cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : -
Core Subject : Education,
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) BengkuluJurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam. Jurnal ini telah memiliki ISSN : 2599-2287 (Print) dan ISSN : 2622-335X (Online). Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
LEVEL PEMAHAMAN MATEMATIKA MODEL PIRIE DAN KIEREN PADA ANAK USIA DINI Dodi Isran
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.188 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1521

Abstract

Matematika adalah salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan manusia. Matematika merupakan pelajaran yang mendasarkan pada pola pemikiran siswa pada angka, simbol dan geometri yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Level pemahaman matematika sangat mendasari dari perkembangan pemahaman matematika siswa anak sia dini. Maka perlu dikembangkan pemahaman matematikasejak dini. Teori pembelajaran matematika yang cukup dikenal dan sering digunakan dalam hal penelitian dalam bidang pembelajaran matematika diantaranya adalah Teori APOS dari Ed Dubinsky, teori Van Hilele, teori pemahaman matematika (Model Pirie Dan Kirere), teori Bruner, teori Piaget dan masih banyak lagi teori-teori belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Dalam tulisan ini akan lebih dijelaskan tentang level pemahaman matematika siswa usia dini berdasarkan model Pirie dan Keiren. Level perkembangan pemahaman matematika model Pirie dan Kirien antara lain adalah primitive knowing (Pk), image making (Im), image having (Ih), property noticing (Pn), formalising (F), observising (O), structuring (S), dan inventising (Iv).Kata Kunci : Level Pemahaman Matematika, Model Pirie dan Kieren
KONSEPTUAL KARAKTER PENDIDIK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Husnul Bahri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.898 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1512

Abstract

Pendidik atau guru pada lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) mempunyai peran yang sangat penting dalam menjalankan tugasnya pada proses pembelajaran, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan terhadap anak didik usia dini.Hal tersebut akan menjadikan para pendidik atau guru pendidikan anak usia dini dituntut bekerja ekstra bila di peribandingkan dengan pendidik atau guru pada tingkatan sekolah dasar ataupun sekolah lanjutan lainnya. Para pendidika atau guru pendidikan anak usia dini ini harus menunjukkan sikap positif terhadap anak didiknya yang masih pada tataran usia dini. Karenanya menjadi suatu kewajiban untuk dapat memiliki karakter yang relevan dan dapat menopang tugasnya berinteraksi dengan baik terhadap anak didiknya sebagai peserta pembelajaran pada lembaga pendidikan anak usia dini, dapat beriteraksi dengan rekan sekerjanya, dengan mitra kerjanya yaitu orang tua anak didik serta masyarakat lingkungan sekitarnya sebagai pendukung proses pembelajaran.Sehingga diharapkan bahwa  pendidik atau guru pendidikan anak usia dini memiliki kualitas demi mencetak generasi pelaku kebangsaan yang memiliki kecerdasan baik secara kognitif, afektif, dan psikomotor. Kata Kunci : Konseptual, Karakter, Pendidikan
PENGARUH METODE EDUTAINMENT DAN IDENTITAS DIRI TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK Nesna Agustriana
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.808 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1517

Abstract

This study aimed to determine the effect of method of edutainment and self-concept towards  the children's social skills in group A. The research method used in this research is experimental method with the treatment design by level 2 x 2 with 48 children samples. Social skills research data obtained was analyzed by analysis of variance (ANOVA) two lines and, which firstly tested by requirements test analysis through normality test with Liliefors test and homogeneity test with Bartlett test. The results showed that, (1) there are differences in social skills children treated edutainment method to approach the game with the children who were given treatment methods edutainment multimedia approach, (2) there are significant interaction between method of edutainment and self-concept of the child's social skills, (3) there are differences in social skills children treated edutainment method to approach the game with the children who were given treatment methods edutainment multimedia approach to children who have a positive self-concept, (4) there are differences in social skills children treated edutainment method to approach the game with the children who were given treatment methods edutainment multimedia approach to children who have a negative self-concept. Keyword : Edutainment Methode, Social Skill, self-identity
PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK Suhirman Suhirman
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.764 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1513

Abstract

Sumber belajar yang dapat di pergunakan dalam meningkatkan pemahaman peserta didik, berupa:pesan, manusia, material, peralatan, teknik, lingkungan, bahan, perstiwa untuk memfasilitasi proses pembelajaran dan dapat memberi masukan, informasi, pengertian serta kemudahan kepada peserta didik. Sumber belajar dapat memerikan pengalaman baru yang lebih kongkret dan langsung dalam menjelaskan hal-hal yang tidak mungkin diadakan, dan memperluas wawasan sehingga peserta didik dapat berfikir kritis dan positif serta dapat memberikan informasi yang akurat dan terbaru sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar dengan menyenangkan. Sumber belajar dapat mengembangkan berbagai potensi yang beragam dan bervariasi, seperti: kemampuan, sikap dan minat yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya. Kata kunci: Sumber belajar, pemahaman dan peserta didik
SUMBER BELAJAR DAN ALAT PERMAINAN UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nurlaili Nurlaili
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.289 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1518

Abstract

Belajar merupakan komponen ilmu pendidikan yang berhubungan dengan tujuan dan bahan acuan interaksi, baik yang bersifat eksplisit maupun implisit (tersembunyi). Belajar dan pembelajaran dimulai dari peserta didik dari anak usia dini sampai dengan dewasa. Oleh karena itu, belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu, karena sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar.  Agar proses belajar dan pembelajaran anak usia dini berjalan dengan efektif dan efesien, maka diperlukan berbagai sumber belajar, alat permainan yang menarik agar proses pembelajaran disenangi oleh anak. Pendidikan anak usia dini adalah usaha yang dilakukan oleh orang dewasa kepada anak usia 0-8 tahun dengan tujuan untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri anak sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik dan rohaninya. Dalam pengembangan potensi yang ada pada anak usia dini, orang tua atau pendidik harus menggunakan sumber belajar dan alat permainan edukatif  yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.Kata Kunci :Sumber Belajar, Alat Permainan, AUD
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK SEBAGAI OPTIMALISASI PERKEMBANGAN KOMPREHENSIF ANAK USIA DINI Asiyah Asiyah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.491 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1514

Abstract

Education is the process of changing one's attitude or behavior groups of people to mature humans through teaching and training efforts. Since early humans have needed education in the process of its development into adulthood. The development of children in the first years is very important and will determine the quality in the future. Children are individuals who are different, unique, and have their own characteristics in accordance with the stages of his age. Therefore, early childhood development efforts should be done through learning and play.Growth and physical development have an important role in the lives of children. Growth and physical development is one of the major developmental tasks in the life of a child. Growth and physical development will affect the development and growth of children in other developmental dimensions. Parents and teachers really need to understand the growth and physical development of children, and instill healthy habits through physical activity of children from an early age.To help the physical development of children, teachers and parents need to provide guidance to them in order to have the awareness of sensory abilities, and also have a positive attitude towards him. Parents and teachers also need to understand the signs of developmental delays in children, parents and teachers need to be cautious in view of delays in child development and should consult with your doctor to make sure and give the child needed help, so that children can grow physically and develop optimally.  Keywords: physical development, early childhood
MEMAHAMI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI KEAGAMAAN ANAK USIA DINI Fatrica Syafri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.037 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1519

Abstract

Kajian ini mendeskripsikan tentang perkembangan psikologi keagamaan anak usia dini. Hal ini penting karena anak usia dini adalah usia emas yang harus dikembangkan potensi  keagamaannya secara optimal. Potensi jiwa keagamaan anak telah ada sejak dalam kandungan, setelah dilahirkan membutuhkan stimulus lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dalam mengembangkannya. Pada anak usia dini perkembanganya baru bersifat the fairy tale stage (tingkat dongeng), the raelistic stage (tingkat kenyataan), dan The Individual Stage (tingkat individu). Semua fase memiliki ciri khusus yang harus diperhatikan para guru dan orang tua, serta masyarakat sebagai pemberi stimulus terhadap perkembangan psikologi keagamaan anak usia dini. Kata Kunci : Perkembangan, Psikologi, Keagamaan, dan Anak Usia Dini.
BAGAIMANA MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI RA AL-HAQ PEMATANG GUBERNUR KOTA BENGKULU sarinah sarinah; Dini Febrini; Ahmad Syarifin
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.42 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan evaluasi kurikulum pendiikan anak usia dini dan mengetahui masalah apa saja yang dihadapi dalam perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan evaluasi kurikulum pendidikan anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif guna memperoleh informasi-informasi terkait manajemen kurikulum. Subjek dalam penelitian ini yaitu yayasan, kepala sekolah, tata usaha, dan guru. Teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Manajemen kurikulum adalah seperangkat rencana dan pembelajaran yang mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran.kurikulum disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang harus dicapai serta pengalaman belajar yang harus didaptakan oleh peserta didik. Kurikulum yang diterapkan di RA AL-HAQ yaitu kurikulum 2013, dimana pendidikan dalam mengelola kurikulum 2013 dengan memprioritaskan kebutuhan dan ketercapaian sasaran dalam visi misi dan tujuan serta kebijakan nasional yang telah ditetapkan. Manajemen kurikulum di RA AL-HAQ meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan evaluasi kurikulum yang bertujuan agar seluruh kegiatan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Sehebat apapun guru dalam menguasai ilmu, jika tidak didukung oleh sarana prasarana yang memadai maka hasil yang diharapkan tidak tercapai dengan maksimum, maka dari itu hal ini sangat menunjang tercapainya tujuan yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Kata Kunci: Manajemen, Kurikulum, Pendidikan Anak Usia Dini
URGENSI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK USIA DINI Lenda Surepi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1520

Abstract

Kajian ini menjelaskan tentang urgensi perlindungan hukum bagi anak usia dini. Perlindungan hukum  pada anak usia dini merupakan hal yang sangat urgen. Anak sebagai manusia seutuhnya memiliki harkat dan martabat serta hak untuk memperoleh perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negaranya terhadap kekerasan dan diskriminasi. Hal inilah yang dijadikan sebagai  landasan  pemikiran  dalam  melahirkan  Undang-Undang  Nomor  23  Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang urgensi perlindungan hukum pada anak usia dini. Perlindungan hukum pada anak usia dini sangat penting, hal ini sejalan dengan jaminan negara dan pemerintah tentang pemberian hak untuk bermain, hak untuk mendapatkan perlindungan,  hak  untuk  mendapatkan  nama  (identitas),  hak  untuk  mendapatkan status kebangsaan, hak untuk mendapatkan makanan, hak untuk mendapatkan akses kesehatan, hak untuk mendapatkan rekreasi, hak untuk mendapatkan kesamaan, dan hak untuk memiliki peran dalam pembangunan.  Kata Kunci : Urgensi, Perlindungan Hukum, dan Anak Usia Dini
PENDIDIKAN RESOLUSI KONFLIK BAGI ANAK USIA DINI Wira Hadi Kusuma
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.959 KB) | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1516

Abstract

Kajian ini menjelaskan tentang Pendidikan resolusi konflik bagi anak usia dini. Pendidikan resolusi konflik pada anak usia dini merupakan hal yang sangat urgen. Hal ini disebabkan anak usia dini adalah pondasi awal dalam penanaman dan penengenalan serta pembiasaan karakter damai dalam menyelesaikan konflik. Dalam mengembangkan pendidikan resolusi konflik bagi anak usia dini, perlu memperhatikan tentang pendidikan menguraikan masalah, pemecahan masalah dan menghilangkan permasalahan atau peace bulding education. Pendidikan tersebut tetap memperhatikan kemampuan orientasi, kemampuan persepsi atau menghargai perbedaan, komampuan saling percaya, dan kemampuan emosi atau kecerdasan emosi, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir kreatif, dan kemampuan berfikir kritis. Kata Kunci : Pendidikan, Resolusi Konflik, dan Anak Usia Dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 10