cover
Contact Name
Kadek Aria Prima Dewi PF
Contact Email
primadewipf@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpgsdh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : 25275445     EISSN : 26858312     DOI : -
Core Subject : Education,
Adi Widya merupakan media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan topik Pendidikan Dasar, seperti pendekatan, metode, model, strategi ataupun kebijakan-kebijakan pada pendidikan dasar. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yakni pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020)" : 22 Documents clear
strategi guru dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas V sekolah dasar herawati, novia
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  dengan hasil penelitian berisi tentang deskripsi hasil wawancara mengenai strategi guru dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Penelitian dilaksanakan di kelas VA SD Negeri 55/I Sridadi, Muara Bulian. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi guru dalam meningkatkan kemampuan berhitung  sudah sesuai dengan kebutuhan siswa. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa yaitu : (1) Melakukan perencakan pembelajaran yang menggunakan metode, media, strategi pembelajaran berupa RPP. (2)Pelaksanaan pembelajran dengan menggunakan strategi pembelajaran tidak langsung, strategi interaktif, strategi pembelajaran mandiri. (3) Evaluasi pembelajaran dilihat dari hasil postes, rublik, lembar kegiatan, lembar tugas, rata-rata siswa.
IMPLEMENTASI AJARAN ASTANGGA YOGA DALAM MANAJEMEN STRES ANAK DENGAN MEMBENTUK POLA “TEAM” Widya Sena, I Gusti Made; Martini, Ni Luh Ayu; Nugraheni, Ni Luh Putu Dewi
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1370

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan setiap detik terdapat satu orang yang melakukan bunuh diri di seluruh dunia. Total terdapat 800 ribu orang yang tercatat melakukan bunuh diri tiap tahunnya. Yoga seperti sebuah pohon yang memiliki 8 (delapan) cabang tak terpisahkan yang disebut Astanga Yoga. Delapan proses inilah yang dapat diimplementasikan dalam mengatur Team work yang kompak dan dapat bekerja secara efektif dan efisien. Astanga yoga yang di rumuskan oleh seorang yogi terkenal bernama Maharsi Patanjali di dalam kitab Yoga Sutra Patanjali terdapat panduan mengenai tahap-tahap pemurnian tubuh dan pikiran agar dapat masuk lebih jauh ke dalam kesadaran yang lebih tinggi menuju realisasi diri. Delapan tahap ajaran yoga ini merupakan tangga untuk mengendalikan diri dan sekaligus merupakan aspek etika dalam ajaran yoga. Ajaran ini jika diimplementasikan mampu memanajemen stres anak dengan pola ‘TEAM’ (Team Work, Excellence, Achieving, dan Moving Forward). Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk menjelaskan bagaimana implementasi ajaran Astanga Yoga dalam manajemen stres dengan praktik pola ‘TEAM’ (Team Work, Excellence, Achieving, dan Moving Forward). Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan.Kata Kunci: Stres, Astangga Yoga, Pola “TEAM” (Team work, Excellence, Achieving, dan Moving Forward, Anak
Analisis Penggunaan Multimedia Evaluasi Plickers dalam Mengurangi Budaya Menyontek Alifa, Eva Nur; Hidayat, Syarip; Nur, Lutfi
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1446

Abstract

Dalam menjalani kehidupan, manusia tidak terlepas dengan belajar dan pembelajaran. Tanpa belajar dan pembelajaran, manusia tidak akan bisa menjalankan kehidupan sebagaimana mestinya, karna dalam menjalani kehidupan diperlukan ilmu dan pengetahuan yang mendukung dalam menuju kesuksesan. Oleh sebab itu, dalam mencapai kesuksesan tersebut manusia haruslah berpendidikan. Pada hakikatnya tujuan dari pendidikan nasional adalah memberikan keteladanan pada peserta didik. Keteladanan pada peserta didik diberikan selama proses pembelajaran. Namun, dalam kenyataannya keteladanan dalam proses pembelajaran belum berlangsung secara optimal. Hal ini dikarnakan masih banyaknya peserta didik menyontek ketika proses evaluasi tiba. Kebiasaan menyontek dilatarbelakangi oleh kurangnya persiapan peserta didik, tegang ketika melaksanakan ujian, banyaknya waktu luang dalam mengerjakan ujian, serta system pendidikan di Indonesia yang lebih mementingkan kuantitas dibanding kualitas. Sehingga, membuat peserta didik merasa tertekan. Namun, rasa tertekan tersebut tidak membuat peserta didik menjadi gigih dalam menguasai pembelajaran. Melainkan, membuat peserta didik merasa khawatir dan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hal ini menyebabkan guru melakukan suatu inovasi dalam proses evaluasi, yaitu dengan pemberian suasana baru berupa penggunaan multimedia evaluasi plickers. Pemberian suasana baru dapat memberikan kesan fresh kepada peserta didik, sehingga rasa khawatir dan tertekan peserta didik dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran penggunaan multimedia evaluasi plickers dalam mengurangi budaya menyontek di sekolah dasar. Dengan demikian, motode penelitian yang digunakan yaitu, metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, multimedia evaluasi plickers dapat mengurangi budaya menyontek.In life, humans are inseparable from learning and learning. Without learning and learning, humans will not be able to live life as they should, because in life they need knowledge and knowledge that support in leading to success. Therefore, in achieving this success humans must be morally educated. In essence the goal of national education is to provide an example to students. Exemplary students are given during the learning process. However, in reality, the example in the learning process is not yet optimal. This is because there are still many students cheating when the evaluation process arrives. The practice of cheating is motivated by the lack of student preparation, tense when conducting exams, the amount of free time in taking exams, and the education system in Indonesia which is more concerned with quantity than quality. Thus, making students feel depressed. However, the pressure does not make students become persistent in mastering learning. But rather, make students feel worried and do various ways to get maximum results. This causes the teacher to make an innovation in the evaluation process, namely by providing a new atmosphere in the form of using multimedia evaluation plickers. Giving a new atmosphere can give a fresh impression to students, so that students can feel less worried and pressured. This study aims to determine how the role of the use of multimedia evaluation of plickers in reducing cheating culture in elementary schools. Thus, the research method used is descriptive qualitative research methods. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. The results of this study namely, multimedia evaluation of plickers can reduce cheating culture.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS (CRITICAL THINKING) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KELAS V SEKOLAH DASAR Budiono, Hendra
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VA SD Negeri 55/I Sridadi dalam penerapan pembelajaran menggunakan pendekatan tematik terpadu (terintegrasi). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi, artinya bahwa penelitian ini menggali infomasi berupa fenomena atau kejadian yang ilmiah dan sebenar-benarnya untuk dipresentasikan secara data kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui proses triangulasi yang terdiri atas analisis data observasi, wawancara dan dokumentasi aktivitas pembelajaran yang merujuka pada topik penelitian. Guru memiliki strategi yang terpola dan terus berkembang dalam menanamkan keterampilan berpikir kritis siswa berupa: keterampilan menghadirkan masalah, menentukan informasi yang relevan dan membuat kesimpulan dam pemecahan masalah dalam pencapaian tujuan pembelajaran.
MUATAN NILAI, NORMA, DAN MORAL DALAM BUKU MY MONEY: IRIT BUKAN PELIT! PADA LITERASI FINANSIAL DI SEKOLAH DASAR Mawadah, Rochmatul
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1346

Abstract

Analisis muatan nilai, norma dan moral pada buku literasi finansial berjudul My Money: Irit Bukan Pelit
Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter di SDN Wiyoro 1 dan SDN Bogoharjo 1 Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan Nugraheny, Ulfa
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di SDN Wiyoro 1 dan SDN Bogoharjo 1 Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif. Data berupa deskripsi pelaksanaan penguatan pendidikan karakter dikumpulkan melalui observasi, wawancara, penyebaran angket kepada 14 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) SDN Wiyoro 1 memiliki tim pengembang dalam merencanakan program PPK, tahap yang dilaksanakan yaitu mengidentifikasi potensi sekolah, sosialisasi PPK ke berbagai pihak, perumusan visi dan misi sekolah, kemudian mendesain kebijakan PPK. (2) SDN Bogoharjo 1 belum memiliki tim pengembang PPK. Perencanaan program penguatan pendidikan karakter di SDN Bogoharjo 1 dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi program ke berbagai pihak dan merumuskan visi misi sekolah, dan merumuskan program. (3) program PPK di SDN Wiyoro 1 dilaksanakan dengan baik dan mengimplementasikan lima nilai karakter utama PPK melalui pembiasaan pada kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. (4) program PPK di SDN Bogoharjo 1 belum terlaksana dengan baik. Program PPK melalui kegiatan pembelajaran masih belum dilaksanakan. (5) evaluasi program penguatan pendidikan karakter SDN Wiyoro 1 telah terlaksana dengan baik dan rutin setiap tiga bulan sekali. (6) evaluasi penguatan pendidikan karakter SDN Bogoharjo 1 belum dilaksanakan dengan rutin dan terprogram.
Kemampuan Peserta Didik dalam Melakukan Komunikasi Interpersonal di Kelas IV Sekolah Dasar Sihite, Mia Yuliani
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan peserta didik dalam melakukan komunikasi interpersonal di kelas IV A SDN 112/I Perumnas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah SDN 112/I Perumnas dengan sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik kelas IV A SDN 112/I Perumnas yang berjumlah 27, dengan jumlah perempuan 16 peserta didik dan laki-laki 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data atau informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh melalui pengukuran dengan menggunakan instrumen berupa tes. Tes merupakan salah satu alat untuk mengukur besarnya kemampuan seseorang secara tidak langsung melalui tanggapan melalui pertanyaan. Tes dilakukan dengan cara memberikan tes lisan. Tes dipilih guna memperoleh data berupa skor atau angka yang kemudian akan diolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal peserta didik kelas IV A SDN 112/I gori cukup dengan rata-rata total dari setiap tingkatan komunikasi interpersonal adalah 69,54.
Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Metode SQ3R Siswa Kelas V SDN 03 Wirotaman Amanda, Fadila
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1593

Abstract

Membaca pemahaman berkaitan dengan permasalahan pada rendahnya keterampilan membaca siswa, sehingga metode membaca yang digunakan juga berpengaruh dengan hasil belajar siswa. Permasalahan tersebut akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan bacaan, menentukan ide pokok, dan menuliskan kembali isi bacaan. Metode SQ3R merupakan metode yang terdiri dari lima langkah, yaitu survey, question, read, recite, dan review. Metode ini digunakan untuk meningkatkan membaca pemahaman. Penggunaan metode ini dapat membantu siswa dalam mengatasi rendahnya keterampilan membaca pemahaman yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode SQ3R dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman melalui metode SQ3R. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian siswa kelas V SDN 03 Wirotaman Kabupaten Malang Kecamatan Ampelgading dengan jumlah 21 siswa. Instrumen penelitian menggunakan observasi guru dan siswa. Pengumpulan data dengan cara observasi dan tes. Analisis data kualitatif dengan mendeskripsikan kegiatan ketika pelaksanaan tindakan dan data kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui tes tertulis dengan menggunakan metode SQ3R. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan hasil pembelajaran keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 03 Wirotaman mengalami peningkatan setelah menggunakan metode SQ3R. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan sebesar 66,42, siklus I nilai rata-rata 71,66, dan siklus II 84,28. Dari nilai siswa yang mengalami peningkatan menunjukkan bahwa siswa sudah terbiasa dalam proses pembelajaran menggunaka metode SQ3R terbukti bahwa siswa memahami isi bacaan dengan baik, merumuskan pertanyaan dengan baik dan benar, menentukan ide pokok, dan menceritakan kembali isi bacaan dengan baik dan lancar. Pelaksanaan tindakan pada setiap siklus mengalami peningkatan hingga siklus II dan telah mencapai indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%.
KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH DASAR PURWANTI, EKA; YANTORO, YANTORO; PAMELA, ISSAURA SHERLY
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter disiplin di sekolah dasar. Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yang akan menghasilkan data berupa data deskriptif berupa kata-kata berkenanaan dengan subjek yang akan diteliti. Penelitian termasuk jenis fenomenologi karena mendeskripsikan kejadian berdasarkan fenomena yang terjadi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI di SD Negeri 211/IX Mendalo Darat. Jumlah subjek ada 31 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik  analisis data menggunakan teknik model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap disiplin siswa sudah baik. Hal tersebut dilihat dari sebagian besar siswa kelas VI sudah taat akan tata tertib sekolah, hadir ke sekolah tepat waktu, mengerjakan tugas dengan baik, dan melaksanakan piket kebersihan kelasnya dengan penuh tanggungjawab.Kedisiplinan siswa di sekolah tumbuh karena guru membuat tata tertib kelas, memberi tambahan nilai kepada siswa yang cepat mengerjakan tugas, dan membuat jadwal piket kelas.
Peningkatan Minat Baca dan Menulis Aksara Jawa Melalui Metode Quatum Teaching pada Siswa Kelas IV SDN 03 Wirotaman Amanda, Ferdika
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v5i2.1595

Abstract

Pada zaman milenial ini aksara Jawa kurang difungsikan, sehingga keberadaannya tidak terlihat dan dianggap ketinggalan zaman. Adanya era globalisasi pembelajaran bahasa Jawa seolah-olah dijauhkan dan dianaktirikan sehingga keberadaannya menjadi asing. Permasalahan tersebut mengakibatkan semakin berkurangnya minat siswa terhadap pembelajaran bahasa Jawa khususnya aksara Jawa. Agar dapat menumbuhkan minat siswa dalam pembelajaran dibutuhkan suatu metode yang tepat serta penggunaan media untuk menunjang keberhasilan dalm proses pembelajaran. Metode Quantum Teaching merupakan metode yang tepat untuk mengatasi pemasalahan dalam pembelajaran aksara Jawa yang penerapannya dinamakan TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Rayakan). Metode ini digunakan untuk meningkatkan minat baca dan menulis aksara Jawa serta dapat membantu siswa dalam mengatasi rendahnya nilai siswa yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Quantum Teaching dalam meningkatkan minat baca dan menulis aksara Jawa dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar minat baca dan menulis aksara Jawa melalui metode Quantum Teaching. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan pemerolehan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian dari siswa kelas IV SDN 03 Wirotaman Kabupaten Malang Kecamatan Ampelgading dengan jumlah 17 siswa. Instrumen observasi ditujukan pada guru dan siswa. Pengumpulan data berupa observasi dan tes. Analisis data kualitatif dengan mendeskripsikan kegiatan pada saat pelaksanaan tindakan dan data kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui tes lisan dan tes tertulis dengan menggunakan metode Quantum Teaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil pembelajaran minat baca dan menulis aksara Jawa mengalami peningkatan setelah menggunakan metode Quantum Teaching. Pada pratindakan hasil membaca aksara Jawa siswa memperoleh nilai rata-rata mencapai 60,05, nilai rata-rata pada siklus I mencapai 65,16, dan nilai rata-rata pada siklus II mencapai 80,88. Pada pratindakan hasil menulis aksara Jawa siswa mendapatkan nilai rata-rata mencapai 59,70, nilai rata-rata pada siklus I mencapai 69,41, dan nilai rata-rata pada siklus II mencapai 85,88. Dari data nilai siswa disetiap siklusnya mengalami peningkatan hal itu menunjukkan bahwa siswa sudah terbiasa dalam proses pembelajaran menggunakan metode Quantum Teaching.

Page 1 of 3 | Total Record : 22