cover
Contact Name
Sumardi Sadi
Contact Email
jurnalteknikumt@gmail.com
Phone
+6281328193939
Journal Mail Official
mardiesadi99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan I No 33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JURNAL TEKNIK
ISSN : 23028734     EISSN : 25810006     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/jt.v9i2
Jurnal Teknik merupakan kumpulan artikel dari berbagai program studi keteknikan dan Education, Sains dan Teknologi, yaitu Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri dan Teknik Informatika, Teknologi Kelautan, Teknologi Perikanan Laut, Teknologi Pertanian, atau artikel program studi keteknikan lainnya. P-ISSN 2302-8734 dan E-ISSN : 2581-0006. Jurnal Teknik menerima artikel dari khalayak umum dibidang keteknikan, baik regional maupun nasional, semua jurnal akan diproses sesuai prosedur publikasi ojs yang berlaku. Pada edisi volume 8 semua artikel yang masuk dibatasi dengan plagiarisme cheker masimal 30%, untuk edisi berikutnya vol 9 dan seterusnya semua artikel dibatasi oleh plagliarisme cheker maksimum 20%. Artikel harus langsung disubmit oleh penulis dengan email penulis.
Articles 322 Documents
Implementasi Logika Fuzzy Dalam Optimasi Jumlah Produksi Barang Menggunakan Metode Tsukamoto (Studi Kasus : Toko XYZ Situbondo) Sri Mulyati
Jurnal Teknik Vol 9, No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v9i2.3610

Abstract

Optimasi jumlah produksi barang dilakukan dengan menggunakan tiga variabel, yaitu permintaan, persediaan dan produksi. Variabel penjualan terdiri dari dua himpunan fuzzy, yaitu : turun dan naik, variabel persediaan terdiri dari dua himpunan fuzzy, yaitu : sedikit dan banyak, sedangkan variabel pengadaan terdiri dari dua himpunan fuzzy, yaitu berkurang dan bertambah. Dengan mengkombinasikan semua himpunan fuzzy tersebut, diperoleh empat aturan fuzzy, yang selanjutnya digunakan dalam setiap inferensi. Pada tahap inferensi, dicari nilai keanggotaan anteseden (α) dan nilai optimasi perkiraan pengadaan (z) dari setiap aturan. Optimasi pengadaan barang (z) dicari dengan metode defuzzifikasi rata-rata terpusat. Analisa dengan menggunakan metode Tsukamoto menghasilkan jumlah produksi yang harus di produksi yaitu sekitar 2370 dengan kondisi permintaan sebanyak 2500 dan persediaan di Gudang sebesar 100 botol. Analisa dengan menggunakan metode Tsukamoto ini memperlihatkan kondisi rill yang harus dijalankan pihak penjual barang di Toko XYZ Situbondo dalam melakukan proses produksi barang supaya lebih tepat sasaran.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Pekerja di Proyek Pembangunan Apartemen Evencho Margonda Sempurna Bangun; Indriasari Indriasari
Jurnal Teknik Vol 10, No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v10i1.4003

Abstract

Unsafe action becomes a problem for most work accidents. This study focuses on the factors associated with unsafe actions caused by various kinds of causes or factors both within the worker and the work environment. The construction industry cannot be separated from the potential hazards that can cause work accidents. Analysis of unsafe actions is needed in an effort to prevent the number of accidents at work. The research was conducted using a cross sectional research design or method and included in descriptive research. The interview questionnaire was addressed to workers as many as 75 workers. Research variables aimed at resource persons include knowledge, motivation, supervision, K3 training and the availability of PPE. The assessment of unsafe actions was carried out by entering the results of the interviewee's questionnaire using the SPSS V20 application. From the results of the questionnaire research, 70 workers found unsafe actions were carried out by 44% of the workers. the lack of knowledge factor was 18.7%, the low motivation factor was 46.7%, the supervisory factor was less than 9.3%, the factor of workers who did not attend K3 training was 17.3%, and the factor of lack of availability of Personal Protective Equipment was 10.7 % of all factors with the strongest association with unsafe action. Monitoring and training are required to increase the knowledge of workers so that they can better avoid accidents caused by the factors that have been studied.Keywords: Unsafe measures,Construction Industry, Factors Unsafe action factor (Tindakan yang tidak aman menjadi masalah bagi sebagian besar kecelakaan kerja. Penelitian ini memfokuskan pada faktor-faktor yang terkait dengan tindakan tidak aman yang disebabkan oleh berbagai macam penyebab atau faktor baik di lingkungan pekerja maupun lingkungan kerja. Industri konstruksi tidak lepas dari potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Analisis tindakan tidak aman diperlukan dalam upaya mencegah banyaknya kecelakaan kerja. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain atau metode penelitian cross sectional dan termasuk dalam penelitian deskriptif. Kuesioner wawancara ditujukan kepada pekerja sebanyak 75 pekerja. Variabel penelitian yang ditujukan pada nara sumber meliputi pengetahuan, motivasi, supervisi, pelatihan K3 dan ketersediaan APD. Penilaian tindakan tidak aman dilakukan dengan memasukkan hasil kuesioner narasumber menggunakan aplikasi SPSS V20. Dari hasil penelitian kuisioner, 70 pekerja menemukan tindakan tidak aman yang dilakukan oleh 44% pekerja. Faktor pengetahuan kurang 18,7%, faktor motivasi rendah 46,7%, faktor pengawasan kurang dari 9,3%, faktor pekerja yang tidak mengikuti pelatihan K3 sebanyak 17,3%, dan faktor kurangnya ketersediaan alat pelindung diri. Peralatan adalah 10,7% dari semua faktor dengan hubungan terkuat dengan tindakan tidak aman. Pemantauan dan pelatihan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja agar dapat lebih terhindar dari kecelakaan yang disebabkan oleh faktor-faktor yang telah dipelajari.Kata Kunci: Tindakan tidak aman, Industri Konstruksi, Faktor Faktor tindakan tidak aman.)
KONTROL KECEPATAN MESIN PEMUTAR GERABAH DENGAN KONTROL LOGIKA FUZZY-TSK BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 Rahma Nur Amalia; M Azis Muslim; Erni Yudaningtyas
Jurnal Teknik Vol 10, No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v10i1.4099

Abstract

Alat pembuat gerabah yang direncanakan diputar oleh motor arus searah (Motor DC) memang merupakan hal baru bagi para pengrajin, dikarenakan mereka terbiasa menggunakan pemutar manual, yaitu dengan bantuan kaki. Alat ini dikontrol oleh mikrokontroler ATMEGA 8535 dan metode pengaturannya menggunakan kontrol logika Fuzzy Takagi-Sugeno-Kang. Logika fuzzy yang dirancang memiliki 2 input (Err kecepatan & DErr kecepatan) dan 1 output (PWM). Input setting point dilakukan dengan menekan tombol keypad yang berupa data digital, yang kemudian dikonversi ke tegangan oleh mikrokontroler ATMEGA 8535. Keluaran dari mikrokontroller berupa Pulse Width Modulation (PWM) menjadi masukan untuk penggerak motor (driver motor). Pengujian respon sistem dilakukan terhadap variasi setting point, variasi beban dan variasi rule. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa respon sistem cukup baik dalam mengejar nilai setting point dalam berbagai variasi yaitu setting point, beban dan rule. Respon sistem untuk setpoint 95 Rpm nilai Ess sebesar 1,31% , Ts ketika beban 1 kg sebesar 49s.
Analisis Metode Statis dan Metode Dinamis Penelitian Daya Dukung dan Penurunan Pondasi Tiang Pancang Halimah Tunafiah
Jurnal Teknik Vol 2, No 2 (2013): Juli-Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v2i2.3950

Abstract

Analisis dengan metode Statis dan Dinamis dipakai untuk... Sebagai contoh Analisis dengan metode Statis dan Dinamis yang diteliti untuk mengetahui daya dukung  fondasi tiang pancang pada Proyek Pintu Timur Ancol terhadap beban yang bekerja diatasnya. Metode Statis, Metode Statis dihitung berdasarkan data uji laboratorium dan data lapangan ( SPT ), dengan perhitungan dengan metode statis ini maka kapasitas dukung tiang pancang akan diketahui. Metode Dinamis,  metode Dinamis dihitung berdasarkan data lapangan yaitu berat palu, tinggi jatuh palu, dan penurunan 10 pukulan terakhir. Dari analisis metode Dinamis dengan modifikasi 2 rumus yaitu Modifikasi Engineering News Record ( ENR ) dan Sanders (1851), maka akan diketahui seberapa besar kapasitas daya dukung ultimate dan penurunan tiang.
MANAJEMEN RISIKO SISTEM INFORMASI PADA PT. ALDIRA BERKAH ABADI MAKMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE OCTAVE-S DAN STANDAR PENGENDALIAN ISO/EIC 27001 Abdurrasyid dan Muhammad Jonni
Jurnal Teknik Vol 3, No 2 (2014): Juli-Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v3i2.402

Abstract

Tujuanpenulisanadalahagarmemberikanpemahamanakanpentingnyaanalisisrisikobagiperusahaandankaitannyadenganbisnisperusahaan,selainitumembantuperusahaanmendapatkaninformasimengenairisiko-risiko,ancaman,sertakelamahanteknologiinformasiyangditemukandanmembantumemberikansolusidalammelindungiaset-asetinformasiperusahaan,dalambentukrekomendasi-rekomendasiyangdapatditerapkanolehperusahaan,DatadiambildaripenyebarankuesionerkepadamanajerTI,hasilwawancara,danobservasipadaperusahaan,DatadianalisisdenganmenggunakanOCTAVE-SsebagaialatmanajemenrisikodanISO/EIC27001disertakandalamtahappembuatanmitigasirisikosebagaistandarpengendalianrisiko,hasilyangdidapatkandaripenelitianyangdilakukanyaknididapatkanSOPapasajayangharusdisusunagardapatmenanggulangiancaman-ancamansupayatidakmenjadirisiko,didapatkannyasuatuhasilpenilaianmenyeluruhterhadapassetinformasiperusahaanterhadaprisikobisnisperusahaan,selainkelemahan,ancaman,sertarisikoyangdimilikiperusahaan,didapatkanbehwaperusahaandalam tingkatmanajemen risikosedang,dari penelitiandapat disimpulkanbahwaancamanyangmuncullebihseringdiakibatkankarnakurangnyaproseduroperasionalstandaryangdimilikiperusahaan,sehinggamembawadampaknegatifbagiperusahaan,pembuatandanpenerapanSOPakanmembantuperusahaandalammengurangipermasalahanyangselamainimuncul,sehinggaancamansertarisikoterhadapasetinformasidapatditekanpadaposisiyanglebih rendah. KataKunci:KeamananInformasi,ManajemenRisiko,OCTAVE-S,ISO/EIC27001.
PERBANDINGAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 04/SE/Db/2017 DAN METODE AASHTO 1993 Almufid Almufid
Jurnal Teknik Vol 9, No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v9i2.3076

Abstract

Jalan merupakan salah satu prasarana perhubungan darat yang mempunyai peranan penting bagi kehidupan manusia. Selain perencanaan geometrik jalan, perkerasan jalan merupakan bagian dari perencanaan jalan yang harus direncanakan secara efektif dan efisien, karena kebutuhan tingkat pelayanan jalan semakin tinggi. Jalan Perjuangan  merupakan salah satu bagian jalan di Jakarta barat yang jalannya sudah digunakan. Pekerjaan jalan ini menggunakan perkerasan kaku, agar perkerasan tahan sampai pada masa layannya, maka perlu metode desain yang tepat dalam perencanaannya. Terdapat banyak metode untuk mendesain tebal pelat beton ini, diantaranya metode Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993. Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisis alternatif desain tebal perkerasan mengkaji pada parameter perencanaan kedua metode, perencanaan tebal pelat beton, dan melakukan analisa perbandingan hasil kedua metode. Metode ini dimulai dengan pengumpulan data primer berupa data lalu lintas dan data tanah. Setelah itu pengumpulan data sekunder yang berupa data pertumbuhan lalu lintas dan data hidrologi, kemudian dilakukan perhitungan tebal pekerasan dengan menggunakan kedua metode, dan hasil perhitungannya lalu dilakukan perbandingan antara kedua metode tersebut. Dalam perencanaan perhitungan tebal pelat dibutuhkan parameter input untuk masing-masing metode. Parameter input perencanaan tebal perkerasan untuk metode Bina Marga 2017 adalah parameter lalu lintas, tanah dasar, pondasi bawah, pondasi bawah material berbutir, dan kekuatan beton. Parameter input perencanaan tebal perkerasan untuk metode AASHTO 1993 adalah parameter lalu lintas, modulus reaksi tanah dasar,  material konstruksi perkerasan,  realibility,  dan koefisien drainase.  Untuk  studi kasus yaitu pada jalan perjuangan grogol Jakarta barat, tebal pelat beton berdasarkan perhitungan metode Bina Marga 2017 adalah 28,5 cm, sedangkan berdasarkan metode AASHTO 1993 adalah 26 cm. Selisih yang didapat cukup kecil yaitu 2,5 cm. Hal ini dikarenakan perbedaan parameter input dari masing-masing metode dan data lalu lintas kendaraan yang melintasi jalan tersebut yang cukup kecil.Kata kunci : Tebal perkerasan kaku, Bina marga 2017, AASHTO 1993
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MAHASISWA PENERIMA BEASISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Rahma Farah Ningrum
Jurnal Teknik Vol 2, No 1 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v2i1.4244

Abstract

Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Beasiswa dapat diberikan oleh lembaga pemerintah, perusahaan ataupun yayasan.Sebuah institusi pendidikan yang salah satunya adalah Perguruan Tinggi yang dapat memberikan beasiswa kepada para mahasiswanya. Sesuai dengan peraturan yang ada pada Perguruan Tinggi, untuk memperoleh beasiswa, maka diperlukan kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh pihak Perguruan Tinggi untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan.Salah satu model yang dapat digunakan untuk sistem pendukung keputusan adalah dengan menggunakan model Multiple Attribute Decision Making (MADM).dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dipilih karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menerima beasiswa berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, dan kemudian membuat proses peringkat yang akan menentukan alternatif yang optimal adalah mahasiswa terbaik akan dipertimbangkan oleh keputusan pembuat untuk mendapatkan beasiswa.Kata kunci: Beasiswa, Multiple Attribute Decision Making (MADM), Simple Additive Weighting (SAW).
PERANAN PROJECT MANAGER TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONTRUKSI (PROJECT MANAGER ROLE ON CONSTRUCTION PROJECTS SUCCESS) Hesty Erviani Zulaecha; Almufid Almufid; Zamroni Zamroni; Ryan Novianto
Jurnal Teknik Vol 10, No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v10i1.4026

Abstract

The role of a project manager can be seen from a knowledge, performance and personal perspective. Meanwhile, the success of a construction project can be seen from the efficiency of the project being managed and the project that is managed, which can be of the right quality, on time and on cost from customer desires and contribution to a company. The purpose of this study is to determine the stages of competence that are very influential on the success of a construction project and to find out how much influence the project manager's competence has on the success of a construction project. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 6 building construction projects that are being carried out by private companies such as contractors, construction management and owners. Data processing using statistical analysis method using SPSS software. The results of the analysis of the knowledge, performance and personal variables show that the variable that most influences the success of a building construction project is the performance variable followed by the knowledge and performance variables with standardized regression coefficient (Beta) of X1 =, X2 = and X3 =.Keywords: project success, project management competence, project manager, multiple linear regress.(Peranan seorang project manager dapat dilihat dari segi pengetahuan, kinerja dan pribadi. Sedangkan keberhasilan proyek konstruksi dilihat dari efisiensi proyek yang di kelola dan proyek yang di kelola dapat tepat mutu, tepat waktu dan tepat biaya dari keinginan pelanggan dan kontribusi pada sebuah perusahaan. Dari tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tahapan kompetensi yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi serta mengetahui seberapa banyak pengaruh kompetensi project manager terhadap keberhasilan proyek konstruksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada 6 proyek konstruksi gedung yang sedang dikerjakan perusahaan swasta seperti kontraktor, management kontruksi dan owner. Pengolahan data menggunakan metode analisis stastitik menggunakan software SPSS. Hasil analisis dari variabel pengetahuan, kinerja dan pribadi menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi gedung adalah variable kinerja dan di ikuti oleh variabel pengetahuan dan kinerja dengan nilai koefisien regresi yang terstandarisasi (Beta) sebesar X1=, X2= dan X3=.Kata Kunci: keberhasilan proyek, kompetensi manajemen proyek,  project manager , uji regresi linier berganda)
PERANCANGAN DAN ANALISA PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR ARUS SEARAH 15 HP DENGAN α = 00 - 750 MENGGUNAKAN TC 780 DAN SCR Sumardi Sadi
Jurnal Teknik Vol 2, No 2 (2013): Juli-Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v2i2.3955

Abstract

Pengendalian Kecepatan Motor DC merupakan pengaturan kecepatan pada motor dc melalui komponen SCR, pengaturan ini sering digunakan dalam automatisasi di industri, diperlukan karena beberapa mesin yang digunakan harus diatur setepat mungkin. Aplikasi pengendalian kecepatan motor pada umumnya diterapkan pada mesin-mesin yang sistem kerjanya memerlukan variasi putaran, misalnya pada automatisasi dengan sistem konveyor, atau pada pengepakan produk, dimana beberapa konveyor bisa berjalan bersamaan dengan kecepatan yang berbeda-beda. Untuk memenuhi kebutuhan pengendalian motor DC tersebut, maka perlu suatu alat yang digunakan untuk mengatur putaran motor dc yang handal, hal ini dapat dilakukan dengan mengontrol besar arus pada daya suatu system automatisasi tersebut. Pengendalian motor DC dalam perancangan ini menggunakan IC TC 780, Op-Amp, dan SCR. Pengaturan SCR dikendalikan oleh gate, yang mana besar arus gate tersebut didapatkan dari TC 780. Komponen TC 780 dapat berfungsi mengatur sudut penyalaan SCR dengan sudut antara 0o sampai dengan 180o. Arus yang keluar dari TC 780 kemudian dikuatkan oleh Op-Amp dan selanjutnya digunakan untuk penyalaan SCR melalui gate SCR tersebut. Prinsip kerja utama dari perancangan ini adalah 1). melakukan pengaturan tegangan sebagai tegangan referensi, 2). Tegangan referensi digunakan sebagai input pengontrol TC 780. 3) Output yang dihasilkan TC 780 dikuatkan melalui rangkaian buffer/Op-Amp, 4). Rangkaian output dari rangkaian buffer digunakan untuk gate SCR, 5). Dengan adanya arus yang masuk melalui gate tersebut, selanjutnya SCR mengendalikan motor DC.Perancangan ini digunakan untuk mengendalikan motor DC tiga fasa. SCR dapat digunakan untuk mengendalikan daya besar dengan energy kendali minimum. Komponen control IC TCA 780 digunakan sebagai pembangkit pulsa pemicu SCR yang dan dapat mensinkronkan kerja dari SCR lebih efisien. Pengaturan sudut penyalaan SCR bertujuan supaya keluar tegangan arus serah juga dapat diatur. Berdasarkan pengujian pada Motor DC 15 HP dengan α = 00 – 750 didapatkan putaran antara 309 – 1518 RPM, dengan Daya Jangkar (Ea) antara 92,8 – 45,4 Volt serta Daya DC (Pdc) antara 3,5 – 13 Hp.
SISTEM INFORMASI NILAI ONLINE BERBASIS WEB DI SMA NEGERI 2O KABUPATEN TANGERANG Irfan Nasrullah
Jurnal Teknik Vol 3, No 2 (2014): Juli-Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v3i2.1380

Abstract

SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bekerja untuk menciptakan murid-murid yang berahlakul karimah dan berprestasi berdasarkan iman dan takwa. Untuk saat ini fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah sangat membantu siswa dalam proses belajar mereka. Namun disamping fasilitas yang lengkap, SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang masih meiliki kelemahan yang cukup kompleks dalam pengelolaan data, khususnya pengelolaan informasi nilai siswa. Untuk mengurangi kelemahan tersebut, SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang perlu memiliki sebuah system yang dapat memudahkan guru dan siswa dalam memberikan dan mendapatkan informasi secara mudah dan cepat.Metodologi yang digunakan dalam perancangan system informasi ini menggunakan metode sekuensiel linier ( waterfall ), metodologi ini dapat digunakan sebagai metodologi untuk menganalisis dan merancang Sistem Informasi Akademik Nilai Siswa Berbasis Web di SMA Negeri 20 Kabupaten Tangerang.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Sistem informasi nilai online berbasis web telah mengakomodasi guru dan staf yang bertugas untuk dapat mengelola data-data nilai harian siswa, dengan mudah dapat diakses lewat internet