cover
Contact Name
Prima Hariyanto
Contact Email
patriyawhura@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
patriyawhura@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka tengah,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Sirok Bastra
ISSN : 23547200     EISSN : 26212013     DOI : -
SIROK BASTRA is a journal which publishes language literature and language literature education research, either Indonesian, local, or foreign research. All articles in SIROK BASTRA have passed the reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SIROK BASTRA is published by Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung twice times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
PERAN SINTAKTIS SUBJEK DALAM KONSTRUKSI KALIMAT DASAR BAHASA INDONESIA A. Danang Satria Nugraha
Sirok Bastra Vol 3, No 2 (2015): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.79 KB) | DOI: 10.37671/sb.v3i2.59

Abstract

Penelitian ini membahas peran sintaktis subjek dalam konstruksi kalimat dasar bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran sintaktis subjek yang berdistribusi bersama predikat berpengisi verba bervalensi satu, dua, atau tiga dalam konstruksi kalimat dasar. Teori peran sintaktis dan metode simak, catat, serta agih digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran sintaktis subjek dalam kalimat dasar terdiri atas tiga tipe kaidah distribusi, yaitu (1) tipe A yang berupa peran agentif, objektif, atau pengalam bila subjek berdistribusi bersama verba bervalensi satu, (2) tipe B yang berupa peran agentif, objektif, atau pengalam bila subjek berdistribusi bersama verba bervalensi dua, dan (3) tipe C yang berupa peran agentif atau objektif bila subjek berdistribusi bersama verba bervalensi tiga.
ANALISIS RANAH RASA DENGAN PENDEKATAN NATURAL SEMANTIC METALANGUAGE Dwi Agus Erinita
Sirok Bastra Vol 4, No 2 (2016): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.902 KB) | DOI: 10.37671/sb.v4i2.82

Abstract

Pancaindra yang dimiliki manusia menghasilkan ranah tersendiri dalam mengungkapkan apa yang dilihat, dicium, didengar, diraba, dan dirasanya. Berkaitan dengan hal itu, makalah ini menganalisis salah satu ranah, yaitu ranah rasa yang dihasilkan oleh indra perasa. Pendekatan yang digunakan adalah natural semantic metalinguage (NSM) yang dikembangkan oleh Anna Wierzbicka. NSM menggunakan sudut pandang antropologi dengan menyatukan ancangan tipologi dalam kajian bahasa serta logika dalam kajian maknanya. Berdasarkan analisis, ranah rasa dalam bahasa Indonesia tidak hanya empat rasa pokok, yaitu manis, asam, asin, dan pahit, tetapi juga ada pedas, sepat, gurih, getir, hambar, dan tawar. Semua konsep rasa itu dapat dijelaskan melalui apa yang ada di alam dan kehidupan sehari-hari, seperti buah, bumbu, dan masakan.
STRUKTUR DAN NILAI MORAL PANTUN PADA RUBRIK “BUJANG BESAOT” SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Jumani Jumani
Sirok Bastra Vol 6, No 1 (2018): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.119 KB) | DOI: 10.37671/sb.v6i1.116

Abstract

Pantun sebagai salah satu karya sastra dapat dikaji dari berbagai aspek. Pantun dapat dikaji sebagai sebuah struktur yang bermakna dan mengandung nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan nilai moral pantun pada rubrik “Bujang Besaot” untuk dijadikan bahan ajar sastra di SMA. Sumber data penelitian ini adalah surat kabar harian Bangka Pos terbitan Juni—September 2008. Data penelitian berupa data tulis. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka dengan teknik baca dan catat. Dalam analisis data, metode yang digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pantun pada rubrik “Bujang Besaot” didominasi tema percintaan dan rima akhir dengan pola rima a b a b. Citraan visual dan nilai moral persahabatan adalah unsur yang mendominasi pantun  rubrik  “Bujang  Besaot”.  Berdasarkan  analisis  struktur  dan  nilai  moral,  pantun  rubrik “Bujang Besaot” dapat dijadikan alternatif bahan ajar sastra di SMA.
BAHASA INDONESIA DALAM INFORMASI DAN IKLAN DI RUANG PUBLIK KOTA PANGKALPINANG Umar Solikhan
Sirok Bastra Vol 1, No 2 (2013): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.978 KB) | DOI: 10.37671/sb.v1i2.15

Abstract

Pemakaian bahasa Indonesia, khususnya dalam informasi dan iklan, di tempat umum di wilayah Pangkalpinang belum menggambarkan pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kesalahan pemakaian paling banyak terjadi pada bidang ejaan, disusul kesalahan-kesalahan lain seperti pada bentuk dan pilihan kata, kalimat, dan penggunaan bahasa asing dan bahasa daerah yang tidak mengikuti aturan. Penyebab kesalahan itu sendiri adalah sikap terhadap bahasa Indonesia masih belum memenuhi harapan. Padahal, sebagai bangsa yang berbudaya dan menjunjung persatuan bangsa Indonesia, sikap positif terhadap bahasa Indonesia senantiasa harus dijaga.
PENOKOHAN DALAM KITAB OMONG KOSONG KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA Prima Hariyanto
Sirok Bastra Vol 5, No 2 (2017): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.408 KB) | DOI: 10.37671/sb.v5i2.106

Abstract

Pada umumnya, hal yang menonjol dalam wayang adalah tokoh-tokohnya. Karakter tokoh berkaitan dengan lakon dalam kisah tersebut. Oleh karena itu, jika orang melihat sebuah pertunjukan wayang, sebenarnya yang dilihat adalah pertunjukan lakon.Seiring dengan perkembangan zaman, cerita wayang banyak diadaptasi menjadi prosa, puisi, maupun drama modern. Salah satu karya yang mengambil cerita Ramayana adalah Kitab Omong Kosong karya Seno Gumira Ajidarma. Dalam makalah ini, penulis membahas penokohan dalam Kitab Omong Kosong. Dalam novel ini, pengarang mengubah pola cerita. Tokoh sentral dalam cerita ini bukan lagi Rama dan Sinta, tetapi Maneka dan Satya. Ceritanya bukan lagi kisah cinta Rama dan Sinta, tetapi kisah perjalanan Maneka dan Satya dalam mencari Kitab Omong Kosong ciptaan Hanoman. Tokoh Rama tidak lagi diceritakan sebagai kesatria yang baik, tetapi sebagai raja yang membawa bencana bagi rakyat di muka bumi.
ALIH KODE PADA TUTURAN SISWA PRASEKOLAH: STUDI KASUS TENTANG ALIH KODE PADA SISWA “GITA MONTESSORI ISLAMIC SCHOOL” Nathalie Enda Zileta Depari
Sirok Bastra Vol 1, No 1 (2013): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.602 KB) | DOI: 10.37671/sb.v1i1.2

Abstract

AbstrakMakalah ini membahas situasi percakapan yang mengandung alih kode di prasekolah “Gita Montessori IslamicSchool” dengan anak-anak bilingual sebagai informan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode kualitatif dan kuantitatif serta dibahas secara deskriptif-interpretatif. Pengumpulan data dilakukan denganpengamatan dan perekaman secara langsung percakapan-percakapan yang terjadi di lingkungan sekolah. Hasildari penelitian menunjukkan bahwa alih kode terjadi pada tipe inter-sentential, intra-sentential, dan single word.Alih kode ditemukan pada percakapan siswa yang di dalamnya terdapat pergantian situasi tutur (situatif) maupunyang tidak (metaforis). Berdasarkan unsur pragmatik dalam percakapan, alih kode yang terdapat dalam data dapatdikelompokkan ke dalam jenis yaitu conversational, preference related, unmarked choice, dan intra-clause.Penulis juga menemukan bahwa terdapat berbagai alasan dilakukannya alih kode oleh siswa “Gita MontessoriIslamic School”. Dalam tuturan beralih kode siswa “Gita Montessori Islamic School” juga ditemukan beberapakasus interferensi.Kata kunci: alih kode, anak bilingual, interferensi, siswa prasekolahAbstractThis is a research about code switching that happened in students of “Gita Montessori Islamic School”’ in theirdaily conversation. It is using bilingual children as informants. The methods are used in this research isqualitative and quantitative with descriptive-interpretative explanation. Data is collected by observing andrecording the conversation at school environment. Code switching is founded in sentence, clause, phrase, or wordlevel. The researcher found that the code switching happening in the school can be distinguished intointra-sentential type, inter-sentential type, and single word type. Code switching also happened in situationalconversation and metaphorical conversation. Based on pragmatic situation within the conversation, codeswitching in data can be grouped to conversational code switching, preference related code switching, unmarkedchoice code switching, and intra-clause code switching. There are also some reasons for the students to do codeswitching in their daily utterances. The researcher also found some interferences happened in their codeswitching utterances.
POTRET INDONESIA DALAM NOVEL SIRKUS POHON KARYA ANDREA HIRATA: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA (Portrait of Indonesia in Sirkus Pohon Novel by Andrea Hiratta: A Sociology Literature Study) I Nyoman Payuyasa
Sirok Bastra Vol 7, No 1 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.201 KB) | DOI: 10.37671/sb.v7i1.157

Abstract

Sastra telah berkembang menjadi media yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat. Salah satu karya sastra yaitu novel Sirkus Pohon hadir di tengah penikmat sastra dengan berbagai bentuk refleksi atau cerminan sosial masyarakat Indonesia. Novel ini sarat dengan muatan nilai-nilai yang berguna bagi masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai yang terkandung di dalam novel dengan harapan dapat memberikan pembelajaran bersama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata memiliki muatan nilai-nilai sosial yang patut dipahami sebagai sebuah pembelajaran bersama. Penggambaran beberapa potret Indonesia seperti kemiskinan, kebodohan, kritik terhadap pemerintah, prestasi dan pendidikan yang tak berguna, dan politik yang kejam adalah cerminan kondisi masyarakat kini yang pantas dijadikan sebagai bahan pembelajaran. Literature has developed into a media that has an influence on society. One of the literary works, namely the Sirkus Pohon novel, is present in the middle of literary connoisseurs with various forms of reflection or social reflection of the Indonesian people. This novel is full of contents that are useful for the wider community. This study aims to analyze the values contained in the novel in hopes of providing shared learning. This research is a descriptive qualitative study with data collection methods in the form of documentation, observation, and literature. The results of this study indicate that the Sirkus Pohon novel by Andrea Hirata has a content of social values that should be understood as a shared learning. The portrayal of several Indonesian portraits such as poverty, ignorance, criticism of the government, useless achievements and education, and cruel politics is a reflection of the present condition of society that is worthy of being used as learning material.
SOSIAL BUDAYA DALAM CERPEN ”SRI SUMARAH” KARYA UMAR KAYAM Tri Lia
Sirok Bastra Vol 2, No 2 (2014): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.679 KB) | DOI: 10.37671/sb.v2i2.40

Abstract

Karya sastra diciptakan dengan maksud untuk menunjukkan nilai-nilai kehidupan sehingga karya sastra dapat pula menjadi salah satu wujud atau bentuk penyampaian nilai sosial dan budaya. Tulisan ini memaparkan nilai sosial dan budaya dalam cerita pendek “Sri Sumarah” karya Umar Kayam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan variabel sosial budaya. Berdasarkan analisis, ditemukan beberapa nilai sosial budaya yang terdapat dalam cerita pendek ini, yaitu wayang dan stratifikasi sosial, masyarakat Jawa yang nrimo, sistem sapaan dalam masyarakat Jawa, mistik kejawen, masyarakat Jawa yang pembalas budi, keselarasan hidup masyarakat Jawa, dan latar politik PKI.
KOSAKATA SISTEM PERTANIAN TRADISIONAL SUNDA: KAJIAN STRUKTUR DAN MAKNA Taufik Setyadi Aras
Sirok Bastra Vol 4, No 1 (2016): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.533 KB) | DOI: 10.37671/sb.v4i1.73

Abstract

Identitas Indonesia sebagai negara agraris mulai luntur. Tidak sedikit petani tradisional beralih pekerjaan ke sektor industri sehingga berdampak pada pola perilaku masyarakat terhadap lingkungan serta mengikis pengetahuan dan keterampilan dalam tata cara bertani tradisional. Masalah yang diteliti adalah kosakata sistem pertanian tradisional berbahasa Sunda dengan menggunakan kajian struktur dan makna. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan yaitu teori Djajasudarma (2009 dan 2013), Kridalaksana (2005), dan Ramlan (1991). Berdasarkan penelitian, diketahui empat kelas kata yang ditemukan, yaitu verba(l), nomina(l), numeralia, dan adjektiva. Struktur kosakata ada dua bentuk, yaitu bentuk dasar dan turunan. Bentuk turunan ada empat, yaitu berdasarkan afiksasi, reduplikasi, akronim, dan gabungan kata. Makna kosakata mengacu pada peralatan dan perkakas, aktivitas penggarapan, keadaan dan kondisi padi, proses penanaman, nama tempat dan wadah, nama waktu, upacara tradisional, tokoh masyarakat, hama padi, serta ukuran atau takaran.
MEMBACA SASTRA ANAK BANTEN DALAM ANTOLOGI DARI GATRIK HINGGA PERJALANAN Nur Seha
Sirok Bastra Vol 5, No 1 (2017): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.977 KB) | DOI: 10.37671/sb.v5i1.97

Abstract

Tulisan ini membahas tentang salah satu sastra anak Banten dalam antologi cerita anak yang berjudul Dari Gatrik Hingga Perjalanan. Antologi tersebut berisi sepuluh cerita anak hasil sayembara cerita anak yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Banten tahun 2016. Cerita ditulis oleh orang dewasa dan diperuntukkan bagi anak-anak usia sekolah dasar. Kajian pustaka ini menggunakan pendekatan struktural dan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tokoh yang hadirkan adalah tokoh sederhana seperti aku, ibu, ayah, teman-teman, kakek, kakak, dan guru. Latar yang digunakan adalah sekolah, rumah, lapangan, dan sawah. Alur maju adalah alur yang digunakan oleh semua penulis. Sudut pandang orang ketiga digunakan oleh tujuh penulis dan tiga sisanya menggunakan sudut pandang orang pertama. Sementara itu, tema yang terungkap adalah persahabatan, semangat belajar, kasih sayang orang tua atau keluarga terdekat (kakek), dan permainan. Terakhir, amanat atau pesan yang terkandung adalah saling tolong-menolong, pentingnya membagi waktu, menyayangi sesama makhluk, rajin belajar, dan berani menghadapi tantangan. Membaca sastra anak dalam antologi ini, memberi peluang bagi penyediaan bahan pengayaan untuk pengajaran sastra anak di sekolah tingkat dasar.

Page 6 of 22 | Total Record : 220