Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Pengembangan Permainan Ular Tangga Berbasis Audio Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Kelompok B Di TKTunas Karya Kota Pagar Alam
Asri Purwanti;
Kristina Imron;
Kurnia Dewi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.099 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6409
Penelitian ini berjudul “Pengembangan Permainan Ular Tangga Berbasis Audio Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Kelompok B di TK Tunas Karya Kota Pagar Alam”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan permainan yang bervariasi yang diupayakan untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok B di TK Tunas Karya kota Pagar Alam yang masih rendah terkait dengan berhitung permulaan. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana permainan ular tangga berbasis audio untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok B di TK Tunas Karya kota Pagar Alam yang valid, praktis dan efektiv yang bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif dan menarik minat anak dalam belajar berhitung. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan Research And Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE dan terdapat 5 langkah yaitu: 1). Analisis (Analysis), 2). Desain (Design), 3). Pengembangan (Development), 4). Implementasi (Implementation), 5). Evaluasi (Evaluation). Berdasarkan dari hasil penelitian penilaian produk ini mendapat kategori “sangat valid” dengan hasil validasi ahli media 96%, validasi materi 95% dan validasi bahasa 85%. Sedangkan untuk kategori “sangat praktis” dengan hasil uji coba kelompok kecil 85% dan uji coba kelompok besar 87% serta untuk hasil uji keefektifan dengan melakukan pretest sebelum penggunaan 42% dan hasil posttest 86% kategori efektif serta permainan ular tangga berbasis audio berpengaruh dalam meningkatan perkembangan kognitif pada anak.
Sufiks -Keit Dan -Igkeit pada Bahasa Jerman
Alya Galuh Rahmadya Jeanitha;
Tri Mastoyo Jati Kesuma
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.017 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6413
Tulisan ini akan menelusuri bagaimana pembentukan kata dalam bahasa Jerman dengan akhiran -keit dan -igkeit terjadi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan yang diawali dengan pengumpulan data. Data dalam penelusuran ini berwujud nomina turunan dengan akhiran -keit dan -igkeit yang diambil dari novel Meine geniale Freundin yang ditulis oleh Elena Ferrante. Data tersebut dikumpulkan dengan menandai dan mencatat semua nomina dengan akhiran -keit dan -igkeit yang ditemukan. Data yang sudah terkumpul kemudian diklasifikasi dan dianalisis. Dalam penelusuran ini, ditemukan 62 nomina turunan yang berakhiran -keit dan 18 nomina turunan berakhiran sufiks -igkeit. Dari penelusuran ini dapat diketahui bahwa hanya adjektiva yang dapat ditambahkan dengan akhiran -keit dan -igkeit. Pengimbuhan dua sufiks ini menyebabkan penambahan artikel karena adjektiva berubah menjadi nomina. Kata bentukan yang dihasilkan dari pengimbuhan sufiks -keit dan -igkeit memberikan makna yang masih berhubungan dengan makna pembentuknya atau kata dasarnya. Penulis menyimpulkan bahwa pengimbuhan sufiks -keit dapat ditempelkan pada adjektiva dengan akhiran -bar, -ig, -lich, dan -sam. Sufiks ini juga menempel pada adjektiva dengan dua suku kata atau lebih yang berakhiran -er atau -el. Sedangkan pengimbuhan sufiks -igkeit dapat terjadi pada adjektiva dengan akhiran -haft dan -los. Sufiks ini juga menempel pada beberapa adjektiva bersuku kata satu.
Penggunaan Bahasa Iklan untuk Meningkatkan Penjualan Produk pada Media Sosial Instagram
Wahyu Asriyani;
Ai Djamilatul Wahidah;
Fifit Solihatun
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.676 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6414
Dampak Era Revolusi Industri yang kini telah memasuki “Society 5.0” tentu memiliki pengaruh pada lini usaha bisnis. Pesatnya perkembangan media sosial (medsos) yang ada turut memengaruhi pada metode penjualan era masa kini. Berbagai medsos yang ada tentunya dapat dijadikan sebagai pintu untuk menjual sesuatu. Salah satu medsos yang dapat digunakan sebagai pintu dagang tersebut ialah Instagram. Berdasarkan rilisan Hootsuite terdapat sekitar 1,4 miliar pengguna Instagram. Kemudian di Indonesia sendiri berdasarkan hasil survei yang diterbitkan oleh Populix didapati data yang menunjukkan bahwa Instagram dengan persentase sebesar 93% berhasil menempati posisi kedua sebagai platform medsos yang paling banyak digunakan responden setelah Youtube. Penggunaan Instagram sebagai metode penjualan tentunya mempermudah para penjual dalam mengiklankan produk/jasa mereka. Pada sisi lainnya penjual juga diuntungkan karena terminimalisirnya aspek lain seperti biaya promosi, waktu, dan tenaga. Berbagai keuntungan tersebut dapat diperoleh hanya dengan penggunaan Instagram. Adapun salah satu iklan bisnis di Instagram dapat kita lihat contohnya pada akun Bittersweet by Najla. Dalam mengiklankan suatu produk tentu memerlukan bahasa yang baik dan benar agar dapat menarik orang menjadi pembeli terhadap apa yang telah ditawarkan. Selanjutnya guna membahas lebih mendetail fenomena yang terjadi, pada penelitian ini penulis akan menggunakan metode kualitatif.
Pidana Ujaran Kebencian Melalui Media Sosial Ditinjau dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)
Henriko Parulian;
Rahmat Dwi Putranto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.23 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6415
Ujaran kebencian adalah perbuatan yang dapat berupa tindak pidana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbentuk penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan metode pendekatan undang-undang. Hasil penelitian menunjukkan pengaturan hukum terhadap pelaku ujaran kebencian di media sosial diatur dalam ketentuan Pasal 28 ayat (1) dan (2) jo. Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain ketentuan yang terdapat dalam UU ITE. Penegakan hukum terhadap pelaku ujaran kebencian dilakukan oleh Kepolisian dengan berpedoman pada Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/06/X/2015 tentang Penanganan Ujaran kebencian (Hate Speech). Pada angka 3 terdapat upaya preventif yang dapat dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menindak ujaran kebencian. Namun apabila upaya preventif tidak berhasil, Kepolisian dapat melakukan upaya represif yaitu dengan melakukan penegakan hukum terhadap penegakan hukum terhadap pasal-pasal yang mengatur ketentuan terkait ujaran kebencian, salah satunya terdapat dalam Pasal 28 jo. Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Pengaruh Integrated Reporting dan Green Innovation terhadap Kinerja Perusahaan
Grahita Iga Pramesti;
Sistya Rachmawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.624 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6416
Penelitian ini bertujuan untukk menguji pengaruh integrated reporting dan green innovation terhadap kinerja perusahaan. Metode menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020 hingga 2021. Metode pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang termasuk kriteria sebanyak 134. Metode penelitian dengan analisis regresi linier berganda menggunakan program SPSS (Software Product and Service Solution) versi 22.0. Hasilddari penelitian ini menunjukan bahwa variabel integrated reporting berpengaruh positif terhadap variabel kinerja perusahaan, variable green innovation tidakkberpengaruh terhadap variabel kinerja perusahaan. Begitu pula dengan hasil variabel kontrol green intellectual capital berpengaruh negatif terhadap variabel kinerja perusahaan, green supply chain management, green organizational culture tidak berpengaruh terhadap variabel kinerja perusahaan.
Perempuan dan Teknologi Digital : Hambatan, Tantangan dan Perspektifnya di Indonesia (Perempuan di Power Academy)
Rachsyanda Anisa Yahya;
Vidya Kusumawardani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.279 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6417
Perkembangan teknologi sangatlah mempengaruhi segala aktivitas masyarakat saat ini, khususnya para perempuan yang bergelut atau berprofesi dibidang teknologi digital. Masih banyak stigma masyarakat yang menganggap perempuan tidak boleh memiliki pendidikan yang tinggi, karena masih banyak masyarakat menganggap bahwa perempuan hanya bisa berada di dapur. Kenyataan nya sudah banyak perempuan hebat yang sukses dibidang teknologi digital, dan tidak hanya sukses tetapi mereka juga mampu membuka lapangan pekerjaan untuk para perempuan Indonesia yang memiliki kemampuan dibidang teknologi digital. Metodelogi penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara. Hasil wawancara yang telah dilakukan kemudian dideskripsikan secara kualitatif dan di gambarkan dalam bentuk Analisa deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa perempuan mampu bersaing dengan laki-laki dibidang teknologi digital, dan memiliki peluang yang besar untuk menguasai teknologi secara luas.
Building Experiential Marketing And Experiential Religiosity In Increasing Trust, Customer Intimacy And Customer Loyalty At Muslim Clothing Fashion Store In Semarang
Angkasa Puspa Negara;
Asyhari Asyhari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.646 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6418
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara experiential marketing dan experiential religiusity dalam meningkatkan kepercayaan, keintiman pelanggan dan loyalitas pelanggan. Desain / metodologi / pendekatan: Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dari 200 konsumen ritel Busana Muslim di Semarang melalui kuesioner. Penelitian ini menganalisis enam hipotesis menggunakan pemodelan persamaan struktural. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing mampu meningkatkan kepercayaan dan keintiman pelanggan. Peningkatan kepercayaan dan keintiman pelanggan terbukti mampu memperkuat loyalitas pelanggan. Sedangkan religiositas experiential tidak mampu meningkatkan kepercayaan dan keintiman pelanggan. Sehingga tidak dapat memperkuat pengaruh kepercayaan dan keintiman pelanggan terhadap loyalitas pelanggan. Batasan/implikasi penelitian: Variabel penelitian yang digunakan hanya menggunakan experiential marketing dan experiential religiositas sehingga Adjusted R Square dalam mempengaruhi kepercayaan hanya 45,5%, keintiman pelanggan 47,6% dan loyalitas pelanggan hanya 33,7%. dalam penelitian ini, responden penelitian yang diteliti adalah konsumen yang memiliki religiositas ekstrinsik, sehingga memberikan hasil yang signifikan antara variabel religiositas pengalaman dan kepercayaan. Implikasi praktis: Implikasi hasil penelitian bagi manajemen adalah sebagai literatur dalam upaya membangun experiential marketing dalam meningkatkan kepercayaan, keintiman pelanggan dan loyalitas pelanggan. Sehingga perusahaan sebagai peritel busana muslim harus selalu mengembangkan inovasi yang dapat mempengaruhi tindakan pelanggan. Hal ini dapat dicapai dengan menciptakan suasana yang menyenangkan, produk yang beragam, warna dinding yang menarik, produk yang tertata rapi, mendengarkan musik yang nyaman.
The effectiveness of using Personal Vocabulary Notes To improve students’ Reading Comprehension of Eleven Grade at SMA Negeri 13 Medan
Atalisi Zalukhu;
Deska H Hutasoit;
Fenty Debora Napitupulu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.46 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6419
Membaca pemahaman hanyalah sebuah frase untuk kemampuan membaca di mana fokusnya adalah pada pemahaman daripada mengucapkan atau memuat kata-kata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah pemahaman membaca siswa dapat ditingkatkan atau tidak setelah diajarkan strategi Personal Vocabulary Notes (PVN). Desain penelitian untuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari sumber kualitatif dan kuantitatif. Lembar observasi, dokumentasi, dan lembar angket digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif. Data kuantitatif berasal dari tes pemahaman bacaan pre-test, siklus I, dan siklus II. Jumlah nilai siswa pada setiap tes adalah sebagai berikut: pada pre-test 1739, pada post-test siklus I 2.205, dan pada post-test siklus II 2.510. Berdasarkan nilai siswa pada setiap tes, penulis menemukan bahwa nilai rata-rata siswa pada setiap siklus meningkat dari 57,9%, 73,5%, menjadi 83,6%. Setelah menggunakan strategi Personal Vocabulary Notes (PVN) dalam mengajar pemahaman bacaan, penulis menemukan bahwa nilai rata-rata siswa pada post-test II berada di atas KKM. Artinya penerapan strategi Personal Vocabulary Notes (PVN) dapat meningkatkan skor pemahaman membaca siswa.
Pengembangan Media Layanan Informasi Bimbingan dan Konseling di Sekolah
Ade Chita Putri Harahap;
Muhammad Habib;
Natassya Yasmin;
Nurhalimah Br Harahap;
Putri Karlina Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.78 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6420
Sebagai seorang guru BK dapat memberikan tantangan dan kesempatan yang tiada habisnya untuk berkembang. Setiap hari, memberikan layanan bimbingan dan konseling akan menguji keterampilan komunikasi interpersonal, pengetahuan akademis, wawasan berita terkini atau kemampuan intrapersonal. Banyak pelayanan bimbingan konseling yang diberikan kepada peserta didik dalam rangka mengembangkan kemampuan yang mereka miliki secara optimal.Rendahnya pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan dalam layanan informasi bimbingan dan konseling.Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan media bimbingan dan konseling.Meningkatkan minat siswa dalam mengembangkan media layanan informasi bimbingan dan konseling di sekolah adalah salah satu tujuannya. Layanan informasi berupaya memenuhi kekurangan seseorang atau informasi yang dibutuhkan. Dalam layanan ini diberikan berbagai informasi yang akan digunakan oleh individu untuk kepentingan hidup dan perkembangannya. Sebagai bentuk komunikasi, layanan bimbingan dan konseling sangat membutuhkan peran media untuk lebih meningkatkan tingkat keefektifan pencapaian tujuan.
Pengaruh Penyaluran Pembiayaan Murabahah terhadap Laba Bersih di Bank Syari’ah Indonesia
Muhamad Ari Ramadani;
Kholil Nawawi;
Santi Listiawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.653 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6421
Murabahah akad transaksi jual beli di mana bank menyebut jumlah keuntungannya. Bank bertindak sebagai penjual, sementara nasabah sebagai pembeli. Harga jual adalah harga beli dari pemasok ditambah keuntungan. Laba usaha merupakan pendapatan yang dihasilkan dari usaha dalam satu periode tertentu kemudian dikurangi oleh beban yang digunakan dalam menghasilkan pendapatan dalam periode tertentu. Adapun pengertian lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud dengan laba usaha (profit) adalah suatu penghasilan sebuah perusahaan yang terbentuk dari selisih total pendapatan (revenue) dikurangi biaya-biaya (expanses) pada periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembiayaan murabahah terhadap laba bersih. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh piutang murabahah dan laba bersih di Bank Syariah Indonesia namun sampel yang digunakan sebanyak 36 bulan atau 3 tahun. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan data sekunder. Adapun variabel yang diteliti meliputi pembiayaan murabahah sebagai variabel bebas dan laba bersih sebagai variabel terikat. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung masing-masing variabel bebas adalah (6,079) untuk pembiayaan murabahah. Sedangkan nilai t tabel adalah 1,691 (t hiung > t tabel) artinya bahwa variabel pembiayaan murabahah berpengaruh secara signifikan terhadap laba bersih. Sedangkan dari hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,521 atau 52,1%, yang artinya pengaruh variabel independen (pembiayaan murabahah) terhadap variabel dependen (laba bersih) sebesar 0,521, ini menunjukkan bahwa kontribusi variabel independen adalah sebesar 52,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.