Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Nasional, dengan terbitan berkala tiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial memuat artikel Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan dari cabang ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain).
Articles
282 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL TEMBANG MACAPAT PADA PROGRAM SIARAN RADIO KOMUNITAS ANGKRINGAN YOGYAKARTA
kusuma, irawinnie rizky wahyu
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i1.372
ABSTRACTThe research discusses the preservation of local culture on Angkringan Community Radio through Macapat cultural programs, and community participation in the macapatan broadcast program. Research location in the village Timbulharjo, Sewon - Bantul, Yogyakarta.The analysis was conducted using qualitative research case study approach. Qualitative research methods describe the analysis with the socio- cultural and historical time and according to the conditions in which research occurs, analysis also combines collective participation theory with discusses. Methods of data collection conducted in this research include in-depth interviews and direct observation by reviewing the location of Community Radio Angkringan in Yogyakarta.The results of the preservation local culture with macapatan culture program and community participation. The researcher discovery of Angkringan community radio listeners macapatan particular at the age of 40 – 60 years old. Gender the radio listener more man than women. The conclusion having difference in age and gender segments. Shows the community radio administrator do not yet have clarity about the concept of the target market, focus of administrator only on the content program.Public participation occurs in the production process includes a process of making decisions about broadcast content, duration, and shcedule of the broadcast program. Community are actively involved in learning ti manage and organize broadcast.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN WISATA ALAM TUKAD BINDU DI KOTA DENPASAR
Juwita, Putu Ratna
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i2.1690
Kota Denpasar sebagai ibu kota Bali yang terkenal akan pariwisata tentunya harus mampu berinovasi dan memiliki kreativitas dalam meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun internasional. Tujuan wisata baru tentu harus memiliki keunikan tersendiri. Salah satu atraksi baru yang terkenal di kota Denpasar adalah Tukad Bindu yang kira-kira 1 kilometer panjangnya. Penerapan pariwisata berbasis komunitas telah memungkinkan masyarakat sebagai pelaku pariwisata untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pariwisata itu sendiri. Didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, baik Pemerintah, Universitas dan sektor swasta, tentunya akan semakin memuluskan jalan bagi keberhasilan tujuan wisata ini.Kata Kunci: Tujuan Wisata, Wisata Berbasis Masyarakat, Analisis SWOT
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT BY USING ANTICIPATION GUIDES FOR STUDENTS OF COMMUNICATION STUDY PROGRAM OF UNIDKNAS UNIVERSITY YEAR 2017/2018
Basmantra, Ida Nyoman
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i2.1694
This study entitled Improving Students’ Reading Comprehension in Narrative Text by using Anticipation Guides for Students of Communication Study Program of Unidknas University year 2017/2018. This study uses to analyze the four major skills to be mastered by the learners, namely listening, speaking, reading, and writing. The standard competency is the general competency that should be mastered by the school graduates. The basic competency is the minimum competency that should be mastered by the students in learning a certain subject. One standard competency consists of several basic competencies. To know whether the students have achieved the basic competency, the teacher needs to refer to some indicator. One basic competency can be developed into some indicators. The subject of this study is the 40 students of Communication Study Program in Undiknas University in academic year 2017/2018. The research design of this study was action research based on Kemmis and Mc Taggart (1988) design. Richards and Plat & Plat (1999) as cited by Adnyani (2001) defined action research as a teacher initiated classroom research that seeks to increase the teacher’s understanding of classroom teaching and learning and to bring about improvements in classroom practices. The result of this study shows that there were two types of data obtained during the research namely, quantitative and qualitative data. The quantitative data was shown from the score obtained by the students in the pretest; post test I and post test II. Those data were shown in the form of tables and diagram and they were interpreted descriptively. The qualitative data were obtained from both the analysis of the diary in every session of the two cycles and also from the questionnaire which was applied to the students.Keywords: Reading Comprehension, Narrative text, Communication Study Program
SOSIALISASI PLN MOBILE PT. PLN (Persero) UNIT INDUK DISTRIBUSI BALI DENGAN STRATEGI HUMAS
Budi, Ristiani Kharisma;
Pratiwi, Nuning Indah;
Ekaresty, Putri;
Wisudawati, Sri
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i2.1698
Sebagai salah satu garda terdepan dalam pendistribusian tenaga listrik di Bali, PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali juga memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan inovasi terbaru yang dibuat PLN yaitu PLN Mobile. Dalam hal ini tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana strategi Humas PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali dalam mensosialisasikan PLN Mobile dan juga apa saja hambatan yang terjadi dalam mensosialisasikannya. Metode penelitian yang gunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya secara observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data yang digunakan dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan.Dalam penelitian ini peneliti mencoba mengaitkan strategi yang telah digunakan oleh Humas PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali dalam mensosialisasikan PLN Mobile dengan strategi Humas menurut Broom Et.al yang dikenal dengan istilah “7-Cs Communication” yang terdiri dari credibility (kredibilitas), contex (konteks), content (isi),clarity ( kejelasan), continuity and consistency ( kontinuitas dan konsistensi), channels (saluran) dan capability of the audience (kapabilitas khalayak).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Humas PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali mampu menerapkan strategi yang telah di buat sesuai dengan strategi Humas yang menjadi acuan peneliti sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai melalui implementasi strategi tersebut. Walaupun dalam sosialisasinya masih mengalami hambatan salah satunya adalah pada saat penerima pesan dimana masyarakat masih gagap teknologi (gaptek) yang akhirnya sulit untuk menerima PLN Mobile. Kata Kunci: Humas, Sosialisasi PLN Mobile, 7 Cs-Communication
STRATEGI HUMAS CUTLIP AND CENTER KOMISI PEMILIHAN UMUM DENPASAR DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PILGUB BALI TAHUN 2018
Abadiningtyas, Dinda Maisie;
Pratiwi, Nuning Indah;
Haes, Putri Ekaresty;
Juwita, Putu Ratna
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i2.1703
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar sebagai Penyelenggara Pemilihan Umum memiliki strategi tersendiri Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pilgub Bali Tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi humas dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pilgub Bali Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara secara langsung dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada informan Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen yang berkaitan langsung dengan Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan dan menjelaskan objek yang diteliti berdasarkan dengan fakta yang terjadi di lapangan. Menggunakan analisis data dengan metode Miles dan Buherman yaitu analisis data yang diawali dengan proses pengmpulan, reduksi, dan penyajian serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan kajian konsep teori strategi kehumasan menurut Cutlip and Center terdiri dari Defining The Problem, Planning and Programming, Taking Action and Communicating, Evaluation The Problem. Hal yang dibahas dalam penelitian ini terfokus pada strategi yang digunakan humas dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat serta pelaksanaan sosialisasi tahap persiapan dan penyelenggaraan Pilgub Bali Tahun 2018. Pesta demokrasi Pada Pilgub Bali Tahun 2018 dapat dikatakan telah maksimal dilakukan dan lebih baik daripada tahun yang sebelumnya. Dengan penelitian ini, diharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar dapat lebih meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pilgub Bali. Kata kunci: Strategi Humas, Komisi Pemilihan Umum, Partisipasi Politik.
ANALISIS FILM COCO DALAM TEORI SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Husaina, Alisha;
Haes, Putri Ekaresty;
Pratiwi, Nuning Indah;
Juwita, Putu Ratna
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i2.1706
Film merupakan sekumpulan peristiwa yang terjadi pada kehidupan manusia yang unik dan dituangkan kedalam layar. Tanda yang dihasilkan manusia dijadikan sebuah visual yang dapat dilihat dari berbagai perspektif dan memberikan sebuah pesan tersendiri bagi setiap individu. Studi perfilman boleh dikatakan bidang studi yang relatif baru dan tidak sebanding dengan proses evolusi teknologinya. Semiotika merupakan suatu studi ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda dalam suatu konteks skenario, gambar, teks, dan adegan di film menjadi sesuatu yang dapat dimaknai. Memaknai berarti bahwa obyek-obyek tidak hanya membawa informasi, dalam hal ini obyek-obyek itu hendak berkomunikasi, tetapi juga mengkonstitusi sistem terstruktur dari tanda yang digunakan dalam film tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Festival El Dias Los Muertos pada Film Coco dengan Teori Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan Semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi dan juga Mitos. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Festival El Dias Los Muertos pada film Coco makna mitos membuktikan bahwa animasi ini memiliki pesan edukasi yang unik dan baru karena diangkat dari sebuah budaya Meksiko yang dikemas ringan untuk dikonsumsi oleh masyarakat.Kata Kunci:Film, Festival El Dias Los Muertos, Semiotika
REALITAS KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI BALI
Jarut, Yustina Agninoy;
Widhiastini, Wayan;
Joniarta, Wayan;
Suderana, Wayan
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i2.1707
KPU Provinsi Bali sebagai lembaga yang bersifat vertikal, senantiasa berusaha membangun budaya organisasi agar kinerja pegawainya dapat berkembang dengan baik. Sebagai lembaga yang bersifat vertikal dimana seluruh program dan anggarannya sangat tergantung dari KPU-RI sebagai atasannya. Pada titik inilah KPU Provinsi Bali seringkali menghadapi masalah dalam rangka membangun budaya organisasi yang bisa sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawainya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Realitas Kepemimpinan, Budaya Organisasi dan Kinerja Pegawai Pada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kualitatif, Sumber data yang digunakan dari penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang mana informan yang dalam penelitian ini adalah Komisioner, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Pegawai KPU Provinsi Bali. Dalam teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik pemeriksaan keabsahan data adalah triangulasi (sumber dan metode). Dalam hasil penelitian diperoleh penelitian ini dianalisis dari teori kepemimpinan, teori budaya organisasi dan teori kinerja yaitu dilihat dari nilai-nilai yang dimiliki pimpinan, fungsi budaya organisasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kepemimpinan, budaya organisasi dan kinerja pegawai KPU Provinsi Bali sudah optimal dan saran dari penelitian ini yaitu diharapkan KPU Provinsi Bali lebih meningkatkna lagi kepemimpinan dan budaya organisasi yang sudah ada di KPU Provinsi Bali agar Kinerja Pegawai semakin meningkat.Kata Kunci: Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kinerja
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM SOSIALISASI LITERASI MEDIA DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI (DISKOMINFO) PROVINSI BALI
rosita, diana;
pratiwi, nuning indah
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v2i1.1778
The ability to know about the media, ranging from how we use it well and the portion would be a must for media users. The development of media is now increasing, especially social media. Media social is often used from various societies. In related to this, must have to know the restrictions in media and also important for us in receiving the information or news provided by media itself. With the easy information obtained from the media, users are reluctant to sort the information before being disseminated to other parties. The news spread out unnoticed this is what is called a hoax. To follow up the matter, the Office of Communication and Information (DISKOMINFO) of Bali Province held an activity called media literacy. In this research, the researcher tries to link the strategy that has been done by the Office of Communication and Information (DISKOMINFO) of Bali Province with six steps offered by Philip Lesly in his communication strategy which consists of, analysis & research, policy formulation, program implementation planning, communication activities, feedback, evaluation and adjustment. The Office of Communication and Information (DISKOMINFO) of Bali Province is able to implement the strategy that has been planned in accordance with the model of communication strategy that is the reference of the researcher so that the expected results can be achieved through the implementation of the strategy.KEYWOARDS : Communication Strategy of Philip Lesly, Media Literacy
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PARIWISATA DI KABUPATEN GIANYAR
Yasintha, Putu Nomy
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v4i1.2219
Pembangunan pariwisata menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan sebagai bentuk kebijakan di Bali. Hal ini disebabkan Bali menjadi destinasi utama pariwisata di level nasional dan menjadi tujuan wisatawan mancanegara. Salah satu Kabupaten di Bali yang berupaya meningkatkan pembangunan di sektor pariwisata adalah Kabupaten Gianyar. Potensi wisata yang dimiliki kabupaten Gianyar mampu bersaing dengan daerah lain di Bali. Salah satu bentuk kebijakan yang dilakukan yaitu pembangunan Kebun Raya Tematik di Desa kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar. kebijakan tersebut bertujuan untuk mempertahankan dan menjaga lingkungan serta sebagai bentuk konservasi alam. Selain itu, pembangunan kebun Raya Tematik mampu memberdayakan masyarakat desa Kerta dan membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Collaborative governance menjadi sesuatu yang menarik untuk dianalisis dalam kebijakan pembangunan Kebun Raya tematik tersebut, karena melibatkan berbagai organisasi pemerintah daerah, masyarakat desa Kerta, Swasta dan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penentuan informasn secara purposive dan snowball sampling. Hasil dari penelitian ini adalah dimana pengelolaan Kebun Raya Tematik Gianyar masih hanya mengandalkan pemerintah saja, kontribusi dari pihak swasta masih minimal. Selain itu belum terdapat aturan yang jelas dari pihak desa adat sehingga masyarakat belum mempunyai peran yang jelas dalam pengelolaan Kebun Raya Tematik Gianyar Kata Kunci : Collaborative Governance, Kebijakan, Pariwisata
EKSISTENSI KESENIAN TA’BUTHAAN SERTA RELASI KUASA ANTAR AKTOR DALAM KESENIAN TA’BUTHAAN
Putri, Dwi Retnaning;
Wanti, Retno Sukma;
Jannah, Fikry Rohmatul;
Kurniasih, Andini;
Nathassya, Alfinna Bella
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jids.v4i1.2241
Budaya ta’butha’an adalah budaya khas yang berasal dari Desa Kamal Kecamatan Arjasa kesenian khas Jember Utara yang hingga saat ini kesenian tersebut masih terus dilestarikan dan menjadi ikon desa kamal itu sendiri. Kesenian Ta’butha’an rutin pada umum digunakan dalam acara resik desa, yang biasanya diakukan setiap tahun, yang pada saat ini masih sering ditampilan dalam berbagai acara yang di selenggrakan khususnya oeh masyarakat desa Kamal. Penelitian ini membahas tentang eksistensi dari kesenian Ta’butha’an, selain itu juga tentang bagaimana relasi para aktor yang berkuasaan pada kesenian Ta’butaan. Relasi kekuasaan ini merupakan sebuah fenomena yang pasti ada dalam suatu masyarakat. Relasi ini timbul karena adanya interaksi dalam masyarakat, yang pada akhirnya akan menimbulkan suatu dominasi tertentu. Kekuasaan didapatkan oleh seseorang atau kelompok tertentu dikarenakan adanya faktor-faktor pendukung adanya dominasi tersebut. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Dalam penelitian ini teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam terhadap informan terpilih. Data di analisis melalui teknik analisis kritis menggunakan teori Michael Foucault mengenai konsep kekuasaan. Akhirnya praktik itu dapat di analisis dan di pandang sebagai sebuah kajian ilmiah dalam bidang akademis Kata Kunci : Budaya, Ta’Buthaan, Kuasa, Relasi.