cover
Contact Name
muhdar
Contact Email
jilkominfo.aikom@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jilkominfo.aikom@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika
ISSN : 26214962     EISSN : 26214970     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Informatika merupakan wadah untuk para guru, akademisi dan praktisi dalam menyebarluaskan artikel ilmiah pada bidang ilmu komputer dan informatika agar bermanfaat bagi masyarakat. Artikel ilmiah ini diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Penerapan Laporan Rekapitulasi Kas Berbasis Sistem Informasi Pada Kantor Desa Rabutdaiyo Kec Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan Muhdar Abdurahman; Arisandy Ambarita
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.429

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Laporan Rekapitulasi Kas Berbasis Sistem Informasi pada Kantor Desa Rabutdaiyo Kec Pulau Makian kabupaten Halmahera Selatan, yang mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan penerimaan dan pengeluaran kas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. metode analisis dan pengembangan sistem yang digunakan Proses pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall Modeling, di mana proses dilakukan secara berurutan, seperti membuat perencanaan, melakukan observasi dan pengamatan, mendesain konsep untuk rancangan sistem yang berjalan maupun yang diusulkan dengan diagram Flowchart dan UML, bahasa pemrograman yang digunakan adalah HTML, CSS, PHP, Javascript dan MySQL, pada Implementasi dan uji coba sistem menggunakan metode Black-Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang diterapkan mampu mengurangi kesalahan pencatatan, mempercepat proses rekapan laporan KAS. Berdasarkan hasil uji coba, bahwa sistem ini dinilai efektif, praktis dan jauh lebih efisien dibandingkan metode manual sebelumnya. Oleh karena itu, sistem ini layak diimplementasikan pada Kantor Desa Rabutdaiyo Kec Pulau Makian untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.Kata Kunci: Penerapan, Sistem Informasi, KAS, Kantor Desa, Rabutdaiyo Abstract: The objective of this research is to implement a Cash Recapitulation Report Information System at the Rabutdaiyo Village Office, Makian Island District, South Halmahera Regency, which aims to improve efficiency and accuracy in managing cash receipts and expenditures. Data collection methods include observation, interviews, documentation, and literature review. The analysis and system development process employs the Waterfall Model, where development proceeds sequentially: planning, observation and assessment, designing both the current and proposed system concepts using Flowchart and UML diagrams. The programming languages utilized are HTML, CSS, PHP, Javascript, and MySQL. For system implementation and testing, Black-Box Testing is applied. The results indicate that the implemented information system reduces recording errors, speeds up reporting processes, and simplifies petty cash transaction management. Based on system trials, the solution is considered effective, practical, and significantly more efficient compared to previous manual methods. Therefore, the system is feasible for implementation at the Rabutdaiyo Village Office, Makian Island District, to enhance work effectiveness and efficiency.”.Keywords: Application, Information System, Cash, Rabutdaiyo Village Office
Perancangan Prototipe Smart Locker Mahasiswa Berbasis ESP32-CAM Dengan Sistem Keamanan QR Code Authentication Menggunakan Decision Tree Roy Mahendra Pedro Pratama; Joseph Dedy Irawan; Suryo Adi Wibowo
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.411

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong terciptanya sistem keamanan yang lebih efisien, termasuk pada fasilitas penyimpanan barang di lingkungan kampus. Meskipun fasilitas loker sudah tersedia, banyak kampus masih menggunakan loker konvensional dengan kunci fisik. Penggunaannya tidak efisien karena mahasiswa harus menemui staf kampus untuk meminjam kunci, serta rawan menimbulkan masalah seperti kehilangan, kerusakan dan duplikasi kunci. Selain itu, sistem keamanannya juga cenderung lemah karena hanya mengandalkan kunci manual atau RFID sederhana. Sistem loker konvensional yang seperti ini tidak lagi memenuhi kebutuhan keamanan dan efisiensi di lingkungan akademik modern. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe Smart Locker Mahasiswa berbasis ESP32-CAM dengan sistem autentikasi QR Code menggunakan metode Decision Tree sebagai validasi akses pengguna. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak berbasis web untuk pembuatan QR Code, serta pengujian sistem menggunakan Blackbox Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses pembacaan QR Code memiliki waktu rata-rata 0,729 detik, sedangkan respon ESP32 dalam membuka solenoid rata-rata 2,197 detik dengan tingkat keberhasilan 100%. Temuan ini membuktikan bahwa sistem bekerja dengan baik, cepat, dan akurat, serta mampu meningkatkan keamanan penyimpanan barang mahasiswa di lingkungan kampus.Kata kunci: Smart Locker, ESP32-CAM, QR Code, Decision TreeAbstract: The development of Internet of Things (IoT) technology encourages the creation of more efficient security systems, including in storage facilities on campus. Although locker facilities are available, many campuses still use conventional lockers with physical keys. Their use is inefficient because students must meet with campus staff to borrow keys, and they are prone to problems such as loss, damage, and duplication of keys. In addition, the security system also tends to be weak because it only relies on manual keys or simple RFID. Conventional locker systems like this no longer meet the security and efficiency needs in a modern academic environment. This study aims to design a prototype of an ESP32-CAM-based Student Smart Locker with a QR Code authentication system using the Decision Tree method as user access validation. The research methods include hardware design, web-based software development for QR Code generation, and system testing using Blackbox Testing. The test results show that the QR Code reading process has an average time of 0.729 seconds, while the ESP32 response in opening the solenoid takes an average of 2.197 seconds with a 100% success rate. These findings prove that the system works well, quickly and accurately, and is able to increase the security of storing student belongings on campus.Keywords: Smart Locker, ESP32-CAM, QR Code, Decision Tree
Klasifikasi Jenis Kelamin Berdasarkan Citra Mata Menggunakan Fitur HSV dan HOG Dengan Algoritma SVM Novriza Rahayu; Marta Tabita Anggi Silitonga; Dimas Jordan; Salwa Nabila; Andre Pratama
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.423

Abstract

Abstrak: Identifikasi jenis kelamin melalui analisis citra mata menjadi pendekatan yang relevan dalam aplikasi forensik dan keamanan, khususnya dalam situasi ketika identifikasi wajah tidak dapat dilakukan. Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi jenis kelamin berdasarkan citra mata menggunakan kombinasi fitur HSV dan HOG dengan algoritma Support Vector Machine (SVM). Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana mengekstraksi fitur citra mata secara representatif dan mengoptimalkan akurasi klasifikasi jenis kelamin melalui pendekatan metode yang tepat. Metode penelitian ini mencakup tahap pengumpulan data, pra-pemrosesan citra, ekstraksi fitur dengan memanfaatkan HSV untuk memperoleh karakteristik warna serta HOG untuk mengidentifikasi karakteristik bentuk, penerapan SVM sebagai algoritma klasifikasi, serta evaluasi model guna menilai performa sistem secara keseluruhan. Dataset penelitian terdiri dari citra mata dari subjek laki-laki dan perempuan dengan berbagai kondisi. Sistem klasifikasi yang dikembangkan berhasil mencapai accuracy sebesar 90,24%, precision 90,26%, recall 90,24%, dan F1-score 90,22%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi fitur HSV dan HOG dengan algoritma SVM mampu memberikan tingkat akurasi yang konsisten dan reliabel dalam mengklasifikasi jenis kelamin berbasis citra mata. Pendekatan ini dapat diterapkan sebagai solusi alternatif dalam sistem keamanan, analisis forensik, dan layanan personalisasi yang membutuhkan estimasi jenis kelamin ketika hanya bagian mata yang dapat diamati.Kata kunci: Citra Mata, HOG, HSV, Jenis Kelamin, Support Vector MachineAbstract: Identifying gender through eye image analysis is a relevant approach in forensic and security applications, especially in situations where facial identification is not possible. This study develops a gender classification system based on eye images using a combination of HSV and HOG features with the Support Vector Machine (SVM) algorithm. The problem addressed is how to extract representative eye image features and optimize gender classification accuracy through the appropriate methodological approach. Research method includes data collection, image preprocessing, feature extraction using HSV to obtain color characteristics and HOG to identify shape characteristics, application of SVM as a classification algorithm, and model evaluation to assess the overall system performance. The research dataset consists of eye images from male and female subjects under various conditions. The developed classification system achieved an accuracy of 90.24%, precision of 90.26%, recall of 90.24%, and an F1-score of 90.22%. The results show that the combination of HSV and HOG features with the SVM algorithm is capable of providing consistent and reliable accuracy in classifying gender based on eye images. This approach can be applied as an alternative solution in security systems, forensic analysis, and personalized services that require gender estimation when only the eyes are observable.Keywords: Eye Image, Gender , HOG, HSV, Support Vector Machine
Implementasi Sistem Peramalan Penjualan Produk Makanan Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Berbasis Web (Studi Kasus: Rumah Makan Kedai Mily, Banyuwangi) Stefhanny Marshanda Salsabella; Sentot Achmadi; Ali Mahmudi
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.413

Abstract

Abstrak: Pesatnya perkembangan usaha kuliner membuat Kedai Mily perlu memiliki alat bantu untuk memperkirakan jumlah penjualan agar stok dan kegiatan operasional dapat dikelola dengan lebih baik. Penelitian ini merancang sebuah sistem berbasis web untuk melakukan estimasi penjualan menggunakan metode Double Exponential Smoothing (DES), karena metode ini mampu membaca pola data penjualan yang menunjukkan tren. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan dilengkapi fitur pengolahan data menu, transaksi, penjualan, serta proses peramalan. Pengujian dilakukan menggunakan teknik black-box untuk memverifikasi bahwa setiap fitur aplikasi beroperasi sesuai rancangan. Berdasarkan temuan yang diperoleh perhitungan menggunakan nilai alpha 0,1, diperoleh Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 20,46%, yang menandakan bahwa ketepatan hasil peramalannya masih berada pada tingkat yang dapat diterima. Sistem ini terbukti membantu Kedai Mily dalam menyajikan data penjualan secara lebih terstruktur, meminimalkan kesalahan pencatatan manual, serta mendukung pengambilan keputusan operasional secara lebih baik.Kata kunci: peramalan penjualan, double exponential smoothing, sistem web, Kedai Mily, MAPEAbstract: The rapid growth of the culinary industry requires Kedai Mily to have a reliable tool for estimating sales quantities so that stock management and operational activities can be handled more efficiently. This study designs a web-based system for predicting sales using the Double Exponential Smoothing (DES) method, which is suitable for identifying trend patterns in historical sales data. The system is developed using the Laravel framework and equipped with features for managing menu data, transactions, sales records, and the forecasting process. System evaluation is carried out using the black-box testing technique to ensure that all functionalities operate according to the intended design. Based on the results obtained using an alpha value of 0.1, the forecasting process produces a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 20.46%, indicating that the prediction accuracy remains within an acceptable range. The system supports Kedai Mily by presenting sales information in a more organized manner, reducing manual recording errors, and assisting in operational decision-making.Keywords: sales forecasting, double exponential smoothing, web-based system, Kedai Mily, MAPE
Virtual Reality Design For Introduction To Ternate City Culture Muhammad Ridha Albaar; Hairil Kurniadi Siradjudin; Seh Turuy; Yasir Muin
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.405

Abstract

Abstract: Culture is a priceless heritage that reflects the identity, values, and history of a community. Ternate City, as one of the historic cities in Eastern Indonesia, boasts an abundant cultural heritage, including customs, traditional arts, and sites dating back to the Ternate Sultanate. One important cultural site is Kalamata Fort, which preserves local historical and cultural values. However, the influence of globalization and the lack of innovative media for promoting culture have led to a low level of public understanding and appreciation of this cultural heritage, especially among the younger generation.This research aims to design a virtual reality (VR)-based learning medium that visually and interactively displays the Kalamata Fort tourist attraction as an educational tool for cultural awareness. VR technology was chosen for its ability to provide an engaging, immersive experience, allowing users to explore the fort's environment and understand its historical values. The research method included collecting cultural data through observation, interviews, literature review, and documentation, which was then processed into a 3D model and integrated into the VR platform. The design results indicate that VR can be an effective medium for increasing public interest, understanding, and pride in local culture. With this approach, it is hoped that Kalamata Fort will not only be known as a historical site, but also as a technology-based educational facility that strengthens the cultural identity of Ternate City.Keywords: Virtual Reality, Local Culture, Kalamata Fort, Ternate City, Educational Media.
Penerapan Algoritma K-Means Clustering Untuk Sistem Segmentasi Pelanggan Berdasarkan Model RFM (Studi Kasus: PT Sehati Bangunan Abadi) Lusi Damayanti; Ahmad Faisol; Nurlaily Vendyansyah
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.414

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pelanggan berdasarkan data  transaksi menggunakan algoritma K-Means Clustering pada PT Sehati Bangunan Abadi (SBA) tahun 2024. Data yang digunakan mencakup tiga variabel utama, yaitu Recency, Frekuensi, dan Total Nominal, yang sebelumnya telah melalui proses pembersihan serta normalisasi agar setiap variabel memiliki skala yang seimbang. Proses pengelompokan dilakukan dengan menghitung jarak menggunakan rumus Euclidean Distance untuk menentukan kesamaan antar data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggan dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu Prioritas, VVIP, dan VIP, dengan nilai Silhouette Score masing-masing sebesar 0.5884 untuk KAI, 0.5101 untuk End User, dan 0.6274 untuk Singres Member. Nilai tersebut menunjukkan bahwa hasil pengelompokan memiliki kualitas yang cukup baik.Kata kunci: K-Means Clustering, Segmentasi Pelanggan, Data MiningAbstract: This study aims to perform customer segmentation based on transaction data using the K-Means Clustering algorithm at PT Sehati Bangunan Abadi (SBA) in 2024. The data used includes three main variables, namely Recency, Frequency, and Total Amount, which have previously undergone a cleaning and normalization process to ensure that each variable has a balanced scale. The clustering process was carried out by calculating the distance using Euclidean Distance to determine the similarity between data points. The results show that customers can be grouped into three categories: Priority, VVIP, and VIP, with Silhouette Score values of 0.5864 for KAI, 0.51017 for End User, and 0.6274 for Singres Member. These values indicate that the clustering results have a fairly good quality.Keywords: K-Means Clustering, Customer Segmentation, Data Mining
Pengembangan Aplikasi Pencatatan Arus Kas Dana Desa Berbasis Desktop Menggunakan Metode Prototyping Di Desa Pintatu Kabupaten Halmahera Timur Darman Umagapi; Arisandy Ambarita
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.407

Abstract

Abstrak: Pengelolaan arus kas Dana Desa memegang peranan penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan desa. Namun, pada praktiknya masih banyak desa yang melakukan pencatatan keuangan secara manual atau semi-komputerisasi sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pencatatan arus kas Dana Desa berbasis desktop menggunakan Visual Studio di Desa Pintatu, Kabupaten Halmahera Timur. Aplikasi yang dikembangkan difokuskan pada pengelolaan data rencana anggaran, laporan realisasi, jurnal, buku besar, serta laporan keuangan desa. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Prototype, sedangkan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu membantu proses pencatatan dan pelaporan arus kas Dana Desa secara lebih terstruktur, akurat, dan mudah digunakan. Dengan demikian, penerapan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan desa serta mendukung transparansi dan akuntabilitas Dana Desa.Kata kunci: Aplikasi, Pencatatan, Arus Kas, Dana Desa, Visual StudioAbstract: The management of Village Fund cash flow plays a crucial role in ensuring transparency and accountability in village financial administration. However, in practice, many villages still rely on manual or semi-computerized financial recording systems, which may lead to recording errors and delays in financial reporting. This study aims to develop a desktop-based Village Fund cash flow recording application using Visual Studio in Pintatu Village, East Halmahera Regency. The developed application focuses on managing budget planning data, budget realization reports, journals, ledgers, and village financial statements. The system was developed using the Prototype method, while data were collected through observation, interviews, and documentation involving the village government and community as research subjects. The results indicate that the developed application is able to support a more structured, accurate, and user-friendly process of recording and reporting Village Fund cash flow. Therefore, the implementation of this application is expected to enhance the effectiveness of village financial management and strengthen transparency and accountability in the use of Village Funds.Keywords: application, recording, cash flow, village funds, Visual Studio.
Evaluasi Kinerja Algoritma Multi-Level Queue, Round Robin, dan Priority Scheduling dalam Simulasi Penjadwalan Proses Kinerja Sistem Operasi Sugiarti .; Herman .; Fadjri Suhendra; Muh. Fardhan
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.406

Abstract

Abstrak: Penjadwalan proses bertujuan mengoptimalkan penggunaan CPU, menekan waktu tunggu, dan meningkatkan kinerja sistem, namun peningkatan jumlah serta kompleksitas proses menyulitkan pemeliharaan performa pada beban kerja dinamis, yang tidak selalu dapat diatasi oleh semua algoritma penjadwalan. Penelitian ini membandingkan tiga algoritma penjadwalan Multi-Level Queue, Round Robin, dan Priority Scheduling melalui simulasi dengan tiga skenario pengujian. Kebaruan penelitian terletak pada analisis komparatif kinerja ketiga algoritma berdasarkan karakteristik beban kerja berbeda, sehingga memberikan gambaran adaptivitas algoritma penjadwalan dalam kondisi sistem dinamis. Evaluasi dilakukan berdasarkan turnaround time, waiting time, response time, dan throughput pada tiga skenario. Pada beban kerja seimbang, Priority Scheduling unggul dalam TAT dan WT namun Round Robin terbaik untuk Response Time. Pada beban kerja berat, Priority Scheduling sangat efisien dengan TAT 17.6 ms. Pada beban kerja ringan dengan variasi prioritas, Priority Scheduling memberikan kinerja terbaik untuk TAT 6.6 ms dan WT 4.0 ms, namun Round Robin unggul dalam Response Time 2.0 ms.  Hasil menunjukkan Priority Scheduling paling efisien dengan turnaround time 21% dan waiting time 29% lebih baik dari Round Robin, serta lebih unggul 13% dan 17% dibanding Multi-Level Queue. Priority Scheduling dapat mengeksekusi proses berprioritas tinggi terlebih dahulu tanpa overhead context switching.  Round Robin unggul dalam response time, sedangkan Multi-Level Queue menunjukkan kinerja seimbang.Kata kunci: Algoritma Penjadwalan CPU, Multi-Level Queue, Round Robin, Priority Scheduling, SimulasiAbstract: Process scheduling aims to maximize CPU utilization, reduce waiting time, and improve system performance under dynamic workloads, where not all algorithms adapt effectively. This study compares Multi-Level Queue, Round Robin, and Priority Scheduling using simulation across three workload scenarios. The novelty lies in a comparative performance analysis based on different workload characteristics, highlighting algorithm adaptability under dynamic conditions. Performance is evaluated using turnaround time, waiting time, response time, and throughput.Under balanced workloads, Priority Scheduling achieves better turnaround time and waiting time, while Round Robin provides the best response time. In heavy workloads, Priority Scheduling shows high efficiency with a turnaround time of 17.6 ms. Under light workloads with priority variation, Priority Scheduling performs best with a turnaround time of 6.6 ms and a waiting time of 4.0 ms, whereas Round Robin excels in response time at 2.0 ms. Overall, Priority Scheduling is the most efficient algorithm, achieving 21% better turnaround time and 29% better waiting time than Round Robin, and outperforming Multi-Level Queue by 13% and 17%, respectively. Round Robin offers the best response time, while Multi-Level Queue demonstrates balanced performance.Keywords: CPU Scheduling Algorithm, Multi-Level Queue, Round Robin, Priority Scheduling, Simulation
Perancangan Sistem Informasi Wirshoewash Berbasis Web Dengan PHP Dan Codeigniter Danu Wirnoyo; Yuyun Yuningsih
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.400

Abstract

Abstrak: Wirshoewash merupakan usaha jasa cuci sepatu yang memerlukan sistem informasi terintegrasi untuk mengelola data pelanggan, layanan, transaksi, dan pelaporan secara efisien. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi laundry sepatu berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter melalui metode pengembangan waterfall. Keterbaruan penelitian ini terletak pada pengembangan sistem yang tidak hanya mendigitalisasi proses transaksi, tetapi juga mengintegrasikan otomatisasi diskon promo dan member, pencetakan struk otomatis, serta pengelolaan informasi status pengerjaan sepatu secara terstruktur dalam satu platform berbasis web. Sistem dirancang sesuai dengan karakteristik operasional laundry sepatu skala usaha kecil dan menengah (UKM) yang sebelumnya masih mengandalkan pencatatan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan transaksi dan pelaporan bulanan. Pengujian sistem menggunakan User Acceptance Test (UAT) menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang sangat baik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan tidak hanya memberikan solusi praktis bagi Wirshoewash, tetapi juga berpotensi menjadi model implementatif bagi usaha laundry sepatu sejenis.Kata kunci: Sistem Informasi, Laundry Sepatu, Web, PHP, CodeIgniterAbstract: Wirshoewash is a shoe laundry service that requires an integrated information system to efficiently manage customer data, services, transactions, and reporting. This study aims to design and develop a web-based shoe laundry information system using PHP and the CodeIgniter framework with the waterfall development method. The novelty of this research lies in the development of a system that not only digitalizes transaction processes but also integrates automated promotional and membership discounts, automatic receipt generation, and structured delivery of shoe service status information to customers within a single web-based platform. The system is specifically designed to accommodate the operational characteristics of small and medium-sized enterprises (SMEs) in the shoe laundry sector, which commonly still rely on manual record-keeping. The results show that the system improves the effectiveness of transaction management and monthly reporting. System testing using the User Acceptance Test (UAT) indicates a very high level of user acceptance. Therefore, the developed system not only provides a practical solution for Wirshoewash but also offers an implementative model that can be replicated by similar shoe laundry businesses..Keywords: Information System, Shoe Laundry, Web, PHP, CodeIgniter
Analisis UI/UX Website Luarsekolah Pada Program Project-Based Internship Menggunakan Metode User-Centered Design (UCD) Dan Metode System Usability Scale (SUS) Alya Yunita; Wulan Dari
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v9i1.404

Abstract

Abstrak: Website Luarsekolah merupakan platform edukasi digital yang menyediakan berbagai program pembelajaran, salah satunya program Project-Based Internship. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) pada program tersebut dengan pendekatan kuantitatif. Dua metode digunakan dalam proses evaluasi, yaitu User-Centered Design (UCD) untuk menilai aspek UI dan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur aspek UX. Instrumen kuesioner dikembangkan berdasarkan indikator dari kedua metode dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya melalui uji coba kepada 30 responden sebelum penyebaran utama. Kuesioner kemudian dijawab oleh 95 responden yang merupakan peserta program Project-Based Internship batch 4. Hasil evaluasi UCD menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh skor dominan pada skala 4 dan 5, dengan rata-rata 4,05 yang termasuk dalam kategori “Baik”. Sementara itu, evaluasi menggunakan SUS menghasilkan skor rata-rata sebesar 76,3, yang diklasifikasikan dalam kategori “Good” dan “Acceptable” dengan grade B. Temuan ini menunjukkan bahwa tampilan halaman program telah dirancang secara efektif berdasarkan prinsip UCD, dan telah memenuhi aspek usability dari segi efisiensi, efektivitas, dan kepuasan pengguna. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan kombinasi metode UCD dan SUS secara simultan untuk mengevaluasi UI dan UX pada program Project-Based Internship di platform pembelajaran digital Luarsekolah dengan melibatkan pengguna aktual, sehingga menghasilkan penilaian usability yang lebih komprehensif dan kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode UCD dan SUS dapat digunakan secara bersama untuk menilai kualitas antarmuka dan pengalaman pengguna pada platform pembelajaran digital.Kata kunci: User Interface, User Experience, Luarsekolah, User-Centered Design, System Usability Scale.Abstract: Luarsekolah Website is a digital education platform that provides various learning programs, one of which is the Project-Based Internship program. This study aims to analyze the quality of the user interface (UI) and user experience (UX) of the program using a quantitative approach. Two methods were employed in the evaluation process: User-Centered Design (UCD) to assess UI aspects and the System Usability Scale (SUS) to measure UX aspects. The questionnaire instrument was developed based on indicators from both methods and was tested for validity and reliability through a pilot study involving 30 respondents prior to the main distribution. The questionnaire was then completed by 95 respondents who were participants of the Project-Based Internship program batch 4. The UCD evaluation results indicate that all indicators predominantly achieved scores of 4 and 5, with an average score of 4.05, which falls into the “Good” category. Meanwhile, the SUS evaluation yielded an average score of 76.3, which is classified as “Good” and “Acceptable” with a grade of B. These findings demonstrate that the program interface has been effectively designed based on UCD principles and meets usability aspects in terms of efficiency, effectiveness, and user satisfaction. The novelty of this study lies in the simultaneous application of UCD and SUS methods to evaluate UI and UX in a Project-Based Internship program within a digital learning platform by involving actual program users, thereby providing a more comprehensive and contextual usability assessment. The results indicate that the combined use of UCD and SUS is effective for assessing interface quality and user experience in digital learning platforms.Keywords: User Interface, User Experience, Luarsekolah, User-Centered Design, System Usability Scale.