cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
PENGUKURAN REDAMAN MATERIAL ASPAL CAIR BERDASARKAN PENGUJIAN VISKOSITAS Sandjaya, Arif; Christianto, Daniel; Lase, Yuskar
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.1453

Abstract

Bangunan tinggi yang tahan terhadap gempa merupakan kebutuhan struktur masa kini. Oleh karena itu dibutuhkan teknik untuk mengontrol respon dinamik struktur akibat pengaruh gaya lateral, termasuk gaya gempa. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah sistem kontrol struktur pasif dengan memodifikasi massa dan kekakuan maupun dengan menambahkan material peredam. Pada skripsi ini fokus pembahasan adalah mengenai material peredam yang dapat ditambahkan pada struktur dengan menggunakan material aspal Pertamina pen 60/70. Material aspal dipilih sebagai material peredam sehubungan dengan viskositasnya yang tinggi. Viskositas aspal yang tinggi akan memberikan nilai redaman yang besar. Korelasi di antara keduanya menjadi hal yang dianalisis dalam penelitian ini dengan menggunakan model penelitian yang cukup representatif untuk meniru sistem redaman aspal dengan fokusnya pada perilaku aspal terhadap pengujian geser. Penelitian dilakukan terhadap variasi geser pada temperatur ruang. Persamaan yang digunakan dalam memodelkan sistem redaman aspal ini mencakup persamaan Hukum Newton dan persamaan fluida untuk koefisien viskositas yang dihubungkan dengan persamaan dinamik untuk memperoleh batasan nilai redaman aspal. 
IDENTIFIKASI PENULIS MELALUI POLA TULISAN TANGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE Handhayani, Teny
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.432

Abstract

Tulisan tangan merupakan ciri biometrik karena setiap orang memiliki pola tulisan tangan yang unik. Keunikan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai identitasbiometrik. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan algoritma Support Vector Machine beserta fitur GLCM dan Histogram untuk melakukan pengenalan pola tulisan tangan. Pengenalan pola tulisan tangan tersebut digunakan untuk mengidentifkasi penulisnya. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan data citra tulisan tangan dari 47 respoden. Pembagian data latih dan data uji secara acak dengan perbandingan 70%:30%. Pada eskperimen pertama, identifikasi penulis melalui pola tulisan tangan dilakukan dengan membandingkan pola tulisan dari setiap responden secara berpasangan. Support Vector Machine kernel linear berhasil mengidentifikasi penulis dengan rata-rata akurasi 99%. Pada eksperimen ke dua, identifikasi penulis dilakukan menggunkan keseluruhan data. Pada eksperimen ini, Support Vector Machine kernel linear menghasilkan rata-rata akurasi 93.5%.Kata kunci: pengenalan tulisan tangan, SVM, GLCM, Histogram
Kata Pengantar Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2 No 1 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.2367

Abstract

Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu KesehatanVolume 2 No 1April 2018
PERENCANAAN TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH PADA MASJID AGUNG BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Lestari, Endah; Pamuji, Buddy
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.988

Abstract

Bencana kekeringan yang terjadi akhir-akhir ini menimbulkan berbagai jenis penyakit, rawan pangan dan menurunnya pasokan air bersih yang merupakan kebutuhan utama manusia. Kekeringan sebagian besar diakibatkan oleh gangguan keseimbangan hidrologis seperti terjadinya degradasi aliran sungai yang beralih fungsi yang menyebabkan terganggunya sistem peresapan air tanah dan pendangkalan waduk atau tempat penampungan air yang menyebabkan daya tampungnya menurun.Pendangkalan tersebut akan membuat cadangan air yang tersimpan menjadi lebih sedikit untuk persediaan air di musim kemarau.Kalimantan Selatan termasuk daerah yang memiliki ancaman persoalan kelangkaan air bersih terutama di wilayah Banjarmasin.Dalam penelitian ini penulismerencanakan penerapan teknologi pemanenan air hujan pada Masjid Agung Banjarbaru Kalimantan Selatan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan air baku jamaah dalam kegiatannya di lingkungan Masjid Agung. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data dan pengolahan data. Dari hasil perhitungan jumlah volume curah hujan yang di dapat melalui atap bangunan, menunjukkan bahwa Volume air yang dihasilkan oleh hujan adalah 1.785,60 m³. Sedangkan kebutuhan air baku setiap bulannya dihasilkan sebesar 1.350m³.Volume suplai air hujan > dari volume kebutuhan air. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air hujan dianggap dapat memenuhi kebutuhan air bersih pada kawasan tersebut. Melalui kolam-kolam penampungan air hujan yang juga berfungsi sebagai elemen estetika bagi bangunan, air hujan dialirkan ke ruang-ruang wudhu dan kamar mandi. Kolam pemanenan air hujan yang direncanakan berjumlah 4 buah, di setiap kolam diharapkan dapat menampung volume tampungan air hujan sebesar>446, 40 m³.
EFEK KOMPOSISI DAN PERLAKUAN SINTERING PADA KOMPOSIT Al/(SiCw+Al2O3) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KEAUSAN Suprapto, I Wayan Lega; Suarsana, Ketut; Santhiarsa, Nitya
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.423

Abstract

Pengembangan material komposit berbasis logam pada dunia industri cukup potensial untuk memenuhi akan komponen-komponen permesinan. Dengan adanya perkembangan bahan yang sangat pesat, maka dituntut untuk menghasilkan bahan ringan dan murah yang merupakan persyaratan utama dalam dunia industri pembuatan komponen-komponen mesin. Hal ini memunculkan inovasi baru dalam pembuatan Aluminium Matrix Composite (AMC) yang berbasis matrik Alumunium dengan penguat Silicon Carbon dan Al2O3 partikel. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan proses powder metalurgi dan variasi komposisi penguat komposit. Awal proses komposit dibuat dengan variasi komposisi matrik Aluminium dengan penguat SiC+Al2O3 dalam komposit. Komposisi Aliminium : 80% wt dengan variasi penguat 20% wt. Pembuatan material uji dilakukan dengan proses metalurgi serbuk dimana gaya tekan 25 N. Variasi perlakuan waktu sintering adalah  1 jam dan 3 jam pada temperatur 500oC, 550oC dan 600oC. Pengujian karakteristik dilakukan untuk menggetahui sifat fisik dan mekanik komposit. Hasil penelitian adalah dengan penambahan komposisi persen berat SiC dan Alumina (Al2O3) memberikan pengaruh pada sifat fisik dan mekanik komposit. Dimana densitas dan keausan  meningkat terjadi pada setiap penambahan Alumina (Al2O3) itu sendiri. Sebaliknya porositas menurun dengan meningkatnya komposisi penguat. Hubungan antara sifat fisik dan mekanik dari masing-masing komposisi penguat SiCw dan Al2O3 pembentuk komposit yang dibuat, memberikan densitas 2.589 gr/cm3 dan keausan yang terjadi 0,005 gr  pada perlakuan sintering 600oC dengan waktu tahan 3 jam. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MBR MEMBELI RUSUNAMI DI KOTA BEKASI (STUDI KASUS: SENTRALAND & VIDA BEKASI) Mailiando, Mario; Tresani, Nurahma; Mahmud, Nasiruddin
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.2734

Abstract

Rumah Susun Sederhana Milik atau Rusunami adalah salah satu upaya Pemerintah menyediakan rumah tinggal yang layak khususnya untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan untuk mengatasi masalah backlog kepemilikan rumah. Peningkatan jumlah penduduk yang bertambah sekitar 4% setiap tahunnya ditambah ketersediaan lahan kosonguntuk perumahan yang semakin terbatas, membuat pengadaan rusunami menjadi sangat penting di kota Bekasi. Saat ini kota Bekasi telah memiliki sekitar 5 rusunami dan beberapa diantaranya adalah Sentraland Bekasi yang dikembangkan oleh Perumnas dan Teras Alun-Alun, Bekasi yang dikembangkan oleh Gunasland. Seratus persen penjualan tahap 1 Sentraland Bekasi terserap habis oleh kelompok MBR, namun Teras Alun-Alun hanya terserap sekitar 58,5%. Selain itu, mayoritas pembeli Teras Alun-Alun merupakan kalangan kelas menengah ke atas dan investor. Penelitian ini akan meneliti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan membeli di Sentraland Bekasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi lost customer tidak membeli di Teras Alun-Alun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang kemudian akan dijelaskan secara deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan membeli di Sentraland Bekasi adalah harga jualnya yang terjangkau yaitu di bawah Rp 200 juta/unit, kredibilitas Perumnas sebagai developer yang terpercaya, dan konsep Sentraland Bekasi yang terintegrasi dengan mall dan perkantoran. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi lost customer tidak membeli di Teras Alun-Alun adalah harga jualnya yang mahal yaitu di atas Rp 300 juta/unit, lokasinya yang tidak strategis, dan masih terdapat banyak pilihan hunian tapak dalam radius 15 km dengan harga jual yang lebih murah dibandingkan dengan Teras Alun-Alun. Kata kunci: rusunami, keputusan membeli, MBR, Bekasi Simple Owned Flats, mostly known as Rusunami is one of the Government's efforts to provide decent housing, especially for low-income community groups (MBR) and to overcome the problem of housing backlog. An increase in population of around 4% every year, along with the increasingly limited availability of vacant land for housing, making the procurement of rusunami very important in the city of Bekasi. At present time, at the city of Bekasi 5 rusunami have been built and some of them are Bekasi Sentraland which was developed by Perumnas and Teras Alun-Alun, Bekasi which was developed by Gunasland. One hundred percent of Phase 1 Sentraland Bekasi's sales were completely taken by the MBR group, while Teras Alun-Alun only had 58.5% of its units sold. In addition, the majority of Teras Alun-Alun buyers are upper middle class and investors. This study will examine the factors that influence buying decisions in the Central Bekasi and the factors that influence lost customers not purchasing Teras Alun-Alun. This research uses quantitative method which will then be explained descriptively. This study found that the factors influencing the buying decision in Sentraland Bekasi were the affordable selling price of under Rp 200 million / unit, the credibility of Perumnas as a trusted developer, and the concept of Sentraland Bekasi which was integrated with malls and offices. Whereas the factors that influence lost customers not to purchase the Teras Alun-Alun are the high selling price, which is above Rp. 300 million / unit, the location not being strategic, and the availability of many nearby, more affordable housing options within a 15 km radius of the Teras Alun-Alun.Keywords: low-cost apartment, buying decision, MBR, Bekasi 
STRATEGI MENUJU SUKSES PUSAT PERBELANJAAN: Studi Tentang Supermal Karawaci Lorenzo, Juliano Gema
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1575

Abstract

Abstrak     Supermal Karawaci telah 22 tahun hadir di wilayah Tangerang. Supermal Karawaci ini sukses dan dapat terus bersaing dengan pusat perbelanjaan lain, sebagaimana terlihat dari antusiasme dan  jumlah pengunjung yang datang.  Fenomena ini menarik mengingat ketatnya persaingan mal di wilayah Jabotabek dalam 20-an tahun terakhir. Untuk memahami fenomena ini para penulis mengkaji strategi menuju sukses pusat perbelanjaan tersebut. Strategi menuju sukses pusat perbelanjaan dikaji menggunakan 2 alat ukur. Alat ukur pertama adalah enam faktor yang menentukan sukses pusat pebelanjaan (key success factors) yang dikembangkan oleh Chung Yim Yiu dan Yung Yau (2006), yaitu: lokasi, desain arsitektur, leasing strategy, kegiatan promosi, pengelolaan mall, ketentuan penyewa. Sementara kinerja pengelola diukur menggunakan 3 tolok ukur yang dikembangkan Urban Land Institute (2003), yaitu: rehabilitasi, ekspansi dan rekonfigurasi. Studi ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode pengukuran likert scale dan importance performance analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pengunjung terhadap faktor strategi kesuksesan pada Supermal Karawaci dan kinerja pengelola agar pusat perbelanjaannya memuaskan. Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa Supermal ini dapat terus berkelanjutan dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan lainnya.
ANALISIS OPTIMASI PENEMPATAN DAN PENGADAAN TOWER CRANE PADA PROYEK HIGHRISE BUILDING Pagassang, Julianto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1486

Abstract

ABSTRAKPengadaan tower crane untuk pekerjaan proyek highrise building dipengaruhi oleh penempatan titik supply serta kondisi lapangan atau tata letak proyek. Penentuan posisi tower crane tanpa melakukan skenario titik supply membuat kontraktor tidak mengetahui pengaruh dari penempatan titik supply yang diterapkan terhadap penentuan posisi tower crane secara optimal. Penelitian ini dilakukan dengan skenario analisis penempatan tower crane perencanaan awal kontraktor dan skenario memodelkan penempatan yang dimodifikasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis keseimbangan kerja dan analisis indeks konflik pada kelompok tower crane. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada kedua skenario, maka diperoleh hasil bahwa penentuan titik supply sangat mempengaruhi posisi optimal tower crane. Pada skenario 1 penentuan titik supply mengikuti perencanaan awal kontraktor yang menghasilkan indeks konflik dan keseimbangan kerja yang besar. Pada skenario 2 penentuan titik supply peletakannya dimodifikasi sebisa mungkin agar tidak terletak pada area perpotongan antara tower crane. Dengan cara tersebut maka didapatkan indeks konflik yang jauh lebih kecil dari skenario 1. Nilai indeks konflik berkurang dengan hanya memindahkan 1 titik supply. Pemindahan titik supply pada skenario 2 juga menghasilkan nilai keseimbangan kerja yang lebih kecil yaitu 50% dari skenario 1. Penentuan titik supply dengan tepat dapat mengurangi indeks konflik, nilai keseimbangan kerja yang kecil sehingga mempengaruhi posisi optimal tower crane.Kata kunci: tower crane, highrise building, indeks konflik, keseimbangan beban kerja, titik supply.
PREDIKSI KINERJA MESIN DIESEL DENGAN BAHAN BAKAR BIODIESEL-SOLAR MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK Ibrahim, Husin; Sebayang, Abdi Hanra; Dharma, S.; Silitonga, A.S.
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.391

Abstract

Tulisan ini meneliti kinerja mesin diesel satu silinder menggunakan campuran bahan bakar biodiesel randu dengan solar. Tes dilakukan dengan berbagai perbandingan biodiesel-diesel (B10, B20 dan B30). Sebuah model artificial neural network (ANN) yang didasarkan pada algoritma back-propagasi standar digunakan untuk memprediksi kinerja mesin menggunakan MATLAB. Untuk memperoleh data untuk pelatihan dan pengujian yang diusulkan ANN, kecepatan mesin yang berbeda (1400-2200 rpm) dipilih sebagai parameter masukan, sedangkan kinerja mesin (BSFC dan BTE) dipilih sebagai parameter keluaran untuk ANN pemodelan dari mesin diesel. Kinerja mesin (BSFC dan BTE) ANN telah divalidasi dengan membandingkan hasil prediksi dengan hasil eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi BSFC dan BTE masing masing adalah 0,99249 dan 0,99457. Nilai MAPE (mean absolute persentase kesalahan) BSFC dan BTE adalah 0,57467 dan 0,33424 dan root mean square (RSME) nilai di bawah 5% oleh model, yang diterima. Studi ini menunjukkan bahwa pemodelan teknik sebagai pendekatan dalam energi alternatif dapat memberikan peningkatan keuntungan dari kehandalan dalam prediksi kinerja mesin pembakaran dalam. 
FAKTOR FISIOLOGI TERUKUR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KONSTRUKSI Hartanto, Felix; Anondho, Basuki; Suparman, Meiske Yunithree
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.1578

Abstract

Productivity is a fundamental part of information for estimating and scheduling construction projects. One of thefactors that increase productivity is the performance of construction labor. To measure construction labor performance,a scale with measured variable consideration is needed as an input. Several studies have identified several influentialphysiological factors. This study tries to identify dominant physiological factors that affects construction labor andobtain measurable physiological factors that can be used as a basis for calculating the productivity of constructionlabor. The method of discussion begins by seeking influential factors through literature studies. The next step isformulating it into a questionnaire and distributing it to construction workers. The last step is data processing usingfactor analysis. The result yields 4 new latent variables with 7 physiological indicators as factors that influence laborproductivity.Keywords: Performance, Dominant Factors, Physiology, Construction Workers, ProductivityProduktivitas merupakan bagian mendasar dari informasi untuk memperkirakan dan menjadwalkan proyek konstruksi. Salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas adalah kinerja tenaga kerja konstruksi. Mengukur kinerja tenaga kerja konstruksi diperlukan alat ukur dengan pertimbangan variabel terukur sebagai masukan. Beberapa penelitian terdahulu menunjukan adanya beberapa faktor fisiologi yang berpengaruh. Penelitian ini mencoba mengidentifikasi faktor-faktor fisiologis dominan yang mempengaruhi tenaga kerja konstruksi dan memperoleh faktor fisiologis terukur yang dapat digunakan sebagai dasar perhitungan produktivitas tenaga kerja konstruksi. Metode pembahasan dimulai dari tahap mencari faktor pengaruh melalui studi literatur. Tahap selanjutnya adalah merumuskannya menjadi kuesioner dan mendistribusikan kepada tenaga kerja konstruksi. Tahap terakhir yaitu pengolahan data menggunakan analisis faktor. Hasil penelitian didapat 4 variabel laten baru dengan 7 indikator fisiologi sebagai faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja.Kata kunci: Kinerja, Faktor Dominan, Fisiologi, Tenaga Kerja Konstruksi, Produktivitas

Page 2 of 38 | Total Record : 373