cover
Contact Name
Ahmad Abas Musofa
Contact Email
abas@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tsaqofah@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam
ISSN : 2528732X     EISSN : 26846926     DOI : -
Jurnal kajian kebudayaan Islam yang mencakup tiga wujud yaitu ide, sistem sosial & benda. Sedangkan model kajian sejarah Islam Indonesia dan dunia ialah original history dan reflective history.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): JUNI" : 8 Documents clear
SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL NEGERI SUNGAI BENGKULU SELINTAS SEJARAH Agus Setiyanto
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.954 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.791

Abstract

Abstrak: Sistem Pemerintahan Tradisional Negeri Sungai Bengkulu Selintas Sejarah. Istilah negeri sungai sengaja dimunculkan sebagai penanda bahwa di wilayah Bengkulu ini memang cukup banyak sungai terbentang dan setiap sungai pada umumnya merupakan wilayah komunitas tradisional berdasarkan kekerabatan (territorialized kinship-based communities). Lingkup pembahasan mengenai sekilas sistem pemerintahan tradisional negeri sungai ini selain  difokuskan pada empat negeri sungai tersebut, yaitu Sungai Lemau, Sungai Itam (Hitam), Sungai Selebar, dan Anak Sungai (Muko-Muko), juga pada wilayah-wilayah (afdeeling) yang menjadi bagian dari wilayah Bengkulu, seperti afdeeling Manna, Kaur, maupun Seluma. Adapun titik telaah mengenai sistem pemerintahan tradisional negeri sungai ini hanya akan dibatasi pada struktur kekuasaan dan sistem peradilan serta denda adatnya. 
MODERNISME ISLAM DALAM PANDANGAN MUHAMMAD ABDUH Bobbi Aidi Rahman
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.38 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.786

Abstract

Abstrak: Modernisme Islam dalam Pandangan Muhammad Abduh. Modernisme dalam masyarakat Barat memiliki pengetian fikiran, aliran, institusi-institusi lama, dan sebagainya. Untuk disesuaikan dengan suasana baru yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Pemikiran dan aliran ini mempengaruhi dibidang agama dan modernisme dalam hidup keagamaan di Barat mempunyai tujuan untuk menyesuaikan ajaran-ajaran yang terdapat dalam agama. Penulis disini membahas modernisme Islam yang dilakukan oleh Muhammad Abduh, dikarena ia lebih memfokuskan pembaharuannya dalam masalah-masalah agama. Sedangkan Jamaluddin al-Afghani walaupun ia merupakan guru dari Muhammad Abduh, tetapi ia lebih memusatkan pemikiran dan aktifitasnya dibidang pembaharuan politik dibandingkan masalah-masalah agama.
TARIKAT DALAM LINTASAN SEJARAH (Studi Masuknya Tarikat Naqsybandiyah di Kabupaten Kaur) Rozian Karnedi
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.377 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.787

Abstract

Abstrak: Tarikat Dalam Lintasan Sejarah (Studi Masuknya Tarikat Naqsybandiyah di KabupatenKaur). Tarikat sebagai pengamalan tasawuf yang melembaga mengalami perkembang dalam duniaIslam, masuk ke Indonesia dan belakangan baru masuk di Kabupaten Kaur propinsi Bengkulu. Tahun2002-2004 dapat dikatakan cikal bakal masuknya tarikat Naqsyabandiyah ke kabupaten Kaur.Penulis berpendapt demikian karena pada tahun tersebut banyak warga Kaur yang diawali olehRamadhan Syhari dan keluarganya berbaiat masuk Masuk Tarikat Naqsyabandiyah ada yangberbaiat ke Bengko Curup dan ada yang ke Bangkenang Manna Bengkulu Selatan. Namun secararesmi masuknya tarikat Naqsyabandiyah ke kabupaten Kaur adalah tahun 2005 karena Syeikh RasyidSyhafandi yang berdomisili di Curup mengutus langsung muridnya yang bernama al-Faruqi untukmenyebarkan ajaran tarikat Naqsyabandiyah di Kabupaten Kaur.
NABI ADAM AS DALAM HISTORIOGRAFI BENGKULU (Kajian Naskah Ulu atau Ka_Ga_Nga Asal Mulo Jabarail Menempo Adam) Ahmad Abas Musofa
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.846 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.783

Abstract

Abstrak: Nabi Adam As dalam Historiografi Bengkulu (Kajian Naskah Ka_Ga_Nga Asal Mulo Jabarail Menempo Adam). Aksara Ulu atau Ka-Ga-Nga Bengkulu ditulis pada kulit kayu, bilah bambu, bambu bulat, tanduk, kertas dan rotan. Dan terbagi menjadi beberapa tema yaitu kelompok asal-usul dan mitologi, kisah kejadian, kelompok hukum adat, tambo atau silsilah, kelompok rejung atau sedingan, perambak atau rimbaian, kelompok pengobatan, usuran, doa & jampi, cerita binatang, juarian, tuwah ayam dan lain-lain. Dalam alpabhet bahasa Rejang terdiri dari 23 huruf dan bahasa Serawai ada 28 huruf. Salah satu naskah yaitu bijabarail nempa adam berupa satu ruas gelondong bambu berisi tentang proses pembuatan Adam yang berbahasa Serawai. Isi yang diceritakan membuktikan telah masuknya pengaruh Islam dan itulah pengetahuan yang dimiliki masyarakat lokal tentang sejarah nabi Adam dari dua puluh lima nabi dan rasul yang wajib diimani dalam Islam.
PROTES SOSIAL MASYARAKAT PAREAN GIRANG, INDRAMAYU TERHADAP RELOKASI PETERNAKAN BABI (1995-1996) Wahyu Iryana
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.913 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.788

Abstract

Abstrak: Protes Sosial Masyarakat Parean Girang, Indramayu terhadap Relokasi Peternakan Babi (1995-1996). Tesis untuk mencoba mengungkapkan dengan baik dipahami bahwa sejarah menolak relokasi Babi di Parean Girang sejak 1995-1996. Mulai dari memindahkan ternak dari proses relokasi babi dari Jakarta ke Indramayu dimana membuat polemik dan protes menjadi berbagai komunitas, karena Ekonomi, Relgious, Politic, dan Sosila-culture. Hal ini membuat keengganan masyarakat, dimana selesai memutuskan negosiasinya terakhir dari MUI No: 08 / MUI-Kec / VI / 1995 inderawi untuk keberatan terhadap ternak dari relokasi babi. Hal ini yang menyebabkan inisiatif masyarakat Desa Parean Girang Kandanghaur ke bawah mengambil langkah-langkah pencegahan yang menolak relokasi peternakan. Berbagai cara telah dilakukan termasuk bekerja sama dengan media, organisasi Islam Ngosor, mengeluarkan astutement, dan demonstrasi yang menyebabkan revolusi di Pemerintahan Daerah Indramayu pada tanggal 29 April 1996.
MAKNA LEKSIKAL DALAM SISTEM KALA PAST TENSE BAHASA INGGRIS DAN TEKNIK PENERJEMAHAN KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA BUKU BIOGRAFI SUHARTO: A POLITICAL BIOGRAPHY KARYA R.E ELSON Pebri Prandika Putra
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.442 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.784

Abstract

Abstrak: Makna Leksikal dalam Sistem Kala Past Tense Bahasa Inggris dan Teknik Penerjemahan ke dalam Bahasa Indonesia pada Buku Biografi Suharto: A Political Biography Karya R.E Elson. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap makna leksikal dalam sistem kala (past tense) bahasa Inggris Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan dan mengkaji makna leksikal dalam sistem kala (past tense) bahasa Inggris dan teknikpenerjemahan yang digunakan ke dalam bahasa Indonesia pada buku biografi Suharto; A Political Biography karya R.E Elson.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Sumber data penelitian adalah buku Biografi Suharto; Sebuah Biografi Politik karya R.E Elson. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna leksikal Bahasa Inggris menggunakan aturan yang ketat dalam penggunaaan kalimat past tense, sementara Bahasa Indonesia tidak memiliki sistem yang ketat dalam pembentukan makna kalimat kala. Selain itu penggunaan teknik penerjemahan yang digunakan meliputi teknik penerjemahan harfiah 24 data (52%), teknik modulasi 8 data (17%), teknik adaptasi 3 data (6,5%), teknik peubahan, teknik penghilangan, kesepadanan lazim dan teknik transposisi terdapat 4 data (8,6%).
MOSLEM AS A HOOK FOR BEGGARS Apdelmi Apdelmi
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.765 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.789

Abstract

Abstrak: Muslim Kaitannya dengan Pengemis. bahwa pengemis merupakan salah satu komunitasyang menggunakan agama untuk mendapatkan uang dari masyarakat muslim. Merekamenggunakan dua simbol Islam, seperti simbol visual dan simbol pendengaran. Kedua simboltersebut adalah identitas muslim, kepercayaan diri, dan sarana untuk mendapatkan uang.Selanjutnya, saat-saat suci umat Islam, seperti Jumat dan Ramadhan menjadi "masa panen" bagimereka untuk mendapatkan uang dari umat Islam, yang ingin melakukan amal melalui zakat danzakat. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengemis memiliki arti sendiri darisimbol, hari, dan bulan suci umat Islam. Sebenarnya, simbol, hari, dan bulan ini digunakan sebagaimedia dan momen untuk berbagi dan melakukan amal oleh umat Islam. Namun, pengemismenggunakannya sebagai media dan momen untuk mendapatkan uang.
KONFLIK KEPENTINGAN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA: KASUS PULAU KAPOTA, WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA Intan Permata Sari
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.043 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.785

Abstract

Abstrak: Konflik Kepentingan dalam Pengembangan Pariwisata: Kasus Pulau Kapota, Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Sektor pariwisata merupakan magnet baru yang pesonanya tidak dapat ditolak. Ini dikarenakan kebutuhan manusia sudah mulai bertambah, tidak hanya kebutuhan primer seperti sandang, pangan, dan papan saja tetapi muncul kebutuhan baru yaitu rekreasi. Munculnya kebutuhan baru berupa rekreasi membuat para pelaku pariwisata berlomba-lomba untuk mengembangkan daerahnya menjadi salah satu destinasi pariwisata. Salah satu daerah yang sedang melakukan pengembangan pariwisata adalah Pulau Kapota. Pulau ini terletak di Kecamatan Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Pengelolaan pariwisata di Kapota pada awalnya dilakukan oleh Taman Nasional Wakatobi karena Pulau Kapota merupakan salah satu ‘wilayah konservasi’ yang berada di bawah Taman Nasional Wakatobi. Akan tetapi terdapat tumpang tindih kebijakan karena sektor pariwisata merupakan ranah Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi. Konflik antara Taman nasional Wakatobi dengan Dinas Pariwisata ternyata melibatkan tokoh masyarakat setempat, yang ternyata adalah orang yang sama. Tokoh masyarakat ini berdiri di dua kepentingan dengan dua lembaga masyarakat yang berbeda.

Page 1 of 1 | Total Record : 8