cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Metode Inkuiri dengan Metode Ekspositori pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di Kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar Debora Aprilihona Saragih; Lasman Malau; Yoel Octobe Purba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9146

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar matematika siswa menggunakan metode Inkuiri dengan Metode Ekspositori pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif Quasi Experimental Design. Hasil analisis uji instrument diperoleh bahwa instrumen pada butir soal yaitu 25 valid dan 5 tidak valid dan reliabel, selain itu dari hasil perhitungan analisis data diperoleh bahwa sampel berditribusi normal dan homogen. Hipotesis penelitian ini terdapat pengaruh metode pembelajaran Inkuiri dengan Metode Ekspositori terhadap perbedaan hasil belajar matematika siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji t maka dapat disimpulkan hipotesis, yakni t_hitung> tttabel atau 4,97 > 1,671 maka Ho ditolak dan Ha diterima. . Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak terkait seperti guru, siswa serta para peneliti selanjutnya.
Pengaruh Media Konkret terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Ruang di Kelas V SD Negeri 124394 Pematang Siantar Arpita Simanjuntak; Muktar Panjaitan; Emelda Thesalonika
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan media konkret di kelas V, pengaruh yang signifikan media konkret terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun ruang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media konkret sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 25 siswa. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas V dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dalam bentuk pilihan berganda, dan observasi. Hasil perhitungan uji-t yang telah dilakukan di kelas V maka di dapatkan t hitung memperoleh nilai 15,2 dan t tabel adalah 2,06 sehingga hasilnya t hitung > t tabel yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, melalui data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh media konkret terhadap hasil belajar siswa kelas V.
Strategi Ekspresi Tutur Berbasis Budaya Verbal pada Masyarakat Multietnik sebagai Upaya Memperkuat Toleransi Beragama Ardianto Ardianto; Hadirman Hadirman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9149

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui strategi ekspresi tutur berbasis budaya verbal pada masyarakat multietnik di Kota Surakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ekspresi tutur berbasis budaya verbal pada masyarakat multietnik di Kota Surakarta menggunakan tindak tutur direktif ajakan dan menasihati. Implikasi penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam dalam menggunakan strategi tindak tutur dalam berkomunikasi untuk memperkuat toleransi beragama pada masyarakat multietnik.
Faktor Penyebab Ketidakdisiplinan Siswa Dalam Kehadiran di SMA Negeri 1 Alalak Hikmatul Syifa; Farial Farial; Muhammad Eka Prasetia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9150

Abstract

Guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Alalak bahwa banyaknya kasus pelanggaran pada peraturan sekolah yang dilakukan siswa SMA, seperti terlambat datang ke sekolah, bolos pada jam pelajaran, tidak memakai atribut yang lengkap, memakai asesoris yang berlebihan dan lain-lain itu sudah hal yang biasa terjadi di sekolah-sekolah. Jenis peneliti menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif, yaitu sebuah prosedur penelitian berdasarkan data deskripsi yaitu berupa lisan atau kata tertulis dari subjek penelitian atau informan yang telah diamati dan dimiliki karakteristik bahwa data yang diberikan yakni data asli menurut situasi dan kondisi yang tidak dapat di manipulasi serta memakai cara yang sistematis dan dapat di perdisiplinkan kebenarannya. Subyek penelitian ini yaitu Guru Bimbingan dan Konseling, Wali Kelas dan Kelas X SMA Negeri 1 Alalak. Berdasarkan hasil penelitian yang di temukan maka di simpulkan bahwasanya disiplin dan kehadiran saling terikat karena perlunya disiplin untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam kehadirannya untuk serta hadir di sekolah dalam belajar jika ada rasa tanggung jawab maka terjadilah melanggar peraturan yang ada di sekolah. Faktor penyebab ketidakdisiplinan siswa dalam kehadiran yaitu bekerja, telat bangun pagi, tidak ada alat transprotasi, membolos tidak masuk sekolah, urusan keluarga, malas sekolah, dengan adanya bukti absensi yang di miliki wali kelas dan guru bk. Guru bk menindak lanjut tersebut dengan melakukan konseling indivual, pemanggilan orang tua yang bersangkutan atau home visit.
Strategi Kesantunan Berbahasa Masyarakat Watampone (Etnografi Komunikasi Di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan) Muh. Safar; Akmal Hamsa; Ihramsari Akidah; Andi Srimularahmah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9152

Abstract

Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai realisasi statergi kesantunan bahasa positif dan negatif masyarakat Watampone. Selain mengetahui strategi kesantunan berbahasa juga dapat memperoleh pemahaman mengenai kesantunan ditinjau dari aspek budaya masyarakat Watampone. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Data penelitian ini dikumpulkan selama tiga bulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan masyarakat Watampone yang terjadi pada interaksi formal dan informal. Data dikumpulkan secara observasi partisipan. Prosedur pengumpulan data etnografi menggunakan teknik observasi, observasi partisipan dan wawancara, wawancara formal dan informal. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis berdasarkan teori Dell Hymes yang dikembangkan oleh Saville Troike. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui analisis kredibilitas transferbilitas, dependebilitas, dan komfirmabilitas. Hasil yang terdapat dalam penelitian ini adalah menemukan strategi kesantunan berbahasa positif dan negatif bagi masyarakat Watampone. Strategi kesantunan berbahasa masyarakat Watampone menerapkan 2 strategi yaitu strategi kesantunan psositif dan strategi kesantuan negatif. Bentuk strategi kesantunan positif dalam masyarakat Watampone yaitu: mengintensifkan perhatian pendengar dengan pendramatisiran peristiwa, menggunakan penanda identitas kelompok, bentuk sapaan, dialek atau slang, menggunakan lelucon, menunjukkan keoptimisan, dan melibatkan penutur dan pendengar dalam aktivitas. Sedangkan strategi kesantunan negatif bagi tuturan masyarakat watampone yaitu: menggunakan ujaran tidak langsung, menggunakan pertanyaan berpagar, memberi penghormatan, meminta maaf, memakai bentuk impersonal, menyatakan tindakan pengancaman muka sebagai aturan yang bersifat umum, dan menyatakan diri berutang budi. Kesantunan dari segi budaya terlihat dari penggunaan kata “kita:, pemarkah sosial dengan kata “Puang”, “iye”, klitik “ki”, “ta” dan penggunaan kata “idi”. Kesantunan dari aspek budaya dapat pula dilihat dari verbal dan non verbal. Aspek verbal yaitu: berupa aksen, sapaan, dan penggunaan klitik. Sedangkan nonverbal adalah kinesik dan kinestetik.
Peran Lembaga Pendidikan Membangun Karakteristik Religiusitas Pada Siswa di Era 4.0 (Studi Kasus: SD N 12 Koto Tinggi Kec. Baso Kab. Agam) Rena Elia; Darmansyah Darmansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lembaga pendidikan dalam membangun karakter religiusitas pada siswa Sekolah Dasar di SD N 12 Koto Tinggi Kec. Baso Kab. Agama untuk terwujudnya budaya religiusitas di lembaga pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik yang berkarakter religius. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, penyajian data melalui kajian pemikiran, pendapat ahli atau informasi yang berkaitan dengan masalah dalam bentuk buku atau penelitian terdahulu yang mampu mendukung akses penelitian. Penelitian dilakukan pada tanggal 5 Juni sampai dengan 15 September 2022 secara subyektif di SDN 12 Koto Tinggi. Hasil penelitian ini menggambarkan peran yang sangat penting bagi lembaga pendidikan untuk menjadi multi fungsi khususnya guru di SD N 12 Koto agar dapat menekankan budaya religiusitas pada siswa dan memberikan pemahaman teknologi yang baik kepada siswa sekolah dasar.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kendala Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka (Studi Kasus: Sdn 21 Koto Tuo, Kec. Baso) Eli Sasmita; Darmansyah Darmansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9154

Abstract

Kurikulum Merdeka yang dirancang lebih sederhana dan fleksibel diharapkan akan membuat guru fokus pada materi esensial dan peserta didik lebih aktif sesuai dengan minatnya. Guru juga akan mudah mendampingi peserta didik untuk mewujudkan tujuan pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab terjadinya kendala dalam guru SDN 21 Koto Tuo dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitian studi kasus peneliti berusaha menggali permasalahan untuk mendapatkan makna dibalik fenomena atau permasalahan yang dialami subjek penelitian. Permasalahan yang dikaji adalah problematika pembelajaran literasi yang dihadapi guru dalam menerapkan kurikulum merdeka. Sasaran penelitian ini adalah guru di sekolah dasar. Hasil penelitian ini di SDN 21 Koto Tuo terdapat tiga kendala bagi para guru dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar yakni, keterbatasan literasi, Teknologi, dan Soft Skill atau kompetensi namun manajemen waktu sudah dilakukan secara efektif dalam penerapan kurikulum merdeka.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Dengan Menggunakan Strategi Drta Pada Siswa Kelas IV SDN 12 Sungai Lareh Kota Padang Marnis Susanti; Darmasyah Darmasyah; Yanti Fitria
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9159

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman membaca menggunakan strategi DRTA pada siswa kelas IV SDN 12 Sungai Lareh Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman membaca siswa, yang merupakan hasil dari strategi yang kurang optimal yang digunakan oleh guru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah 24 siswa Kelas IV SDN 12 Sungai Lareh Kota Padang, 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi. Hasil penelitian ini dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas IV SDN 12 Sungai Lareh dengan menerapkan strategi DRTA pada prabaca dan pascabaca. Hasil belajar yang dicapai siswa pada Siklus I dengan rata-rata pada setiap tingkatan adalah (1) sebelum membaca 58,6, (2) selama membaca 54,6, (3) setelah membaca 54,59 dan yang dicapai siswa pada Siklus II. . Nilai untuk setiap level adalah (1) 83,31, (2) 94,83 dalam membaca, (3) 90,8 setelah membaca. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi DRTA dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas IV SDN 12 Sungai Lareh Kota Padang
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Pada Tema 4 Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V SDN 09 Korong Gadang Nurul Halimah; Darmansyah Darmansyah; Yanti Fitria
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9160

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar tematik terpadu pada tema sehat itu penting menggunakan model Problem Based Learning di kelas V SDN 09 Korong Gadang Kota Padang.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 09 Korong Gadang yang berjumlah 13 orang, yang terdiri dari 7 orang siswa laki-laki dan 6 orang siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pengamatan hasil belajar mengalami peningkatan, dapat dilihat dari persentase jumlah siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM mengalami penurunan dari studi awal, 53,84% menjadi 38,46% pada siklus I, dan 7,69% pada siklus II. Jumlah persentase siswa yang mendapatkan nilai sama dengan KKM pada studi awal adalah 0% meningkat pada siklus I, menjadi 7,69% dan tidak mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 7,69%. Sedangkan jumlah persentase siswa yang mendapatkan nilai besar dari KKM pada studi awal adalah 38,46% meningkat pada siklus I menjadi 53,84% dan meningkat pada siklus II yaitu menjadi 84,61%. Hal ini menunjukan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan pembelajaran tematik terpadu pada tema sehat itu penting di kelas V SDN 09 Korong Gadang Kota Padang
Teachers’ Techniques In Teaching Speaking At Grade Eleven Of SMA Negeri 3 Pematang Siantar Kurnia Sarah Lidya Nainggolan; Selviana Napitupulu; Novra Melisa P. Hutabarat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9161

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan teknik guru untuk mengajar berbicara dalam bahasa Inggris untuk kelas 11 SMA Negeri 3 Pematang Siantar. Desain penelitian adalah kualitatif deskriptif di mana peneliti memperoleh data dengan observasi. Dalam mengumpulkan data melalui observasi, peneliti merekam seluruh kegiatan pembelajaran menggunakan kamera video. Data dari penelitian ini dikumpulkan dan diperoleh melalui pengamatan dan direkam melalui kamera video, lalu dituang ke dalam transkrip dan akhirnya menganalisis teknik guru. Subjek penelitian adalah guru bahasa Inggris dengan siswa kelas 11. Peneliti menemukan teknik yang relevan dan tidak relevan untuk mengajarkan berbicara bahasa Inggris. Empat teknik relevan yang digunakan oleh guru untuk mengajar berbicara adalah teknik permainan peran, teknik diskusi, teknik tanya jawab, dan teknik brainstorming. Pada akhirnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan teknik-teknik mengajar, seperti permainan peran, diskusi, tanya jawab, dan brainstorming untuk meningkatkan kegiatan belajar sehingga siswa dapat menjadi aktif dalam berbicara dan mengungkapkan pendapat mereka selama proses belajar.