Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia is a peer-reviewed open-access journal for scholars, practitioners, and students of multicultural education. Committed to promoting educational equity for diverse students, cross-cultural understanding, and global justice for marginalized people in all levels of education, including leadership and policies, IJME publishes three types of articles: (1) empirical research reports that explicitly address multicultural educational issues and typically engages qualitative research methods in robust manners (if specified in the call for submissions, some special issues may accept quantitative studies); (2) conceptual and theoretical articles, typically grounded on in-depth literature review, which advance theories and scholarship of multicultural education; and (3) praxis articles that discuss successful multicultural education practices grounded on sound theories and literature.
Articles
121 Documents
MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRIKAYA PARISUDHA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER GOTONG ROYONG DAN HASIL BELAJAR IPA
Mahardi, I Putu Yogik Suwara;
Murda, I Nyoman;
Astawan, I Gede
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v2i2.20821
Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) merupakan model pembelajaran dengan siswa belajar secara berkelompok. TGT sangat mudah diterapkan dikalangan peserta didik dimana model ini menekankan pada keaktifan dan kerjasama seluruh siswa. Model ini mampu melibatkan aktivitas seluruh siswa dengan mengandung unsur permainan. TGT ini merupakan model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran IPA. Dalam pembelajaran yang menggunakan model ini, siswa diharapkan mampu mengkontruksi dan menyusun pengetahuan sendiri. Dengan topik materi IPA yang cukup luas dan desain tugas-tugas atau sub-sub topik yang mengarah kepada kegiatan metode ilmiah, diharapkan siswa dalam kelompoknya dapat saling memberi kontribusi berdasarkan pengalaman sehari-hari. Pembelajaran TGT juga dapat meningkatkan pendidikan karakter gotong royong siswa melalui pembelajaran yang beregu. Model TGT berbasis kearifan lokal trikaya parisudha memiliki banyak keunggulan yang diharapkan nantinya siswa dapat menjawab pertanyaan yang mereka dapatkan dengan kelompok masing-masing dengan cara berpikir yang benar, juga cara berbicara yang benar, dan juga dengan cara bertindak yang benar. Sehingga proses pembelajaran dengan model TGT berbasis kearifan lokal trikaya parisudha dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar IPA siswa.
Tri Hita Karana Dalam Team Games Tournament Meningkatkan Hasil Belajar IPA
Arisanti, Dewa Ayu Kade;
Widiana, I Wayan;
Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.25176
Siswa cenderung tidak aktif dalam pembelajaran dan hanya mendengarkan penjelasan dari guru saja sehingga pembelajaran terkesan pada teacher center sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian berjumlah 173 orang. Teknik random sampling digunakan untuk mengambil sampel berjumlah 54 siswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu tes. Instrument yang digunakan adalah instrument tes objektif. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung= 6,2439, sehingga thitung > ttabel maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana dan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Sehingga model pembelajaran Team Games Tournament berbasis Tri Hita Karana layak diterapkan untuk mengatasi hasil belajar IPA yang rendah.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Berbasis Tri Hita Karana Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA
Dewi, Anak Agung Sylvia Fitriana;
Ardana, I Ketut
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.26437
Penguasaan kompetensi IPA masih kurang optimal karena masih dianggap sulit untuk dipahami bagi peserta didik. Proses pembelajaran yang masih dominan berfokus kepada guru sehingga menyebabkan kurangnya keikutsertaan peserta didik yang berpengaruh pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Think Pair Share Berbasis Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Penelitian ini tergolong jenis penelitian kuantitatif memakai rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 516 siswa. Teknik random sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Sampel yang diperoleh sebanyak 73 siswa. Dalam mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPA menggunakan tes pilihan ganda biasa, yang kemudian dianalisis dengan analisis uji-t polled varians. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 2,730 > ttabel 2,000 pada taraf signikansi 5% dengan dk = 71, sehingga Ho ditolak. Jadi berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Pair Share Berbasis Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V. Model pembelajaran Think Pair Share Berbasis Tri Hita Karana dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V.
Model Pembelajaran Savi Berbasis Tri Kaya Parisudha Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA
Sukadana, Gede Tunas;
Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.27242
Rendahnya hasil belajar IPA pada siswa disebabkan karena kurangnya penggunaan model pembelajaran inovatif yang dapat menarik siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan Intac Group Comparison. Jumlah populasi sebanyak 124 siswa kelas IV. Sampel yang digunakan adalah 62 siswa yang diperoleh berdasarkan teknik random sampling. Dalam Penelitian ini data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda, dan dianalisis dengan uji-t polled varians. Sebelum analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov dan uji homogenitas dengan rumus Fisher. Hasil analisis thitung = 2,210 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 60 diperoleh ttabel = 2,000, karena harga thitung > ttabel maka dapat disimpulkan H0 diolak dan Ha diterima. Dengan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbasis Tri Kaya Parisudha 79,467, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional 76,188. Sehingga berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas IV.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbasis Tri Kaya Parisudha Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS
Tapa, I Gede Wana;
Sujana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.27246
Banyak siswa yang tidak mendengarkan penjelasan materi yang disampaikan oleh guru dan cenderung lebih fokus bermain dengan temannya sehingga berpengaruh pada hasil belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model discovery learning berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan IPS. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan bentuk desain non-equivalent pre-test post-test control group design. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 siswa sebagai kelas eksperimen dan sebanyak 33 siswa sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan jenis tes pilihan ganda. Data yang terkumpul dinormalisasikan menggunakan gain score kemudian dianalisis menggunakan statistik inferensial uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 6,546 > ttabel = 1,993 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) dengan dk = (43 + 33 – 2) = 74 maka terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model discovery learning berbasis Tri Kaya Parisudha dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berbasis Tri Kaya Parisudha berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS.
Model Pembelajaran Creative Problem Solving Bermuatan Tri Hita Karana Terhadap Kompetensi Pengetahuan PPKn
Dewi, Diean Kusuma;
putra, made;
Putra, DB Kt Ngr Semara
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i1.27253
Kurangnya antusias siswa dalam menerima pembelajaran di kelas yang disebabkan karena kurangnya inovasi model pembelajaran yang digunakan oleh guru sehingga berpengaruh pada hasil belajar PPKn siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran creative problem solving bermuatan tri hita karana terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan menggunakan non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 300 siswa. Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kedua kelompok sampel dipilih melalui teknik Cluster random sampling dan telah melewati uji kesetaraan terlebih dahulu, kelompok eksperimen yang berjumlah 32 siswa. Sedangkan kelompok kontrol jumlah 34 siswa. Dalam proses pengumpulan data, metode tes dipilih sebagai instrumen dengan jenis tes objektif pilihan ganda biasa. Data post-test yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varian. Rata-rata nilai post-test kompetensi pengetahuan PPKn kelompok eksperimen yaitu 82,44 dan kelompok kontrol yaitu 71,73. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 4,041 > ttabel = 2.000 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 64 sehingga H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran creative problem solving bermuatan tri hita karana memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas IV SD Gugus II Kuta Utara.
Implementasi Nilai-Nilai Tri Hita Karana dalam Model Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving-Heuristik Berpengaruh Positif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
Gitatenia, I Dewa Ayu Indah;
Wiarta, I Wayan;
Abadi, Ida Bagus Gede Surya
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i2.27266
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving-Heuristik berbasis Tri Hita Karana terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada kelas V SD Negeri Gugus 1 Gianyar. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan desain nonequivalent pretest posttest control group design. Populasi yang digunakan adalah kelas V SD Negeri Gugus 1 Gianyar yang terdiri dari tujuh sekolah sebanyak 501 siswa. Teknik Cluster Random Sampling digunakan untuk menentukan sampel dan diperoleh kelas V di SD N 7 Gianyar sebagai kelompok eksperimen dan SD N 4 Gianyar sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data kemampuan pemecahan masalah matematika menggunakan metode tes berupa soal cerita yang telah divalidasi. Hasil perhitungan data post-test menunjukkan nilai rerata kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol (eksperimen=39,92 > kontrol=35,87). Berdasarkan analisis uji-t diperoleh thitung = 4,11 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 82 diperoleh nilai ttabel (α = 0,05, 82) = 1,99 (thitung = 3,674 > ttabel = 1,99). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving-Heuristik berbasis Tri Hita Karana terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas V SD Gugus I Gianyar. Kepada peneliti lain disarankan agar dapat menggunakan temuan hasil ini untuk melakukan kajian yang lebih mendalam terkait dengan penelitian ini.
Implementasi Nilai-Nilai Tat Twam Asi dalam Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning Berpengaruh Positif Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS
Sanjaya Pande, Kadek Agus;
Sujana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i2.27267
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berlandaskan Tat Twam Asi terhadap kompetensi pengetahuan IPS. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 229 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan pengundian pada kelas yang setara. Kelompok eksperimen berjumlah 30 orang siswa, dan kelompok kontrol berjumlah 35 orang siswa. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan teknik tes bentuk pilihan ganda biasa, dan data dianalisis menggunakan teknik uji-t. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning berlandaskan Tat Twam Asi dengan rata-rata gain skor ternormalisasi 0,361, dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan rata-rata gain skor ternormalisasi 0,280. Hasil uji t diperoleh t_hitung sebesar 2,038, sedangkan nilai t_tabel dengan taraf signifikansi 5% dengan dk = 63 adalah sebesar 1,998. Ini berarti t_hitung > t_tabel (2,038 > 1,998). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model problem based learning berlandaskan Tat Twam Asi terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa.
Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Catur paramitha dalam Pembelajaran dengan Model Discovery Learning Berpengaruh Positif Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS
Pranintya Dewi, Ni Komang Micka;
Sujana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i2.27270
Pada pembelajaran IPS, siswa masih menggunakan kemampuan mengingat daripada memahami konsep suatu materi serta kurangnya dalam memiliki etika yang baik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh model discovery learning berbasis kearifan lokal catur paramitha terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V di SD. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non-equivalent Control Group Design. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 259 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Data yang di peroleh dinormaliasasikan dengan gain skor kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial uji t. Diperoleh hasil analisis data yaitu thitung = 3,065 > ttabel = 2,000 untuk taraf signifikansi 5% dan dk = 66. Berdasarkan kriteria pengujian, Ho di tolak dan Ha diterima. Rata-rata gain skor ternormalisasi kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbasis kearifan lokal catur paramitha adalah 0,517. Sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 0,383. Hasil penelitian ini dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam pembelajaran IPS agar kompetensi pengetahuan IPS siswa sesuai dengan yang diharapkan. Model discovery learning berbasis kearifan lokal catur paramitha dapat diterapkan oleh guru karena sudah terbukti dapat mempengaruhi hasil kompetensi pengetahuan IPS siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning berbasis kearifan lokal catur paramitha terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V di Sekolah Dasar.
Implementasi Nilai-Nilai Tri Kaya Parisudha dalam Pembelajaran dengan Model Discovery Learning Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA
Desya Saptayanthi, Ni Ketut;
Oka Negara, I Gusti Agung
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v3i2.27426
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model Discovery Learning Berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Penelitian ini tergolong jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian menggunakan seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus V Mengwi sebanyak 7 kelas dengan total 235 siswa. Teknik cluster random sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Sampel yang diperoleh sebanyak 68 siswa yaitu 38 siswa kelas V di SD No. 2 Buduk sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa V di SD No. 3 Buduk termasuk kelas kontrol. Dalam mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPA menggunakan tes pilihan ganda biasa, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis uji t polled varians. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 5,779 > ttabel 2,000 pada taraf signikansi 5% dengan dk = 66, sehingga Ho ditolak. Jadi berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Discovery Learning Berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus V Mengwi tahun ajaran 2019/2020.