cover
Contact Name
I.G.A.AG Dewi Sucitawathi P
Contact Email
iga_dewi@undiknas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iga_dewi@undiknas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial
ISSN : 25973657     EISSN : 25812424     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Nasional, dengan terbitan berkala tiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial memuat artikel Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan dari cabang ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain).
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
PERJUANGAN KELAS PENGESAHAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL Niko, Nikodemus; Atem, Atem; Syahrin, Alif Alfi; Rahmawan, Alfin Dwi; Mardiana, Anggi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2425

Abstract

Tulisan ini ingin menempatkan gejolak perjuangan kelas—pemikiran Karl Marx—sebagai bahan kajian analisis kritis dalam melihat upaya perjuangan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia, utamanya dalam aksi mahasiswa bersama dengan rakyat pada gerakan #GejayanMemanggil, #RakyatGugatNegara dan aksi lainnya di berbagai wilayah di Indonesia. Ide utama dari esai ini adalah bahwa teori kelas Marx hadir berdasarkan filosofi pemahaman terhadap fenomena sosial; adanya pembagian kelas pada masyarakat itu sendiri. Pada studi ini dilihat adalah kelas penguasa (pemerintah; negara) dan kelas rakyat biasa. Marx berkeyakinan bahwa inklusivitas dalam masyarakat hanya dapat tercapai melalui perjuangan kelas. Tulisan ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Eksplorasi data sekunder dalam tulisan ini didapatkan melalui penelusuran tulisan ilmiah dan tulisan populer seperti jurnal, tulisan di koran, media daring dan buku yang terkait dengan tema dalam tulisan ini. Berdasarkan analisis data, temuan dalam kajian ini bahwa pada konteks perjuangan perempuan (secara organisasi dan individu) dan orang-orang yang memiliki kepedulian pada kekerasan seksual di Indonesia, menghadapi tantangan perjuangan kelas perempuan dalam mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual menjadi Undang-Undang
NEGARA DAN WARGA NEGARA PERSPEKTIF ARISTOTELES Namang, Raimundus Bulet
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2449

Abstract

Dalam artikel ini, penulis mengkaji pemikiran Aristoteles tentang Negara dan Warga Negara. Penulis mengkaji pemikiran Aristoteles tersebut dalam bukunya La Politica. Masalah pokok yang hendak dikaji oleh penulis adalah bagaimana Negara dan Warga Negara yang baik menurut Aristoteles dan bagaimana hubungan Warga Negara dengan Negara dalam Konstitusi. Dalam Negara terdapat elemen- elemen penting yaitu elemen identitas, partisipasi, hak, kewajiban, dan penerimaan nilai-nilai sosial bersama. Menurut Aristoteles warga negara mengambil bagian dalam kehidupan Negara. Menjadi warga negara yang baik adalah bagaimana keterlibatan warga negara yang baik dalam negara. Bagi Aristoteles Negara yang terbaik adalah kombinasi Aristokrasi dan Demokrasi. Aristoteles mengambil jalan tengah dalam pandangannya tentang Negara yang baik. Tentunya negara yang baik membutuhkan warga negara yang baik pula. Hubungan antara manusia sebagai warga negara tidak terpisahkan dari Negara. Negara membuat konstitusi untuk mengatur warganya. Konstitusi sangat penting dalam suatu Negara selama konstitusi yang dimaksud membawa keadilan dan kebahagiaan yang merupakan tujuan tertinggi dari masyarakat
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Suciadi, Muhammad; Purnomo, Eko Priyo; Kasiwi, Aulia Nur
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2458

Abstract

Kabupaten Kutai Kartanegara, Merupakan daerah yang memproduksi batubara terbanyak di Provinsi Kalimantan timur pada tahun 2017 di produksi perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP). Kabupaten Kutai Kartanegara juga menerima Dana Bagi Hasil (DBH) batubara terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Timur dengan jumlah Rp2,860 triliun. Produksi tambang batubara sendiri tidak hanya berdampak positif terhadap ekonomi Daerah namun juga berdampak terhadap ekonomi Lokal tempat produksi batubara tersebut dilakukan. Sehingga peneliti akan mencari tahu apa sajakah dampak positif yang ditimbulkan oleh Perusahaan tambang batubara terhadap sosial ekonomi masyarakat yang berada di lingkungan sekitar tambang batubara di Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2019. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan tipe dan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun data studi didapatkan melalu analisis dokumen, media dan pustaka. Data dalam studi ini dianalisis menggunakan teknik trigangulasi data. Hasil dalam penelitian ini ialah. Pertama, Hadirnya Sektor pertambang di Kabupaten Kutai Kartanegara banyak memberikan dampak positif terhadap linggkungan sosialnya seperti semakin ramainya jumlah penduduk yang berwirausaha di sekitar lingkungan pertambangan. Kedua, meningkatnya kegiatan sosial dalam lingkup masyarakat karena adanya pembangunan infastruktur oleh sektor perusahaan. Ketiga, menunjang pendapatan daerah di sebabkan oleh sektor tambang yang merupakan komoditas yang mendominasi dalam bidang ekonomi dan meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat karena semakin luasnya penyerapan ketenagakerjaan yang tersedia oleh perusahaan tambang batubara. Sehingga dengan pertumbuhan ekonomi yang tercipta oleh adanya perusahaan tambang batubara tersebut dapat menjadi penunjang kesejahteraan masyarakat sekitar.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP POLITISASI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) Jiwandono, Ilham Syahrul; Setiawan, Heri; Oktaviyanti, Itsna
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2459

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) membawa dampak yang luar biasa, salah satunya dalam dunia politik. Terjadi berbagai tanggapan negatif di dunia maya yang menghubungkan wabah ini dengan politik yang sebenarnya tidak ada hubungannya. Dilihat dari kacamata pendidikan, permasalahan ini membawa efek yang tidak baik. Hampir setiap saat, peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dijejali dengan berita tersebut melalui media sosial. Komentar-komentar kasar menghiasi kolom komentar media sosial sehingga mengganggu psikologi peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui pandangan mahasiswa, khususnya mahasiswa keguruan dalam menanggapi politisasi Covid-19 dilihat dari sisi mahasiswa. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Sumber data yaitu mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Teknik pengambilan data melalui wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap- tahap penelitian yaitu pra lapangan, lapangan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Etika berbagai oknum politisi yang masih rendah dengan mengesampingkan empati dan simpati kepada para korban Covid-19 dengan memanfaatkan wabah tersebut untuk kepentingan pribadi. (2) Literasi politik mahasiswa yang masih rendah sehingga mudah terpengaruh oleh propaganda yang dilakukan oknum politisi. (2) Diperlukan pendidikan politik bagi mahasiswa agar pengetahuan politik mahasiswa mumpuni sehingga tidak terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya  
IMPLIKASI TATANAN NORMAL BARU TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN Herdiana, Dian; Nurul, Supriatna
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2462

Abstract

Tatanan normal baru merupakan kebijakan pemerintah dalam upaya keberlanjutan kegiatan masyarakat yang aman dari penyebaran COVID-19, masyarakat diharuskan mematuhi protokol kesehatan dalam menyelenggarakan kehidupan sosial kemasyarakatan. Implikasinya yaitu tuntutan bagi masyarakat untuk mengubah pola interaksi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan yang selama ini ada. Didasarkan kepada pemahaman tersebut, artikel ini ditujukan untuk menggambarkan tatanan normal baru dalam kehidupan sosial kemasyarakatan serta tantangan apa yang muncul dalam penerapan tatanan normal baru tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui pengumpulan data sekunder yang terdiri dari buku, artikel jurnal, peraturan perundangan dan laman web. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan dalam tatanan normal baru terkait kepada interaksi individu dengan lingkungannya yang terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan kerabat, lingkungan tempat kerja, lingkungan tempat pemenuhan kebutuhan pokok dan lingkungan tempat hiburan. Dalam konteks lingkungan keluarga setiap anggota keluarga harus mempraktekan tatanan normal baru dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih di dalam rumah, dalam konteks interaksi sosial diorientasikan kepada interaksi yang menjaga jarak dan menggunakan masker mulut. Tantangan yang muncul menyangkut kepada 3 (tiga) hal yaitu isi kebijakan, para pelaksana dan kelompok sasaran.
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF DI KOTA DENPASAR Arniti, Ni Ketut
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2496

Abstract

Penelitian ini fokus pada partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan umum legislatif di Kota Denpasar dalam tahun 2014. Partisipasi penting untuk diteliti mengingat keberhasilan dari sebuah pemilu dapat dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori partisipasi politik dan teori pilihan rasional. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini, Bagaimana Partisipasi Politik Masyarakat dalam pemilihan umum Legislatif di Kota Denpasar Periode 2014-2019? Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, peta partisipasi pemilih dalam pileg dan pilpres di Kota Denpasar mengalami kenaikan dan penurunan. Kedua, upaya sosialisasi partisipasi politik yang merupakan bagian paling penting dalam sebuah pemilihan umum. Friedmen dan Hechter melihat adanya pengaruh lembaga sosial dalam partisipasi politik. Dalam temuan peneliti terdapat lembaga sosial yang turut berpengaruh dalam menaik-turunkan partisipasi politik masyarakat, yakni: Kepala Desa, Calon legislatif, PPS, dan tokoh agama. Ketiga, kedekatan emosional calon pileg dan pilpres turut mempengaruhi partisipasi dan persepsi politik masyarakat. Keempat, rasionalitas masyarakat memberikan pengaruh yang sangat besar dalam menentukan partisipasi politik. Pertimbangan ekonomi dan politik uang menjadi salah satu motivasi dalam partisipasi politik. Namun, kedekatan calon dengan pemilih menjadi kunci signifikan dalam pengaruhnya terhadap partisipasi politik masyarakat
PANDEMIC AT THE POLLS: AN ANALYSIS OF THE DECISION TO CONTINUE THE 2020 REGIONAL HEAD ELECTION IN THE NEW NORMAL ERA Rosanti, Ratna
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2499

Abstract

This article will specifically provide a preliminary assessment of the many risks that the Covid-19 pandemic might pose if elections continue to be held and it is not impossible that elections continued during the pandemic will be far from being fair, honest and transparent even endangering the security and safety of voters at the Polling Stations. The emergence of a new era during the pandemic called New Normal where everyone must behave new in everyday life by prioritizing aspects of health will certainly have a significant influence in the implementation of elections. The method used is the study of literature. The literature used in this study includes all literature, news coverage and reports relating to the holding of the elections including previous books and articles that discuss the holding of elections during a pandemic. This paper begins by explaining why elections are an important part of democracy, and then looks at how the government's response to the pandemic and elections that will be held in the New Normal era will present significant solutions about the future of democracy itself. In this paper, the author also recommends several things related to the holding of elections during the pandemic. The main findings of this paper are: First, the presence of the virus itself can directly prevent voters from casting their votes at the polling stations and even affect the overall level of voter participation. Second, there are consequences of formally delaying the holding of elections which vary by type of regime (national or local). Third, some elements in the electoral cycle can be affected by the pandemic.
PELAKSANAAN TANGGUNGJAWAB SOSIAL (CSR) PADA PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA TANI-PERIKANAN DI KECAMATAN KOBA KABUPATEN BANGKA TENGAH Ramadhani, Tiara; Saputra, Putra Pratama
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v4i2.2544

Abstract

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakann provinsi yang berada di Pulau Bangka yang kaya akan biji timahnya dan terkenal dengan daerah penghasil timah terbesar di Pulau Bangka. Aktivitas penambangan timah yang terjadi di Pulau Bangka dilakukan oleh dua Perusahaan yaitu PT Timah Tbk dan PT Kobatin Tbk. Aktivitas penambangan timah yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut, terutama PT Kobatin tbk memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dalam sektor ekonomi. Tetapi disatu sisi, ternyata menimbulkan dampak negatif yatiu terbentuknya lahan kritis dan cekungan air atau yang lebih dikenal dengan sebutan “kolong” dengan luas mencapai 11.100 ha. Keberadaan kolong-kolong tersebut meresahkan masyarakat terutama bagi keberlangsungan hidup mereka. Tetapi, jika dapat diberdayakan kembali, keberadaan kolong-kolong tersebut bermanfaat bagi kehidupan mereka sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh penjelasan tentang bagaimana tanggungjawab sosial PT Kobatin dalam pemberdayaan kelompok usaha tani-perikanan. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, untuk mendapat pemahaman dan penghayatan mengenai obyek yang diteliti. Sedangkan dalam proses pemilihan informan dilakukan melalui tehnik nonprobability sampling yaitu purposive sampling, yaitu mencari informasi dari orang- orang yang dianggap memiliki informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggungjawab sosial PT Kobatin Tbk sudah dilaksanakan mulai dari tahapan persiapan sosial sampai monitoring dan evaluasi. Tetapi, ternyata terdapat kekurangan dalam tahapan pemberdayaan tersebut, yaitu tidak terlaksananya proses monitoring dan evaluasi yang pada akhirnya menjadikan bantuan dalam program CSR tersebut hanya sekedar bantuan semata. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tanggungjawab sosial PT Kobatin memerlukan suatu upaya untuk meningkatkan proses pemberdayaannya agar menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pemberdayaan kelompok usaha tani-perikanan, penulis merekomendasikan program pendampingan sosial dalam proses pemberdayaannya dengan mengutamakan pendayagunaan sumber daya yang ada di wilayah tersebut.
DECIMATED DREAMS? EDUCATION AND CAREER PROSPECTS AMONG STUDENTS UNDER TALIBAN GOVERNANCE Yasini, Susan; Shamsi, Sayed Saied
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v9i2.7077

Abstract

This study explores the impact of Taliban-imposed educational restrictions on Afghan students, with a focus on Malika Suraya Girls' High School and Nasir Khisraw Boys' High School in Kabul. Afghanistan’s education system has long been shaped by conflict and instability, but the Taliban’s return to power in 2021 introduced unprecedented restrictions, particularly on female students. These restrictions have resulted in school closures, diminished access to formal learning, and constrained career prospects. While previous research has largely examined Afghanistan’s broader socio-political and economic context, few studies have quantitatively assessed the educational and career consequences of Taliban policies at the student level. This study employs a quantitative design, surveying 90 participants, including both students and teachers, to measure the effects of school closures on educational participation, adoption of informal learning, and shifts in career aspirations. Results indicate that female students were disproportionately affected by restrictions, with 77% of participants reporting changes in their career aspirations due to limited opportunities. The findings also show a notable rise in informal learning among female students as a coping strategy, while male students faced reduced motivation and career uncertainty. By using empirical evidence, this study contributes to debates on education in conflict and post-conflict societies, demonstrating how Taliban restrictions undermine human capital formation and long-term economic stability. The novelty lies in its quantitative approach, offering data-driven insights into how education policies under authoritarian regimes directly shape youth motivation, learning strategies, and professional trajectories.
INTEGRATING BLOCKCHAIN IN EDUCATIONAL MANAGEMENT SYSTEMS: TRANSPARENCY AND ACCOUNTABILITY IN PUBLIC ADMINISTRATION Nadry, Zabihullah; Sirat, Abdul Wali; Hakimi, Musawer; Quraishi, Tamann
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v9i2.7079

Abstract

Blockchain application in educational administrative systems has emerged as a possible way to enhance transparency, accountability, and efficiency in administrative and academic operations. Despite its growing relevance, a systematic review of blockchain applications across public administration and the field of education is not abundant. With this inquiry, we intend to deliver an extensive literature review to highlight trends, benefits and limitations regarding the use of blockchain technology in educational governance and management in the interest of systematically reviewing and reporting empirical studies through the PRISMA methodology. A Systematic Literature Review (SLR) approach, consisting of synthesizing relevant literature according to the specification outlined by the PRISMA framework, resulted in 25 quality studies that were published between 2016-2025, selected from various peer-reviewed journals contained within the databases of IEEE Xplore, ScienceDirect, SpringerLink, Emerald Publishing, MDPI, and Wiley Online Library. Results of a thematic analysis revealed three significant themes: (1) blockchain enables secure verification of credentials, exchange of credits and green learning teaching learning processes; (2) blockchain supports public sector reform, enhancing transparency and accountability within government bodies; and (3) realization of blockchain technology has been hindered by concerns of cost, scalability, privacy and, resistance to implementation. Overall, this study suggests that blockchain can be catalytic for scaling teaching, learning and administrative processes in education and highlights the need for strategic frameworks in order to overcome technological and organizational challenges.