita usia lanjut di wilayah kerja Puskesmas Padang Bulan Kecamatan Medan Baru Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan desain kasus kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia lanjut yang berumur 60-70 tahun. Sampel penelitian terdiri dari 60 kasus dan 60 kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji regresi logistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh aktivitas fisik (p= <0,001; OR=6,245; 95% CI 2,78-14,01) terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2 pada wanita usia lanjut. Disimpulkan bahwa wanita usia lanjut yang beraktivitas fisik kurang memiliki perkiraan risiko 6 kali akan menderita diabetes melitus tipe 2 dibandingkan dengan yang beraktivitas fisik cukup.Kata kunci           : Diabetes melitus tipe 2, aktivitas fisik, wanita usia lanjut
DESAIN DAN APLIKASI SISTEM GERAK PARALEL, H FRAME, PEMOSISIAN GERAK SUMBU XY PADA PRINTER TIGA DIMENSI Utama, Didi Widya; Darmawan, Steven; Widjaya, Renaldi Putra
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.454

Abstract

Aplikasi mesin rapid prototipe dengan metode manufaktur aditif dewasa ini berkembang secara pesat, teknologi metode manufaktur aditif salah satunya adalah Fused Deposition Modeling dimana sebuah nosel yang melelehkan filamen bergerak pada sebuah bidang XY sesuai pola yang diprogram dan terus berlanjut selapis demi selapis dan ahirnya membentuk bentuk benda 3 dimensi sesuai yang dikehendaki. Salah satu faktor keberhasilan dalam mesin ini terletak pada sistem gerak sumbunya terutama gerakan sumbu arah X dan arah Y. Paralel XY adalah salah satu sistem gerak pada 3D printer yang merupakan sebuah mekanisme penggerak dengan sistem sabuk bergerigi yang disusun dengan konfigurasi H dan sistem gerak ini menentukan tingkat, akurasi dari hasil cetak yang biasanya disebut resolusi. Resolusi maksimum yang sistem gerak XY yang dikehendaki adalah empat puluh mikrometer. Untuk mencapai resolusi tersebut pada prancangan ini, dilakukan pemodelan dan simulasi pembebanan menggunakan software Autodesk Inventor Professional 2017 untuk menghindari terjadinya defleksi atau deformasi. Dari hasil simulasi pembebanan, konstruksi menunjukan komponen tidak mengalami defleksi atau deformasi dengan nilai lebih dari empat puluh mikrometer dan penggabungan konstruksi ini dengan sistem gerak XY ini dapat menghasilkan hasil cetak yang memiliki resolusi maksimum hingga empat puluh mikrometer. Kata kunci: Paralel XY, Fused Deposistion Modeling, resolusi
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEKUATAN TULANG PADA PASIEN MENOPAUSE DI RUMAH SAKIT OLAHRAGA NASIONAL KEMENPORA TAHUN 2017 Waseso, Laras Bani; Supartono, Basuki; Fauziah, Cut
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.1504

Abstract

Osteoporosis is three times more likely to occur in patients experiencing menopause with low physical activity,resulting in reduced bone mass. The standard examination of bone osteoporosis is an examination of bone mass, alsoknown as BMD (Bone Mass Densitometry). This study aims to identify the correlation between physical activityand bone mass in menopausal patients. This is an analytical observation research that uses cross sectional model.The sample consists of 74 patients from the Kemenpora National Hospital in 2017. Data were analyzed using thechi-square method. The result shows that 37% of patients with low physical activity had normal bone strength, 63%had osteopenia and 20% of patients had osteoporosis. Meanwhile, 52% of patients with moderate physical activityhad normal bone strength, 19% had osteopenia, and 33% of these patients have osteoporosis. 16% of patients withhigh physical activity have normal bone strength, 18% of patients experience osteopenia, and 47% of patientsexperience osteoporosis. This study proves that there is a relationship between physical activity and bone strength inmenopausal patients (p = 0.004).Osteoporosis tiga kali lebih mungkin terjadi pada pasien yang mengalami menopause dengan aktivitas fisik rendah yang mengakibatkan massa tulang berkurang .Pemeriksaan standar osteoporosis tulang adalah pemeriksaan massa tulang atau juga dikenal sebagai BMD (Bone Mass Densitometry). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara aktivitas fisik dan tulang massa pada pasien menopause. Ini adalah suatu analitis pengamatan riset yang menggunakan model cross sectional.  Sampel terdiri dari 74 pasien dari Rumah Sakit Nasional Kemenpora pada tahun 2017. Data dianalisis dengan menggunakan metode chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 37% pasien aktivitas fisik rendah mempunyai kekuatan tulang yang normal, 63% yang mengalami osteopenia dan 20% pasien mengalami osteoporosis .Sementara itu, 52% pasien aktivitas fisik menengah tersebut masih mempunyai kekuatan tulang yang normal, 19% mengalami osteopenia, dan 33% dari para pasien tersebut mengalami osteoporosis. 16 % pasien dengan aktivitas fisik tinggi mempunyai kekuatan tulang yang normal, 18% dari pasien mengalami osteopenia, dan 47% dari pasien mengalami osteoporosis. Penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dan kekuatan tulang pada pasien menopause (p = 0,004).Kata kunci: Physical Activity, Bone Mass Densitometry, Menopausal Women
STUDI PERANAN FAKTOR LOKASI TERHADAP PROFIL PENGHUNI RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK DI JAKARTA (Studi Kasus : Kebagusan City, Bandar Kemayoran, dan Sentra Timur Residence) Dewi, Dewi
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1598

Abstract

Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah kebutuhan rumah, keterbatasan lahan, dan tingginya nilai lahan di Jakarta. Sasaran pembangunan Rusunami adalah memenuhi kebutuhan tempat tinggal layak huni bagi masyarakat menengah ke bawah dengan harga yang terjangkau, namun permasalahan yang muncul saat ini adalah Rusunami dihuni oleh penghuni dari kelas menengah hingga menengah ke atas dengan beragam profil baik demografi, sosial, dan ekonomi. Salah satu faktor pendorong Rusunami sangat diminati oleh kalangan kelas menengah hingga menengah ke atas adalah faktor lokasi Rusunami itu sendiri seperti kedekatannya dengan pusat kota dan aksesibilitasnya yang tinggi. Selain itu harga yang murah juga menarik masyarakat kelas menengah hingga menengah ke atas menghuni Rusunami. Penelitian ini membahas mengenai siapa yang tinggal di Rusunami baik dari segi demografi, sosial, dan ekonomi dan faktor pendorong penghuni tinggal di Rusunami. Lokasi penelitian berada di Kebagusan City, Bandar Kemayoran, dan Sentra Timur Residence. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif mengenai profil penghuni dan Likert Scale Analysis untuk mengetahui faktor yang mendorong terjadinya penghunian di Rusunami. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga Rusunami ini dihuni oleh masyarakat kelas menengah hingga menengah ke atas dengan pendapatan rata-rata di atas Rp 7.000.000,00 per kepala keluarga. Faktor kemudahan aksesibilitas seperti dekat dengan jalan tol dan kedekatan dengan tempat kerja menjadi faktor yang mendorong terjadinya penghunian di Kebagusan City dan Sentra Timur Residence, sedangkan harga yang murah menjadi faktor yang mendorong terjadinya penghunian di Bandar Kemayoran.
Daftar Isi Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1 No 2 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.1459

Abstract

Daftar Isi Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Volume 1 No 2Oktober 2017
ANALISIS PENGARUH FRICTION DAMPER TERHADAP UPAYA RETROFITTING BANGUNAN DI JAKARTA Pranata, Giovanni
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.442

Abstract

Beberapa tahun terakhir ini sering terjadi gempa bumi khususnya di Indonesia karena letaknya yang berada di pertemuan antar lempeng bumi. Tidak sedikit korban yang timbul akibat bencana ini.. Oleh karena itu saat ini perlu ditinjau mengenai kelayakan bangunan-bangunan lama untuk menahan gaya gempa khususnya gaya gempa yang sesuai dengan peraturan SNI gempa yang baru. Makalah ini membahas salah satu usaha dalam memperbaiki ketahanan suatu bangunan terhadap gaya gempa, yaitu dengan menggunakan alat peredam (damper) khususnya friction damper. Untuk mengetahui besarnya pengaruh alat peredam dalam suatu bangunan, maka dilakukan analisis bangunan terhadap gaya gempa untuk mendapatkan beberapa parameter komparatif untuk membandingkan tingkah laku antara bangunan tanpa peredam dan menggunakan alat peredam. Analisis dalam hal ini dibantu dengan menggunakan program SAP 2000. Hasilnya menunjukan bahwa alat peredam memberikan peningkatan performa bangunan yang cukup baik untuk menahan gaya gempa sehingga pemasangan damper pada bagunan lama menjadi salah satu solusi yang baik.Kata kunci: gempa, perbaikan, redaman, friction damper
DIAGRAM ARSITEKTUR Husin, Denny
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.387

Abstract

Kompetisi arsitektur menuntut penggambaran arsitektur untuk berbenah dan tetap berinovasi dalam mendapatkan perhatian dan menghasilkan kualitas karya arsitektur terdepan. Kepiawaian arsitek, kemajuan teknologi, dan kecepatan intelektual dalam menghasilkan karya arsitektur, haruslah beriringan dengan peran penting khazanah keberagaman penggambaran arsitektur. Kompetisi penggambaran Arsitektur menuai problema dengan semakin besarnya proporsi dan komposisi dekorasi dan hiasan dalam penggambaran untuk menarik perhatian penggunanya daripada berkonsentrasi pada elemen fundamental gambar aristektur. Esensi penggambaran arsitektur ditelaah kembali dalam tulisan ini dengan menelusuri rekam jejak melalui etimologi frase diagram arsitektur, sebagai instrumen fundamental dalam membahasakan ruang. Metode kualitatif dengan pemikiran konstruktif digunakan untuk menhasilkan sebuah uraian yang, menjabarkan, menjelaskan dan menyajikan makna sebenarnya dari diagram arsitektur, serta mengangkat permasalahan teraktual termasuk menawarkan sebuah alternatif solusi dengan mengedepankan esensi. Melalui studi kepustakaan, paradigma penggambaran  arsitektur dipertanyakan, khususnya peran dan aplikasi diagram dalam sebuah karya tulis ilmiah.

Page 4 of 38 | Total Record : 373