cover
Contact Name
Rendy Adiwilaga
Contact Email
rendyadiwilaga@gmail.com
Phone
+628112239899
Journal Mail Official
unibbafisip@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.A.A Wiranatakusumah No. 7. Baleendah. Kabupaten Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 2087474X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL JISIPOL, merupakan jurnal ilmiah politik dan pemerintahan yang diterbitkan selama tiga kali dalam setahun oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA pada bulan Januari, april, dan november. Jurnal ini sendiri merupakan sarana bagi para peneliti internal maupun eksternal Ilmu Pemerintahan UNIBBA dalam memperkaya khasanah serta kajian ilmu politik dan pemerintahan kontemporer, yang sekiranya berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu politik dan pemerintahan itu sendiri. Jurnal ini sendiri menerima kontribusi ulasan pemikiran politik, resensi buku, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan tema yang telah ditentukan di setiap edisinya.
Articles 272 Documents
"DUKCAPIL GOES TO SCHOOL" SEBAGAI INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN E-KTP OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BANDUNG Munawaroh, Nunung; Isnandi Abdul Rozak Riaji
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mengenai masih kurangnya akses dan minat dikalangan remaja dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk membuat masih banyaknya kalangan remaja yang sudah memasuki usia wajib memiliki KTP di Kabupaten Bandung masih belum memiliki Kartu Tanda Penduduk. Kemudian untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan guna pemerataan kepemilikan KTP tersebut di kalangan remaja terutama pelajar Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung membuat sebuah inovasi program yang disebut Dukcapil Goes to School. Berdasarkan pada hal tersebut penelitian ini ditujukan untuk mengetahui keberhasilan inovasi Dukcapil Goes to School sebagai Langkah mempercepat pemerataan data kependudukan di Kabupaten Bandung bagi kalangan pelajar. Kemudian dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui strategi pengumpulan data dokumen. Maka berdasarkan hasil penelitian dapat ditinjau memalui 5 atribut inovasi menurut teori Rogers, yaitu Keuntungan Relatif, Kesesuaian, Kerumitan, Kemungkinan dicoba, dan Kemudahan diamati diketahui bahwa Inovasi Dukcapil Goes to School ini berjalan dengan baik dan mampu menunjang dan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan terutama KTP Elektronik dan Aktivitasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi kalangan pelajar di Kabupaten Bandung.
KOORDINASI VERTIKAL ANTARA CAMAT DAN PEMERINTAH DESA DALAM MENUNJANG KEBERHASILAN PEMBANGUNAN FISIK DI WILAYAH DESA BANJARAN KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG Tumija; Satrio Pandu Prayogo
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koordinasi dapat disebut Kerjasama karena dalam koordinasi terkadang sinkronisasi sementara kerjasama merupakan suatu kegiatan kolektif dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan Bersama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami koordinasi vertikal Camat dan Pemerintah desa Kecamatan Banjaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisis pengelolahan data kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini teori koordinasi vertikal Hasibuan dengan indikator satu Adanya pengarahan langsung dari atasan kebawahan terhadap uni-unit kerja atasan mengkoordinasikan semua aparat yang ada dibawah tanggung jawabnya secara langsung kedua Adanya kerjasama yang ada dibawah wewenang dan tanggungjawabnya. Berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah koordinasi vertikal yang dilakukan Camat dan Pemerintah desa di Kecamatan Banjaran menunjukan bahwa koordinasi yang dilakukan bisa dikatakan baik, itu bisa dilihat dari pelaksanaan-pelaksanaan koordinasi yang dilakukan Camat dengan kepala desa sejauh ini maksimal dan koordinasi vertikal yang dilakukan Camat dengan kepala desa terjadwal dengan begitu koordinasi-koordinasi yang dijalankan Camat dengan kepala desa berjalan dengan baik. Koordinasi vertikal yang dilakukan Camat di Kecamatan Banjaran berjalan dengan baik hal itu dapat dilihat dengan adanya perencanaan strategi dan koordinasi untuk mencapai tujuan yang berjalan maksimal, pengarahan langsung yang maksimal dalam pelaksanaannya, serta kerja sama yang dilakukan dengan baik.
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH MELALUI DINAS KESEHATAN DALAM PENANGGULANGAN HIV DAN AIDS DI KABUPATEN BANDUNG : (Studi pada Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Bandung) Helwani; Irwan Setiawan
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Dinas Kesehatan AIDS dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Bandung bertujuan untuk mendeskrifsikan dan menganalisis faktor internal dan ekternal, mendeskrifsikan hambatan Dinas Kesehatan dalam penanggulangan HIV serta mendeskrifsikan strategi Komisi penanggulangan AIDS di Kabupaten Bandung Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori strategi dari Fredy Rangkuti dengan analisis SWOT dimana analisa di dasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan peluang yang searah bersamaan meminimalkan kelemahan (weaknesess) dan ancaman (threats). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa internal dalam penanggulngan AIDS dilihat dari faktor kekuatan memiliki perbup dan kantor kesekertariatan Dinas Kesehatan dan kelemahannya DInas Kesehatan yaitu anggaran minim dan kurang koordinasi antar lintas sektor, Sedangkan ditinjau dari faktor eksternal bahwa KPA memiliki peluang yaitu masyarakat dapat mengedukasi dan layanan kesehatan sudah menyeluruh dan ancaman berupa stigm negative dan dampak buruk teknologi berdasarkan dari matrik SWOT bahwa SO, peningkatan sumberdaya manusia WO, adanya anggaran khusus dan peningkata koordinasi ST, berkoordinasi bersama stakeholder dan bekerja sama dengan diskominfo WT, meningkatkan koordinasi monitoring dan evaluasi dan meningkatkan untuk program sex education dari beberapa rekomendasi Penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Bandung yaitu: Dinas Kesehatan harus membuat rencana strategi (rentra) agar bisa jadi pedoman dalam upaya penanggulangan HIV, dan Dinas Kesehatan harus meningkatkan koordinasi bersama Stakeholder baik dengan pemerintah, LSM maupun Masyarakat memberikan pemahaman kepada remaja berupa sex education baik di lingkungan sekolah, kampus maupun di lingkungan masyarakat.
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI NOMOR 23 TAHUN 2017 TENTANG PENGEMBANGAN PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DESA OLEH DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DI KABUPATEN BA Yani Alfian; Dewi Safitri; Intan Indah Sari
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun untuk menganalisis pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan sumber daya alam oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung serta menganalisa hambatan-hambatan yang dapat mempengaruhi proses pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitati dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Informan yang diambil oleh peneliti adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kelapa Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Kepala Seksi Pengembangan Teknologi Tepat Guna serta Posyantek berprestasi sebagai percontohan. Kabupaten Bandung merupakan salah satu kabupaten yang menerapkan Posyantek di 31 (tiga puluh satu) Kecamatan dan Seksi Pengembangan Teknologi Tepat Guna pada Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung bertanggung jawab atas pembinaan Posyantek di Kabupaten Bandung. Penerapan posyantek di Kabupaten Bandung sebagai salah salah satu bentuk pemberdayaan melalui teknologi tepat guna agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Implementasi peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 23 Tahun 2017 serta faktor pendukung dan penghambat dari program pemberdayaan masyarakat melalui posyantek di Kabupaten Bandung. Faktor penghambat dalam penelitian ini adalah kurangnya sumber daya manusia pada Dinas PMD Kabupaten Bandung, kurangnya antusias dari Pemerintah Desa terhadap pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna serta kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan penerapan teknologi di Kabupaten Bandung.
IMPLEMENTASI UU NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BANDUNG : Studi Tentang Pengelolaan Cagar Budaya di Situs Gunung Anday Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung Emi Novariza; Deni Ahdian
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung mengenai pengelolaan Cagar Budaya di Situs Gunung Anday Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari dalam menerapkan Undang-undang tersebut yang pertama harus ada pelaksana dan harus ada yang mengarahkan serta mengawasi agar sesuai dengan tujuan. Mengetahui Implementasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya mengenai pengelolaan Cagar Budaya di Situs Gunung Anday, untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang ditemukan dalam pelaksanaan pengelolaan Cagar Budaya di Situs Gunung Anday Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari, untuk mengetahui upaya-upaya apa saja yang telah dilakukan dalam pengelolaan Cagar Budaya di Situs Gunung Anday Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari. Objek Penelitian adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, Implementasi sebagai variable bebas, Undang-undang sebagai variable terkait pengelolaan Cagar Budaya, Perbup sebagai Tupoksi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung. Metode Penelitian Kualitatif deskriftif (meneliti suatu kelompok manusia, suatu objek, situasi kondisi, dan suatu system pemikiran). Data dokumentasi, berdasarkan hasil pembahasan ternyata Implementasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung terkait Pengelolaan Cagar Budaya di Situs Gunung Anday Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari, sedangkan pengelolaan Situs Gunung Anday dikategorikan Baik.
MEMPERKOKOH IDENTITAS NASIONAL PADA GENERASI MUDA UNTUK MEMBANGUN PESATUAN DAN KESATUAN DI TENGAH GLOBALISASI Muchammad Ulin Nuha; Sabrina Itsna Fauzia; Raihan Hilal Hibatullah; Bakti Fatwa Anbiya
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK National identity is a very important characteristic in the formation of unity and unity, the national identity of the Indonesian nation is formed from the noble values that are upheld, namely Pancasila and Bhineka Tunggal Ika which are the most important elements in the formation of national identity, national identity is a distinctive and unique identity owned by the nation which is a differentiator from other nations but at this time there are many problems in the nation which can reduce the unity and unity of the nation, the problem is motivated by the different differences that exist, especially in the younger generation. The method used in this study is using the literature study method. Literature studies are carried out by collecting information about themes raised through journals, books, or information from the internet. Literature studies are used to provide explanations regarding the understanding of national identity in the younger generation. In the current era where globalization is spreading rapidly, it has a negative effect on national identity, especially in the younger generation, therefore it is very important to re-strengthen national identity in the midst of globalization to generations by providing knowledge through Pancasila and also Bhineka Tunggal Ika. ABSTRAK Identitas nasional merupakan karakteristik yang sangat penting dalam pembentukan kesatuan dan kesatuan, identitas nasional bangsa Indonesia terbentuk dari nilai nilai luhur yang di junjung tinggi yaitu Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan unsur terpenting dalam pembentukan identitas nasional, identitas nasional merupakan jati diri yang khas dan unik yang dimiliki oleh bangsa yang menjadi pembeda dari bangsa lain akan tetapi pada saat ini terjadinya banyak permasalahan dalam bangsa yang dapat menurunkan persatuan dan kesatuan bangsa permasalah permasalahan tersebut di latarbelakangi oleh perbedaan berbedaan yang ada khususnya pada generasi muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode studi literatur. Studi literatur dilakukan dengaan mengumpulkan informasi mengenai tema yang diangkat melalui jurnal, buku, ataupun informasi dari internet. Studi literatur digunakan untuk memberikan penjelasan mengenai pemahaman identitas nasional pada generasi muda. Di era saat ini yang mana globalisasi sangat menyebar dengan cepat memberikan efek negatif terhadap identitas nasional khususnya pada generasi muda maka dari itu sangat penting untuk memperkokoh kembali identitas nasional di tengah globalisasi kepada generasi dengan membeikan pengetahuan melalui Pancasila dan juga Bhineka Tunggal Ika.
PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP GENOSIDA ISRAEL DI PALESTINA Seva Saepuloh; Muhammad Faza Razanah; Rizal Dzakir Fajari; Riswanda Revy Aripin; Achmad Faqihuddin
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik Israel-Palestina telah menjadi perhatian global yang berkelanjutan, khususnya dalam konteks kontroversi apakah tindakan Israel dapat dikategorikan sebagai genosida terhadap Palestina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pandangan pelajar Indonesia terhadap konflik ini. Survei dilakukan terhadap 46 mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa secara keseluruhan siswa menganggap tindakan Israel sebagai genosida, meskipun terdapat variasi dalam dukungan terhadap tindakan internasional untuk menghentikan genosida tersebut. Analisis juga mengungkapkan bahwa pemahaman sejarah konflik, pemaparan media, dan pengalaman pribadi mempengaruhi pandangan siswa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika opini mahasiswa Indonesia terhadap konflik Israel-Palestina dan relevansinya dalam konteks sosial, politik, dan akademis.
STRATEGI PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM RANGKA MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI E-COMPLAINT (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang) Asmawati; Holipah
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fungsinya e-Government dalam pelayanan publik melalui Unit Layanan Pengaduan dan Informasi Masyarakat (ULPIM) sebagai sub-sistem dari Komisi Penanganan Pengaduan Masyarakat Kota Palembang yang secara khusus diberikan kewenangan untuk mengelola pengaduan berupa masukan, kritik, saran dan informasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan analisis kinerja Pemerintah Kota Palembang menuju pemerintahan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini yaitu: Mengetahui dan mendeskripsikan strategi penerapan e-government dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, yaitu metode yang menggunakan sudut pandang peneliti sebagai alat analisis utama. Hasil analisis dapat diketahui bahwa strategi penerapan e-government dalam meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang yaitu dengan menetapkan suprastruktur (kebijakan), pengembangan Sumber Daya Aparatur (SDA) Pemerintah Kota Palembang, menyediakan Infrastruktur Sistem Aplikasi melalu pembuatan situs di seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Palembang, menyediakan Pendanaan dalam keterhubungan dengan penanganan pengaduan dan informasi dan proses evaluasi juga dilakukan oleh dinas dalam rangka untuk memberikan jaminan bahwa e-Goverment dapat meningkatkan pelayanan publik melalui e-complaint. Faktor pendukung dalam pelaksanaan e-government yaitu: Adanya kesadaran dari SDM mengenai perlunya Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan Terdapat SDM yang peduli dengan pengembangan e-government di lingkungan Pemkot. Faktor penghambat: Kebijakan dan Prosedur yaitu komitmen pimpinan masih rendah; TIK. Faktor penghambat jika ditinjau dari faktor perangkat lunak/aplikasi yaitu pengembangan aplikasi masih parsial.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ABSENSI ONLINE DALAM MENINGKATAN DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA PADA SUBBAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN DIKANTOR DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KOTA PALEMBANG Helda Fitriyani
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi yang semakin maju berdampak pada kemajuan Teknologi sehingga perkembangannya Suatu lembaga organisasi atau instansi harus bisa beradaptasi sesuai dengan Kemajuan Teknologi. Adanya kemajuan Teknologi mengakibatkan terjadi perubahan dari sistem manual ke elektronik. Teknologi mampu menggantikan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang ada di kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Palembang. Seperti Absensi yang sebelumnya Manual kini menggunakan system elektronik. Dalam pengambilan Data dilapangan. Masalah yang di dapat Dalam penelitian tersebut Setelah Melakukan observasi wawancara di lapangan peneliti dapat menyimpulkan masalah yaitu adanya ASN yang gagal teknologi. Dan kendala dalam jaringan penelitian ini teori utama yang di gunakan peneliti dalam pengambilan Data di lapangan atau dikantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Palembang yaitu teori George C. Edward III Sebagaimana teorinya adalah komunikasi, sumber daya manusia, disposisi, struktur birokrasi. Dan tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahuai Bagaimana Implementasi Kebijakan Absensi Online Dalam Peningkatan Disiplin Apratur Sipil Negara Pada Subbag UMUM Dan Kepegawaian Pada Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Palembang. Mengetahui faktor-faktor penghambat Implementasi Kebijakan Absensi Online Dalam Peningkatan Disiplin Aparatur Sipil Negara Pada Subbag Umum Dan Kepegawaian Pada Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Palembang.
STRATEGI “POLITAINMENT” PARTAI AMANAT NASIONAL DALAM MERAIH SUARA PEMILIH BARU PEMILU 2024 Pratama, Andika; Panji Lambang Suharto
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika politik di era digital mengharuskan banyak partai politik menciptan berbagai pendekatan baru untuk menciptakan ketertarikan pemilih untuk memilih partainya, penggunaan strategi yang efektif dapat mengahsilkan keterpilihan politik yang signifikan, Politaiment merupakan salah satu dari pendekatan marketing politik yang menjadi trend dan di perbincangkan terutama pada pemilu tahun 2024. Timbulnya banyak public figur membuat peta perpolitikan nasional menjadi semakin menarik, pasalnya para public figur hadir dengan previllage pengikut ataupun penggemarnya masing-masing, hal ini menjadikan partai-partai tertarik untuk menjadikan public figur sebagai kader partai nya sebagai corong penyampaian pesan-pesan politik partai tersebut.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 1 (2024): JANUARI 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 3, NOVEMBER 2023 Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 2, APRIL 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 1, JANUARI 2023 Vol. 6 No. 3 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 3, NOVEMBER 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 2, APRIL 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 1, JANUARI 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 2, APRIL 2021 Vol. 5 No. 3 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 3, NOVEMBER 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 1, JANUARI 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 2, JULI 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 1, APRIL 2020 Vol. 3 No. 3 (2019): JISIPOL: Edisi November 2019 / Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 2 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Juni 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Januari 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik More Issue