cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Determinan Kesehatan Mental Anak Yatim Dan Piatu Di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Kabupaten Bireuen Raudhati, Sri
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.116

Abstract

WHO said that mental health disorders are more prone to attack the millennial generation, and mental health disorders are most vulnerable to orphaned adolescents living in orphanages, because they have lost love and direct attention from their biological fathers and mothers. The purpose of this study was to determine the factors related to the mental health of orphans, orphans and orphans in the Bireuen District Child Welfare Institution. Research Methodology:This research is a quantitative study, using a cross sectional study design. Sampling using purposive sampling technique, with a sample size of 104 children. The statistical test used in the data analysis was the logistic regression test using the stata program 15. Results: It was found that 25% of children experienced behavioral and emotional difficulties, where the largest proportion was peer problems 31.7%, then emotional symptoms 27.9%, behavioral problems 19.2 %, and hyperactivity 7.7%, while the problem of decreasing children's prosocial behavior was 14.4%. The results of the multivariate logistic test showed that female gender, other reasons, the child's age at the death of their parents ≤5 years, and families who rarely visited had a significant relationship with behavioral and emotional difficulties (P=0.004; P=0.012; P=0.007 ; P=0.003 respectively), While the factors that had a significant relationship with prosocial behavior were other reasons for entering the orphanage, the status of the orphaned children, the health condition of the sick children, and the children who experienced conflicts (P=0.031; P=0.010, P=0.011; P=0.002 respectively). Suggestion: With the results of this study, it is expected for orphanage leaders and caregivers to further optimize the services of counseling and social support programs so that they are able to find solutions to children's mental emotional problems.
Gambaran Penggunaan Masker Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Kelurahan Cengkeh Turi Kota Binjai Tahun 2020 Muhammad Irfan
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i1.120

Abstract

Abstrak Penggunaan masker di masa pandemi Covid-19 merupakan hal yang sangat penting dikarenakan merupakan langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19. Masker digunakan baik untuk orang terinfeksi guna mencegah penularan lebih lanjut dan masker digunakan orang yang sehat untuk melindungi diri dari orang yang terinfeksi. Sebagaimana diketahui penyebaran Covid-19 dapat terjadi terutama dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi Covid-19 batuk, bersin atau berbicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Penggunaan Masker di Masa Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Kelurahan Cengkeh Turi, Kota Binjai. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriftif dan dengan menggunaan pendekatan cross sectional study. Sempel didalam penelitian ini sebanyak 75 responden. Analisis data didalam penelitian ini menggunakan Microsoft excel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 75 responden masyarakat kelurahan cengkeh turi kecamatan Binjai utara kota Binjai yang sudah selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah dimasa pandemi covid-19 ini sebanyak 53 (70,67%), dan 22 (29,33%) yang jarang menggunakan masker saat keluar rumah. Abstract The use of masks during the Covid-19 pandemic is very important because it is a measure to prevent and control Covid-19. Masks are used both for infected people to prevebt further transmission and masks are used by healthy people to protect themselves from infected people. As it is known that the spread of Covid-19 can occur mainly from person through droplets from the nose or mouth the come out when a person infected with Covid-19 coughs, sneezes or talks. The purpose of this study is to find out. The purpose of the study is to determine An overview of the use of masks during the Covid-19 pandemic in the Cengkeh Turi village, Binjai City. This type of research is a descriptive study and using a cross sectional study approach. Samples in this study were 75 respondents. Data analysis in this study used a Microsoft excel. The results of this study indicate that of the 75 respondents for the Cengkeh Turi Sub-district, Binjai utara district, Binjai city who have always used masks when traveling outside the hause during the Covid-19 pandemic, 53 (70,67%), and 22 (29,33%), who rarely use masks when leaving the house.
Pengaruh Sosial BudayaTerhadap Pemberian MP-ASI Dini di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Moncongloe Leli, Leli
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v1i4.123

Abstract

Bayi yang mendapatkan makanan pendamping ASI sebelum berusia 6 bulan akan mempunyai resiko 17 kali lebih besar mengalami diare dan 3 kali lebih besar kemungkinan terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dibandingkan bayi yang hanya mendapat ASI eksklusif dan mendapatkan MP- ASI dengan tepat waktu. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat waktudapat mengakibatkan hal-hal yang merugikan, antara lain apabila terlalu dini dapat menimbulkan resiko diare, dehidrasi, produksi ASI menurun dan alergi. Kebiasaan masyarakat memberikan MP-ASI dini masih kental, keyakinan masyarakat bahwa bayi yang diberi MP-ASI dini akan cepat pertumbuhannya. Tujuan: Memaparkan angka kejadian pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja UPTD Puskesmas Moncongloe Kabupaten Marosdan mengidentifikasi pengaruh sosial budaya terhadap pemberian MP-ASI dini. Metode: Penelitian ini menggunakan Mixed Metode dengandesain Sequential Explanatory yaitu Sequential Explonatory design. Results: Pemberian MP-ASI sebagai solusi bagi bayi yang terbilang aktif dan rewel, sebagai solusi bagi ibu yang tidak memiliki ASI yang cukup/kurang sehingga pemberian susu formula terlalu dini, pertumbuhan bayi lambat, alternative bagi ibu yang bekerja dan terjadi karena pengalaman dari anak-anak dan pengaruh sosial budaya seperti kebiasaan turun temurun, 40 hari setelah kelahiran bayi, pemberian madu atau kurma saat bayi baru lahir. Kesimpulan: Faktor internal (Ibu dan bayi) serta faktor sosial budaya berpengaruh terhadap pemberian MP ASI dini.
Gambaran Kondisi Kesehatan Berdasarkan Data Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Kota Bekasi Pulungan, Rafiah Maharani; Fithri, Nayla kamila; S, Aisyah Amelia; A, Nabila Aulia; P, Rafif Priyambodo; Novitasari, Salsabila; Wiradati, Meidy
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i1.125

Abstract

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya merupakan upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan meningkatkan kemampuan hidup sehat yang setinggi-tingginya melalui Program Indonesia Sehat. Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) menerapkan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan pemenuhan universal health coverage melalui JKN dengan upaya Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui gambaran kesehatan berdasarkan indikator keluarga sehat di tiga kecamatan yang berada di Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yaitu data rekapitulasi indeks keluarga sehat. Berdasarkan data yang diperoleh dari tiga kecamatan di Kota Bekasi dinyatakan tidak sehat dengan prioritas masalah yang berbeda-beda. Rendahnya keikutsertaan program KB di tiga kecamatan menjadi prioritas utama yang akan dibahas. Untuk itu perlu dilakukan kerjasama antar sektor, khususnya bagi para pengelola program kesehatan guna meningkatkan angka dan status IKS menjadi sehat dan perlu diadakan intervensi.
Stigma dan Diskriminasi Orang Dengan HIV/AIDS Antara Masyarakat Perkotaan dan Pedesaan Di Sulawesi Selatan handayani, sri
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.129

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia baik ditinjau dari segi kesehatan, politik, maupun sosial ekonomi. Di Indonesia, jumlahnya terus meningkat sehingga menjadi tantangan berat untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) hingga tahun 2030. Sulawesi Selatan menempati urutan keempat dalam hal jumlah kasus AIDS terbanyak baik di pedesaan maupun perkotaan.Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS telah dilakukan, namun permasalahan stigma dan diskriminasi seringkali menjadi hambatan dalam upaya menurunkan prevalensi HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017 tentang HIV/AIDS. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Oktober 2019. Data dianalisis dengan uji statistik univariat dan uji statistik lanjut dengan menggunakan Uji Independent Samples Test dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada perbedaan signifikan pengetahuan tentang HIV/AIDS (p–value = 0.003) , sumber informasi (p– value = 0.001) dan stigma atau diskriminasi terhadap orang dengan HIVAIDS (p-value = 0.000) antara masyarakat perkotaan dan pedesaan di Sulawesi Selatan. Sedangkan sikap negosiasi berhubungan seksual yang aman dengan suami tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap masyarakat perkotaan dan pedesaan di Sulawesi Selatan dengan niai p-value = 0.699. Diharapkan kepada semua intansi baik pemerintah maupun swasta agar dapat berperan aktif dalam pemecahan masalah HIV/AIDS secara komprehensif. Selain itu pada masyarakat pedesaan peran aktif tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuka agama sangat besar pengaruhnya dalam menurunkan terjadinya stigma dan diskriminasi terhadap ODHA karena tokoh-tokoh lokal tersebut merupakan model atau contoh yang biasanya menjadi panutan masyarakat.
UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTERI Rini Mustikasari Kurnia Pratama; Desy Susanti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i1.130

Abstract

Kanker payudara merupakan penyumbang kematian sebesar 6,6% dari seluruh kematian akibat kanker di dunia dengan jumlah kasus yang terjadi sebesar 11,6% dari seluruh jenis kanker, dan insiden kanker payudara pada perempuan di Indonesia sebesar 11,3% (International Agency for Research on Cancer, 2018). Secara nasional prevalensi kanker payudara untuk Provinsi Jambi sebesar 1,5% (sekitar 4.995 penduduk). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan tindakan SADARI pada remaja puteri dalam upaya deteksi dini kanker payudara di STIKes Keluarga Bunda Jambi Prodi DIII Kebidanan Tingkat I. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat I Prodi DIII Kebidanan STIKes Keluarga Bunda Jambi sebanyak 28 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan SADARI pada remaja puteri di STIKes Keluarga Bunda Jambi Prodi DIII Kebidanan Tingkat I dengan p-value 0,002
Masa Kerja dengan Perilaku Aman pada Pekerja Bagian Workshop di PT.X Indramayu Maulana Syaputra, Eko; Nurbaeti, Tayong Siti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i1.133

Abstract

National Safety Council (NSC), menyebutkan bahwa penyebab kecelakaan kerja adalah 88% karena perilaku tidak aman (unsafe behavior), 10% karena kondisi yang tidak aman (unsafe condition), dan 2% tidak diketahui penyebabnya. Berdasarkan hasil riset tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa perilaku manusia merupakan salah satu unsur yang mengakibatkan kecelakaan kerja. Masa kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kinerja maupun perilaku positif dan perilaku negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masa kerja dengan perilaku aman pada pekerja bagian workshop di PT.X Indramayu. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 35 responden. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 33 responden. Tidak terdapat hubungan antara masa kerja dengan perilaku aman responden selama bekerja nilai p value 1,000. Perlu diberikannya secara rutin dan berkala kepada pekerja baru maupun lama terkait pelatihan tentang jobdesk pekerjaannya maupun tentang pelatihan K3.
Gambaran Sanitasi Lingkungan pada Masyarakat Pesisir Desa Bajo Indah S, Misdayanti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v1i4.134

Abstract

Masyarakat pesisir adalah sekumpulan masyarakat yang hidup bersama mendiami wilayah pesisir kemudian membentuk dan memiliki kebudayaan yang khas terkait dengan ketergantungannya pada pemanfaatan sumberdaya pesisir. Sanitasi merupakan factor penting dalam kesehatan masyarakat. Salah satu wilayah yang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dalam pengelolaan wilayahnya adalah wilayah pesisir. Masalah utama dalam kesehatan lingkungan pada masyarakat Indonesia pada umumnya masih berfokus pada perumahan yang layak, pengadaan air bersih, jamban keluarga, pembuangan sampah dan pembuangan limbah rumah tangga. Masyarakat Rumah masyarakat Desa Bajo Indah pada umumnya semi permanen dan tidak memiliki sarana sanitasi yang memadai karena dengan keterbatasan ekonomi menjadikan PHBS tidak dianggap suatu kebutuhan dan tidak begitu penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi sanitasi lingkungan masyarakat daerah pesisir di Desa Bajo Indah kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Propinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Responden berjumlah 63 orang. Penelitian ini dilakukan di Desa Bajo Indah Kecamatan Soropia. Hasil penelitian ini adalah masih minimnya sarana sanitasi lingkungan yang brdampak pada status Kesehatan masyarakat. Dalam hal ini, sangat penting untuk dilakukan promosi Kesehatan terkait PHBS dan melakukan pemberdayaan masyarakat.
[PJK)] : PJK (Penyakit Jantung Koroner) VS SKA (Sindrome Kororner Akut) Prespektif Epidemiologi Wahidah, Wahidah; Harahap, Reni Agustina
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v1i4.135

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) yaitu penyakit yang timbul akibat terdapat Flak menumpuk di dalam arteri koroner yang mensuplai oksigen ke otot jantung. Penyakit jantung koroner dengan Sindrome akut memiliki gejala hampir sama akan tetapi ada beberapa gejala yang berbeda. perbedaan dari kedua penyakit ini seperti iskemia dan merasakan rasa tidak nyaman di bagian dada. Rasa tidak nyama pada PJK terjadi secara tiba-tiba namun SKA terjadi pada waktu istirahat. Kedua penyakit ini terjadi pada pria umur 45 tahun tetapi pada wanita >55 tahun. SKA bisa terjadi pada wanita dengan status penyandang hipertensi dan merokok. PJK dan SKA merupakan penyebab kematian di dunia. Kedua penyakit ini seringkali dianggap penyakit yang sama namun memiliki penyebab yang berbeda dan perlu dilakukan analisis perbedaan dari keduanya.
PENERAPAN METODE PERMAINAN ULAR TANGGA”STOP TRASH” TERHADAP PENGETAHUAN MENGENAI SAMPAH PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI INDRAMAYU Fitriyah, Sukhriyatun; Rahmawati, Ade
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v1i4.139

Abstract

Permainan ular tangga merupakan permainan edukatif bagi anak usia sekolah yang bersifat menyenangkan sehingga anak dapat tertarik untuk belajar sekaligus dapat bermain, permainan ular tangg dapat dilakukan baik di dalam kelas maupun di luar kelas, serta dapat merangsang anak untuk beraktivitas secara berkelompok atau individu. Edukasi pendidikan kesehatan melaui metode permainan ular tangga membuat responden lebih mudah menerima informasi yang diberikan. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan sampel dilaksanakan di SDN singaraja I dan II kelas 4 s.d. 6 dengan rentang usia 10 s.d. 12 tahun. Sampel dari penelitian ini sebanyak 135 siswa dengan 81 siswa perempuan dan 51 Siswa laki-laki. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Rank Test dengan hasil Z =-8.421 nilai Asymp. Sig (2-tailed) atau p-value pada tingkat pengetahuan (0,000) < 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan media permainan "stop trash" terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar negeri singaraja mengenai sampah. ada beberapa kelebihan media permainan diantaranya permainan bersifat menyenangkan, memungkinkan adanya partisipasi untuk belajar, memberikan umpan balik, memungkinkan anak untuk memecahkan masalah-masalah, memberikan pengalaman-pengalaman nyata, serta membantu meningkatkan kemampuan komunikatifnya. Penggunaan jenis media permainan yang tepat akan memudahkan untuk mencapai tujuan pendidikan kesehatan.

Page 7 of 25 | Total Record : 241