cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Identifikasi Kepadatan Larva Nyamuk Aedes Sp Sebagai Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Mogolaing Kotamobagu Hairil Akbar; Hamzah B
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.128

Abstract

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia pada tahun 2017 dilaporkan sebanyak 68,407 kasus dengan jumlah kasus meninggal sebanyak 493 orang dan IR 26,12. Provinsi Sulawesi Utara menempati urutan kedua yang memiliki CFR tinggi (1,55%) setelah Gorontalo (2,18%). Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes sp. Distribusi nyamuk Aedes sp dipengaruhi oleh perubahan lingkungan seperti ketinggian, suhu dan keadaan lingkungan. Masyarakat urban yang menggunakan tandon atau bejana sebagai tempat penampungan air yang tidak tertutup dapat meningkatkan populasi nyamuk Aedes sp menjadi tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 62 rumah yang ambil dengan teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan dari 115 rumah dan 516 yang diperiksa didapatkan 41 rumah dan 61 kontainer yang positif jentik Aedes sp dengan nilai House Index (HI) sebesar 35,65%, kemudian dari 516 kontainer yang diperiksa didapatkan 61 kontainer yang positif jentik Aedes sp dengan Container Index (CI) sebesar 11,82%, dan Bretau Index (BI) sebesar 53,04%. Hasil perhitungan House Index (HI) menunjukkan angka 35,65% dengan Desinty Figure (DF) adalah 5 yang menunjukkan kepadatan populasi larva di Kelurahan Mogolaing Kotamobagu masuk kedalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan derajat penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang dibawa oleh vektor nyamuk Aedes sp adalah sedang sehingga perlu menjadi perhatian dan diwaspadai akan potensi kasus demam berdarah dengue (DBD) menjadi tinggi.
Perilaku Pencegahan dan Sumber Informasi Covid 19 di Perdesaan dan Perkotaan tutisurtimanah; Sjamsuddin, Irfan Nafis; Hasna Hanifah; Divia Alfianita; Salma Syifa Audia; Pratama Mulyawan
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.151

Abstract

Abstrak Kasus Covid-19 masih bertambah tetapi perilaku pencegahan penularan 3-M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak belum dilakukan seluruh masyarakat. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh jenis tempat tinggal (perdesaan, perkotaan) terhadap perilaku pencegahan Covid-19 dengan mempertimbangkan akses sumber informasi. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian masyarakat Jawa Barat dengan multi stage cluster dan purposive sampling, dipilih dua Rukun Tetangga di kelurahan dan dua Rukun Tetangga di desa dengan jumlah responden 190 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa google form via WhatsApp serta kuesioner tertulis via wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukan separuh responden berperilaku pencegahan dalam kategori tinggi. Masyarakat perdesaan lebih banyak berperilaku pencegahan kategori tinggi serta memiliki akses sumber informasi Covid-19 dibandingkan masyarakat perkotaan. Terdapat pengaruh signifikan jenis tempat tinggal terhadap perilaku pencegahan dengan dikontrol akses sumber informasi. Masyarakat perdesaan 2,676 kali berperilaku pencegahan, 2,869 kali berpengetahuan serta 4,203 kali melakukan praktek pencegahan Covid-19 dibanding masyarakat perkotaan dengan dikontrol akses sumber informasi. Prioritas pesan penyuluhan yang akan datang adalah gejala dan respon gejala Covid-19, cara pengobatan, alasan tidak patuh 3M, praktek di kendaraan umum dan mau masuk rumah, pengobatan mandiri dan pelayanan kesehatan keluarga di masa pandemi. Multi sumber informasi sebaiknya digunakan agar menjangkau seluruh segmentasi sasaran, sumber informasi utama tokoh masyarakat, pengumuman pemerintah setempat, televisi disertai media visual dan berbasis internet di perkotaan. Penelitian kualitatif lanjutan untuk mengungkap latar belakang rendahnya akses sumber informasi masyarakat perkotaan diperlukan sebagai bahan intervensi. Abstract Covid-19 cases are still increasing but the behavior of preventing transmission, namely wearing masks, washing hands with soap and maintaining distance hasn’t been carried out by the whole community. This study aims to determine the effect of type of residence (rural, urban) on Covid-19 prevention behavior by considering access to information sources. Quantitative research method with cross sectional approach. The population of the people of West Java, with a multi-stage cluster and purposive sampling, selected two neighborhood association in the sub-district and two in the village with 190 respondents. Data collection used a questionnaire in the google form via WhatsApp and a written questionnaire via direct interviews. The results showed that half of the respondents behaved in a high category of behavior prevention. Rural communities are more have high prevention behavior and have access to information sources than urban communities. There is a significant influence on the type of residence on prevention behavior with controlled access to information sources. Rural communities have 2.676 times prevention behavior, 2.869 times knowledge and 4.203 times practice prevention of Covid-19 compared to urban communities with controlled access to information sources. The priority of the information message is the symptoms and symptom response, treatment methods, reasons for not compliant, practicing on public transportation and entering homes, self-medication and family health services during the pandemic. Multi sources of information should be used in order to reach all target segmentations. Qualitative research reveals the background of low access to urban community information sources as material for interventions.
Proyeksi dan Pemetaan Sebaran Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Sistem Informasi Geografi (SIG) Agung Sutriyawan; Kurniawati, Ratna Dian; Suherdin, Suherdin
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.153

Abstract

Dengue merupakan penyakit tropis yang masih menjadi masalah internasional dalam kesehatan masyarakat di beberapa dekade terakhir. Bandung merupakan Kota yang endemis demam berdarah dengue. Jumlah kasus demam berdarah dengue di Kota Bandung tidak hanya menagalami peningkatan tetapi juga menyebabkan beberapa kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan proyeksi jumlah kasus demam berdarah dengue dan memberi informasi wilayah sebaran penyakit demam berdarah dengue di Kota Bandung. Riset ini menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis data statistik yaitu data trend perkembangan kasus demam berdarah dengue di Kota Bandung, selama beberapa tahun terakhir (data runut), selanjutnya melakukan proyeksi dengan membaca trend data demam berdarah dengue, menggunakan alat analisis eksponential smothing dengan model holt’s linear trend. Selain itu pemetan berdasarkan tempat sebagai data spasial kemudian disajikan dalam bentuk peta sebagai informasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proyeksi jumlah kasus demam berdarah dengue di Kota Bandung pada periode 2021-2025 menggunakan metode microsoft excel mengalami penurunan sedangkan mengunakan metode exponential smoothing model holt’s linear trend mengalami peningkatan. Berdasarkan data sekunder kasus demam berdarah dengue, maka pemetaan wilayah persebaran kasus demam berdarah dengue dilakukan di 30 Kecamatan Kota Bandung, terdapat dua Kecamatan dengan jumlah kasus sangat tinggi yaitu Kecamatan Coblong dan Buah Batu. Perlu dilakukan pencegahan kasus demam berdarah dengue di seluruh wilayah Kota Bandung, karena setiap kecamatan yang ada di Kota Bandung berpotensi mengalami peningkatan jumlah kasus di 5 tahun kedepan
The Correlation between Elderly Behavior and Family Support for Hypertension Control in Gorontalo Indriani, Indriani
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.160

Abstract

Abstract Hypertension is the first of the fifteen diseases in Gorontalo city which mostly affects the elderly, with a total of 2240 people. One of the efforts to control the risk of increased hypertension is through family support so that the elderly at the age who are no longer productive can still improve their health status. This study used an observational research design with a cross-sectional approach. Sampling in this study was carried out by means of simple random sampling with the criteria of the elderly who came for treatment at health centers and were willing to be respondents, namely as many as 33 respondents. The results showed that the correlation between family support and elderly behavior in controlling hypertension using the chi square test got a value of ρ = 0.025 <a = 0.05. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between family support and the behavior of the elderly in controlling hypertension. Support from family can motivate the elderly to maintain their quality of life in old age.
KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN: PEMICU DAN ALTERNATIF PENANGANAN Muhammad Jadi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.161

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemaparan tentang kekerasan terhadap perempuan sebagai salah satu permasalahan yang sering dihadapi kaum perempuan. Melalui studi pustaka dari hasil penelitian dan pendapat para ahli yang berhubungan dengan topik kajian ini, beberapa hal seperti latar belakang, pengertian, termasuk kasus dan penanganan di Indonesia selama ini disajikan dalam artikel ini. Selain itu, alternatif solusi yang mungkin dilakukan untuk mencegah tindakan kekerasan terhadap perempuan juga didiskusikan, termasuk masukan tentang pentingnya penelitian lebih mendalam yang multisentris dan berkesinambungan mengenai topik permasalahan ini. Melalui cara ini, diharapkan akan dapat diperoleh gambaran yang lebih jelas demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan jauh dari tindak kekerasan bagi perempuan.
Hubungan Kontrol Perilaku yang Dirasakan dengan Niat dan Perilaku Adaptasi Kebiasaan Baru Generasi Milenial di Kota Cirebon Riantina Luxiarti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.163

Abstract

Pencegahan Covid 19 menggunakan vaksin masih jauh dari tareget., sehingga langkah yang harus ditempuh adalah menerapkan protocol kesehatan secara ketat yang dikenal dengan adaptasi kebiasaan baru. Pada kenyataannya AKB belum bisa diterapkan secara benar oleh masyarakat. Terlihat dari perilaku masyarakat yang belum mengedepankan protokol kesehatan. Berdasarkan observasi yang dilakukan di wilayah Kota Cirebon, terdapat banyak masyarakat yang belum menggunakan masker. Tidak menjaga jarak pada saat berada di tempat umum ataupun keramaian, tidak mematuhi tanda silang. Tidak mencuci tangan meskipun telah tersedia fasilitas mencuci tangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuin hubungan kontrol perilaku yang dirasakan dengan niat dan perilaku adaptasi kebiasaan baru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh generasi milenial yang berada di kecematan Harjamukti Kota Cirebon dengan jumlah sebesar 21628 Jiwa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 113 responden. Pengambilan sampel melalui teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan Uji-Chisquare. Hasil; Ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikasn anatara kontrol perilaku yang di rasakan dengan penerapan niat adaptasi kebiasaan baru dengan nilai p value 0.019 dan ada hubungan yang siginifikan antara kontolr perilaku yang dirasakan dengan penerapan perilaku adaptasi kebiasaan baru dengan p value, 0.002. Kesimpulan: Kontrol perilaku yang dirasakan secara statistik berhubungan dengan penerapan niat dan perilaku adaptasi kebiasaan baru generasi milenial.
HUBUNGAN ANTARA USIA MENARCHE DAN RIWAYAT PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DENGAN MENOPOUSE DINI PADA LANSIA DI DESA DUKUH INDRAMAYU Marlia, Tutin
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.168

Abstract

Waktu terjadinya menopouse pada setiap wanita berbeda-beda, sebagian besar wanita mengalami menopouse secara alamiah yaitu menopouse yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia dan akibat dari penurunan organ reproduksi. Rata-rata usia menopause terjadi pada usia 51,4 tahun. Banyak faktor yang berhubungan dengan terjadinya menopause. Beberapa faktor tersebut yaitu usia pertama kali mendapat haid (menarche), stres, pemakaian metode kontrasepsi, status keluarga (seperti status perkawinan, jumlah anak dan usia saat melahirkan anak terakhir), riwayat keluarga, pekerjaan, pendapatan, merokok, dan minum alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Usia Menarche dan Riwayat Penggunaan Alat Kontrasepsi Dengan Menopouse Dini. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional.Tehnik sampling dalam penelitian menggunakan total samplingberjumlah 57 responden. Hasil penelitian Terdapat hubungan yang signifikan dari faktor usia menarche dengan menopouse dini dengan nilai p 0.007 dan tidak terdapat hubungan antara riwayat penggunaan alat kontrasepsi dengan menopouse dini dengan nilai p 0.98. Penelitian ini masih terbatas, perlu adanya pengembangan dan pendalaman dalam menganalisis setiap variabelnya ataupun perlu menambah dengan variabel lain. Begitupun variabel lain yang dapat diteliti misalkan riwayat aktivitas, status gizi, riwayat melahirkan anak pertama dan lain-lain.Penelitian ini dilakukan pada lansia yang dapat memungkinkan ingatan lansia mengalami penurunan, sehingga untuk mendapatkan informasi yang akurat perlu melibatkan anggota keluarga.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Pada Mahasiswi Kebidanan STIKes Payung Negeri Tahun 2017 yoneta yoneta
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2019): afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v4i1.4

Abstract

Cancer is a condition where cells have lost control and the normal mechanisms, so that experiencing abnormal growth, rapid and uncontrolled. Cases of breast cancer at RSUD Arifin Achmad in 2016 as many 265 people. Case this is a case of breast cancer is highest in the RSUD Arifin Achmad. The purpose of this study was to determine the factors that affect behavior the prevention of breast cancer. This research is descriptive quantitative. This research conducted was on DIII program studi midwifery level I dan II in STIKes Payung Negeri,in july 2017. This research sampel totaled 139 student registered in the STIKes Payung Negeri. The research design was a cross sectional study using questionnaires instrument. Data were analyzed using univariate and bivariate statistical test Chi Square. Results of this study concluded that there was influence of knowledge (p value= 0,001< 0,05) with behavior the prevention of breast cancer, there is no influence of attitude (p value= 0,527>0,05) with behavior the prevention of breast cancer, there is no influence and a history of cancer in the family (p value=0,503>0,05) with behavior the prevention of breast cancer, and there was influence the first age of menarche (p value= 0,007<0,05) with behavior the prevention of breast cancer. The results of this study are recommended for further research, for to follow up on the factors that cause breast cancer, so get better results
Extract effect of Tintir (Jathropa Multifida Linn) to Total PMN and Selt Mast in Wound Healing Model Rats with Acute Injury wahyuningsih wahyuningsih
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2019): afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v4i1.5

Abstract

Wound is considered as a serious health problem, because it can interfere with quality of life due to pain, weakness, and decreased mobility and quality of life. This study aims to determine the effect ofj jathropha multifida, linn to the number of PMN and selt mast in the process of wound healing in rats with acute injury models. This study is an experimental research laboratory using the design of post test control group design Wistar rats were used as research subjects. Based on Tukey HSD test results, the average number of PMN leukocytes third day the negative control group had no significant difference in the positive control group (0.037) and treatment group (0004). On the seventh day the number of PMN leukocytes negative control group had no significant difference in the positive control group (0.069) and had a significant difference to the treatment group (0.00). Meanwhile, on the fourteenth day the number of PMN leukocytes negative control group had no significant difference in the positive control group (0.000) and had a significant difference to the treatment group (0.00). Based on the results of data analysis Annova one direction on the third day obtained a significant level of 0:50 means there is no significant difference in the number of mast cells in each group on the seventh day. While on day three significant values ​​of 0:08 was also no significant difference, as well as on the fourteenth day found no significant difference between the group with a value of 0.68. Conclusions there was a decrease in the number of Leukocyte PMN in rat wounds given a 10% stem extract ointment, and there was a decrease in the number of mast cells in the wounds of rodents given a 10% stem extract ointment. Suggestions need to be investigated regarding the use of distance stem extract in various concentrations to obtain effective results for wound healing and the need to examine other factors related to wound healing.
Physical Activity Relationship With Metabolic Syndrome In Adults Age At Work Area of Upt Lambu Health Center Subdistrict Lambu Bima Regency: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Patria Artha, Gowa Muhammad Saddad Tanrewali
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2019): afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v4i1.7

Abstract

Metabolic Syndrome (SM) on a person if found three of five components consisting of blood pressure ≥ 130/85 mmHg or on antihypertensive medication, HDL cholesterol levels <40 mg / dL in men and <50 mg / dL in women, hypertriglyceridemia ≥150 mg / dL, fasting serum glucose levels are high ≥100 mg / dL and random blood glucose ≥200 mg / dL and central obesity (abdominal circumference ≥90 cm in men and women ≥80 cm). The purpose of this study to analyze factors associated with the incidence of metabolic syndrome in adult age at UPT Lambu health center working area Lambu subdistrict Bima regency. This type of research is observational analytic with cross sectional study. The samples studied are mostly drawn from the population of young adults (18-40 years) and middle age (41-60 years), which amounted to 145 people. Bivariate analysis using chi-square test. The results showed that there was a relationship with the incidence of metabolic syndrome physical activity with p-value = 0.006, p <α of 0.05 means that there is a relationship between lifestyles with the incidence of metabolic syndrome. The need for the role of health workers to always educate the public about the importance of health and prevention of disease especially need to do a degenerative disease in order to improve public health adequately. The need for community empowerment in improving early warning against non-communicable disease risk factors, either against themselves, family and community environment. For example, by forming Posbindu PTM (Pos Integrated Development of Non-Communicable Diseases).

Page 8 of 25 | Total Record : 241