cover
Contact Name
Mela Aziza
Contact Email
mela.aziza@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
equation@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika
ISSN : 25993291     EISSN : 26143933     DOI : -
Core Subject : Education,
Equation Journal is an open-access journal published by State Islamic University of Bengkulu (IAIN Bengkulu) twice in a year (March and September). This journal publishes original articles from literature studies or research results in the field of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023)" : 7 Documents clear
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Ramadhani Fitri; Yunisa Fadhilah Hartati; Sri Yunita Ningsih; Helma Mustika; Puji Astuti; Nina Kurniati Sari
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.11771

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs Nurul Falah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dengan menggunakan model pembelajaran Somatic Auditory Visualization Intellectually (SAVI) berbantuan aplikasi GeoGebra dengan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs Nurul Falah. Jenis penelitian ini ialah Quasi eksperimen, dengan design The Randomized Posttest Only Control Design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VII. Sampel dipilih menggunakan teknik  simple random sampling berdasarkan uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan rata-rata. Dari hasil tes awal dengan teknik Simple Random Sampling yang kemudian diperoleh kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Uji-t diperoleh thitung > ttabel (6,668 > 1,998) dan Sig. < 0,05, yaitu 0,00 < 0,05 dengan (df) n-2 maka keputusan yang diambil adalah H1 diterima H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “ Model pembelajaran Somatic Auditory Visualization Intellectually (SAVI) berbantuan aplikasi GeoGebra efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs Nurul Falah”.   
Pengembangan E-Modul matematika berbasis etnomatematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel kelas VII Tri Suranti; Endah Wulantina
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.11233

Abstract

Bahan ajar yang digunakan di SMP Negeri 3 Metro adalah buku paket yang dibagikan disekolah. Sehingga siswa kurang tertarik dengan pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil studi pendahuluan siswa membutuhkan bahan ajar yang menarik, mudah dipahami, dapat diakses menggunakan internet dan berbasis kebudayaan Lampung. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana mengembangkan E-Modul Matematika Berbasis Etnomatematika Pada Materi Persamaan Dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel Kelas VII,untuk mengetahui bagaimana kelayakan produk E-modul matematika berbasis etnomatematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel, serta untuk mengetahui Bagaimana respon peserta didik menggunakan E-modol matematika berbasis etnomatematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.Berdasarkan hasil validasi ahli media didapat skor rata-rata 3,6 dengan kriteria layak, setelah itu lakukan validasi oleh ahli materi dan didapat skor rata-rata 3,45 dengan kriteria layak kemudian dilakukan validasi oleh ahli budaya dan didapat skor rata-rata 4 dengan kriteria layak. Respon siswa menggunakan e-modul adalah menarik yaitu dengan skor rata-rata 3,46.Kata kunci: E-modul Matematika, Etnomatematika,Tapis, Nuwo sesat
PENGEMBANGAN MODUL STATISTIKA LANJUT BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA IAIN BENGKULU poni saltifa
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.11677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar statistika lanjut yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan berpikir mahasiswa tadris matematika iain Bengkulu. Modul dikembangkan berdasarkan model pengembangan plomp, yakni melalui fase investigasi awal, fase pengembangan serta fase penilaian. Pada fase investigasi awal ditemukan bahwa modul yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa adalah modul dengan metode pembelajaran kontekstual, kemudian selanjutnya modul dirancang. Pada tahap pengembangan modul, modul divalidasi oleh beberapa orang validator yang terdiri atas ahli statistika, bahasa dan media. Setelah modul dirancang dan dinyatakan valid oleh validator-validator tersebut, tahap selanjutnya adalah penilaian. Pada tahap penilaian, modul diberikan kepada mahasiswa kemudian siswa diberikan tes mengenai materi matakuliah statistika lanjut. Berdasarkan hasil uji tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul tersebut efektif;artinya modul ini efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang materi statistika lanjut. Mahasiswa dan dosen juga diberikan angket mengenai kepraktisan modul, dan hasilnya menunjukkan bahwa modul praktis, artinya modul efisien dan mudah untuk digunakan.Kata kunci: statistika lanjut, modul, pembelajaran contextual
PERBEDAAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Erna Isfayani; Muliana Muliana; Arthanti Mardhatillah
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.11680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemandirian belajar siswa menggunakan model pembelajaran PBL dan RME siswa kelas VII SMP Negeri 1 Dewantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yaitu quasi eksperiment. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang ada di SMP Negeri 1 Dewantara, sedangkan yang menjadi sampel pada penelitian ini siswa kelas VIIA sebagai kelas Eksperimen I dan VIIB sebagai kelas eksperimen II dengan jumlah siswa masing-masing 29 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang ada pada penelitian ini adalah angket kemandirian belajar siswa yang mana diberikan setelah diberi perlakuan. Analisis data yang dilakukan untuk tes angket kemandirian belajar siswa adalah uji normalitas, homogenitas, dan juga uji hipotesis menggunakan SPSS 22. Melalui uji normalitas kedua kelas VIIA (eksperimen I) memiliki nilai signifikan yaitu 0,184 dan nilai signifikan kelas VIIB (eksperimen II) yaitu 0,072. Sehingga data test angket kemandirian belajar siswa berdistribusi normal. nilai signifikan uji homogenitas yaitu 0,295. Dari hasil uji homogenitas dapat disimpulkan bahwa tes kemandirian belajar siswa homogen. Berdasarkan uji coba dilapangan kelas eksperimen I dan eksperimen II dengan menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t adalah signifikan sebesar 0,000 < 0,05. maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan data yang ada dapat diartikan bahwa adanya perbedaan signifikan pada kemandirian belajar siswa yang belajar menggunakan pendekatan RME dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran PBL. jika dilihat dari hasil Postest berupa angket kemandirian belajar siswa menggunakan Model pembelajaran PBL memiliki nilai 46,4%, sedangkan yang menggunakan Pendekatan pembelajaran RME memiliki nilai 94,6%.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA KELAS X Ramadoni Ramadoni; Arief Alhafizh
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.10305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesulitan pemahaman konsep matematis siswa pada materi statistika. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas X DPIB 1 SMk Negeri 5 Padang yang terdaftar pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian yang digunakan oleh peneliti diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah kuota yang diinginkan sebanyak 20 siswa pada kelas X. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tes dalam bentuk soal uraian sebanyak 4 butir soal yang keseluruhan mencangkup indikator kesulitan pemahaman konsep matematis yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir alogaritma. Dari hasil analisis yang diperoleh nilai rata-rata dari 20 siswa sebesar 38,75% dengan nilai minimum sebesar 0 dan nilai maksimum sebesar 100. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dapat dikategorikan menjadi 5 kategori yaitu pada kategori sangat baik dengan presentase 10%, kategori baik dengan presentase 15%, kategori cukup dengan presentase 15%, kategori rendah dengan presentase 25%, dan pada kategori sangat rendah dengan presentase 35%. Dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan pemahaman konsep sebesar 60%
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Rasmini Rasmini; Iis Nurasiah; Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.10854

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VI MI Pamoyanan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving pada materi operasi hitung bilangan cacah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Pamoyanan tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 16 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 siklus, masing-masing siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi guru, dan siswa sebagai tingkat keterlaksanaan dan pencapaian dalam menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Hasil kemampuan pemecahan masalah dapat dilihat dari hasil tes prasiklus, siklus I dan siklus II. Pada tes prasiklus nilai rata-rata 58,75 dengan persentase ketuntasan belajar 25%, pada siklus 1 pertemuan I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata siswa 61,87 dengan persentase ketuntasan belajar 34% dan pada siklus 1 pertemuan II mengalami peningkatan juga dengan nilai rata-rata 70,62 dengan persentase ketuntasan belajar 59%. Pada siklus 2 pertemuan I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 75,00 dengan persentase ketuntasan belajar 73%, dan pada siklus 2 pertemuan II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 81,25 dengan persentase ketuntasan belajar 84%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi operasi hitung bilangan cacah di kelas VI MI Pamoyanan.Kata Kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah, Model Pembelajaran  Problem Solving, Matematika  ABSTRACTThis study aims to improve the mathematical problem solving abilities of class VI MI Pamoyanan students by using the Problem Solving learning model on whole number arithmetic operations. The subjects of this study were 16 students in class VI MI Pamoyanan for the academic year 2022/2023. This type of research is classroom action research which is carried out in 2 cycles, each cycle is carried out in 2 meetings. Data collection was carried out by testing problem solving abilities, teacher observation sheets, and students as the level of implementation and achievement in using the Problem Solving learning model. The results of problem solving abilities can be seen from the results of pre-cycle tests, cycle I and cycle II. In the pre-cycle test the average score was 58.75 with a learning completeness percentage of 25%, in cycle 1 meeting I there was an increase with an average student score of 61.87 with a learning completeness percentage of 34% and in cycle 1 meeting II there was also an increase with a score an average of 70.62 with a learning completeness percentage of 59%. In cycle 2 the first meeting increased with an average score of 75.00 with a learning completeness percentage of 73%, and in cycle 2 the second meeting experienced an increase with an average score of 81.25 with a learning completeness percentage of 84%. Based on the results of the study it can be concluded that the Problem Solving learning model can improve students' mathematical problem solving abilities in the material for arithmetic operations in class VI MI Pamoyanan.Keywords: Problem Solving Ability, Problem Solving Learning Model, Mathematics
Pengembangan Game Edukasi Etnomatematika Tenun Ikat Bandar pada Materi Transformasi Ahmad Syamsudin; Dewi Hamidah; Indah St Aminah
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i2.10225

Abstract

This paper is a Research and Development to make an educational game learning called Puzzle TEKAD (Tenun Ikat Bandar), which is aimed at transforming material for 9th grade students. The software developed using Construct 2 by applying the ADDIE development model which includes 5 main stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation.  The tools used in this paper include expert verification forms, practitioner questionnaires, black box tests, student response questionnaires, and student assessment forms. The results show that the product validity is in a very good category, with an average score of 4.95 for media experts, 4.15 for materials experts, and 4.66 for field practitioners.  Based on group experiments, educational games fall into the utility category, as all aspects of functional testing using black-box testing work well. The product effectiveness aspect falls under the effective category based on student assessment results, which shows that all scores are higher than KKM. It can be concluded that the TEKAD educative game meets the aspects of feasibility, practicality, and effectiveness in teaching transform materials in 9 school grade.

Page 1 of 1 | Total Record : 7