cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
PENGARUH TIKTOK LIVE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA PENGGUNA TIKTOK DI JAKARTA Kamil, Mas M. Rafi Futuwah; Tunjungsari, Hetty Karunia
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i1.34974

Abstract

Perkembangan teknologi telah mengubah interaksi antara perusahaan dan konsumen, terutama melalui media sosial seperti TikTok yang menawarkan live streaming interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh TikTok Live terhadap keputusan pembelian konsumen di Jakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data yang dikumpulkan melalui survei online dari 250 responden pengguna TikTok yang aktif mengikuti sesi TikTok Live dan melakukan pembelian. Pengujian hipotesis dilakukan dengan software statistik Smart PLS versi 3.0. Terdapat 7 hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, termasuk 2 hipotesis mediasi, dan seluruh hipotesis dinyatakan diterima secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok Live memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi membeli konsumen dalam TikTok Live. Terdapat mediasi parsial perceived enjoyment dan perceived utility dalam pengaruh perceived digital celebrity pada live stream shopping intention. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran digital yang efektif. Integrasi TikTok Live sebagai bagian dari strategi pemasaran digital dapat meningkatkan intensi pembelian konsumen secara signifikan. Studi ini juga berkontribusi pada literatur pemasaran digital dengan memperluas pemahaman tentang pengaruh live streaming di media sosial terhadap perilaku konsumen. Implikasi praktis termasuk pengembangan konten TikTok Live yang menarik dan otentik, serta kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan intensi pembelian konsumen selama sesi live streaming.   Technological advanvements have changed the interaction between companies and consumers, especially through social media such as TikTok which offers interactive live streaming. This study aims to explore the influence of TikTok Live on consumer purchasing decisions in Jakarta. The quantitative approach was used with data collected through an online survey of 250 TikTok user respondents who actively participated in TikTok Live sessions and made purchases. Hypothesis testing was carried out with Smart PLS statistical software version 3.0. There are 7 hypotheses proposed in this study, including 2 mediation hypotheses, and all hypotheses are statistically accepted. The results of the study show that TikTok Live has a significant influence on consumers' purchase intentions in TikTok Live. There is a partial mediation of perceived enjoyment and perceived utility in the influence of perceived digital celebrities on live stream shopping intention. These findings provide valuable insights for companies in designing effective digital marketing strategies. The integration of TikTok Live as part of a digital marketing strategy can significantly increase consumer purchase intention. The study also contributes to the digital marketing literature by broadening the understanding of the influence of live streaming on social media on consumer behavior. Practical implications include the development of engaging and authentic TikTok Live content, as well as collaborations with influencers to increase consumer purchase intent during live streaming sessions.
KESETIAAN NASABAH TERHADAP BANK UMUM SWASTA PADA ERA PERKEMBANGAN PESAT BANK DIGITAL DAN FINANCE TECHNOLOGY Hartono, Ceri; Keni, Keni
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i1.35183

Abstract

Dalam berapa tahun terakhir, sektor perbankan menghadapi tantangan yang besar dari disrupsi financial technology yang dapat menggantikan fungsi umum bank, yaitu untuk menabung, bertransaksi, dan berinvestasi, sehingga meningkatkan kecenderungan nasabah untuk mengurangi ataupun berhenti menggunakan layanan bank. Oleh sebab itu, loyalitas pelanggan terhadap bank dapat berperan penting dalam rangka mempertahankan stabilitas usaha bank, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesetiaan nasabah berdasarkan CSR, pengalaman, citra perusahaan, kepuasaan, dan kepercayaan nasabah. Metodologi yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dengan google form yang dilakukan dalam satu waktu. Sampel sebanyak 202 orang yang menjadi responden dalam penelitian ini dengan kriteria sebagai nasabah aktif salah satu bank swasta di Jakarta Barat yang telah melakukan transaksi pada tiga bulan. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SmartPLS versi 4.1.1.2. Berdasarkan hasil pengolahan data, CSR memiliki dampak positif dan signifikan terhadap citra perusahaan, tetapi CSR tidak memengaruhi kepercayaan pelanggan dan loyalitas pelanggan secara signifikan. Pengalaman pelanggan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Citra perusahaan dan kepuasan pelanggan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Kepercayaan pelanggan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kepercayaan pelanggan tidak memediasi dampak CSR, pengalaman pelanggan, dan citra perusahaan terhadap terhadap loyalitas pelanggan, tetapi kepercayaan pelanggan memediasi dampak kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan secara signifikan.   In the recent years, the banking sector has faced great challenges from financial technology that can be a substitute for bank’s primary functions, which are for saving, transaction, and investment, thereby increasing customer’s tendency to reduce or stop using bank’s services. Therefore, customer loyalty can play a great role in maintaining bank’s stability, thereby this research aims to investigate the factors of customer loyalty based on CSR, experience, corporate image, satisfaction, and customer trust. The methodology applied in this study is a quantitative approach using a data collection instrument with Google Forms conducted at one time. A sample of 202 individuals served as respondents in this study, with the criteria as active customers of a private bank in West Jakarta who have made transactions in the past three months. The data processing in this research uses SmartPLS version 4.1.1.2. Based on the data analysis, CSR has a positive and significant impact on company image, but CSR does not affect customer trust and customer loyalty significantly. Customer experience has a positive and significant impact on customer trust, but it does not affect customer loyalty significantly. Company’s image and customer satisfaction have a positive and significant impact on customer trust and customer loyalty. Customer trust has a positive and significant impact on customer loyalty. Trust does not mediate the effect of CSR, customer experience, and company’s image on customer loyalty, but customer trust mediates the effect of customer satisfaction on customer loyalty significantly.
Daftar isi JMIEB vol 9 No 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi JMIEB vol 9 No 1
Cover JMIEB vol 9 no 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover JMIEB vol 9 no 1
Kata Pengantar JMIEB Vol 9 No 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMIEB Vol 9 No 1
Redaksi JMIEB Vol 9 No 1 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redaksi JMIEB Vol 9 No 1
THE COMPARISON OF PRODUCT PLACEMENT EFFECTIVENESS ON VIRTUAL INFLUENCER IN WEST JAVA AND YOGYAKARTA Putri, Angely Olivia; Cokki, Cokki
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i2.33959

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan pengaruh penempatan produk pada konten Instagram virtual influencer terhadap ingatan merek dan brand salience untuk merek Gucci dan Nike di Jawa Barat dan D.I Yogyakarta. Penelitian sebelumnya belum menyoroti efektivitas penempatan produk melalui virtual influencer di platform Instagram dan sebagian besar berfokus pada human influencer dengan menggunakan media tradisional seperti film, program televisi dan lagu. Secara teoritis, penelitian ini didasarkan pada teori hybrid message yang menjelaskan bahwa penempatan produk yang disisipkan dalam konten non-komersial dianggap lebih kredibel seingga mampu memengaruhi kesadaran merek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dari 631 mahasiswa di kedua wilayah melalui eksperimen lapangan. Akun Instagram virtual influencer bernama Allysa Gladys digunakan sebagai perlakuan, dengan konten yang menampilkan produk dari kedua merek tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan uji beda t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penempatan produk secara signifikan meningkatkan ingatan merek dan brand salience, dengan efektivitas tertinggi terjadi di D.I Yogyakarta. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur pemasaran digital, khususnya di negara berkembang, serta menawarkan panduan praktis bagi pemasar dalam memanfaatkan virtual influencer untuk meningkatkan kesadaran merek.   This study examines the comparative effects of product placement on virtual influencer Instagram content towards brand recall and brand salience for Gucci and Nike in West Java and D.I Yogyakarta. Previous studies have not specifically addressed the effectiveness of product placement through virtual influencers on Instagram, with most research focusing on human influencers using traditional media such as films, television programs, and songs. Theoretically, this study use the hybrid message theory, which posits that product placements embedded in non-commercial content are perceived as more credible and therefore capable of influencing brand awareness. A quantitative method with a pre-test and post-test experimental design was employed. Data were collected from 631 university students in both regions through a field experiment. An Instagram account of a virtual influencer named Allysa Gladys was used as the treatment, featuring content that displayed products from both brands. Data analysis was conducted using paired sample t-tests. The results indicate that product placement significantly enhances brand recall and brand salience, with the highest effectivity observed in D.I Yogyakarta. This research contributes to the digital marketing literature, particularly in developing countries, and offers practical insights for marketers in utilizing virtual influencers to boost brand awareness.
ENHANCING INNOVATIVE WORK BEHAVIOUR THROUGH CAREER GROWTH AND WORK ENGAGEMENT AMONG EMPLOYEES IN START-UP FIRMS Santosa, Dony Firman; Tri Yanti , Novi; Dewi Syafitri, Novia
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i2.34681

Abstract

Perusahaan rintisan merupakan salah satu penggerak utama inovasi dalam era ekonomi digital. Namun, di balik pertumbuhan tersebut, perusahaan rintisan menghadapi tantangan besar, terutama dalam mempertahankan keberlanjutan inovasi. Salah satu tantangan utama adalah membangun sumber daya manusia yang mampu menunjukkan perilaku kerja inovatif secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karier terhadap keterlekatan kerja, pengaruh keterlekatan kerja terhadap perilaku kerja inovatif, serta pengaruh keterlekatan kerja terhadap keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan rintisan. Populasi penelitian ini adalah karyawan yang telah bekerja minimal satu tahun di PT Sumoda Tama Berkah, PT Lotus Boga Lima, PT Savana Anugerah Lestari, CV Rafila, dan PT Tata Tirta Utama. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan data sehingga diperoleh sebanyak 80 responden yang terlibat dalam penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlekatan kerja. Keterlekatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan untuk meninggalkan perusahaan. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat konsep pertukaran sosial yang menjelaskan bahwa investasi organisasi dalam karier karyawan akan dibalas dengan peningkatan komitmen dan perilaku positif. Dari sisi praktis, manajemen perusahaan rintisan disarankan untuk menyediakan jalur karier yang terstruktur, memperkuat program pengembangan kompetensi, dan melakukan pemantauan rutin terhadap tingkat engagement sebagai strategi retensi dan penggerak inovasi.   Start-up enterprises are among the primary drivers of innovation in the digital economy. However, despite their rapid growth, many start-ups continue to face significant challenges, particularly in sustaining continuous innovation. One of the most critical challenges lies in developing human resources capable of consistently exhibiting innovative work behaviour. This study aims to examine the influence of career development on work engagement, the impact of work engagement on innovative work behaviour, and the effect of work engagement on employees’ intention to leave start-up organizations. The research population comprises employees who have worked for at least one year at PT Sumoda Tama Berkah, PT Lotus Boga Lima, PT Savana Anugerah Lestari, CV Rafila, and PT Tata Tirta Utama. Data were collected through purposive sampling, yielding 80 valid responses. The data were analysed using the Structural Equation Modelling–Partial Least Squares (SEM-PLS) approach. The findings indicate that career development has a positive and significant effect on work engagement. Furthermore, work engagement positively and significantly influences innovative work behaviour while negatively and significantly affecting employees’ turnover intention. Theoretically, these results reinforce the principles of Social Exchange Theory, suggesting that when organizations invest in employees’ career development, employees reciprocate through stronger commitment and positive behavioural outcomes. From a practical standpoint, start-up management is encouraged to establish structured career pathways, enhance competency development programmes, and conduct regular engagement assessments as part of their retention and innovation strategies.
EXPLORATION OF BUYING BEHAVIOR IN MODERN LIFESTYLE: A CASE STUDY OF MOBILE COFFEE Putlia, Grace; Sundoro, Hary S.
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i2.34682

Abstract

Kopi merupakan salah satu minuman terpopuler di Indonesia. Survei menyebut masyarakat Indonesia lebih suka membeli kopi daripada menyeduh kopi sendiri. Permintaan kopi di pasar meningkat, mendorong pelaku bisnis untuk terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar, sehingga konsep kopi keliling mulai diadopsi. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi secara mendalam munculnya fenomena kopi keliling adalah tren sementara atau gaya hidup modern secara permanen. Penelitian ini juga dapat memahami karakteristik dan motivasi masyarakat dalam memilih kopi keliling. Penelitian menggabungkan metode penelitian kualitatif studi kasus dan deskriptif. Pemenuhan kesahihan dan keandalan variabel menggunakan triangulasi sumber dan tanya jawab sejawat. Jumlah sampel 11 orang informan. Teknik sampling adalah purposive sampling. Teknik analisis data dengan coding data, mereduksi data, sintesis data, penyajian daya lalu menarik kesimpulan dari informasi yang sudah dianalisis. Hasil menunjukkan, fenomena munculnya kopi keliling bukan tren sementara namun sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern secara permanen masyarakat urban. Alasan para informan melakukan keputusan pembelian kopi keliling, yaitu: rasa, lokasi, harga, akses, variasi, dan kemasan. Temuan ini memberikan kontribusi penting pada literatur manajemen pemasaran khususnya topik perilaku konsumen, di sektor manufaktur F&B, serta merekomendasikan pentingnya temuan yang ada mendorong kreatifitas pelaku bisnis dalam inovasi bisnis yang berkelanjutan untuk mencapai keunggulan kompetitif.   Coffee is one of the most popular beverages in Indonesia. Surveys show that Indonesians prefer to buy coffee rather than brew it themselves. Demand for coffee in the market is increasing, encouraging businesses to continue innovating to meet market needs and desires, thus the concept of mobile coffee shops is starting to be adopted. The purpose of this study is to explore in depth the emergence of the mobile coffee phenomenon, whether it is a temporary trend or a permanent modern lifestyle. This study also aims to understand the characteristics and motivations of people in choosing mobile coffee. The study combines qualitative case study and descriptive research methods. The fulfillment of the validity and reliability of variables uses source triangulation and peer debriefing. The sample size is 11 informants. The sampling technique is purposive sampling. Data analysis techniques include data coding, data reduction, data synthesis, data presentation, and drawing conclusions from the analyzed information. The results show that the phenomenon of the emergence of mobile coffee is not a temporary trend but has become a permanent part of the modern lifestyle of urban communities. The reasons for the informants' decision to purchase mobile coffee shops are: taste, location, price, access, variety, and packaging. These findings provide an important contribution to the marketing management literature, particularly on the topic of consumer behavior, in the F&B manufacturing sector, and recommend the importance of existing findings in encouraging business people creativity in sustainable business innovation to achieve competitive advantage.
THE ROLE OF WORK STRESS AND COWORKER SUPPORT BETWEEN TOXIC LEADERSHIP AND TURNOVER INTENTION Minarti, Kurnianingrum Ayu; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i2.34919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak toxic leadership terhadap intensi keluar kerja melalui peran mediasi stres kerja, serta menguji peran dukungan rekan kerja sebagai moderator pada hubungan toxic leadership dan stres kerja. Toxic leadership dapat meningkatkan stres kerja, sehingga menambah peluang individu untuk meninggalkan organisasi. Dalam hal ini, dukungan rekan kerja diharapkan dapat membantu mengurangi efek negatif toxic leadership terhadap stres kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif non eksperimental dengan menggunakan kuesioner. Survei dilakukan dengan melibatkan 417 karyawan Generasi Z di Jakarta yang diperoleh melalui teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Toxic Leadership Scale, Intention to Leave Scale, Job Stress Scale dan Coworker Support Scale. Analisis data menggunakan tes sobel dan structural equation model (SEM) menggunakan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic leadership berpengaruh terhadap stres kerja, yang pada gilirannya memicu niat karyawan Gen Z untuk meninggalkan pekerjaan. Dalam hal ini, dukungan rekan kerja menunjukkan pengaruh signifikan dalam meredakan stres yang disebabkan oleh toxic leadership. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya organisasi untuk mengatasi fenomena toxic leadership demi kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan organisasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan bagi organisasi dalam mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif, serta mengurangi tingkat turnover dalam organisasi.   This study aims to examine the impact of toxic leadership on turnover intention through the mediating role of work stress, as well as examine the role of coworker support as a moderator in the relationship between toxic leadership and work stress. Toxic leadership can increase work stress, thus increasing the chances of individuals leaving the organization. In this case, coworker support is expected to help reduce the negative effects of toxic leadership on work stress. This study uses a quantitative research method using a questionnaire. The survey was conducted involving 417 Generation Z employees in Jakarta obtained through convenience sampling technique. The measuring instruments used in this study are Toxic Leadership Scale, Intention to Leave Scale, Job Stress Scale and Coworker Support Scale. Data analysis used sobel test and structural equation model (SEM) by AMOS. This study found that toxic leadership affects work stress, which in turn triggers Gen Z employees' intention to leave work. In this study, coworker support show a significant effect in relieving stress caused by toxic leadership. These findings underscore the importance of organizations to address the phenomenon of toxic leadership for employee well-being and organizational sustainability. The results of this study are expected to provide insights for organizations in developing more effective interventions to create a positive work environment, as well as reducing turnover rates in organizations.