cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Profil Etika Komunikasi Peserta Didik dengan Guru di Media Sosial Whatsapp pada Kelas XI IPS SMAN 1 Basa Ampek Balai Kabupaten Pesisir Selatan Redeni Susanti; Fifi Yasmi; Mori Dianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7771

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi ditemukannya permasalahan tentang etika komunikasi peserta didik dengan guru di media sosial whatsapp. Tujuannya untuk mendeskripsikan: 1.) etika komunikasi peseta didik dengan guru dilihat dari salam pembuka. 2.) dilihat dari perkenalan diri. 3.) dilihat dari kata yang bertele-tele. 4.) dilihat dari bahasa yang digunakan. 5) dilihat dari waktu pengiriman pesan. 6.) dilihat dari peraturan yang berlaku.7.) dilihat dari jangan menyela atau memotong pembicaraan. 8.) dilihat dari salam penutup.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang berusaha menggambarkan tentang suatu keadaan apa adanya. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPS SMAN 1 Basa Ampek Balai yang berjumlah 135 peserta didik. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 68 orang peserta didik, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, sedangkan untuk analisis digunakan rumus persentase.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1.) etika komunikasi peseta didik dengan guru dilihat dari salam pembuka berada pada katagori kurang baik. 2.) dilihat dari perkenalan diri berada pada katagori kurang baik. 3.) dilihat dari kata yang bertele-tele berada pada katagori kurang baik. 4.) dilihat dari bahasa yang digunakan berada pada katagori kurang baik. 5) dilihat dari waktu pengiriman pesan berada pada katagori kurang baik. 6.) dilihat dari peraturan yang berlaku berada pada katagori kurang baik.7.) dilihat dari jangan menyela atau memotong pembicaraan berada pada katagori kurang baik. 8.) dilihat dari salam penutup.Berada pada kategori kurang baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN 87 Palembang Alda Maya Sari Alda Maya Sari; Bukman Lian; Adrianus Dedy
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7772

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 87 Palembang dan dapat diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan tentang pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu, Variabel Bebas (X) : Model Pembelajaran Problem Based Learning , Variabel Terikat (Y) : Hasil belajar siswa, jenis eksperimen yang digunakan adalah Posttestonly Control Group Design. Desain ini memiliki kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Rancangan Posttestonly Control Group Design yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Tes, Dokumentasi berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang diberikan model pembelajaran Problem Based Learning dengan yang tidak diberikan model pembelajaran Problem Based Learning. Kemampuan model pembelajaran Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang tidak mendapatkan model pembelajaran Problem Based Learning. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh t_hitung 0,000<0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model pembelajaran Problem Based Learning layak untuk di gunakan dalam pembelajaran dan memberi pengaruh yang signifikan.
Meningkatkan Mutu Melalui Implementasi Manajemen Di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin Lisa Efrina; Andi Warisno
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 3 No. 2 (2021): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v3i2.7776

Abstract

Manajemen pendidikan adalah suatu penataan bidang garapan pendidikan yang dilakukan melalui aktifitas perencanaan, pengorganisasian,penyusunan, staf, pembinaan, pengkoordinasian, pengkomunikasian, pemotivasian, penganggaran, pengendalian, pengawasan, penilaiandan pelaporan secara sitematis yang dikembangkan untuk mencapai tujuan pendidikan secara berkualitas. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai Maret 2022 dengan lokasi di MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian deskriptif ini dirancang untuk memperoleh informasi tentang implementasi manajemen pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung dengan mengungkapkan situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan. Sumber data diperoleh dari sumber data primer maupun sumber data sekunder. Kemudian jenis data yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah bersifat skematik,narasi,dan uraian,juga penjelasan data dari informan baik lisan maupun data dokumen yang ditulis, perilaku subjek yang diamati dilapanganjuga menjadi data dalam pengumpulan hasil penelitian ini seperti: rekaman video audo, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun implementasi manajemen yang dilaksanakan di MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung adalah dengan melaksanakan fungsi-fungsi manajemen pendidikan yakni dengan menjalankan kepemimpinan yang mempunyai wawasan jauh kedepan dan berupaya memperbaiki dan mengembangkan organisasi bukan saat ini saja tetapi untuk masa depan (visioner)
Strategi Peningkatan Dalam Penjualan Produk Pegadaian Syariah Untuk Memperoleh Keuntungan (Laba) Di Kantor Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh Yulia Fitri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7786

Abstract

Strategi peningkatan dalam penjualan produk pegadaian adalah suatu pendekatan/cara dan perencanaan jangka panjang yang di susun untuk menghantarkan pada suatu pencapaian akan tujuan dan sasaran untuk mengenalkan dan menawarkan produk pegadaian secara terbuka dan luas kepada masyarakat dengan cara yang menarik dan mengandung keingintahuan masyarakat terhadap suatu produk yang ingin di tawarkan oleh pegadain syariah cabang meulaboh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh pegadaian syariah cabang meulaboh dalam menaikkan taraf penjualan produknya. Jenis penelitian yang di gunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memamfaatkan data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa dokumen. Pegadaian syariah cabang meulaboh telah menerapkan sebuah strategi penjualan produk dengan sangat baik, hal demikian dapat dilihat dengan adanya beberapa data berupa dokumen dan wawancara langsung peneliti dengan salah satu pegawai di pegadaian syariah cabang meulaboh terkait dengan strategi penjualan produk pegadaian syariah.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Positif Pada Siswa Kelas X MIPA Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self-Talk di SMA Negeri 1 Manyaran Dian Damairia; Caraka Putra Bhakti; Mae Endang Iriastuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7787

Abstract

Peserta diidk yang memiliki cara berpikir positif yang baik akan selalu memandang segala sesuatu kearah yang positif sehingga nantinya bisa memudahkan dirinya untuk menghadapi suatu masalah. Penelitian bertujuan ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir positif melalui layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik self-talk pada peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Manyaran. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling (PTBK) dengan menggunakan pendekatan mix methods yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini diambil 4 orang sampel yang memiliki kemampuan berpikir positif yang rendah. Adapun alat pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi yang disertai rubrik dan angket. Hasil dalam penelitian ini aktivitas peserta didik mengalami peningkatan hingga kategori “aktif”, pada hasil penggunaan self-talk juga mengalami peningkatan hingga kategori “berhasil” kemudian kemampuan berpikir peserta didik juga mengalami peningkatan hingga kategori “tinggi”. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-talk dapat meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa.
Implementasi 5s (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu Dan Shitsuke) di PT Riken Engineering Perkasa Mochamad Rizki Naufal; Asep Erik
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7788

Abstract

Perubahan di dunia industri semakin cepat, semakin banyak juga tuntutan kerja yang di inginkan perusahaan. Untuk mendukung pekerjaan agar dapat dilakukan lebih baik dan lebih nyaman, salah satu yang harus dibangun adalah budaya kerja yang baik. Budaya kerja yang di perusahaan perlu diciptakan dan dibutuhkan untuk perkembangan perusahaan di masa yang akan dating dalam menghadapi tantangan di dunia industri. Salah satu untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman yaitu: perusahaan dapat menerapkan sikap kerja 5S. 5S adalah singkatan dari Seiri, Seiton, Seiketsu dan Shitsuke. Metode 5S merupakan beberapa tahap untuk mengatur kondisi tempat kerja yang berdampak terhadap efektifitas kerja, efisiensi, produktifitas dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur serta mengetahui seberapa besar sikap kerja 5S diterima para pekerja dan faktor penghambat penerapan 5S di departemen produksi dan seberapa besar pengaruh dalam membantu efektifitas kerja dari para pekerja. Sumber data yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara kepada pihak perusahaan baik pimpinan dan karyawan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada lantai produksi, tempat pembuangan limbah, dan tempat penyusunan peralatan belum sesuai dengan aktivitas 5S secara optimal, dan diberikan usulan perbaikan yang harus diimplementasikan oleh pihak perusahaan agar pencapaian 5S dapat dioptimalkan
Pengaruh Metode Ekspresi Bebas Dengan Teknik Kolase Terhadap Hasil Belajar Seni Rupa Dua Dimensi Siswa Kelas IV Nurul Adawiya; Hermansyah Hermansyah; Noviati Noviati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7789

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh metode ekspresi bebas pada hasil belajar seni rupa dua dimensi siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen bentuk eksperimen semu (Quasi Eksperiment), desain yang digunakan adalah “Desain Nonequivalent Control Group Design, dengan pemilihan kelompok yang pilih berdasarkan hasil pretest”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 12 Air Kumbang. Sampel penelitian ini adalah kelas IV.A (eksperimen) dan kelas IV.B (kontrol). Dengan jumlah siswa 48 siswa kelas IV.A sebanyak 24 siswa dan kelas IV.B 24 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar yang berupa pretest dan posttest. Berdasarkan hasil perhitungan bahwa hasil belajar pada tes akhir (posttest) kelas eksperimen sebesar 77,54 dan kelas kontrol sebesar 63,52, sedangkan rata-rata tes awal (prestest) kelas eksperimen sebesar 44,4 dan kelas kontrol sebesar 47,25. Dengan demikian, terjadi peningkatan setelah diterapkannya metode ekspresi bebas dengan teknik kolase. Hasil penelitian menunjukan nilai thitung sebesar 4,1338. Ini mnunjukan bahwa thitung = 4,1338 ? ttabel = 1,67722. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat pengaruh metode ekspresi bebas terhadap hasil belajar seni rupa dua dimensi siswa kelas IV SD Negeri 12 Air Kumbang.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear 2 Variabel Kelas VIII SMP Swasta Nasrani 3 Kota Medan Marco Van Basten Siagian; Sari Sitanggang; Putri Yenni Hutahaean; Efron Manik; Tutiarny Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7791

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh model contextual teaching and learning terhadap keaktifan belajar siswa kelas VIII SMP Swasta Nasrani 3 Kota Medan pada materi sistem persamaan linear 2 variabel. Berdasarkan hasil perhitungan dilihat dari rata-rata nilai keaktifan sebelumnya untuk keaktifan belajar siswa yaitu ? 62% dan berpengaruh terhadap hasil belajar yaitu 45 dimana, hasil ini didapatkan oleh penggunaan model pembelajaran guru yang masih konvensional. Setelah dilakukan penelitian nilai keaktifan belajar siswa yaitu 87,5% serta hasil belajar yang didapatkan yaitu 80. Dari hasil pembahasan didapat model contextual teaching and learning terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa pada materi sistem persamaan linear 2 variabel yang dapat meningkatkan keaktifannya sesuai indikator keberhasilan yang diinginkan. Penelitian yang dilakukan dapat membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model contextual teaching and learning terhadap keaktifan belajar siswa kelas VIII SMP Swasta Nasrani 3 Kota Medan pada materi sistem persamaan linear 2 variabel.
Sosialisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Alokasi Dana Desa dalam Meningkatkan Pemberdayaan Mayarakat pada Desa Karanganyar Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang Sri Suartini; Hari Sulistiyo; Nanu Hasanuh; Harfa Sugiharti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7793

Abstract

Untuk mendukung pemahaman terhadap pengelolaan dana Desa maka perlu dilakukan sosialisasi bagi Aparat Pemerintah Desa dengan melandaskan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Program alokasi dana desa merupakan program yang dijalankan dengan baik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pemberdayaan masyarakat baik dalam segi bidang pembangunan, kesehatan, pendidikan maupun dalam bidang pemberdayaan lainnya di sebuah desa di setiap kabupaten . Kegiatan sosialisasi ini berguna untuk menyiapkan Pengelola Dana Desa sebagai Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa agar memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengelola dana Desa. Adapun metode pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Dan Pemanfaatan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Mayarakat Pada Desa Karanganyar pada masa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring Hasil dari sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2021 adalah prinsip partisipatif yang harus diperhatikan oleh pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat terhadap pemanfaatan alokasi dana desa (ADD). dengan adanya sosialisaisi menyeluruh dan pendampingan dan untuk itu bagi masyarakat, perlu meningkatkan partisipasi aktif dalam bentuk apapun agar kemajuan yang diharapkan dapat diimplementasikan secara bersama- sama.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Subtema 2 Pentingnya Udara Bersih bagi Pernapasan Kelas V SD Negeri 096132 Parapat Louis Zvonimir Boban Sinaga; Juni Agus Simaremare; Sunggul Pasaribu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7794

Abstract

Pilihan model pembelajaran memiliki dampak besar pada bagaimana segala sesuatunya berjalan dan seberapa baik siswa belajar. Sampai saat ini, ceramah menjadi metode yang populer digunakan oleh guru karena mereka percaya itu adalah cara yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada siswa dalam bentuk informasi. Siswa mendengarkan dan mencatat saat guru menjelaskannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana pendekatan problem based learning mempengaruhi hasil belajar siswa pada subtema 2 yaitu pentingnya menghirup udara bersih. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen satu kelompok pretest-posttest. Ada 138 siswa dalam populasi penelitian, membuat kelas V, yang termasuk 24 individu, sampel penelitian. Mengingat hasil dari. Berdasarkan hasil hasil analisis uji data yang dilakukan. Pengujian hipotesis berdasarkan hasil uji siswa menghasilkan Thitung sebesar 6,397 dan Ttabel sebesar 1,713, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa penerapan paradigma pembelajaran berbasis masalah berdampak pada peningkatan hasil belajar dibandingkan dengan pembelajaran tradisional. Ketika model pembelajaran berbasis masalah digunakan, ada perbedaan dalam cara siswa belajar. Alih-alih menjadi berulang-ulang dan kurang memperhatikan guru, siswa menjadi kritis dan terlibat dalam memecahkan masalah dengan teman satu kelompoknya.