cover
Contact Name
Rosnani Ginting
Contact Email
rosnani_usu@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsti@usu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sistem Teknik Industri
ISSN : 14115247     EISSN : 25279408     DOI : -
Jurnal Sistem Teknik Industri (JSTI) of Universitas Sumatera Utara, Faculty of Engineering, Department of Industrial Engineering, was published in 1998. Until now, the number of publications has reached 21 volumes, each of which is published by TALENTA Publisher twice a year . Each volume has two publishing numbers, namely January issue numbers and July issue numbers.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
Penerapan Proses Integrasi Kegiatan Pemindahan Hasil Rebusan Sari Kedelai Ke Bak Penyaringan Pabrik Tahu Di Batam (Studi Kasus Pabrik Tahu Pak Joko Dan Pak Udin) Siboro, Benedikta Anna Haulian; Afma, Vera Methalina; Sulaiman, Mohamad
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 20 No. 2 (2018): JSTI Volume 20 Number 2 July 2018
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.268 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v20i2.489

Abstract

Pabrik tahu Pak Udin dan Pak Joko adalah pabrik pembuat tahu yang seluruh proses dilakukan secara manual, khususnya di bagian pemindahan sari kedelai dari bak rebus ke bak saring. Berat beban yang diangkat adalah ± 30 kg dengan suhu 85-90oC dan repetisi sebanyak 30 kali. Hal tersebut melebihi batas angkat yang di tetapkan oleh NIOSH yaitu 24.5 Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan proses dengan menerapkan proses terintegrasi pada bak perebusan dan bakpenyaringan agar dapat mengeliminasi proses angkat dan meningkatkan efesiensi waktu dengan menggunakan metode Ovako Work Analysis System, Antropometri dengan postur kerja berdiri dan jam henti. Hasil data OWAS meenunjukkan bahwa postur tubuh pengangkatan air rebus kedelai berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan pekerja (nilai OWAS yang diperoleh 3,5). Selanjutnya desain dikembangkan dengan mengintegrasikan stasiun bak perebusan dan penyaringan menggunakan mesin pompa dan pipa penghubung sehingga nilai OWAS menjadi nilai 1 yang berarti tidak ada masalah pada postur akhir. Untuk dimensi antropometri yang digunakan adalah Tinggi bahu berdiri 136,4 cm untuk tinggi keran output, tinggi mata berdiri 148,8 untuk tinggi sakelar mesin, dan jangkauan tangan kedepan untuk jarak keran input. Waktu siklus yang awal dan setelah perancangan adalah 4,8 menit menjadi 3,2 menit.
ANALISIS PENGARUH BENANG WOL DAN LIMBAH BATANG PISANG DALAM RANCANGAN PRODUK KOMPOSIT PEREDAM BUNYI RUANG AKUSTIK Nasution, Andri; Wahab, Abdul; Nuari, Dimas
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 20 No. 2 (2018): JSTI Volume 20 Number 2 July 2018
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.739 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v20i2.490

Abstract

Manusia tidak suka akan kebisingan. Kebisingan didefinisikan sebagai suara yang tidak diinginkan. Teknik pengendalian kebisingan memainkan peranan penting untuk menciptakan suasana lingkungan akustik yang nyaman. Ini dapat tercapai ketika intensitas suara diturunkan ke level yang tidak mengganggu pendengaran manusia. Pencapaian lingkungan akustik yang nyaman ini dapat diperoleh dengan menggunakan beragam teknik. Salah satu teknik tersebut adalah dengan menyerap suara. Akan tetapi penggunaan bahan baku penyerap suara dapat dimodifikasi untuk mengurangi penggunaan bahan yang relatif mahal dan terbatas. Salah satu ciri dari aktivitas perancangan adalah bahwa selalu dimulai dari akhir dan berakhir di awal. Artinya fokus dari semua aktivitas perancangan adalah titik akhir (deskripsi produk). Salah satu karakteristik manusia adalah mereka selalu berusaha menciptakan sesuatu baik alat maupun benda lainnya untuk membantu kehidupan mereka. Untuk mewujudkan benda tersebut diperlukan suatu rancangan atau desain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang menguji kemampuan penyerapan bunyi yang dihasilkan dari bahan pelepah pisang dan benang wol dengan berbagai bentuk anyaman yang berbeda dan memilki kemampuan paling optimum dalam meredam bunyi. Penelitian ini nantinya akan menunjukkan bagaimana pengaruh penambahan benang wol dan limbah batang Pisang Kepok terhadap rancangan produk penyerap suara. Sehingga paduan kombinasi wol dan limbah batang Pisang Kepok ini dapat dijadikan sebagai material akustik untuk penanggulangan kebisingan. Hasil penilitian ini menunjukkan peningkatan nilai penyerapan suara dengan kombinasi. Nilai koefisien absorpsi paling baik pada paduan benang wol-limbah batang Pisang Kepok terjadi pada frekuensi menengah dan tinggi.
ANALISA PERFORMANSI PEMBANGKIT LISTRIK SIKLUS RANKINE ORGANIK SEDERHANA DENGAN SUMBER PANAS UAP GEOTHERMAL BERKUALITAS RENDAH Andianto Pintoro; Siregar, Achmad Husein
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.768 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.897

Abstract

Pada tulisan ini dipaparkan tentang suatu kajian eksperimental yang telah dilakukan untuk menganalisa performansi dari sebuah unit pembangkit listrik sistim siklus Rankine organik (Organic Rankine Cycle) skala kecil yang memanfaatkan uap panas bumi berkualitas rendah sebagai sumber panas penggerak. Komponen-komponen utama dari unit pembangkit tersebut terdiri dari pompa tipe vane yang digunakan untuk menaikkan tekanan fluida kerja, evaporator dan kondensor sebagai alat penukar kalor serta turbin sebagai alat ekspansi, yang dibuat dari memodifikasi kompresor pendingin udara mobil jenis scroll. Sedangkan fluida kerja organik yang digunakan adalah R134a. Dari hasil pengujian ini didapat efisiensi termal sistim tertinggi sebesar 5,34% dan daya keluaran bersih sebesar 1.523,42 watt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunakan uap panas bumi berkualitas rendah pada sebuah sistim pembangkit listrik ORC ini layak untuk digunakan dengan kinerja yang dapat diterima.
ANALISIS INDEKS KEPUASAN KARYAWAN TERHADAP PENGELOLAAN FASILITAS GEDUNG DENGAN MENGGUNAKAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS : STUDI KASUS Aulia Ishak; Susi Diriyanti Novalina; Muhammad Bayu Noviza
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.08 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.898

Abstract

Setiap fasilitas yang diberikan perusahaan kepada karyawannya tentu saja memiliki berbagai macam tanggapan menurut karyawan. Sebagian karyawan merasa puas terhadap fasilitas yang telah mereka berikan, tetapi sebagian karyawan yang lain juga memiliki keluhan terhadap fasilitas tersebut. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi pengelolaan fasilitas gedung kantor melalui pengukuran indeks kepuasan karyawan. Selain itu perusahaan juga ingin mengetahui indeks kepuasan karyawan tersebut sebagai bahan masukan agar fasilitas gedung kantor dapat diperbaiki dan dapat meningkatkan semangat kerja karyawan. Setelah dilakukan perhitungan indeks kepuasan karyawan, diperoleh indeks kepuasan karyawan terhadap pengelolaan fasilitas gedung sebesar 70.31%. Nilai tersebut berada pada kategori puas berdasarkan kriteria penilaian indeks kepuasan. Kemudian hasil pengukuran tersebut dianalisis dengan menggunakan importance performance analysis. Berdasarkan analisis tersebut diperoleh 8 atribut pekerjaan pengelolaan gedung yang berada di kuadran A (prioritas utama) sehingga menjadi prioritas utama bagi perusahaan untuk melakukan tindakan perbaikan.
ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BERDASARKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS PADA AREA PACKING SEMEN DI PT. LAFARGE CEMENT LHOKSEUMAWE - INDONESIA Anwar; Syukriah; Ayu
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.679 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.899

Abstract

PT. Lafarge Cement Indonesia Unit Area Packing yang berlokasi di Lhokseumawe Aceh adalah sebuah Perusahaan yang bergerak pada bagian pengantongan (packing) semen, yang mana semen itu sendiri diproduksi oleh PT.Lafarge Cement Indonesia yang berlokasi di Lhoknga Banda Aceh. Selama berjalannya kegiatan produksi terlepas dari terjadinya kecelakaan kerja sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi kecelakaan dan jenis-jenis serta penyebab kecelakan di Perusahaan tersebut. Fault Tree Analysis (FTA) sebagai metode analisis data pada penelitian ini. Pada penelitian ini perhintungan angka kecelakaan kerja yang digunakan ialah frekuensi kecelakaan yang akan terjadi setiap 1.000.000 jam kerja, severity menyatakan hari kerja yang akan hilang setiap 1.000.000 jam kerja, Safe-T-Score yang hasilnya menunjukkan perbandingan hasil tingkat frekuensi kecelakaan. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat frekuensi pada tahun 2015 sebesar 316 dan severity 671, tahun 2016 sebesar 237 dan sebverity 474, tahun 2017 sebesar 197 dan severity 276, manakala tahun 2018 sebesar 39 kali yang akan terjadi kecelakaan setiap 1.000.000 jam kerja dan severity 79 yang akan hilang setiap 1.000.000 jam kerja.. Hasil Safe-T-Score tahun 2016 ialah -707, 2017 ialah -414 dan tahun 2018 ialah -1792. Tingkat produktivitas kerja di 2015 (0,9946), tahun 2016 (0,9972), tahun 2017 (0,9986) dan tahun 2018 (0,9999). Kasus kecelakaan yang terjadi berupa sesak napas, iritasi pada mata, luka sobek, tersandung/terpleset, jari tangan terjepit dan tersetrum. pada tahun 2015 sebanyak 8 kasus, tahun 2016 sebanyak 6 kasus, tahun 2017 sebanyak 5 kasus dan tahun 2018 sebanyak 1 kasus. Fault Tree Analysis menghasilkan faktor penyebab dari kecelakaan kerja yang terjadi yaitu tindakan-tindakan dimana tidak memenuhi keselamatan kerja dan juga kondisi lingkungan kerja yang kurang nyaman
IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING PADA PROSES PRODUKSI PT. DENDENG ACEH GUNUNG SEULAWAH Trisna Mulyati; Ilyas; Anggita Widyasti
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.21 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.901

Abstract

PT. Dendeng Aceh Gunung Seulawah merupakan salah satu industri di Banda Aceh yang bergerak dibidang produksi dendeng sapi dan menjadi produk khas asal Banda Aceh. Berdasarkan pengamatan awal dan brainstorming dengan pemilik usaha, diketahui terdapat indikasi masalah pemborosan waktu yang terjadi pada proses produksi, seperti waktu menunggu pada proses packing dan pressing yang mencapai 175 menit atau 15.54% dari total product lead time. Untuk meminimalkan waste tersebut, dapat diterapkan pendekatan lean yang menggunakan beberapa tools seperti Big Picture Mapping untuk memvisualisasikan aliran material mulai dari bahan baku masuk sampai menjadi produk akhir, Waste Assesment Model untuk mengidentifikasi dengan rinci seluruh waste, dan Value Stream Mapping Tools (Valsat) dengan tools yang terpilih adalah Process Activity Mapping untuk menganalisa aktivitas yang memberikan nilai tambah, aktivitas penting namun tidak memberikan nilai tambah, dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Hasil penerapan lean manufacturing tersebut menghasilkan sebuah rekomendasi perbaikan dari penelitian ini dalam suatu future state map yang mengurangi lead time produksi dari 530,62 menit menjadi 355,04 menit dimana perbaikan utamanya yaitu dengan menggabungkan 2 aktivitas, proses pengepakan dan pressing, menjadi satu proses
OPTIMISASI PROSES MANUFAKTUR MENGGUNAKAN DFMA PADA PT. XYZ Rosnani Ginting; M. Ghassan Fattah
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.752 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.902

Abstract

Optimisasi adalah sebuah metode yang dinamis karena terus berubah untuk proses-proses yang berbeda maka sebuah pendekatan aplikatif diperlukan untuk mendapatkan pengertian yang lebih baik tentang optimisasi. PT. XYZ adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Medan-Indonesia yang memproduksi produk-produk sanitary ware, produk yang paling banyak di produksi adalah kloset jongkok tipe E yang akan dibahas dalam jurnal ini. DFMA digunakan dengan mempertimbangkan masukan dari QFD level 2 yang didapat dari studi literatur lalu proses perancangan ulang dilakukan perancangan ulang produk, material selection, dan perbaikan peta kerja operation process chart. Hasil yang didapat dari desain porudk baru adalah pengurangan kebuhutuhan material sebanyak 78% dan pengurangan operasi sebanyak 22%.
PENERAPAN 5S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, SHITSUKE) SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN WASTE PADA PT X Dian Palupi Restuputri; Dika Wahyudin
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.645 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.903

Abstract

PT X bergerak dalam bidang manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan bahan bangunan. Pada bagian dalam area storage atau lebih dikenal dengan stockpile area terdapat banyak material yang merupakan bahan baku dan bahan bakar mesin. Pada area di luar area storage sering dijumpai perkakas atau alat kerja yang dimana alat teresebut tidak disimpan pada tempatnya dan tidak sesuai dengan kebutuhanya. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya suatu tempat untuk menyimpan alat atau material tak terpakai di area storage berdasarkan fungsi dari alat dan material tersebut. Hal tersebut juga akan berdampak pada aktifitas produksi pekerja. Dari hasil Analisa 5s didapatkan budaya rapi merupakan budaya yang paling tinggi penyalanggunaanya dengan tingkat penyalanggunaan sebesar 34 %. Penyebab penyalahgunaan budaya 5S disebabkan oleh tidak ada tempat penyimpanan sebesar 25%. Kemudian diberikan solusi berupa desain khusus rak peralatan dan logo budaya 5s yang diletakkan di dekat tempat peralatan dan permesinan.
PERANCANGAN TOTAL PERFORMANCE SCORECARD DENGAN MENGINTEGRASIKAN PERSONAL BALANCED SCORECARD DAN ORGANIZATIONAL BALANCED SCORECARD (STUDI KASUS: DEPARTEMEN CORPORATE DEVELOPMENT PERUSAHAAN MAINTENANCE REPAIR AND OVERHAUL) Erlinda Muslim; Rizka Amalia Liputo; Ghassani Shabrina
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.273 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.904

Abstract

Industri perawatan pesawat di Indonesia hanya mampu menguasai 30-40% pasar dalam negeri. Melihat hal tersebut, organisasi harus dapat meningkatkan kinerjanya untuk dapat menguasai pasar industri perawatan pesawat yang lebih besar lagi. Upaya peningkatan kinerja dalam organisasi, harus terdapat keselarasan antara ambisi/tujuan organisasi dengan ambisi/tujuan setiap individu yang ada dalam organisasi tersebut, karena setiap individu dalam perusahaan memiliki kontirbusi yang besar dalam mewujudkan tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan Personal Balanced Scorecard dan Organizational Balanced Scorecard yang mengahasilkan Total performance scorecard (TPS) sehingga dapat dilihat hubungan antara tujuan karyawan dengan tujuan perusahaan. Pengintegrasian yang dilakukan menghasilkan 12 diagram yang dapat memperlihatkan apakah hubungan keselarasan antara tujuan individu dengan tujuan organisasi. Hal ini akan membantu organisasi untuk melihat sejauh mana pemahaman karyawan terhadap strategi yang dibuat oleh organisasi dan melakukan perbaikan-perbaikan dalam proses perumusan strategi
PERANCANGAN ULANG DAN SIMULASI TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI GRIPPER RUBBER SEAL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CORELAP, ALDEP, DAN FLEXSIM Ukurta Tarigan; Robby Simbolon; Meilita T Sembiring; Uni Pratama P Tarigan; Nurhayati Sembiring; Indah R Tarigan
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 1 (2019): JSTI Volume 21 Number 1 Januari 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.078 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i1.905

Abstract

ABC adalah salah satu perusahaan yang berusaha di bidang manufaktur penghasil gripper rubber seal. Perusahaan ini memiliki masalah dalam tata letak lantai produksinya yaitu terdapat crossmovement dan jarak pada beberapa stasiun juga terlalu jauh yang menyebabkan aliran bahan terganggu. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan melakukan perbaikan tata letak lantai produksi menggunakan metode CORELAP dan ALDEP kemudian dilakukan simulasi dengan software Flexsim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak fasilitas usulan yang dapat meminimalkan jarak perpindahan bahan dengan membandingkan efisiensi momen perpindahan tataletak aktual dengan tataletak yang diusulkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya penurunan total momen perpindahan pada lantai produksi PT. ABC dari 14.495,08 meter/bulan menjadi 5930,19 meter/bulan dengan menggunakan algoritma CORELAP dan sebesar 7.369,7 meter/bulan pada algoritma ALDEP. Efisiensi jarak pada layout usulan juga meningkat dari 53,67% menjadi 93,74% pada algoritma CORELAP dan 78,18% pada algoritma ALDEP. Setelah dilakukan simulasi untuk mencari metode yang terbaik, didapatkan layout usulan yang terpilih merupakan layout hasil algoritma CORELAP dengan kilometers traveled per day 1,9 km/hari.

Page 6 of 22 | Total Record : 216