cover
Contact Name
Syarif Hidayatullah
Contact Email
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Phone
+6281905887050
Journal Mail Official
imajeri@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Tanah Merdeka No.6, Rambutan, Ps. Rebo, Jakarta Timur, Indonesia 13830
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26544199     DOI : https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i1
Core Subject : Education, Social,
IMAJERI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (E-ISSN: 2654-4199) is an open access, multidisciplinary, peer-reviewed journal that is online publishes two times in a year. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews on linguistics, literature, and their teaching
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023)" : 9 Documents clear
Kelayakan Isi, Penyajian, Kebahasaan, dan Kegrafikan Bahan Ajar Teks Deskripsi di SMP Kelas VII Hesti Afril Ningtyas; Laili Etika Rahmawati
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.10977

Abstract

Kelayakan materi dianalisis berdasarkan kesesuaian topik yang disajikan (kelayakan isi, kelayakan penyajian, bahasa, kegrafikaan) dengan KI dan KD. Artinya, dari segi ruang lingkup dan isi, materi teks deskriptif paling tidak mencakup segala hal yang diperlukan untuk membantu siswa mencapai tujuan KI dan KD yang ditetapkan dalam kurikulum bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan dan kegrafikan bahan ajar teks deskriptif bahasa Indonesia kelas VII semester ganjil. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk penelitian kualitatif yaitu mengumpulkan data dengan cara meninjau literatur untuk menarik kesimpulan tentang objek penelitian. Dalam buku ajar Bahasa Indonesia materi teks deskripsi kelas VII semester gasal dikatakan layak karena telah dilakukan analisis kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan, dan kelayakan kegrafikan.
Kesalahan Berbahasa pada Kolom Liputan Khusus di Media Online LPM Pratiwi Yulia Saputri; Markhamah
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan afiksasi pada kolom Liputan khusus LPM Pabelan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan metode simak catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data lalu melakukan penyimpulan. Sumber data diperoleh dari kolom Liputan Khusus LPM Pabelan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan pada tataran prefiks, sufiks, dan konfiks. Pada tataran prefiks ditemukan 3 bentuk kesalahan yaitu penghilangan unsur prefiks dan terjadinya kesalahan penggunaan prefiks ke-. Kesalahan pada sufiks ditemukan 8 bentuk kesalahan yang memperlihatkan adanya ketidaktepatan dalam menggunakan akhiran –kan dan -i. Pada tataran konfiks ditemukan 2 bentuk kesalahan yaitu kesalahan terhadap penghilangan unsur konfiks dan kesalahan dalam pemakaian konfiks me- -kan.
Framing Pemberitaan Polisi Tembak Polisi pada Media Daring Detik.com dan Kompas.com Risa Aulia Puspita Dewi; Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Zainal Arifin
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12297

Abstract

Peineilitian ini dilatarbeilakangi adanya framing berbeda pada meidia daring Deitik.com dan Kompas.com pada peimbeiritaan polisi teimbak polisi. Peineilitian ini beirtuijuian uintuik meindeiskripsikan framing peimbeiritaan polisi teimbak polisi pada meidia daring Deitik.com dan Kompas.com deingan modeil Robeirt N. Eintman. Jeinis peineilitian ini adalah deiskriptif kuialitatif. Peinguimpuilan data dilakuikan deingan dokuimeintasi dan simak catat. Data peineilitian ini adalah wacana beirita polisi teimbak polisi peimbuinuihan Brigadir J meidia daring Deitik.com dan Kompas.com pada builan Juili – Aguistuis 2022. Teiknik analisis data meingguinakan meitodei padan dan dianalisis deingan modeil Robeirt N. Eintman. Hasil peineilitian meinuinjuikkan bahwa Deitik.com dan Kompas.com meimbeirikan framing yang beirbeida. Deitik.com meimbeirikan framing citra positif keipada keipolisian atas tindakan profeisionalitasnya dalam meinangani kasuis, seidangkan Kompas.com meimbeirikan framing citra neigatif keipada keipolisian kareina tuintuitan dari beirbagai pihak dalam meinguisuit kasuis dan keipada keijahatan Irjein Feirdy Sambo yang teilah meincoreing nama baik keipolisian.
Pilihan Bahasa Pengguna Instagram dan Sikap Terhadap Campur Kode Anisa Dara Oktaviani
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12372

Abstract

Media sosial memiliki peran penting dalam pilihan bahasa. Hal tersebut dapat dilihat dari variasi bahasa dalam kolom komentar ataupun takarir yang digunakan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pilihan bahasa yang digunakan oleh pengguna Instagram, faktor-faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa para pengguna Instagram, serta sikap dan pandangannya terhadap campur kode. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik kuesioner dan wawancara. Kuesioner dibagikan melalui media WhatsApp dan Instagram dengan total 105 responden. Semenara itu, wawancara dilakukan melalui obrolan WhatsApp kepada 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia menjadi bahasa yang paling banyak digunakan dengan alasan kesopanan dan formalitas, bahasa daerah digunakan karena faktor kedekatan serta bahasa Inggris karena kenyamanan dan disesuaikan dengan konteks unggahan. Adapun faktor-faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa pengguna Instagram, yakni 1) konteks unggahan; 2) tujuan pembicaraan; 3) topik dari unggahan yang dikomentari; 4) suasana hati. Sikap positif juga ditunjukkan terhadap campur kode berdasarkan faktor kenyamanan, kebiasaan, tidak adanya padanan kata yang sesuai, penyesuaian dengan konteks, kemampuan berbahasa serta menciptakan komunikasi yang baik.
Potensi Kriminal Cyber Crime pada Meme Pejabat Politik Indonesia: Kajian Linguistik Forensik Essy Yunita Windari; Syahrul Ramadhan; Amril Amir
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12423

Abstract

This article aims to describe the findings of forensic linguistic analysis of language expressions on meme potentially used in cybercrime crimes. The linguistic form of the meme, including words, phrases, and clauses, serves as a data source. Three political-themed memes were chosen as representative examples. Data from Internet communication channels. The data is subsequently evaluated syntax, semantic, pragmatic, and forensic components. The results of forensic language-based analysis showed that the three meme could be involved in online criminal activity. This violation is possible, as evidenced by the offensive actions of expressive and persuasive illusion. The use of linguistic machinism such as “the president is useless”, “sell only”, “stupid”, etc. is one type of insult. Obviously, the comment was addressed to Jokowi and Makruf Amin personally. At their respective site locations, these three meme are still available to the public. These three memes are potentially violated, and it could make the perpetrator violate Articles 27 and 45 of the ITE Act. In addition, Chapter XVI, Sections 310 to 321 of the Code of Criminal Procedures on Disgrace discusses the offence of pollution of good name.
Tindak Tutur Direktif pada Caption Instagram Nadiem Makarim dalam Menumbuhkan Sikap Spiritual Pembaca Ade Hikmat; Nani Solihati; Wini Tarmini; Tati Nurhikmah; Achmad Abimubarok
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tindak Tutur Direktif Pada Caption Instagram Nadiem Makarim Dalam Menumbuhkan Sikap Spiritual Pembaca. Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI menggunakan Instagram secara aktif sehingga menjadi kesempatan baik untuk menyampaikan tujuannya kepada masyarakat melalui caption di Instagram. Dalam ilmu kebahasaan, penyampaian komunikasi secara tertulis di caption Instagram ini tergolong ke dalam tindak tutur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Tindak tutur direktif mengajak merupakan tindak tutur yang paling mendominasi, lalu disusul oleh tindak tutur direktif menasihati dan mengharap yang memiliki jumlah sama, kemudian tindak tutur direktif mengingatkan, dan terakhir tindak tutur direktif mengharap. Tindak tutur direktif yang dilakukan oleh Nadiem Makarim dalam caption instagramnya membuat pengaruh terhadap pembaca dan para pengikutnya untuk melakukan apa yang diharapkan oleh Nadiem Makarim. Pengaruh tersebut berbentuk pengaruh sikap sosial dan spiritual yang tercermin pada komentar para pembaca dan pengikutnya.
Media Ular Tangga untuk Meningkatkan Minat Baca Teks Cerita Siswa Sekolah Dasar Gerry Adhitya Muntu; Prima Gusti Yanti
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12535

Abstract

Tidak banyak dari siswa yang secara sadar dan mandiri membaca untuk meningkatkan pengetahuan mereka. Minat baca yang rendah serta kemampuan membaca yang rendah pada peserta didik dan generasi muda akan berdampak negatif pada perkembangan anak dalam pembelajaran. Peneliti menerapkan metode penelitian dan pengembangan menggunakan model 4D. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah, kecocokan, efektivitas, dan cara menyebarkan pengembangan permainan ular tangga dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas III Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini, peneliti melibatkan ahli di bidang media dan desain, dengan hasil bahwa 88% menganggapnya layak, dan ahli di bidang materi, dengan hasil 89% yang menganggapnya sangat layak. Uji coba dilakukan pada individu, kelompok kecil, dan kelompok besar, dengan hasil 89% (individu), 86% (kelompok kecil), dan 85% (kelompok besar) yang menganggapnya layak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media ular tangga layak digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan minat membaca siswa
Eksplorasi Bentuk-bentuk Bahasa Figuratif dalam Dimensi Estetika pada Kumpulan Puisi Penyair Midas Karya Nanang Suryadi Muhammad Diki Lesmana; Imam Safi'i; Nini Ibrahim
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12591

Abstract

Bahasa figuratif secara analitis adalah salah satu bagian yang mendasar dalam sebuah puisi. Pemanfaatan bahasa dapat menimbulkan kesan serta makna mendalam yang terkandung di dalam puisi. Kumpulan puisi Penyair Midas karya Nanang Suryadi merupakan salah salah satu kumpulan puisi yang menarik untuk dikaji, namun hingga saat ini belum ada yang melakukan kajian terhadap kumpulan puisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeskplorasi bentuk-bentuk bahasa figuratif yang terkandung dalam kumpulan puisi Penyair Midas karya Nanang Suryadi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penggunaan bahasa figuratif yang digunakan dalam kumpulan puisi Penyair Midas karya Nanang Suryadi sangat beragam, yaitu meliputi metafora, personifikasi, sinekdoke, metonemia, dan simile. Pemanfaatan bahasa figuratif dalam kumpulan puisi Penyair Midas Karya Nanang Suryadi tersebut menyiratkan makna yang sangat mendalam, baik yang berkaitan dengan diri sendiri, sesama manusia, maupun alam. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dalam melakukan apresiasi sastra, khususnya puisi.
Kutukan Ibu Kepada Anak Dalam Cerita Rakyat Indonesia Syarif Hidayatullah; Yeti Mulyati; Vismaia S Damayanti; Tedi Permadi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam cerita rakyat Indonesia banyak ditemukan cerita tentang kutukan ibu kepada anak. Namun penelitian mengenai pola dan profil anak yang dikutuk ibu belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari profil yang dikutuk ibu dalam cerita rakyat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode teknik analisis isi. Data cerita rakyat yang bertemakan kutukan ibu kepada anak dari empat daerah berbeda dibandingkan dengan pendekatan struktural Greimas. Hasil diperoleh bahwa kutukan ibu kepada anak muncul sebagai akibat dari faktor ekonomi dan ketidakadaan sosok kepala keluarga sehingga ibu berperan dalam ruang domestik dan publik. Kedua, kutukan ibu kepada anak dipengaruhi secara tidak langsung oleh hadirnya perempuan lain dalam kehidupan anak, yaitu istrinya. Ketiga, kutukan ibu kepada anak dipengaruhi oleh kecantikan yang dimiliki anak sehingga malu memiliki ibu yang miskin dan tua. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa kisah relasi antara cerita rakyat dengan kehidupan saat ini masih relevan sehingga cerita rakyat dengan topik kutukan ibu kepada anaknya masih penting untuk disampaikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9