cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Ayahku Berpoligami, Bagaimana Dengan Masa Depanku? Orientasi Masa Depan Pada Remaja Yang Dititipkan Di Panti Asuhan Akibat Poligami Meli Hizkia Br Barus; Rudangta Arianti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13681

Abstract

Panti asuhan merupakan proyek layanan dan dukungan untuk anak yatim, broken home, anak terlantar dan anak-anak dengan masalah lainnya. Yang beralih fungsi menjadi tempat yang memenuhi segala kebutuhan material dan spiritual seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan bagi anak yang kurang mampu secara ekonomi. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu seorang remaja yang tinggal di panti asuhan oleh karena ayah yang berpoligami. Sangat penting bagi mereka yang berusia remaja, untuk memikirkan masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran orientasi masa depan remaja yang dititipkakan di panti asuhan akibat orang tua berpoligami. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus dan mengumpulkan informasi melalui wawancara. Penelitian dilakukan pada seorang remaja perempuan korban ayah berpoligami yang sudah tinggal di panti asuhan selama 9 tahun. Hasil dari Penelitian menunjukkan bahwa efek dari orangtua yang berpoligami turut mewarnai orientasi terkait karier dan pernikahan remaja di masa depan. Inspirasi orientasi masa depan subjek memuat unsur ingin berbakti kepada sang ibu dan panti asuhan yang turut memberikan dukungan guna mewujudkan cita-cita dimasa yang akan datang.
Meditasi Agama Buddha: Sejahtera Psikologis dengan Mindfulness Putri Paula Nathania Chrisna; Rudangta Arianti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13682

Abstract

Dalam keadaan yang penuh dengan ketidakpastian, individu berupaya untuk mengambil kendali agar segala sesuatu berjalan sesuai dengan keinginannya. Hal ini merupakan bentuk dari ketidaksiapan individu untuk menerima perubahan yang tidak sesuai dengan keinginannya, sehingga menimbulkan perenungan-perenungan negatif yang membuat kondisi psikologis individu kurang sejahtera. Dalam hal ini meditasi Agama Buddha sebagai praktik dari mindfulness membantu individu untuk memelihara kesejahteraan psikologis individu. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna meditasi agama Buddha yang merupakan salah satu bentuk dari praktik mindfulness, terhadap kesejahteraan psikologis individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dari penelitian ini diperoleh bahwa pemaknaan individu terhadap meditasi dapat berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh adanya perbedaan dari latar belakang setiap individu. Meditasi tidak dapat menyelesaikan masalah, namun membantu individu untuk lebih tenang ketika menghadapi permasalahan, sehingga lebih bijaksana dalam berpikir dan bertindak, serta dapat menerima dan tidak menghakimi setiap pengalaman yang dialami. Hal ini yang membantu individu untuk mengurangi perenungan dan perasaan negatif, yang mana juga memberikan manfaat dalam menjaga kesejahteraan psikologis individu. Kata kunci: Meditasi agama Buddha, mindfulness, kesejahteraan psikologis
“Haruskah Masa Remaja Dihabiskan Dengan Bermain Game Online?” Kontribusi Sensation Seeking Dan Self Regulation Chantika Brigita Mawuntu; Rudangta Arianti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13683

Abstract

Remaja ketika menghabiskan waktunya dengan bermain game online, dapat membangkitkan pencarian sensasi untuk terus menerus memainkannya sedangkan regulasi diri-nya masih belum matang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara sensation seeking dan self-regulation terhadap time spent gaming pada remaja yang bermain game online. Metode penelitiannya adalah penelitian kuantitatif dengan desain kausalitas, menggunakan alat ukur skala time spent gaming, The Arnett Inventory sensation seeking Scale (AISS), dan skala Self-Regulation Scale (SRS). Data dianalisis menggunakan uji binary logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap dimensi novelty dari sensation seeking terhadap time spent gaming pada remaja yang bermain game online. Implikasi penelitian ini adalah remaja dapat mencari aktivitas atau kegiatan baru yang positif agar tidak berpaku dengan game online, dan dapat mengatur self-regulation serta mengembangkannya. Kata Kunci: time spent gaming, sensation seeking, self-regulation, Remaja
Dampak Kecanduan Game Online pada Remaja Ria Safaria Sadif; Rasmi Rasmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.13685

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecanduan siswa di SMPN 2 Baubau dalam memainkan game online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari kecanduan game onlinepada remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa di SMPN 2 Baubau, orang tua, teman sekelas subjek dan guru BK guna memperoleh informasi tentang dampak perilaku game online pada siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumnetasi. Hasil wawancara dengan responden kemudian dibandingkan dengan observasi, diolah, dianalisa dan disajukan dalam suatu kalimat yang bermakna. Hasil penelitian ini adalah (1) Meimbulkan efek ketagihan, (2) terisolir dengan lingkungan sekitar, dan (3) dampak psikis dan fisik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kecanduan bermain game online sangat berpengaruh pada sosial, psikis, dan fisik peserta didik. Kecanduaan game online membuat peserta didik lupa waktu, melalaikan tugas dan tanggungjawab, kurang interaksi sosial,emosi peserta didik menjadi tidak stabil, dan emosi mudah terpancing ketika tidak bisa mengalahkan tantangan yang dimainkannya. Dari segi fisik peserta didik mengalami beberapa cedera pada bagian tubuh seperti leher, punggung, tulang belakang, pergelangan tangan, dan juga mengalami penurunan berat badan akibat lupa makan.
Tindakan Malpraktik Yang Dilakukan Oleh Tenaga Medis (Suatu Tinjauan Normatif) Mohd. Yusuf Daeng M; Muhammad Irsyad; Patrison Patrison; Disman Jaya Sianturi; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13687

Abstract

Hukum kesehatan pada dasarnya merupakan suatu pengetahuan yang membahas tentang bagaimana sebuah penegakan aturan hukum terhadap akibat pelaksanaan suatu tindakan medik/kesehatan yang dilakukan oleh pihak yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan yang dapat dijadikan dasar bagi kepastian tindakan hukum dalam dunia kesehatan. Kesehatan sendiri merupakan aspek dan bagian penting bagi kehidupan manusia, semua manusia mengharapkan tubuh dan jasmani yang sehat. Hukum kesehatan adalah semua ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemeliharaan kesehatan dan penerapanya pada hukum perdata, hukum administrasi, dan hukum pidana. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat malprakti mengkhawatirkan. Hal ini dapat dilihat melalui grafik terjadinya malpraktik yang meningkat dari tahun ke tahun. Keadaan tersebut jelas berdampak pada pencari keadilan bagi para korban. Dewasa ini sering muncul kasus - kasus dalam pelayanan kesehatan yang mengakibatkan kinerja dokter diragukan serta mengancam keberlangsungan karir seorang dokter. Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat yuridis normatif dan review artikel, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis dari beberapa referensi. Referensi tersebut didapatkan melalui google scholar. Resiko medis dapat terjadi karena resiko dari tindakan medis muncul secara tiba-tiba diluar perkiraan dokter serta tidak dapat dihindari oleh dokter dan adapula yang timbul karena tindakan medis tersebut dilarang atau dibatasi oleh undang – undang karena tindakan medis tersebut mengandung resiko yang besar. Untuk mencegah dan menyelesaikannya, Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek kedokteran dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan sudah jelas mengatur tentang perlindungan hukum terhadap tenaga medis dan sanksi hukum terhadap tenaga medis. Penelitian ini pada dasarnya mengkaji tentang malpraktik di Indonesia yang dilakukan oleh tenaga medis
Pengadilan Hak Asasi Manusia Di Indonesia Dalam Perspektif Hukum Pidana Khusus Mohd. Yusuf Daeng M; Irwan Adi; Jeffrianto Napitupulu; Samsari AS; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13688

Abstract

Salah satu hal yang melekat bagi manusia sejak manusia itu diciptakan adalah Hak Asasi Manusia (HAM). HAM menjadi salah satu isu penting internasional yang bahas pasca perang dunia ke dua. Masyarakat internasional menuntut agar adanya jaminan atas perlindungan dan pengakuan terhadap HAM. Indonesia sebagai suatu negara juga harus menjamin demikian. Telah banyak terjadi dinamika terhadap penegakan HAM di Indonesia. Khususnya pasca masa Orde Baru (ORBA), telah banyak perubahan-perubahan fundamental yang dilakukan terhadap UUD 1945 demi mewujudkan perlindungan HAM yang tegas bagi rakyat Indonesia. Ini tidak terlepas dari adanya kejahatan-kejahatan kemanusiaan yang melanggar HAM yang terjadi di masa lampau di Indonesia. Keadaan demikian mendorong dibentuknya pengadilan HAM di Indonesia. Pengadilan HAM di Indonesia dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM). Upaya demikian bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan HAM yang pernah terjadi pada masa ORBA. Pembentukan pengadilan HAM tersebut juga sejalan dengan 28D ayat (1) UUD 1945. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini yakni eksistensi pengadilan HAM di Indonesia dalam perspektif hukum pidana khusus. Hasil penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana keberadaan pengadilan HAM di Indonesia.
Efektivitas Penerapan Hukum Perspektif Sosiologi Hukum Mohd. Yusuf Daeng M; Sri Heri Perwitasari; Rehulina Manita; Tengku Raisya Lopi; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13689

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang membangun hubungan dengan manusia lainnya. Dalam pergaulan tersebut, terdapat beberapa kemungkinan hal yang terjadi, termasuk dalam hal ini adalah konflik atau permasalahan. Dalam penyelesaian konflik dan permasalahan tersebut, harus diselesaikan dalam suatu prosedur yang jelas dan tegas. Prosedur yang jelas dan tegas yang dimaksud adalah hukum. Hukum merupakan sesuatu yang abstrak, karena tidak dapat dilihat atau diraba, tetapi dapat dirasakan keberadaannya. Hal ini karena hak bukanlah merupakan suatu objek, melainkan suatu tindakan (setelah dilaksanakan). Untuk mempelajari hal ini, kita harus memperhatikan keberadaan hukum melalui efektifitas hukum dalam masyarakat. Memperdebatkan efektivitas hukum di tengah masyarakat berarti membicarakan efektivitas atau penegakan hukum dalam mengatur dan/atau menegakkan kepatuhan terhadap hukum. Jadi dapat dipastikan ada faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas hukum. Kemudian ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi apakah hukum itu benar-benar berfungsi dalam masyarakat. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian normatif hukum yang menghubungkan topik penelitian dengan topik utama penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum di masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu aturan hukum (peraturan), lembaga kepolisian, tempat atau fasilitas, dan kesadaran masyarakat itu sendiri.
Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Yang Disebabkan Pengaruh Minuman Keras Yang Terjadi Di Pekanbaru Mohd. Yusuf Daeng M; Franky Franky; Wiliam Louis; Donna Arliena; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13690

Abstract

Penulis membahas tentang Hukuman Pidana Terhadap Pelaku Akibat Akibat Minuman Keras Yang Terjadi Di Pekanbaru. Hal ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kejahatan yang disebabkan oleh hilangnya kesadaran akibat mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan banyak terjadi di masyarakat dan sampai saat ini keberadaannya masih belum dapat diberantas sampai ke akar-akarnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah penjatuhan pidana bagi pelaku tindak pidana hakim mempertimbangkan keadaan yang mempengaruhi minuman keras, dan Bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana yang menimbulkan pengaruh minuman keras. Metode pendekatan dalam tulisan ini adalah jenis penelitian hukum normatif, penelitian ini dilakukan dengan meneliti sumber data dari buku-buku dan undang-undang yang ada sebagai data terutama didukung oleh data sekunder yang terdiri dari wawancara dengan responden dan narasumber. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara studi lapangan dan kepustakaan. Data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian di lapangan diolah dengan menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh penulis, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman bagi pelaku tindak pidana yang terkena dampak minuman keras untuk mempertimbangkan keadaan minuman keras dan pertanggungjawaban pelaku yang menyebabkan pengaruh minuman keras tersebut untuk melakukan perbuatan. upaya preventif dan represif.
Implementasi Kebijakan Program Pemantapan Lembaga Desa Wangunjaya Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur Neli Yuliawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.13696

Abstract

Kegiatan lembaga pemantapan desa sebagai bagian dari pembangunan desa untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan masyarakat, peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan, pengembangan kemitraan, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat, serta meningkatkan kapasitas Lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan di desa sesuai dengan fungsi dan perannya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam mengenai implementasi kebijakan program pemantapan lembaga desa Wangunjaya Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur. Implementasi kebijakan yang akan diteliti terdiri dari : (1) Pengorganisasian, (2) Interpretasi program pemantapan desa, (3) Aplikasi program pemantapan desa. Implementasi kebijakan program pemantapan lembaga desa Wangunjaya Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur belum dilaksanakan secara optimal. Hal ini berarti kemampuan manajerial dalam pengorganisasian tugas dan fungsi lembaga Desa masih belum optimal dilaksanakan. Partisipasi masyarakat terhadap keberhasilan program pemantapan desa. Hal ini berarti masyarakat desa wangunjaya harus kritis dalam menyampaikan aspirasi secara individu maupun kelompok terhadap program pemantapan desa. Aplikasi pemantapan desa harus didukung oleh lembaga-lembaga desa, meningkatkan sumber daya manusia, sumber keuangan dan sarana prasarana.
Disiplin Kerja dan Komitmen Memengaruhi Kinerja Pegawai di Masa Pemberlakuan Work From Home dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening di Masa Pemberlakuan WFH Pada Inspektorat Jenderal Kelautan Dan Perikanan Maria Elisabeth; Sri Lestari Prasilowati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13697

Abstract

Kinerja Pegawai merupakan gambaran tentang pencapaian prestasi kerja apakah telah sesuai dengan standar, tujuan, visi, dan misi organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Disiplin Kerja dan Komitmen Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi sebagai variabel Intervening di Inspektorat Kementerian Kelautan dan Perikanan. Rumusan, tujuan, kerangka konseptual, dan hipotesis berfungsi sebagai dasar untuk konseptualisasi teoritis dari indikator penelitian. Semua item pernyataan pada setiap variabel penelitian dinyatakan valid berdasarkan hasil uji validitas dan semua item pernyataan dinyatakan valid melalui uji reliabilitas.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Tidak Ada pengaruh Disiplin terhadap motivasi secara langsung; 2) Ada pengaruh Komitmen terhadap Motivasi secara langsung; 3) Tidak ada pengaruh Disiplin terhadap kinerja secara langsung, 4) Ada pengaruh Komitmen terhadap kinerja secara langsung; 5) Ada pengaruh Motivasi terhadap Kinerja secara langsung, 6) Tidak ada pengaruh Disiplin terhadap Kinerja melalui Motivasi; dan 7) Tidak Ada pengaruh Komitmen terhadap Kinerja melalui Motivasi.