cover
Contact Name
Herbert Wau
Contact Email
herbertwau@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkpi@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesmas Prima Indonesia
ISSN : 2355164X     EISSN : 2721110X     DOI : https://doi.org/10.34012/jkpi
Core Subject : Health,
Jurnal Kesmas Prima Indonesia merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan frekuensi penerbitan dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini memuat naskah penelitian dan naskah studi literatur di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat yang meliputi Epidemiologi, Keselamatan & Kesehatan Kerja, Gizi Kesehatan Masyarakat, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku, Kesehatan Reproduksi, dan Administrasi & Kebijakan Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 221 Documents
Pengaruh kualitas pelayanan rawat inap terhadap keputusan pasien pulang atas permintaan sendiri (PAPS) Sianturi, Rominta Diana; -, Masdalena; Susan, Riyani; -, Suandy; Kurniawan, Evan; Tandanu, Erny
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.4176

Abstract

Pasien Pulang Atas Permintaan Sendiri (PAPS) merupakan salah satu indikator penilaian mutu pelayanan rawat inap. Menurut Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak boleh lebih dari 5 %. Meningkatnya kasus pasien pulang paksa memiliki dampak terhadap rumah sakit antara lain adalah menurunkan kinerja pelayanan dan citra Rumah Sakit, dalam jangka lama dapat penurunan pendapatan Rumah Sakit. Pulang atas permintaan sendiri atau yang biasa dikatakan pulang paksa juga merupakan tanda adanya ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit. Selama tahun 2018 kejadian pasien pulang atas permintaan sendiri didapatkan sebanyak 2,4% naik menjadi 2,7 % Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kejadian pasien pulang atas permintaan sendiri di RSU Royal Prima Marelan. Desain menggunakan metode cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah pasien di ruang rawat inap dengan PAPS. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas dengan 55 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (36,4%) memiliki tingkat pendidikan rendah, (10,9%) responden tidak puas dengan sikap petugas medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan rawat inap terhadap pasien PAPS di RSU Royal Prima Marelan dalam kehandalan (p-value=0,537), Daya tanggap (p- value=0,908), Jaminan (p-value=0,120), Empati (p-value=0,12). Kesimpulan yang diperoleh adalah ada hubungan pengaruh kualitas pelayanan rawat inap terhadap pasien pulang atas permintaan sendiri (PAPS) kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati. Rumah sakit harus lebih memberi perhatian terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit dan meningkatkan sarana dan prasarana di dalam lingkungan rumah sakit dan mampu mempertahankan kualitas kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati.
Mini Riset: Analisis BPJS kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) dengan jumlah kontributor di Sumatera Utara Siregar, Oktavia Sukmayati; Dalimunthe, Ulfa Fadilla; Br. Ginting, Sheila Oktaviani; Gurning, Fitriani P.
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3919

Abstract

The aim of the research is to find out whether PBI BPJS membership is in accordance with the number of contributors in North Sumatra Province in 2021. In 2021, North Sumatra Province has a population of 14,936,148 people, 789,834 headed families, and 1,273 families that are classified as poor. With the largest proportion of poor households, North Sumatra Province is in eighteenth place. There are still low-income people who do not meet the requirements for a Healthy Indonesia Card but whose contributions are borne by the government or are recognized as recipients of contribution assistance, but there are also people who are considered not low-income but who receive contribution assistance from the government. Quantitative study with descriptive methodology is the research technique used. The result was that based on BPS indicators, North Sumatra Province was categorized as number eighteen in poverty at most, this means that there are still many income-earning people living in this region. Lack of access is an obstacle in obtaining health assistance, only urban areas have access to a lot of assistance. For example in Samosir Regency with the most PBI recipients of 73.47% in 2021, and the smallest PBI recipients in the North Labuanbatu Regency area of 19.09% in 2021. Due to difficult road access, North Labuanbatu Regency only received a small amount of PBI assistance. This states that the number of shares is the same as the number of contributions is not proportional. It was suggested to the government that it was necessary to update poverty indicators and it was suggested to the government of Provinsi Sumatera Utara to re-collect data related to the condition of community poverty so that beneficiaries could be right on target.
Stres kerja pada dokter internship di Rumah Sakit Mitra Sehat Tanjung Morawa Amalia, Nur; Salmira, Cut Saura; Tarigan, Andini Mentari
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3962

Abstract

Stres kerja berhubungan dengan kesehatan kerja, kecelakaan ditempat kerja, organizational strain dalam bentuk absensi, penurunan performa kerja. Dokter internship adalah orang yang memilki risiko tinggi berdampak stres kerja karena selama menjalani menjalani internship terdapat perbedaan antara ekspektasi dan realita yang membuat mereka frustasi namun tidak ada dapat dilakukan untuk mengubah keadaan itu semua sehingga menyebabkan perasaan mereka tertekan (stres). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat stres dokter internship tersebut. Adapun partisipan dari penelitian ini adalah 95 orang dokter intrenship RS Mitra Sehat Tanjung Morawa yang bekerja selama minimal 3 bulan dan tempat tinggal diluar kota Tanjung Morawa. Penelitian ini menggunakan alat ukur stress kerja dengan reliabilitas 0.91. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 44,21% dokter berada pada tingkat stres sedang, artinya mereka mengalami stres yang masih dapat dihadapi sehingga tidak dapat menimbulkan gangguan fisik. Berdasarkan hasil penelitian, hal yang paling mengganggu para dokter internsip adalah upah yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang mereka kerjakan. Selain itu ketidakjelasan peran mereka di rumah sakit pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan stres. Terdapat 27,37% dokter internsip yang berada pada kategori agak tinggi dan 3,16% pada tingkat tinggi, artinya mereka dapat berpotensi menimbulkan gangguan fisik. Hasil penelitian dapat digunakan oleh Institusi yang berkaitan dengan dokter internsip agar memperhatikan aspek-aspek yang berkaitan dengan stress kerja.
Faktor yang berhubungan dengan sanitasi lingkungan pada kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Selesai Kabupaten Langkat Kharisma, Ola Lia; Nanda, Meutia
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4238

Abstract

Salah satu penyakit menular yang menjadi masalahkesehatan di Indonesia ialah Demam BerdarahDengue (DBD). Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan kasus pada tahun 2022 sebanyak-131.265 kasus dengan IR sebesar49,9/100.000 orang danaangka kematian sebesar1.135 dengan CFR sebesar 0,86%. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan sanitasi lingkungan pada kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Selesai KabupatenLangkat. Penelitian ini merupakan penelitianobservasional analitik dengan desain studi kasuskontrol. Pendekatan penelitian matched case controlberdasarkan usia dan jenis kelamin dari 69 kasus dan 69 kontrol sehingga total sampelnya adalah 138. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat hubungan pengelolaan sampah dengankejadian DBD dengan nilai (p=0,004 dan OR sebesar 3,567); tempat penampungan air mempunyaihubungan dengan kejadian DBD dengan nilai(p=0,001 dan OR 3,726); saluran air limbahmempunyai hubungan pada kejadian DBD dengannilai (p=0,002 dan OR 3,300); serta kondisilingkungan rumah mempunyai hubungan dengankejadian DBD dengan nilai (p=0,027 dan OR_3,126). Berdasarkan temuan penelitiandiharapkan masyarakat dapat bekerjasama dan memperhatikan keadaan lingkungan rumah. Serta pada petugas Puskesmas juga perlu meningkatkanprogram kesehatan lingkungan dan memberikanpenyuluhan mengenai pentingnya menjagakebersihan lingkungan di wilayah kerja PuskesmasSelesai Kabupaten Langkat untuk menurunkanangka kejadian DBD.
Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dalam kehamilan Tindaon, Rotua Lenawati; Prautami, Erike Septa; Lubis, Adelina Irmayani; Waldani, Dina; Pardede, Eva Elfrida; Sari, Dwi Inda; Supriyati, Dina
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4554

Abstract

Status gizi ibu hamil yang erat kaitannya dengan berat badan ibu sebelum hamil sangat mempengaruhi pertumbuhan janin dalam kandungan. Nutrisi yang optimal akan membantu mempercepat tumbuh kembang janin, begitu pula sebaliknya. Perubahan status gizi dan berat badan yang tidak sesuai akan menimbulkan berbagai komplikasi pada janin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dalam kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk melihat gambaran pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dalam kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian responden memiliki pengetahuan tidak baik yaitu sebanyak 17 responden (54,84%). Diharapkan bagi petugas kesehatan ataupun bidang akademisi dapat memberikan edukasi dalam bentuk penyuluhan atau media lain seperti leaflet, booklet, dan brosur kepada ibu hamil terkait nutrisi kehamilan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI DI PUSKESMAS Nina Mirania, Ayu; Lexy Louis, Stephanie
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4556

Abstract

Nutritional problems are a part that greatly influences the growth and development of babies and more than 50% of deaths of children under five are related to malnutrition, among these deaths are related to inappropriate feeding practices. The aim of this research is to determine the factors associated with early provision of complementary breast milk (MP-ASI) to babies. This type of research uses an analytical survey with a cross sectional approach. The population is all mothers who have babies aged 6-24 months in the 11 Ilir Community Health Center Area, Palembang City. Sampling used accidental sampling technique, totaling 63 respondents. The analysis technique uses the chi square statistical test. The research results showed that 30.2% of respondents provided early MP-ASI, 57.1% of respondents who had low education, 95.2% of respondents who did not work and 58.7% of respondents who were multiparous. The results of statistical tests show that there is a relationship between maternal education (p value 0.022 with an OR result of 0.243), and parity (p value 0.020 with an OR result of 3.673) with giving early MP-ASI to babies but there is no relationship with maternal employment (p value 0.902) . Advice from health workers is to always provide health education in order to increase mothers' knowledge regarding the proper provision of MP-ASI.
Malpraktik Tenaga Kesehatan Dalam Perspektif Hukum Islam Suryani Siregar, Jelita; -, Irwansyah; Intan Farashati , Junaisa; Putri Azizah, Zulianty
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4629

Abstract

Menurut Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, tenaga kesehatan merupakan sumber energi yang sangat penting bagi kesehatan. Malpraktik merupakan tindakan medis yang dilakukan dengan melanggar hukum, kepatutan, asas kesusilaan, dan prinsip profesional, baik dengan sengaja maupun karena kurang hati-hati. Dalam Islam, malpraktik dianggap sebagai kejahatan yang menimbulkan kerugian bagi orang lain, dan prinsip dasar pengobatan Islam adalah melindungi dan memelihara kehidupan manusia. Kajian dari peneltian ini menggunakan jenis penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan jurnal, ebook, skripsi dan buku cetak dalam bentuk tulisan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis induktif yaitu mengambil hal hal yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Seperti kita ketahui bahwa Islam adalah agama kesempurnaan. Ajaran Islam mencakup seluruh aspek kehidupan. Islam memberikan segala bekal yang dibutuhkan manusia termasuk masalah malpraktik tenaga kesehatan. Tulisan ini mencoba untuk mengetahui konsep malpraktik tenaga kesehatan dalam perspektif hukum Islam untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab tenaga medis yang dapat dijalankan.
EFEKTIVITAS TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS ISLAM MALAHAYATI MEDAN Siregar, Rafika
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4664

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi seseorang dimana mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Seseorang dinyatakan hipertensi apabila tekanan darah sistole 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastole 90 mmHg atau lebih. Terapi non farmakologi yag dapat dilakukan pada penderita hipertensi meliputi pengaturan makan, olahraga dan pengelolahan stres. Salah satu teknik mengelola stres adalah teknik relaksasi. Teknik relaksasi genggam jari berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: mendeskripsikan hasil tekanan darah sebelum implementasi teknik relaksasi genggam jari, mendesktipsikan hasil tekanan darah setelah implementasi teknik relaksasi genggam jari, dan mendeskripsikan efektivitas teknik relaksasi genggam jari sebelum dan sesudah implementasi. Metode: Pre-eksperimental design dengan pre-post test without control group design dengan jumlah subyek pada penelitian ini adalah 3 responden. Hasil: adanya penurunan tekanan darah setelah diimplementasi teknik relaksasi genggam jari selama 5 hari. Kesimpulan: teknik relaksasi genggam jari efektif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI PASIEN DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN BPJS KESEHATAN DI RSI MALAHAYATI MEDAN Budiarti, Tri
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4709

Abstract

Pelayanan kesehatan yang baik ialah sesuatu kebutuhan warga serta kerap kali menjadi dimensi dalam keberhasilan pembangunan. Menyadari kalau pelayanan kesehatan jadi kebutuhan tiap warga sehingga pemerintah berupaya dari waktu ke waktu buat menciptakan program-program yang bisa tingkatkan pelayanan kesehatan secara global. Salah satu program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia merupakan penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Dari data RSI Malahayati Medan Desember Tahun 2023 dengan jumlah sebanyak 420 pasien. Dari hal ini peneliti tertarik untuk mengetahui pengetahuan dan persepsi dengan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan di RSI Malahayati Medan. Metode Penelitian yang digunakan adalah Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berobat sebanyak 420 pasien dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 81 pasien. Analisis data dengan menggunakan Chi Square. Dari hasil penelitian pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan sebanyak 62,7% dan tidak memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan sebanyak 37,3%. Kemudian dari hasil analisis bivariat bahwa variabel pengetahuan dan persepsi pasien berhubungan dengan pemanfaataan layanan BPJS Kesehatan, yaitu pengetahuan dan persepsi pasien dengan nilai p=0,001 dan nilai p=0,002. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan adalah memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan dan prosedur penggunaannya. Kata kunci: Pengetahuan, persepsi, layanan BPJS Kesehatan
POLA HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK SEBELUM MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISA Nurhayati, Evalatifah; Hia, Zami Nirma okterina; Lubis, Lisnawati; Debora, Trionyta; Rahmi, Intan Mutia; Dian, Dian
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4725

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) terjadi akibat ginjal kehilangan fungsi dalam membuang racun. GGK bersifat menahun. Terapi hemodialisis diperlukan pada pasien gagal ginjal kronik untuk mencegah terjadinya kelainan metabolik yang dapat mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola hidup pasien gagal ginjal kronik sebelum menjalani terapi hemodialisis. Penelitian ini bersifat deskriptif. Sedanglan yang menjadi populasi penelitian ini yaitu pasien yang mengalami gagal ginjal kronik di Januari 2023 di RSU Royal Prima Medan sebanyak 112 orang. Pengambilan sampel penelitian ini yaitu accidental sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 53 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 53 responden, 24 orang memiliki kebiasaan merokok (45,3%), kebiasaan mengkonsumsi jamu 50 orang (94,3%), kebiasaan mengkonsusmsi obat analgesik 28 orang (52,8%), kebiasaan mengkonsumsi lemak 34 orang (64,2%), dan kebiasaan mengkonsumsi kandungan tinggi garam 31 orang (58,5%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pola hidup responden sebelum menjalani terapi hemodialisis dulunya mempunyai pola hidup yang tidak baik.

Page 8 of 23 | Total Record : 221