cover
Contact Name
Gusril
Contact Email
sportasaintika@ppj.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sportasaintika@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Sporta Saintika
ISSN : 25025651     EISSN : 25795910     DOI : -
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Sporta Saintika merupakan publikasi ilmiah bidang keolahragaan dan kesehatan yang terkait bidang aspek olahraga, pendidikan jasmani, fisiologi dan biokimia olahraga, peraturan dan kebijakan olahraga, gizi dan kesehatan masyarakat. Penerbitan Jurnal Sporta Saintika bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi dan pemutakhiran gagasan dari para ilmuwan olahraga di Indonesia. Jurnal Sporta Saintika berisi penelitian empiris dalam bidang Ilmu keolahragaan.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS UNGGUL DAN KELAS REGULER DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 4 KOTA PARIAMAN Sepriadi Sepriadi; Zalfendi Zalfendi; Mardayanti Mardayanti
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i1.60

Abstract

Masalah dalam penelitian ini karena belum diketahuinya tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelas unggul dengan sisw kelas reguler. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan tingat kebugaran jasmani siswa kelas unggul dengan kelas reguler di SMP Negeri 4 Pariaman.Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 4 Pariaman sebanyak 611 siswa. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 29 siswa dari kelas unggul dan 26 siswa dari kelas regular. Instrumen dalam peneelitian ini menggunakan Tes Kesegara Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 13-15 tahun. Analisis data menggunakan uji t independent sampel dengan jumlah sampel berbeda. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa kelas unggul dengan kelas reguler. Diman thit (1,625) < ttab (1,676). Hal ini berarti bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelas unggul dengan kelas reguler.
EVALUASI PELAKSANAAN OUTBOUND TRAINING OLEH PROVIDER OUTBOUND DI SUMATERA BARAT Endang Sepdanius; Ahmad Chaeroni
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i2.51

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pelaksanaan kegaitan outbound yang dilaksanakan oleh provider outbound di Sumatera Barat. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Sampel berjumlah 20 orang terdiri dari 4 provider dan jumlah responden sebanyak 168 responden. Penelitian menemukan 1) Outbound di Sumatera Barat dari sumber daya fasilitator 95% masih belum memiliki sertifikat profesi yang dikeluarkan BNSP, namun secara keilmuan dan pengalaman fasilitator sudah melaksanakan kegiatan dengan dengan baik, hal ini terlihat dari hasil kepuasan responden menunjukan 89% responden memberikan objektivitas kegiatan termasuk dalam kategori baik, 84% responden menilai fasilitas yang disipakan oleh provider sudah termasuk kategori baik. Standar keselamatan yang disediakan oleh provider 85% responden menilai baik. Dari hasil tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan outbound di Sumatera Barat sudah termasuk kategori baik, namun masih terdapat kelemahan dari sisi fasilitator. Oleh sebab itu, perlu dilakukan uji kompetensi untuk menyamakan fungsi dan persepsi yang berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
PENGARUH LATIHAN MEDICINE BALL DAN KOORDINASI TERHADAP KEMAMPUAN PASSING PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET WINDO WIRIA DINATA; LISMADIANA LISMADIANA
Jurnal Sporta Saintika Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v4i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara latihan medicine ball 1 kg dan latihan medicine ball 3 kg terhadap kemampuan passing peserta ekstrakurikuler bola basket SMA, (2) perbedaan pengaruh koordinasi mata tangan tinggi dan koordinasi mata tangan rendah terhadap kemampuan passing peserta ekstrakurikuler bola basket SMA, dan (3) interaksi antara latihan medicine ball (1 kg dan 3 kg) dan koordinasi mata tangan (tinggi dan rendah)terhadap kemampuan passing peserta ekstrakurikuler bola basket SMA. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalur pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan pengaruh antara latihan medicine ball 1 kg dan latihan medicine ball 3 kg terhadap kemampuan passing peserta ekstrakurikuler bola basket SMA, terbukti dari nilai p = 0,041< 0,05, (2) ada perbedaan kemampuan passing antara siswa yang memiliki koordinasi mata tangan tinggi dan koordinasi mata tangan rendah bagi peserta ekstrakurikuler bola basket SMA, terbukti dari nilai p = 0,000 < 0.05, dan (3) ada interaksi antara latihan (1 kg dan 3 kg) dan koordinasi mata tangan (rendah dan tinggi) terhadap kemampuan passing peserta ekstrakurikuler bola basket SMA, terbukti dari nilai p = 0,000< 0,05.
TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI DAN STATUS GIZI SISWA TUNAGRAHITA RINGAN SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI 1 LIMAU MANIS PADANG Mutia Cokes Putri; Hastria Effendi; Bafirman Bafirman
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i2.30

Abstract

This research is based on the fact in schools that there are still many students who have a low level of physical fitness, the problem in this study is seen from the activities of students such as students often leave school on the grounds of illness, seem less eager, look lethargic during sports, lack of focus while studying, some even sleepy at the beginning of the class, besides that students tend to like fast food and snacks sold in the canteen. The purpose of this study was to 1) Determine the level of physical fitness and 2) Nutritional status of mild mental retardation students SLB N 1 Limau Manis Padang City. This type of research is descriptive, the population in this study were mild mentally retarded students SLB N 1 Sweet Limau Padang City who were active in the school year 2017-2018. The sampling technique was taken by total sampling, the number of samples in this study was 26 people. Data collection was carried out with the Harvard step up test and BMI test instruments. Data analysis was carried out by descriptive analysis. Physical fitness level of mild mental retardation students SLB N 1 Sweet Limes Padang male city aged 12-18 years obtained 29% good results, 14% enough, 14% less, and 43% less. The level of physical fitness of female mentally retarded students aged 12-18 years and children aged 8-11 years obtained 11% good results, 11% enough, 11% less, and 68% less. Nutritional status of mild mentally retarded students was 4% thin, 69% normal, 15% obese, and 12% obese. To the school, parents, and all parties involved are expected to pay more attention to children's activities and food consumption at school and outside school. Abstrak Penelitian ini didasari pada kenyataan di sekolah bahwa masih banyak siswa yang memiliki tingkat kebugaran jasmani yang rendah, masalah dalam penelitian ini dilihat dari aktivitas siswa seperti siswa sering libur sekolah dengan alasan sakit, tampak kurang bersemangat, tampak lesu saat olahraga, kurang fokus saat belajar, bahkan ada yang mengantuk di jam pelajaran awal, selain itu siswa cenderung suka dengan makanan cepat saji dan makanan ringan yang dijual di kantin. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani dan 2) Status gizi siswa tunagrahita ringan SLB N 1 Limau Manis Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah siswa tunagrahita ringan SLB N 1 Limau Manis Kota Padang yang aktif sekolah tahun pelajaran 2017-2018. Teknik pengambilan sampel di ambil dengan cara total sampling, jumlah sampel pada penelitian ini adalah 26 orang. Untuk pengambilan data dilakuan dengan instrument tes Harvard step up test dan IMT. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Tingkat kebugaran jasmani siswa tunagrahita ringan SLB N 1 Limau Manis Kota Padang putra usia 12-18 tahun diperoleh hasil 29% baik, 14% cukup, 14% kurang, dan 43% kurang sekali. Tingkat kebugaran jasmani siswa tunagrahita putri usia 12-18 tahun dan anak-anak usia 8-11 tahun diperoleh hasil 11% baik, 11% cukup, 11% kurang, dan 68% kurang sekali. Indeksstatus gizi siswa tunagrahita ringan diperoleh hasil 4% kurus, 69% normal, 15% gemuk, dan 12% obesitas. Kepada pihak sekolah, orang tua, dan semua pihak yang terkait diharapkan lebih memperhatikan aktivitas anak dan konsumsi makanan anak disekolah maupun luar sekolah.
EFEKTIVITAS MINUMAN ENERGI TERHADAP DAYA TAHAN AEROBIK Rika Sepriani; Rosmaneli Rosmaneli; Arie Asnaldi
Jurnal Sporta Saintika Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v1i2.40

Abstract

daya tahan merupakan salah satu komponen biomotorik yang sangat dibutuhkan dalam aktifitas fisik, dan salah satu komponen yang terpenting dari kesegaran jasmani. Daya tahan diartikan sebagai waktu bertahan yaitu lamanya seseorang dapat melakukan sesuatu intensitas kerja atau jauh dari keletihan. Minuman energi adalah minuman penambah energi yang termasuk ke dalam kategori suplemen makanan. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui efektivitas dari minuman energi. Penelitian ini bersifat eksperimental semu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2016 di Lapangan Sepakbola FIK UNP. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang mahasiswa laki-laki yang bukan atlet yang mengikuti mata kuliah atletik. Dilakukan pretest untuk menentukan volume oksigen maksimum sampel dengan melakukan lari multi tahap (bleep test). Sampel kemudian dibagi atas 3 kelompok, kelompok I merupakan kelompok kontrol diberi air mineral, kelompok II diberi minuman energi 1 botol, kelompok III diberi minuman energi 2 botol. Setelah 60 menit pemberian minuman energi dilakukan lari multi tahap (bleep test) dan diukur kembali volume oksigen maksimum (VO2 maks). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t. Dari data penelitian didapatkan nilai volume oksigen maksimum (VO2 maks) kelompok satu (kontrol) tidak berbeda secara statistik sebelum dan sesudah perlakuan (α = 0,05) sedangkan nilai volume oksigen maksimum (VO2 maks) kelompok perlakuan dua dan tiga memiliki perbedaan yang bermakna secara statistik (α = 0,05). Namun jika dibandingkan nilai volume oksigen maksimum (VO2 maks) kelompok perlakuan dua dan tiga setelah diberi minuman energi tidak memiliki perbedaan yang bermakna secara statistik (α = 0,05).
PENGARUH LATIHAN BOX JUMP DAN TUCK JUMP TERHADAP KETERAMPILAN TENDANGAN LONG PASSING PEMAIN SSB BINA MUDA KECAMATAN MUNGKA KABUPATEN 50 KOTA Farlan Farid Fernandes; Apri Agus; Fahd Mukhtarsyaf
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i1.65

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan tendangan Long Passing pemain SSB Bina Muda Kecamatan 50 Kota, sehingga pemain tidak dapat melakukan umpan jauh atau menghalau bola dari area pertahanan ke area penyerangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh latihan Box jump dan latihan Tuck jump terhadap peningkatan kemampuan teknik tendangan Long Passing SSB Bina Muda Kecamatan Mungka Kabupaten 50 Kota. Jenis penelitian ini adalah exsperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain sepak bola SSB Bina Muda Kabupaten Mungka 50 Kota. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 12 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tendangan Long Passing. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Uji t-Test. Hasil dari penelitian ini adalah T-hitung > T-tabel = 5,72> 1,796, Karena T-hitung besar dari T-tabel, maka hipotesis (Ha) diterima, maka dapat disimpulkan bahwa latihan box jump dan Tuck jump memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan tendangan Long Passing pemain SSB Bina Muda Kecamatan 50 Kota.
EVALUASI PEMBINAAN MAHASISWA PECINTA ALAM (MAPALA) UNP DI PROVINSI SUMATERA BARAT Mukhtarsyaf, Fahd; Bahtra, Ridho
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i2.56

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya fungsi manajemen yang ada pada organisasi mahasiswa pecinta alam di Universitas Negeri Padang dalam proses pembinaan olahraga panjat tebing. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan kombinasi berbagai teknik, yaitu: 1) Pedoman Wawancara dan 2) Studi Dokumentasi. Dimana populasi pada penelitian ini adalah pengurus MAPALA UNP, dan yang menjadi informannya merupakan pengurus inti yang berkaitan dengan divisi panjat tebing, yang berjumlah 4 orang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah MAPAL UNP memiliki visi dan misi yang sudah jelas, dengan agenda yang telah ditetapkan serta ada agenda yang rutin. Namun beberapa agenda ada yang belum terlaksana, yang disebabkan kegiatan/aktifitas perkuliahan pengurus yang banyak. Dalam segi kepengurusan, MAPALA UNP telah berjalan dengan baik, dimana dalam pemilihan kepengurusan telah dilaksanakan sesuai dengan standar dan aturan yang telah ditetapkan, sehingga pengurus yang terpilih memang ahli dibidangnya. Selama proses berjalannya organisasi, pada segi penggerakan kepengurusan dalam peningkatan prestasi panjat tebing belum maksimal, hal ini terlihat dari pelaksanaan latihan yang tidak sesuai dengan jadwal, program latihan yang tidak ada. Kontrol selalu dilakukan oleh ketua umum bersama ketua bidang, agar agenda yang telah ditetapkan dapat sesuai dengan jadwal, jika ada permasalahan yang timbul akan dilakukan rapat kegiatan. Setiap agenda yang telah direncanakan dan yang telah dilaksanakan selalu diakhiri dengan evaluasi, sehingga panitia mendapat pengalaman untuk agenda selanjutnya. Selain itu dari segi evaluasi ini masih belum berjalan maksimal dalam hal pemberian masukan/pengarahan tentang agenda yang belum terlaksana. Sarana dan prasarana sangat kurang, sehingga atlet yang akan berlatih hanya menggunakan peralatan pribadi dan seadanya, hal ini disebabkan oleh tempat latihan yang dipakai untuk parker kendaraan dan peralatan yang digunakan harganya snagat mahal, sehingga pengurus hanya bisa mencicil sedikit peralatan setiap tahun tergantung kas yang ada.
DISIPLIN ATLET DALAM LATIHAN Tjung Hauw Sin
Jurnal Sporta Saintika Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v2i1.46

Abstract

Berhasilnya sebuah proses latihan yang dilakukan merupakan hal paling diharapkan dari setiap latihan dalam berbagai aktivitas, salah satunya adalah aktivitas olahraga yaitu berkaitan lansung dengan fisik. Masalah latihan fisik seringkali dihadapkan pada persoalaan seperti, tidak sesuainya hasil latihan dengan yang diharapkan. Artinya setiap melakukan latihan seringkali dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menjadi kendala tidak tercapainya hasil latihan, hal ini berkaitan dengan faktor kedisiplinan seorang atlet dalam berlatih, dimana dalam kehidupan sosial merupakan kehidupan yang penuh dengan nilai –nilai, dimana orang yang memiliki sifat disiplin terlihat dari kesediaan untuk mereaksi dan bertindak terhadap nilai-nilai yang berlaku, yaitu nilai -nilai yang tertuang dalam bentuk: ketentuan, tata tertib, aturan, tatanan hidup, atau kaidah tertentu. Upaya yang dilakukan dalam mencapai latihan yang optimal adalah menanamkan disiplin kepada atlet yang mengikuti latihan, dengan demikian disiplin dalam latihan ini harus dimiliki oleh setiap atlet yang bertujuan untuk mencapai prestasi optimal. Untuk itu faktor disiplin adalah kunci utama dalam mencapai sebuah latihan yang optimal
STUDI TENTANG TINGKAT KONDISI FISIK PEMAIN HOCKEY FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG atradinal atradinal; Erick Martina Dharma
Jurnal Sporta Saintika Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Sporta Saintika September
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v3i2.66

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berawal dari penurunan prestasi yang dicapai pemain hockey Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tingkat kondisi fisik pemain hockey Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Sebagai populasi penelitian adalah seluruh pemain hockey Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling berjumlah 20 orang pemain. Teknik pengambilan data kecepatan dilakukan dengan test lari 50 meter, daya tahan dengan bleep test dan kelincahan dengan illionis agility test. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis menyatakan bahwa rata-rata kecepatan sebesar 7,43, rata-rata daya tahan kelompok umur 13-19 tahun sebesar 38,07 dan kelompok umur 20-29 tahun 38,81, rata-rata kelincahan 18,48 dan rata-rata kondisi fisik pemain hockeyFakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang sebesar 50,00 dapat dikategorikan sedang.
PENINGKATAN GERAK DASAR CHEST PASS MENGGUNAKAN MODIFIKASI BOLA PADA SISWA KELAS V SD Pranoto, Nuridin Widya
Jurnal Sporta Saintika Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Sporta Saintika Maret
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v1i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajarangerak dasar chest pass dengan memodifikasi bola basket pada siswa kelas V SD.Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode PenelitianTindakan Kelas (Class room Action Reserch), dengan tiga siklus, dimana padasetiap siklus menggunakan tindakkan yang berbeda-beda. Siklus pertamamenggunakan bola kertas, siklus kedua menggunakan bola plastik, dan siklusketiga menggunakan bola karet.Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SD Kelas V yang berjumlah 36 siswa.Pengumpulan data diambil dari tes berupa pengamatan keterampilan gerak dasarchest pass yang meliputi posisi awal, posisi persiapan, posisi akhir. Hasilpenelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan gerak dasar chestpass melalui penggunaan modifikasi bola basket pada setiap siklusnya, adapunpeningkatan pada setiap siklus adalah sebagai berikut siklus pertama sebesar 50%,siklus kedua sebesar 63%, dan siklus ketiga sebesar 83%.

Page 3 of 19 | Total Record : 187