cover
Contact Name
Rosnani Ginting
Contact Email
rosnani_usu@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsti@usu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sistem Teknik Industri
ISSN : 14115247     EISSN : 25279408     DOI : -
Jurnal Sistem Teknik Industri (JSTI) of Universitas Sumatera Utara, Faculty of Engineering, Department of Industrial Engineering, was published in 1998. Until now, the number of publications has reached 21 volumes, each of which is published by TALENTA Publisher twice a year . Each volume has two publishing numbers, namely January issue numbers and July issue numbers.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
ANALISA PERSEDIAAN LIMBAH KERING PABRIK KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKAR PEMBANGKIT LISTRIK PTPN IV KEBUN ADOLINA Parinduri, Luthfi; Arfah, Mahrani; Sahputra, Jepri
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.624 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1215

Abstract

PKS PTPN IV KEBUN ADOLINA, Merupakan Perusahaan yang bargerak dalam bidang pengolahan kelapa sawit, dan dalam aktivitas produksinya mempertimbangkan faktor-faktor produksi. Boiler merupakan sarana pendukung yang sangat pentinng dan mempunyai pengaruh sangat besar terhadap aktivitas pengolahan di pabrik kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa ketersediaan cangkang dan serabut kelapa sawit dalam sistem operasi boiler yang nantinya dapat diketahui apakah persediaan TBS olah mencukupi kebutuhan bahan bakar boiler pada saat pengolahan berlangsung, dan menganalisa kebutuhan rata-rata bahan bakar cangkang dan serabut yang dibutuhkan pada setiap tahunnya. Dalam hal ini, dari kapasitas olah TBS 30.000 kg/jam pada bulan Maret 2018 sampai dengan bulan Februari 2019 menghasilkan bahan bakar cangkang rata-rata sebanyak 814.495 kg dan serabut sebanyak 1.553.473 kg. Cangkang yang digunakan sebanyak 730.375 kg serta serabut 1.462.336 kg.. Dari pengolahan dan analisa data dapat disimpulkan bahwa bahan bakar cangkang dan srabut yang dihasilkan dari proses produksi sampingan pabrik dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar boiler
Analisis Pengaruh Kebisingan Terhadap Hearing Loss Karyawan pada Area Water Treatment Plant (WTP) Ishak, Aulia; Syah, Chairul
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.334 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1216

Abstract

PT. Energi Sejahtera Mas (ESM), merupakan perusahaan yang bergerak dalam hal produsen oleochemical yang berlokasi di Dumai, Riau, Indonesia. Pada PT. Energi Sejahtera Mas terutama pada area Water Treatment Plant (WTP) tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh mesin adalah berkisar 80 dB - 100 dB. Kebisingan dapat menyebabkan terjadinya hearing loss (gangguan pendengaran) bagi karyawan. Dari total 9 orang pekerja didapatkan keluhan sebanyak 7 orang pekerja mengenai tingkat kebisingan pada area WTP. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan tingkat kebisingan pada aera WTP menggunakan software Surfer. Sedangkan untuk melakukan analisa terhadap faktor penyebab masalah hearing loss karyawan diidentifikasi dengan menggunakan Fishbone Diagram. Dan rincian solusi pemecahan masalah hearing loss karyawan dibuat menggunakan Tabel Faktor Penyebab. Dimana solusi yang ditawarkan antara lain pengukuran kebisingan pada area proses secara kontinu; peringatan visual besar nilai kebisingan; penerapan safety talk; dll.
Analisis Risiko Keterlambatan Material dan Komponen pada Proyek Pembangunan Kapal dengan Metode House of Risk (HOR) Studi Kasus: Pembangunan Kapal Ro-Ro 300 GT Danau Toba Sibuea, Maria Elfrida; Saragi, Hadi Sutanto
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.605 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1217

Abstract

Proses pelaksanaan proyek yang sesuai dengan kontrak merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan kapal Ro-Ro 300 GT Danau Toba, milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Proses pelaksanaan proyek pembangunan kapal Ro-Ro 300 GT Danau Toba tidak terhindar dari risiko baik skala kecil maupun besar yang menimbulkan kerugian berupa tambahan waktu, pembengkakan biaya dari rencana awal, bahkan mempengaruhi kualitas baik buruknya konstruksi kapal. Salah satu risiko yang mempengaruhi ketepatan waktu penyelesaian proyek pembangunan kapal Ro-Ro 300 GT Danau Toba adalah keterlambatan material dan komponen. Tujuan penelitian ini, menentukan material dan komponen yang memiliki risiko ekstrim, mengidentifikasi risiko keterlambatan material dan komponen dan memberikan rekomendasi berupa tindakan pencegahan terhadap keterlambatan material dan komponen pada pelaksanaan pembangunan kapal Ro-Ro 300 GT Danau Toba. Metode yang digunakan adalah House of Risk (HOR), dengan hasil yang diharapkan dapat menentukan prioritas tindakan pencegahan yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material dan komponen dengan risiko ekstrim adalah pelat geladak utama tepi 8 mm, pelat geladak utama tipikal 12 mm dan gading utama (main frame). Dari hasil HOR I, pelat geladak utama tepi 8 mm dan pelat geladak utama tipikal 12 mm didapatkan dari 22 penyebab risiko terdapat 14 penyebab risiko, sedangkan gading utama (main frame) didapatkan dari 17 penyebab risiko terdapat 11 penyebab risiko yang perlu diberikan penanganan. Hasil HOR II, menunjukkan pelat geladak utama tepi 8 mm dan pelat geladak utama tipikal 12 mm dari 20 tindakan pencegahan terdapat 11 tindakan pencegahan dan gading utama (main frame) dari 14 tindakan pencegahan terdapat 8 tindakan pencegahan yang perlu dilakukan terlebih dahulu
Perbaikan Produk Pakaian Pelindung Dingin Menggunakan Metode DFM Pada PT.XXX Ginting, Rosnani; Indi, Benedictus Vito Bayu Aji
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.561 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1221

Abstract

Saat ini, persaingan di dunia industri sangat ketat. Untuk itu, pemenuhan kebutuhan produksi sesuai dengan permintaan merupakan hal yang penting. Meski demikian, PT. XXX membahas beberapa masalah dalam proses produksi produk. Masalah tersebut adalah proses yang rumit akibat produk yang cukup rumit dan bahan yang khusus. Jadi penelitian ini dilakukan perancangan produk yang lebih sederhana, komponen yang lebih sedikit dan waktu produksi yang lebih cepat menggunakan metode DFM dengan menggunakan Pemilihan Bahan dan Perbaikan pada Peta Operasi. Penerapan metode ini memberikan efisiensi desain sebesar 25,1% dan efisiensi biaya bahan sebesar 20%.
Analisis Penentuan Kriteria Kualitas Layanan Pengecatan Mobil Fajrah, Nofriani; Perdana, Yogi `
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1169.649 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1222

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor memberikan kesempatan kepada bisnis bengkel pengecatan mobil. Dewasa ini bisnis bengkel pengecatan mobil meningkat dan persaingan untuk memenuhi keinginan konsumen. Persaingan bisnis bengkel pengecatan mobil semakin ketat karena keinginan konsumen yang dinamis. Hal ini dikarenakan bisnis bengkel pengecatan mobil menawarkan pilihan jasa pengecatan sesuai dengan permintaan konsumen. Ogick Paint Art merupakan salah satu bengkel pengecatan mobil, perbaikan kendaraan dan modifikasi yang menerima hampir semua pengerjaan pengecatan seperti sepeda motor, mobil, dan aksesoris kendaraan bermotor lainnya. Tujuan dai penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana memperoleh kriteria kualitas yang sesuai dengan keinginan konsumen menggunakan kuesioner Voice of Customer (VoC). Data yang telah diperoleh dari kuesioner Voice of Customer (VoC) kemudian akan digunakan sebagai panduan dalam membangun House of Quality (HoQ). Berdasarkan perhitungan House of Quality (HoQ) diketahui bahwa kriteria kualitas yang memiliki nilai prioritas paling tinggi adalah daya tahan kilap dan daya tahan intensitas warna yang memperoleh nilai 5 dari nilai tingkat kepentingan konsumen. Sedangkan peringkat kepentingan spefikasi teknis tertinggi adalah 251.29 dengan nilai kepentingan absolut dan nilai kepentingan relatif secara berutut-turut adalah 81,87 dan 7,23% untuk spesifikasi teknis kesesuaian rasio pernis dan hardener
Evaluasi Produksi Minyak Mentah Gross Profit Worth(GPW), Margin,Proses Blending dan Kolaborasi Rantai Pasok Sembiring , Meilita Tryana; Ginting, Elisabeth; Sibarani, Feby Sanna
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.912 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1225

Abstract

Timur Tengah merupakan penghasil minyak mentah yang sebagian besar pendistribusiannya dilakukan di benua Asia. Berdasarkan data dari BP Statistical Review Of World Energy 2018, konsumsi energi Indonesia meningkat sebesar 5,0%, yaitu 175,2 juta ton, yang merupakan peningkatan terbesar dalam lima tahun terakhir. Konsumsi energi berada di wilayah Jawa dan sekitarnya. PT. Unit Pengilangan Pertamina (RU) IV Cilacap memproses minyak mentah domestik dan impor minyak mentah sebagai bahan baku. Pemrosesan minyak mentah dipengaruhi oleh Gross Profit Worth (GPW) dalam minyak mentah yang diproduksi. GPW pada Agami -7,66 minyak mentah impor pada bulan Januari dan -6,45 pada bulan Februari. Margin diperoleh 1.046,04 pada bulan Januari. Sementara itu, berdasarkan harga minyak yang relatif mahal, maka hal tersebut diatasi dengan proses Blending dilakukan meningkatkan Octane Number (ON) dan mencari minyak mentah alternatif daripada minyak mentah impor. Dan masalah yang dialami pada realita di lapangan yakni kelebihan waktu bongkar muat yang disebut dengan Demurrage. Beberapa faktor di atas menunjukkan bahwa diperlukan inovasi dalam hal rantai pasokan dan energi alternatif dari penggunaan minyak mentah impor.
PENERAPAN FUZZY MIN-MAX MAMDANI UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PRODUKSI DI PT.XYZ Tarigan, Ukurta; Ardiansyah, Muhammad Faisal
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.012 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1226

Abstract

Kegiatan produksi merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam sebuah perusahaan khususnya PT XYZ yang bergerak dalam bidang manufaktur, produksi harus terus dilakukan agar dapat memenuhi permintaan. Menentukan jumlah yang akan diproduksi diperiode berikutnya sangat mempengaruhi keuntungan bersih perusahaan. Barang yang di produksi merupakan barang yang mudah rusak jika terlalu lama disimpan didalam gudang. Produksi yang terlalu banyak akan menimbulkan biaya simpan, jika produksi terlalu sedikit akan menimbulkan biaya stock out. Oleh sebab itu pengembangan dengan metode fuzzy dilakukan untuk memprediksi jumlah kebutuhan yang mendatang berdasarkan data masa lalu perusahaan. Diharapkan metode fuzzy mamdani yang akan diterapkan dapat mengoptimalkan jumlah produksi sehingga tidak timbul biaya-biaya lainya. Metode ini memungkinkan untuk mendapatkan jumlah produksi yang optimal karena data yang akan diprediksi berdasarkan data masa lalu perusahaan, data masa lalu yang digunakan ialah sebanyak 12 bulan, semakin banyak data masa lalu maka akan semakin akurat hasil prediksi dengan metode ini. Dengan begini maka keuntungan perusahaan akan meningkan karena tidak kehabisan barang serta tidak memiliki kelebihan barang yang disimpan digudang. Hasil dari metode fuzzy tsukamoto adalah sebanyak 107 untuk periode berikutnya. Kesimpulanya adalah pada periode berikutnya jumlah pesanan yang harus dilakukan adalah sebanyak 107 ,agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan stock
PERANCANGAN STASIUN KERJA OPERATOR DI LINTASAN PERAKITAN MANUAL PADA PRAKTIKUM PERANCANGAN TEKNIK INDUSTRI 3 DENGAN PENDEKATAN LEARNING FACTORY Sulistya, Laurentius Damas; Herdiman, Lobes; Susmartini, Susy
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.662 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1228

Abstract

Program Studi Teknik Industri Universitas Sebelas Maret Surakarta (PSTI-UNS) adalah Sarjana Penyedia Pendidikan Teknik Industri dengan visi untuk menjadi penyedia pendidikan teknik industri yang memiliki reputasi internasional untuk mendukung peningkatan daya saing industri nasional. PSTI-UNS harus memiliki kompetensi dalam memberikan pengalaman belajar kepada siswa untuk mewujudkan visi mereka. Pengalaman belajar dapat diberikan dalam konsep pembelajaran pabrik. Learning factory adalah konsep pembelajaran dalam suatu sistem atau proses di lantai produksi yang diadopsi dan disesuaikan untuk mencapai tujuan proses pembelajaran. Penerapan konsep learning factory learning telah diterapkan di PSTI-UNS melalui penerapan praktikum terintegrasi dengan nama Praktikum Desain Rekayasa Industri (PTI). Dalam pelaksanaan praktikum PTI di PSTI-UNS, dukungan implementasi di laboratorium dan pengadaan alat peraga laboratorium masih belum memberikan deskripsi proses pengalaman belajar untuk mencapai hasil pembelajaran. Kurangnya dukungan implementasi dapat dilihat pada praktikum PTI 3. Proses pembelajaran di PTI praktikum 3 mencakup desain sistem kerja, sistem produksi, sistem kualitas, dan basis data dalam hal jalur perakitan manual. Proses perakitan tidak dapat menggambarkan aliran proses produksi di lantai produksi di perusahaan. Proses merancang alat peraga dilakukan dengan menggunakan konsep pengembangan produk dari Ulrich dan Epinger (2015). Meningkatkan pemahaman siswa tentang penerapan pembelajaran desain sistem kerja dan sistem produksi berubah secara signifikan. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa dari pengujian komparatif dua sampel meningkat 155% setelah proses perakitan dilakukan dengan alat peraga stasiun kerja.
Relayout dengan Menggunakan BLOCPLAN Tool Analysis Anugerah, Budi; Nasution, Andri
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 22 No. 1 (2020): JSTI Volume 22 Number 1 January 2020
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsti.v22i1.2885

Abstract

PT. Industri Nabati Lestari or PT. INL is a subsidiary of PTPN 3 and PTPN 4 which is engaged in CPO processing. But from each production cycle, every raw material needed by PT. INL is not only supplied by PTPN itself, but many suppliers take part in the supply of raw materials. The problem faced by the company now is the inefficient flow of material in the current company layout from loading raw materials to the final product shipping process. Therefore the first thing is to observe the flow material problems, one of which is rearrangement or relayout using the ARC-BLOCPLAN method
Desain Relayout Gudang dengan Metode Weighted Distance untuk Meminimasi Travel Time Firmansyah, Adi; Lukmandono
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 22 No. 1 (2020): JSTI Volume 22 Number 1 January 2020
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsti.v22i1.3228

Abstract

PT IJS is a company engaged in logistics services in the Perak area of ​​Surabaya. PT IJS was founded in 1984 when the need for container depots was urgently needed around the Tanjung Tanjung port area to unravel the shipping queues and shorten licensing. One of the services provided by PT IJS is bounded warehouse rental services. Bounded warehouse owned by PT IJS is currently not able to provide maximum service because there are still many late deliveries which do not result in the sending of goods to the port and there is a closing time that is detrimental to the customer. The length of the delivery process is due to several factors, one of which is a less effective company layout. Travel time is the time required for a vehicle to carry out goods loading activities at PT. IJS from arrival to exit company. Based on travel time calculations when using the initial layout, the travel time value of T = 2002 seconds. The weighted-distance method is a mathematical model used to evaluate the layout based on proximity factors. The design of the relayout design using the weighted-distance method produces alternative layouts that produce shorter travel time calculations, alternative layout with T = 1849 seconds

Page 7 of 22 | Total Record : 216