cover
Contact Name
Gusril
Contact Email
sportasaintika@ppj.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sportasaintika@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Sporta Saintika
ISSN : 25025651     EISSN : 25795910     DOI : -
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Sporta Saintika merupakan publikasi ilmiah bidang keolahragaan dan kesehatan yang terkait bidang aspek olahraga, pendidikan jasmani, fisiologi dan biokimia olahraga, peraturan dan kebijakan olahraga, gizi dan kesehatan masyarakat. Penerbitan Jurnal Sporta Saintika bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi dan pemutakhiran gagasan dari para ilmuwan olahraga di Indonesia. Jurnal Sporta Saintika berisi penelitian empiris dalam bidang Ilmu keolahragaan.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN SIKAP TERHADAP PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI LINGKUNGAN JORONG SITIUNG KABUPATEN DHAMASRAYA TAHUN 2016 Eldawaty Eldawaty
Jurnal Sporta Saintika Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v1i2.36

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berawal dari observasi yang penulis temui di lapangan sebagian besar penderita datang dalam stadium lanjut, fasilitas pengobatan yang tidak memadai, SDM yang masih sedikit. Banyaknya kasus yang hilang dari pengamatan disebabkan rendahnya pendidikan dan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) di Lingkungan Jorong Sitiung Kabupaten Dhamasraya Tahun 2016. Dalam penelitian ini desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dimana peneliti melakukan observasi atau pengukuran variabel pada saat yang sama. Penelitian ini dilakukan di Lingkungan Jorong Sitiung Kabupaten Dhamasraya dengan alasan, belum adanya pihak yang melakukan penelitian tentang hubungan pengetahuan dengan sikap terhadap pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di lingkungan tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur (usia 15-50 tahun) yang tinggal di Lingkungan Jorong Sitiung Kabupaten Dhamasraya Tahun 2016 dengan jumlah sebanyak 398 orang. Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin berjumlah 80 orang. Data yang digunakan yaitu data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terlebih dahulu memberikan penjelasan singkat tentang kuesioner kepada responden. kuesioner ini berisi pertanyaan mengenai pengetahuan ibu tentang inspeksi visual asam asetat. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa responden yang berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 66 orang (83,5%), berdasarkan umur responden yang berusia 26-35 tahun sebanyak 48 orang (60%) dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 40 orang (83,33%), berdasarkan pendidikan responden terbanyak berpendidikan SMA sebanyak 57 orang (71,25%) dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 46 orang (80,70%), berdasarkan pekerjaan responden terbanyak bekerja sebagai IRT sebanyak 68 orang (85%) dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 62 orang (91,18%), berdasarkan paritas responden terbanyak multipara 2-3 sebanyak 53 orang (66,25%) dengan pengetahuan kurang sebanyak 46 orang (86,79%), berdasarkan sumber informasi terbanyak melalui keluarga/teman sebanyak 42 orang (52,5%) dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 40 orang (95,24%)
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN TINGKAT KONDISI FISIK SISWA PPLP CABANG PENCAK SILAT SUMATERA BARAT Suwirman Suwirman; Nurul Ihsan; Sepriadi Sepriadi
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i1.61

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan status gizi dan motivasi berprestasi terhadap tingkat kondisi fisik Siswa PPLP Cabang Pencak Silat Sumatera Barat. Penelitian yang diteliti tergolong kedalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa PPLP Sumatera Barat cabang pencak silat yang berjumlah 20 orang. Data kondisi fisik diukur dengan standing board jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, shuttle run mengukur kelincahan, push-up mengukur daya tahan kekuatan otot lengan, sit-up mengukur daya tahan kekuatan otot perut, dan bleep test mengukur daya tahan aerobik. Data status gizi di ukur dengan IMT (Indkes Massa Tubuh). Data motivasi berprestasi diukur dengan angket motivasi berprestasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat Hubungan status gizi terhadap tingkat kondisi fisik Siswa PPLP Cabang Pencak Silat Sumatera Barat sebesar 20,97%. 2) Terdapat Hubungan motivasi berprestasi terhadap tingkat kondisi fisik Siswa PPLP Cabang Pencak Silat Sumatera Barat sebesar 26,18%.
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP TINGKAT OBESITAS DAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SMPN 1 JOMBANG USIA 13-15 TAHUN Taufikkurachman Taufikkurachman
Jurnal Sporta Saintika Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v4i1.98

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone terhadap obesitas dan tingkat kebugaran jasmani siswa SMPN 1 Jombang usia 13-15 tahun. Subyek penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Jombang usia 13-15 tahun yang berjumlah total 116 siswa. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Data Penggunaan smartphone didapatkan dari lembar angket/ kuesioner yang terdiri dari 42 butir pernyataan dengan menggunakan skala Likert. Sedangkan data obesitas didapatkan dengan melakukan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan data tingkat kebugaran jasmani didapatkan dengan melakukan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata penggunaan smartphone 108,72±4,33 dengan kategori tinggi mencapai 82,76% dan kategori rendah 17,24% responden. Sedangkan nilai rata-rata obesitas 21,28±3,25 dengan kategori kurus tingkat berat 6,90%, kurus tingkat ringan 14,66 %, normal 57,76%, gemuk tingkat ringan 17,24% dan gemuk tingkat berat 3,45%. Kemudian nilai rata-rata tingkat kebugaran jasmani 15,85±2,938 dengan kategori baik sekali 0%, baik 42,24 %, sedang 38,79%, kurang 28,45% dan kurang sekali 0%. Uji korelasi menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 atau <0,05 pada hubungan penggunaan smartphone terhadap obesitas sedangkan hubungan penggunaan smartphone terhadap tingkat kebugaran jasmani juga menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 atau <0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan penggunaan smartphone terhadap obesitas maupun tingkat kebugaran jasmani siswa SMPN 1 Jombang usia 13-15 tahun. Kata Kunci: Smartphone, Obesitas, Kebugaran
PENGELOLAAN MANAJEMEN OLAHRAGA PARIWISATA DI LOKASI WISATA AIR TERJUN NYARAI Syafrizar Syafrizar; Hermanzoni Hermanzoni
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i2.52

Abstract

One of the recreational sports that began to develop is at Air Terjun Lubuk Nyarai. Nyarai is one of the most beautiful waterfalls we found in West Sumatra. This waterfall is often termed as a fragment of Paradise in West Sumatra. This waterfall is located in Gamaran Forest, Jorong Gamaran, Korong Salibutan, Kec. Lubuk Alung, Kab. Padang Pariaman, West Sumatera. From the results of interviews from both groups that equally manage tourism services Air Terjun Lubuk Nyarai. Nyarai found some problems are as follows: the low support of government in developing recreational sports tourism potential at Air Terjun Lubuk Nyarai. Nyarai, the limitations of recreational sports facilities and infrastructure , limitations in terms of managing / management and tourism promotion Nyarai Waterfall. The solutions and outreach targets of community service activities are: 1) The lack of government support for recreational recreational tourism potential at Nyarai Waterfall, provided solutions in the form of workshops and workshops by finding the Awake Group of LA Adventure and Lubuk Nyarai Guide groups with local communities and the government in this case will be asked Padang Pariaman Tourism Office, to discuss the development of recreational sports Air Terjun Lubuk Nyarai. Nyarai, 2) Promotion and marketing tourism recreation sport at Air Terjun Lubuk Nyarai. Nyarai is not maximized, given the solution with way management management and marketing management place, The absence of guidebooks tracking track and tour guide Nyarai Waterfall, given the solution that is by making a standard book track tracking and tour guide Nyarai Waterfall. Based on the results of the activities of "IbM Air Terjun Nyarai and the discussion can be concluded the following results: 1) Increased knowledge, experience and skills of the community and the tour guide on the management of a tourist attraction especially sport tourism at Nyarai Waterfall, 2) Increased knowledge, experience and skills of the community and the youth regarding the promotion and marketing of a tourist site especially sports tourism at Nyarai Waterfall, 3) Increased skills of the community and youth about in guiding outbound and outdoor activities at Nyarai Air Terjun Lubuk Nyarai. Nyarai.
SURVEI DURASI WAKTU YANG DIBUTUHKAN ATLET JUNIOR BULUTANGKIS PAPUA DALAM MENYELESAIKAN SUATU PERTANDINGAN BULUTANGKIS Afif Khoirul Hidayat
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi waktu yang dibutuhkan atlet junior bulutangkis Papua dalam menyelesaikan suatu pertandingan bulutangkis, sehingga hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pelatih bulutangkis Papua dalam menentukan dosis latihan pada setiap tingkatan kelompok umur atlet binaannya Penelitian ini adalah penelitian deskriptif tentang durasi waktu yang dibutuhkan atlet junior bulutangkis Papua dalam menyelesaikan suatu pertandingan bulutangkis. Disebut penelitian deskriptif dikarenakan penelitian ini bertujuan untuk membuat deskripsi mengenai situasi-situasi atau kejadian-kejadian dalam proses pertandingan bulutangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai, dan teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan dokumentasi atau pencatatan durasi setiap pertandingan. Skor yang diperoleh dari angket dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk presentase. Subjek penelitian ini adalah semua atlet junior yang mengikuti kejuaraan bulutangkis Gelora Arafura Cup V di Kebupaten Merauke Tahun 2016 yang berjumlah 145 atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa scor sheet yang digunakan oleh wasit dalam merekam proses jalannya suatu pertandingan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan satu macam teknik, yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan rumus rata-rata dan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan oleh atlet bulutangkis Papua untuk menyelesaikan suatu pertandingan bulutangkis, untuk kelompok usia dini putri rata-rata 16.28 menit, usia dini putra ratarata 22.08 menit, anak-anak putri rata-rata 19.28 menit, anak-anak putra rata-rata 24.12 menit, pemula putri rata-rata 26.13 menit, pemula putra ratarata 26.50 menit, remaja putri rata-rata 26.21 menit, remaja putra rata-rata 37.59 menit, taruna putri rata-rata 31.50 menit, dan taruna putra rata-rata 47.25 menit.
Pengaruh Latihan Fisik Submaksimal dengan Asam Askorbat terhadap Jumlah Sel Leukosit yosnengsih yosnengsih; Pudia M Indika; Wilda Welis
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i2.21

Abstract

Physical training is one of oxidative stress factor. This situation can make broke a tissue and change a immunity of system which have a role in a celuler manner metabolism endurance body. Physical exercise or exercise is good, correct, measurable, and regular will reduce free radicals is the body.Ascorbic acid (vitamin C) becomes one of the antioxidants that can improve the inhibits oxidative stress. This research as a porpuse for know effect giving ascorbic acid of submaksimal physical exercise about the bouts leukocyte cells. This study was quasi exsperimental with pretest and post test. Subyek were 24 college student major health and recreation sport science faculity university of padang and fulfilled the inclusion and exclusion criteria. Subyek received a ascorbic acid 250 mg/day. Blood sample were before and after treatment submaksimal exercise. Measured by use improved neubaur. The result of study reveals 1). There was a significant effect of submaxsimal physicall exercise on leukocyte counts (th 2,718>tt 1,895). 2) There was a significant effect of submaxsimal physical exercise with ascorbic acid on leukocyte counts (th 3,401 > tt 1,895). 3)There was a significant effect of submaxsimal physical exercise less ascorbic acid with submaxsimal physical exercise use ascorbic acid on leukocyte counts (th 4,314 > tt 1,1895). Based on the data test found the the administration of ascorbic acid produces a decrease in the bouts of leukocyte cells in submaxsimal physical exercise. Abstrak Latihan fisik merupakan salah satu faktor penyebab stress oksidatif, yang mengakibatkan kerusakan jaringan dan perubahan sistem immunitas yang berperan secara seluler dan metabolisme pertahanan tubuh. Latihan fisik atau olahraga yang baik, benar, terukur dan teratur akan mengurangi radikal bebas dalam tubuh.Asam askorbat (vitamin C) menjadi salah satu antioksidan yang dapat menghambat terjadinya stress oksidatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian asam askorbat pada latihan fisik submaksimal terhadap jumlah sel leukosit. Jenis penelitian quasi experimental dengan pretest and posttest group design . Subyek penelitian sebanyak 24 orang mahasiswa Jurusan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahrgaan Universitas Negeri Padang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Subyek mendapat asam askorbat sebanyak 250 mg/hari. Asam askorbat diminum 1 jam sebelum latihan fisik submaksimal dilakukan. Sampel darah diambil sebelum perlakuan dan sesudah perlakukan latihan fisik submaksimal diukur dengan mengunakan kamar hitung (Improved Neubauer).Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan fisik submaksimal terhadap jumlah sel leukosit (thitung 2,718 > ttabel1.895). Dari mean pre test 9668.8 µl menjadi 7437.5 µl dari post test. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan pada asam askorbat terhadap jumlah sel leukosit (thitung 3,401 > ttabel 1.895), dari mean pretest 9075 µlmenjadi 7456.3 µl pada posttest. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan fisik submaksimal tanpa asam askorbat dengan latihan fisik submaksimal dengan asam askorbat terhadap jumlah sel leukosit (thitung 4.314 > ttabel 1.895).Kesimpulan Jumlah leukosit menurun dengan pemberian asam askorbat pada latihan fisik submaksimal.
PROGRAM LATIHAN OLAHRAGA AEROBIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Bafirman, Bafirman
Jurnal Sporta Saintika Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v1i1.81

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadargula darah tinggi dan gangguan metabolisme pada umumnya, jika yang tidakdikontrol dengan baik akan menimbulkan berbagai komplikasi baik yang akut dankronis. Menyebabkan peningkatan prevalensi diabetes mellitus berhubungandengan peningkatan obesitas dan meningkatkan aktivitas fisik. Manajemendiabetes mellitus bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengansarana pendidikan, terapi, gizi, kesehatan dan intervensi farmakologis. Olahragadapat menurunkan kadar glukosa darah, selain itu, juga membantu menjaga kadarkolesterol darah tetap normal. Latihan membantu manajemen berat badan dimellitus penderita diabetes 'bahwa 90% dari tipe 2 diabetes mellitus penderitaumumnya keuntungan lebih berat. Sampai saat ini, belum ada pedoman standarmengenai intensitas latihan dalam program latihan yang cocok untuk penderitadiabetes mellitus. Masalahnya adalah "Seberapa berat latihan intensitas harusdilakukan oleh orang-orang dengan diabetes mellitus tipe 2 dalam mengelolapenyakit". Hal ini diharapkan mendasari pembuatan kebijakan di bidang olahragakesehatan, termasuk upaya untuk mempopulerkan olahraga dan latihan komunitasAnda. Ini baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitashidup dan harapan hidup, seperti penyakit degeneratif saat ini mulai bergeserpenyakit menular.
PERBEDAAN LATIHAN HURDLE JUMP DENGAN SKIPPING TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA PENJAGA GAWANG PS UNSIKA KARAWANG Qorry Armen Gemael; Abdul Salam Hidayat
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i2.57

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan latihan hurdle jump dengan latihan skipping terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai Penjaga gawang sepakbola PS Unsika Karawang. Desain penelitian yang digunakan true eksperiment desain, dengan langkah-langkah penelitian Pretest, Perlakukan, Postest dan analisis data. Populasi yang digunakan adalah Penjaga gawang sepakbola PS Unsika Karawang yang berjumlah 6 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Setelah dilakukan pre-test seluruh sampel dibagi menjadi dua kelompok melalui teknik matcing. kedua kelompok tersebut terdiri dari kelompok hurdle jump dan kelompok skipping, masing masing kelompok terdiri dari 3 orang. pelaksanaan penelitian terdiri dari 16 kali peerlakuan dalam seminggu latihan yang dilaksanakan sebanyak 3 kali. Kesimpulan pada penelitian ini adalah: a) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan hurdle jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, b) Terdapat pengaruh yang signifikan latihan skipping terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, c) Terdapat perbedaan latihan hurdle jump dengan latihan skipping terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. bahwa latihan hurdle jump lebih efektif dibandingkan dengan latihan skipping terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada Penjaga Gawang PS Unsika Karawang
PENGARUH LATIHAN BALLHANDLING TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA (DRIBBLING) PADA PEMAIN BOLA BASKET TIM CHICKEN SOUP PEKANBARU Kristi Agust; Meiza Ihsan
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i1.47

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bahwa keterampilan menggiring bolapemain bola basket tim Chicken Soup Pekanbaru belum begitu baik. Hal ini terlihat dari beberapa kali pertandingan yang pernah diikuti seperti pada pertandingan bola basket antar klub se Pekanbaru, begitu juga dalam pertandingan uji coba melawan klub lainnya di Pekanbaru. Tim bola basket Chicken Soup Pekanbaru pada saat menggiring bola belum begitu optimal seperti seringya kehilangan penguasaan bola ketika menggiring bola untuk melakukan serangan, mengalami kesulitan untuk melewati lawan karena pergerakan yang dilakukan sudah terbaca oleh lawan, ini mengidentifikasikan bahwa kurangnya keterampilan menggiring bola yang dimiliki pemain. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan perlakuan percobaan (Eksperimental), populasi dalam penelitian ini adalah pemain bola basket tim Chicken Soup Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 15 orang. Tehnik pengambilan data di dapat dari pre-test dan post-test. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Control Dribble Test, yang bertujuan untuk mengukur keterampilan dribbling. Sebagai variabel bebas adalah latihan ballhandling(X) sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan menggiring bola (dribbling) (Y). Setelah itu, data diolah dengan statistik, untuk menguji normalitas dengan uji liliefors pada taraf signifikan 0,05α. Data hasil berdistribusi normal dengan Lhitungpree-test 0,1199 dan Ltabel 0,220, sedangkan Lhitungpost-test 0,1320 dan Ltabel 0,220. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat pengaruh latihan ballhandling terhadap keterampilan menggiring bola (dribbling). Berdasarkan analisis uji t menghasilkan Thitung sebesar 24,32 dan Ttabel 1,761 berarti Thitung >Ttabel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan ballhandlingterhadap keterampilan menggiring bola (dribbling) pada pemain bola baskettimChicken Soup Pekanbaru.
Peran Modifikasi Olahraga Terhadap Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang gusril gusril; Willadi Rasyid
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i2.70

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kompetensi guru PJOK dalam pembelajaran PJOK. Metode yang digunakan dalam pengabdian dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, lokakarya. Khalayak sasaran Guru PJOK Sekolah Dasar se Kecamatan Lubuk Kilangan yang berjumlah 20 orang. Untuk mengukur pengetahuan digunakan tes pengetahuan yang dikembangkan sesuai kisi-kisi intrumen dan diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Sesuai analisis data dan pembahasan disimpulkan: (1) Pelatihan meningkatkan kompetensi guru PJOK tentang modifikasi olahraga ke dalam pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Lubuk Kilangan; (2) Pelatihan meningkatkan keterampilan guru PJOK SD Negeri Kecamatan Lubuk Kilangan dalam pembelajaran

Page 4 of 19 | Total Record : 187