cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
INTEGRATING TRA AND TAM THEORY TO EXPLAIN CONSUMERS’ WILLINGNESS TO USE CREDIT CARD IN INDONESIA Nicholas Wilson; Sentot Basuki Prayitno
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v6i2.20591

Abstract

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, pembayaran non-tunai telah menjelma sebagai opsi pembayaran yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia ketika melakukan transaksi akan pembelian suatu barang atau jasa tertentu. Adapun tren ini semakin meningkat di masa pandemi COVID-19, dimana, dikarenakan masyarakat cenderung berusaha untuk meminimalisir kontak fisik dengan orang lain ataupun dengan benda-benda tertentu (termasuk uang fisik) yang dianggap mampu mempercepat penularan virus COVID-19 dari satu pihak kepada pihak lain, maka banyak masyarakat cenderung memilih untuk melakukan transaksi pembayaran secara non-tunai. Namun, hal yang menarik dari fenomena ini adalah bahwa dari berbagai media transaksi non-tunai yang dapat dipilih, kartu kredit masih menjadi salah satu pilihan opsi pembayaran yang cukup banyak digunakan ataupun dipilih oleh masyarakat dibandingkan dengan opsi pembayaran non-tunai lainnya. Dengan demikian, maka studi ini dilakukan guna mengkaji beberapa aspek yang di-hipotesakan mampu mendorong penggunaan kartu kredit sebagai media pembayaran non-tunai di kalangan masyarakat Indonesia dari perspektif theory of reasoned action (TRA) serta technology acceptance model (TAM). Sebanyak 178 data terkumpul dari para responden, dimana, responden merupakan pengguna kartu kredit aktif yang telah menggunakan kartu kredit untuk berbagai transaksi yang telah dilakukan minimal 5 kali dalam 6 bulan terakhir. Metode purposive sampling digunakan untuk memastikan bahwa responden telah memenuhi kriteria yang ditetapkan di dalam studi ini. Dengan menggunakan metode PLS, hasil analisis data menemukan bahwa perceived ease of use, ditambah dengan subjective norm, attitude serta perceived usefulness, merupakan beberapa faktor yang secara signfikan mempengaruhi intensi masyarakat di dalam menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi.   For the past 10 years, cashless payment had emerged as one of the most popular payment method used by Indonesians to conduct various transactions for the goods or services that they buy. Such trend intensified during the COVID-19 pandemic, in which, since people decided to limit the amount of physical contact that they had toward various goods (such as physical money) due to fear of contracting the virus, many of these people opted to shift to various forms of cashless payment in order to pay for the products that they’re buying. In this case, surprisingly, compare to the other forms of cashless payments, credit cards still regarded as one of the most preferred cashless payment tool by Indonesians, thus proving the popularity of credit cards despite the influx of several cashless payment applications established in Indonesia which offer similar services to consumers. Therefore, this research aims to specify factors which can affect people’s willingness to use credit cards from the perspectives of both theory of reasoned action (TRA) and technology acceptance model (TAM). 178 respondents filled in the questionnaires, in which, respondents were active credit cards users who’ve used credit cards for various transactions that they’ve conducted at least 5 times in the last 6 months. Using PLS, the results of the data analyses showed that perceived ease of use, together with attitude, subjective norm and perceived usefulness, serve as four significant factors which affect Indonesians’ willingness to use credit cards for the transactions that they conducted.
PENGARUH INOVASI DAN KEPROAKTIFAN DALAM MENDORONG KINERJA USAHA SECARA BERKELANJUTAN Jonathan Jonathan; Kartika Nuringsih
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v6i2.20611

Abstract

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di masa pemulihan pasca pandemik maka situasi tersebut masih berdampak pada fluktuasi kinerja bisnis di sejumlah usaha diantaranya sektor perdagangan peralatan olahraga dan hobi. Secara umum terjadi trend aktivitas olahraga dan hobi di kalangan masyarakat sehingga komoditas usaha ini cenderung dibutuhkan masyarakat. Dalam situasi tersebut seharusnya tidak terlalu berdampak pada kinerja penjualan. Namun secara realitas pemilik toko menghadapi kendala mempertahankan target penjualan sehingga salah satu aspek yang perlu diteliti adalah menekankan perspektif orientasi kewirausahaan seperti inovasi, keproaktifan dan pengambilan risiko. Implementasi dimensi tersebut menjadi penting dipahami oleh pemilik toko. Hal ini dikarenakan berkaitan dengan strategi menarik permintaan pasar agar relevan dengan pencapaian kinerja usaha. Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruh dimensi orientasi kewirausahaan pada kinerja usaha toko olahraga dan hobi di Jakarta. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner disebarkan kepada pemilik toko peralatan olahraga dan hobi di Jakarta Barat, Utara dan Pusat. Teknik pemilihan sampel menggunakan non-probability random sampling dengan mempertimbangkan teknik clustering untuk memastikan jumlah di ketiga lokasi. Terkumpul 140 responden dengan setiap cluster berkisar 54-60 responden. Teknik analisis data menggunakan persamaan struktural dengan software Smart-PLS sebagai pengolahan data. Dihasilkan nilai loading factor dan composite reliability di atas 0.70 sehingga seluruh indikator dinyatakan valid dan juga reliabel. Hasil analisis menunjukkan inovasi dan keproaktifan berpengaruh signifikan pada tingkat 5 persen, sebaliknya pengambilan risiko tidak signifikan terhadap kinerja usaha. Disimpulkan bahwa dimensi inovasi dan keproaktifan sudah dipertimbangkan oleh pemilik toko namun masih perlu memperhatikan pengambilan risiko untuk memperkokoh orientasi kewirausahaan agar terbentuk keunggulan bisnis berkelanjutan di masa mendatang.   In line with economic growth during the post-pandemic recovery period, this situation still has an impact on fluctuations in business performance in a number of businesses including the sports equipment trading sector and hobbies. In general, there is a trend in sports activities and hobbies among the community so that these business commodities tend to be needed by the community. In those situations it shouldn't impact sales performance too much. However, in reality, shop owners face obstacles in maintaining sales targets, so one aspect that needs to be examined is emphasizing an entrepreneurial orientation perspective such as innovation, proactiveness and risk taking. Implementation of these dimensions is important to understand by store owners. This is because it relates to the strategy of attracting market demand so it is relevant to achieving business performance. The goal of the study wants to determine the effect of the dimensions of entrepreneurial orientation on the business performance of sports and hobby shops in Jakarta. The research design uses a descriptive and quantitative approach. Data collection techniques using questionnaires were distributed to owners of sports equipment and hobby shops in West, North and Central Jakarta. The sample selection technique uses non-probability random sampling by considering the clustering technique to ensure the number in the three locations. Collected 140 respondents with each cluster ranging from 54-60 respondents. The data analysis technique uses structural equations with Smart-PLS software as data processing. The resulting loading factor and composite reliability values are above 0.70 so that all indicators are declared valid and also reliable. The result of analysis shows that innovation and proactiveness have a significant effect at the 5 percent level, while risk taking is not significant on business performance. It is concluded that the dimensions of innovation and proactivity have been considered by shop owners but still need to pay attention to taking risks to strengthen entrepreneurial orientation in order to form sustainable business advantages in the future.
COVID-19 & CASH HOLDING DI INDONESIA – DENGAN EFEK MODERASI DARI GOODWILL IMPAIRMENT Elsa Imelda; Ellen Anggraini; Emillia Sastra
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v6i2.22752

Abstract

Likuiditas sangat penting bagi perusahaan, karena dengan likuiditas menunjukan kemampuan perusahaan untuk dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk meningkatkan likuiditas perusahaan, kas perlu diadakan. Kegiatan ini sering disebut sebagai cash holding. Sehingga pada riset ini cash holding akan diuji melalui keterkaitan antara ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas yang dimoderasi oleh goodwill pada perusahaan non-jasa keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2018-2020. Kajian ini terkait dengan ketidakpastian ekonomi di tahun 2020 akibat pdanemi COVID-19, dan kali ini berdampak ke seluruh dunia. Desain yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Sebanyak 690 sampel digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian menggunakan analisis data panel dan pengujian hipotesis dilakukan setelah melakukan asumsi klasik. Data penelitian ini kemudian diolah dengan program EViews 12 student versi lite. Adapun penelitian ini menghasilkan informasi bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan COVID-19 dan ukuran perusahaan atas cash holding, terdapat pengaruh positif signifikan pada profitabilitas, sedangkan terdapat pengaruh negatif signifikan leverage atas cash holding, dan goodwill impairment tidak memoderasi pengaruh COVID-19 terhadap cash holding. Hasil riset ini dapat dipakai oleh manajemen dalam rangka menentukan cash holding perusahaan. Di lain sisi, hasil riset ini juga dapat dipakai sebagai pandangan tambah bagi pihak eksternal yaitu investor dan kreditur dalam pemberian pinjaman atau berinvestasi.   Liquidity is very important for companies, because liquidity shows the company's ability to survive for a long time. To increase the company's liquidity, cash needs to be held. This activity is often referred to as cash holding. So that in this study cash holding will be tested through the relationship between company size, leverage, and profitability moderated by goodwill in non-financial services companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2018-2020. This study is related to the economic uncertainty in 2020 due to the COVID-19 pandemic, and this time it has an impact on the whole world. The design used in this research is descriptive quantitative and the sample is selected using purposive sampling method. A total of 690 samples were used in this study. The research method uses panel data analysis and hypothesis testing is carried out after carrying out classical assumptions. The research data was then processed with the lite version of the EViews 12 student program. This study provides information that COVID-19 and company size have no significant effect on cash holding, profitability has a significant positive effect, while leverage has a significant negative effect on cash holding, and goodwill does not moderate the effect of COVID-19 on cash holding. The results of this study can be used by management in order to determine the company's cash holding. On the other hand, this research can also be used as additional views for external parties, namely investors and creditors in providing credit or investment.
Cover JMIEB vol 6 no 2 JMIEB JMIEB
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover JMIEB vol 6 no 2
Kata Pengantar JMIEB Vol 6 No 2 JMIEB JMIEB
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMISHS Vol 6 No 2
Redaksi JMIEB Vol 6 No 2 JMIEB JMIEB
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redaksi JMIEB Vol 6 No 2
Daftar isi JMIEB vol 6 No 2 JMIEB JMIEB
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi JMIEB vol 6 No 2
PENGARUH LEARNING CULTURE, TEAMWORK CONTEXT TERHADAP DYNAMIC CAPABILITY DAN DAMPAKNYA TERHADAP TEAM PERFORMANCE DAN INNOVATION PERFORMANCE PADA PT. INDOMAGURO TUNAS UNGGUL Muhammad Luthfi Amien; Justine Tanuwijaya
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.20676

Abstract

Perkembangan perekonomian suatu negara saat ini tidak terlepas dari perekonomian global. Pada saat ini hubungan perekonomian antar negara menjadi suatu hal yang penting terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Kondisi ini menyebabkan daya saing sebagai salah satu faktor yang menentukan dalam kompetisi antar negara agar memperoleh manfaat dari semakin terbukanya perekonomian dunia. Menurut KKP, (2021) permasalahan terbesar perusahaan ekspor pada sektor perikanan ada pada pencemaran bakteri yang dapat berasal dari perairan yang tercemar, penyimpanan, serta saat proses penanganan produk. hal tersebut juga dialami PT Indomaguro Tunas Unggal, dimana produk yang akan diekspor sering kali mendapat penolakan oleh negara tujuan yang dikarenakan produk tercemar bakteri. salah satunya ialah bakteri pathogen yang jika dikonsumsi dapat menyebabkan timbulnya penyakit kolera (diare) yang berkepanjangan. Untuk mencegah kontaminasi bakteri tersebut PT Indomaguro Tunas Unggul menerapkan dan memberikan pembelajaran kepada karywan tentang sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan dipraktekkan secara bersama untuk memastikan kualitas produk terjaga yang dimana, akan dapat meningkatkan team performance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh learning culture, teamwork context terhadap dynamic capability dan dampaknya terhadap team performance dan innovation performance pada PT Indomaguro Tunas Unggul, Muara Baru, Jakarta Utara. Objek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu semua karyawan PT Indomaguro Tunas Unggul yang berjumlah 144 orang pada divisi human resources development, marketing, operational, accounting dan finance. Dari hasil penelitian ini learning culture berpengaruh positif terhadap teamwork context dan dynamic capability, teamwork context berpengaruh positif terhadap dynamic capability, dynamic capability berpengaruh positif terhadap team performance dan innovation performance. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk meningkatkan learning culture, sebaiknya perusahaan rutin mengadakan diskusi antara pemimpin dan karyawan. Untuk meningkatkan teamwork context, sebaiknya perusahaan memberikan keleluasaan pada anggota tim dalam membuat keputusan tentang proses kerja. Untuk meningkatkan dynamic capability, sebaiknya perusahaan lebih banyak menyerap pengetahuan dari paten, agar dapat menghadapi tantangan di masa depan. Untuk meningkatkan team performance, sebaiknya perusahaan membuka ruang interaksi antar karyawan dan menghargai pendapat setiap karyawan serta mengadakan evaluasi agar tujuan bersama dapat tercapai. Untuk meningkatkan innovation performance, sebaiknya perusahaan melakukan penelitian dan pengembangan pada teknologi.   The current economic development of a country is inseparable from the global economy. At this time the economic relations between countries become an important matter for economic growth in a country. This condition causes competitiveness as one of the determining factors in inter-country competition in order to benefit from the increasingly open world economy. According to the KKP, (2021) the biggest problem for export companies in the fisheries sector is bacterial contamination which can come from polluted waters, storage, and during the product handling process. this is also experienced by PT Indomaguro Tunas Unggal, where products to be exported are often rejected by the destination country because the product is contaminated with bacteria. One of them is a bacterial pathogen which, if consumed, can cause prolonged cholera (diarrhea). To prevent bacterial contamination, PT Indomaguro Tunas Unggul implements and provides learning to employees about the Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) system and is practiced together to ensure product quality is maintained which will improve team performance. This study aims to determine the effect of learning culture and teamwork context on dynamic capabilities and team performance and innovation performance at PT Indomaguro Tunas Unggul, Muara Baru, North Jakarta. The objects used in this study were all employees of PT Indomaguro Tunas Unggul who opened 144 people in the division of human resource development, marketing, operations, accounting and finance. From the results of this study, Learning Culture has a positive effect on the context of teamwork and dynamic capabilities, the context of teamwork has a positive effect on dynamic capabilities, dynamic capabilities have a positive effect on team performance and innovation performance. From the results of this study, it is suggested to improve the learning culture, the company should hold discussions between leaders and employees. To improve the context of teamwork, companies should give team members flexibility in making decisions about their work processes. To improve dynamic capabilities, companies should absorb more knowledge from patents, in order to be able to face challenges in the future. To improve team performance, the company should open up space for interaction between employees and respect each employee and conduct evaluations so that common goals can be achieved. To improve innovation performance, companies should conduct research and development on technology.
THE INFLUENCE OF INTERNAL LOCUS OF CONTROL ON ETHICAL BEHAVIOR WITH WORK-LIFE BALANCE AS MODERATING VARIABLE Ida Ayu Nirma Prameswari; Desak Made Mya Yudia Sari
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.21043

Abstract

Perilaku etis yaitu sikap dan tindakan seseorang yang cocok dengan norma-norma sosial di masyarakat umum karena berhubungan dengan perbuatan yang baik, benar, memberi manfaat dan tidak merugikan. Perilaku etis auditor dapat mempengaruhi kepercayaan dan kredibilitas publik. Oleh karena itu, auditor dalam menjalankan tugasnya harus mematuhi etika yang berlaku dan mampu mengendalikan dirinya agar terhindar dari masalah yang berkaitan dengan perilaku tidak etis. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui kemampuan work-life balance dalam memoderasi pengaruh internal locus of control pada perilaku etis auditor. Penelitian ini dilakukan pada auditor Kantor Akuntan Publik terdaftar di Bali. Menggunakan metode sampel jenuh dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan PLS. Hasil analisis menunjukan bahwa work-life balance mampu memoderasi pengaruh internal locus of control pada perilaku etis auditor. Ketika seorang auditor merasa memiliki pengendalian diri yang disertai dengan work-life balance, maka hal tersebut memberikan dorongan bagi auditor untuk menghindari pelanggaran etika. Penelitian ini berkontribusi memberikan sumbangan pemikiran yang menjadi bahan pertimbangan bagi auditor untuk berfokus pada factor penyebab munculnya perilaku etis dan tidak etis, sehingga dalam mengambil keputusan auditor bisa memilih dan memilah perilaku etis dan tidak etis.   Ethical Ethical behavior, namely the attitudes and actions of a person who are in accordance with social norms in the general community because they are related to actions that are good, right, provide benefits and do no harm. The auditor's ethical behavior can affect public trust and credibility. Therefore, the auditor in carrying out his duties must comply with applicable ethics and be able to control himself in order to avoid problems related to unethical behavior. This research was conducted to determine the ability of work-life balance in moderating the effect of internal locus of control on the ethical behavior of auditors. This research was conducted at the auditors of a registered Public Accounting Firm in Bali. Saturated sample method and data collection by questionnaire was used. Hypothesis testing using PLS. The results show that work-life balance is able to moderate effect of internal locus of control on the auditor's ethical behavior. When an auditor feels that he has self-control accompanied by a work-life balance, this gives encouragement to the auditor to avoid ethical violations. This research contributes to the contribution of thought which is taken into consideration for the auditor to focus on the factors causing the emergence of ethical and unethical behavior, so that in making decisions the auditor can choose and sort out ethical and unethical behavior.
PENGARUH RELATIVE ADVANTAGE DAN PERCEIVED EASE OF USE TERHADAP ATTITUDE DENGAN TRUST SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Sri Wulandari; Keni Keni; Ai Ping Teoh
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v7i1.21228

Abstract

Aplikasi mobile banking adalah inovasi pada industri perbankan yang telah meningkatkan efisiensi aktivitas keuangan. Perusahaan perbankan telah mengadopsi inovasi tersebut untuk meningkatkan layanan kepada nasabah, sehingga mobile banking telah dianggap sebagai platform modern yang menggantikan interaksi fisik antara bank dan nasabah. Di Indonesia, hampir setiap bank telah meluncurkan layanan tersebut untuk mengembangkan operasi mereka, sehingga penelitian ini ingin menguji pengaruh relative advantage (RA) dan perceived ease of use pada attitude nasabah terhadap aplikasi mobile banking, serta peran trust dalam memediasi pengaruh relative advantage dan perceived ease of use pada attitude nasabah terhadap aplikasi tersebut. Sampel dipilih secara non-probabilitas terhadap 162 responden yang pernah menggunakan mobile banking. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dan mengungkapkan bahwa relative advantage dan perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan pada attitude, sementara trust dapat memediasi pengaruh tersebut. Hasil tersebut mengimplikasikan bahwa nasabah akan bersikap positif terhadap aplikasi mobile banking yang dapat memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan dengan layanan perbankan konvensional dan mobile banking yang dapat dipahami dan digunakan secara mudah. Selain itu, peran mediasi trust menunjukkan bahwa manfaat dan kemudahan tersebut didasari oleh kepercayaan nasabah terhadap mobile banking, dimana Nasabah tidak akan bersikap positif terhadap mobile banking jika nasabah tidak mempercayai aplikasi tersebut, walaupun aplikasi tersebut memberikan relative advantage dan mudah digunakan.   Mobile banking application is an innovation in the banking industry which has improved the efficiency of financial activities. Banks have adopted this innovation to provide their customers better services, thereby mobile banking has been perceived as a modern platform that has displaced the need for physical interaction between banks and customers. In Indonesia, almost every bank has been offering mobile banking to enhance their operations. Therefore, this research aims to identify the influence of relative advantage (RA) and perceived ease of use on customers’ attitude toward mobile banking application, and the mediating role of trust on the influence of relative advantage and perceived ease of use on customers’ attitude toward the application. Sampels were selected by using non-probability method toward 162 respondents who have used mobile banking. The data were analyzed by using PLS-SEM and revealed that perceived ease of use and relative advantage positively and significantly influence attitude towards the application, while trust is mediating the influences. The results implied that customers will have positive attitude toward mobile banking if it offers more benefit than conventional banking and it can be easily understood and utilized. Moreover, the mediating role of trust implied that the benefit and ease are based on customers’ trust toward the application. Customers won’t have positive attitude toward the application if they don’t trust it, eventhough it offers relative advantage and is easy to use.