cover
Contact Name
Rendy Adiwilaga
Contact Email
rendyadiwilaga@gmail.com
Phone
+628112239899
Journal Mail Official
unibbafisip@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.A.A Wiranatakusumah No. 7. Baleendah. Kabupaten Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 2087474X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL JISIPOL, merupakan jurnal ilmiah politik dan pemerintahan yang diterbitkan selama tiga kali dalam setahun oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA pada bulan Januari, april, dan november. Jurnal ini sendiri merupakan sarana bagi para peneliti internal maupun eksternal Ilmu Pemerintahan UNIBBA dalam memperkaya khasanah serta kajian ilmu politik dan pemerintahan kontemporer, yang sekiranya berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu politik dan pemerintahan itu sendiri. Jurnal ini sendiri menerima kontribusi ulasan pemikiran politik, resensi buku, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan tema yang telah ditentukan di setiap edisinya.
Articles 272 Documents
MANAJEMEN BENCANA GEMPA BUMI PADA TAHAP PRA BENCANA DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Khuluqin Adzim, Muhammad; Rusmini
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti berfokus pada rentannya Kota Mataram terhadap bencana gempa bumi yang memerlukan manajemen dan kesiapan yang baik di tahap pra bencana dari internal pemerintah dan kepada masyarakat guna menekan kerugian yang timbul. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk megetahui dan menganalisis manajemen bencana pada tahap pra bencana gempa bumi oleh BPBD kota Mataram, faktor penghambat dalam manajemen, dan upaya yang dilakukan oleh BPBD Kota Mataram. Metode: Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan beberapa teknik yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk teknik analisis, peneliti menggunakan teknik analisis triangulasi data yang disesuaikan dengan teori manajemen oleh George Robert Terry untuk menagalisis dan mendeskripsikan manajemen bencana gempa bumi pada tahap pra bencana. Hasil/Temuan: Dari hasil penelitian, diketahui BPBD Kota Mataram mengoptimalkan faktor manajemen Planning, Actuating, Organizing, dan Controlling untuk internal saat tidak ada ancaman bencana dan melaksanakan kegiatan Kesiapsiagaan, Peringatan dini, dan Mitigasi sebagai pelayaan kepada masyarakat saat ada ancaman bencana. Kesimpulan: Diketahui manajemen bencana gempa bumi pada tahap pra bencana yang dilakukan BPBD Kota Mataram telah berjalan dengan cukup baik dengan beberapa faktor yang perlu dioptimalkan seperti alokasi penganggaran, kekurangan kualitas juga kuantitas SDM dan sarana prasarana sebagai pendukung kelancaran setiap kegiatan.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH PEMERINTAH KECAMATAN DALAM PROGRAM POS PELAYANAN TEPAT GUNA (POSYANTEK) DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Dakholal Jannah, Fira Rahmaniah; Hasanah, Dera Izar
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di Kecamatan melalui Pengembangan Teknologi perdesa masih belum maksimal, hal ini dikarenakan kurangnya sumber daya manusia dan keterbatasan fasilitas serta posyantek untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat belum sepenuhnya memberdayakan sebagian masyarakat di Kecamatan Pangalengan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalu pengembangan teknologi tepat guna dengan pendekatan tahap pemberdayaan masyarakat yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayagunaan teori strategi pemberdayaan Wrihatnolo dan Dwijowijoto (2007) . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan teknologi tepat guna belum maksimal dikarenakan upaya penyadaran yang masih kurang optimal dengan masyarakat yang masih mementingkan pembangunan infrastruktur, kegiatan yang tidak berkelanjutan dalam tahap pengkapasitasan, dan kurangnya bimbingan teknis terhadap masyarakat. Hal ini di pengaruhi oleh kurangnya sumber daya manusia tentang teknologi tepat guna, dan keterbatasan fasilitas teknologi tepat guna, keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang mendampingi kegiatan pemberdayaan masyarakat dan komunikasi yang masih kurang intens. Sehingga perlu diterapkannya teknologi dalam kegiatan, kepemimpinan yang baik, komunikasi yang mengedepankan budaya masyarakat, dan partisipasi masyarakat yang baik.
IMPLEMENTASI PROGRAM PERMAKANAN LANJUT USIA (LANSIA) OLEH KEMENTRIAN SOSIAL MELALUI KELOMPOK MASYARAKAT (POKMAS) DI KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG Lestiani, Cucun
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti melihat Kecamatan Paseh menjadi salah satu kecamatan yang menerima atau menyetujui untuk penyaluran program bantuan permakanan lanjut usia dengan alasan Kecamatan Paseh memiliki pencapaian baik dalam verifikasi data terpadu kesejahteraan sosial. Hal ini membuat peneliti ingin meneliti bagaimana program ini berjalan di Kecamatan Paseh sementara angka kemiskinan lebih tinggi dengan angka penerima manfaat permakanan lansia yang presentasenya jauh lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Implementasi Program Permakanan Lanjut Usia (Lansia) oleh Kementrian Sosial melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori dari Teori menurut Meter dan Horn dengan empat dari enam indikator yang digunakan yaitu: Tujuan, sumberdaya, Disposisi, dan Agen pelaksana. Hasil Penelitian menunjukan; Program permakanan lansia memiliki tujuan yang jelas untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia melalui penyediaan makanan bergizi. Program permakanan lansia juga memiliki alokasi anggaran yang terealisasikan dengan baik dan bertanggung jawab. Kolaborasi antara berbagai lembaga dan organisasi guna memperkuat implementasi dan memungkinkan sinergi sumber daya dan Mekanisme pemantauan efektif membantu dalam mengidentifikasi area perbaikan dan memastikan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Kemampuan agen pelaksana untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dan tantangan operasional memastikan program tetap relevan dan efektif dan Agen pelaksana dengan kompetensi dan dedikasi yang tinggi memainkan peran kunci dalam memastikan keberhasilan program. Keterampilan manajemen dan empati terhadap lansia mendukung pelayanan yang berkualitas.
PROBLEMATISASI PARADIGMA SUSTAINABLE DEVELOPMENT DAN KEADILAN EKOLOGIS BAGI NEGARA BERKEMBANG Mustofa, Mustabsyirotul Ummah; Rafifah, Azura Marha; Zalzabila, Avrilia; Sari, Meliyana; Rosianawati, Alya; Firmansyah, Muhammad Andi; Pratama, Habib Yudha; Nigitama, Rahsya
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas problematisasi paradigma sustainable development dan keadilan ekologis dalam konteks negara berkembang. Pembangunan berkelanjutan telah menjadi agenda global yang penting, tetapi sering kali paradigma ini cenderung terlalu teknokratis, mengabaikan aspek keadilan ekologis yang krusial. Negara-negara berkembang menghadapi tantangan yang kompleks dalam upaya mencapai pembangunan berkelanjutan, terutama ketika paradigma ini lebih menekankan pertumbuhan ekonomi daripada keseimbangan ekologis dan distribusi kekayaan yang adil. Konflik yang muncul ketika negara-negara berkembang berusaha mengikuti model pembangunan berkelanjutan yang sering kali diimpor dari negara-negara maju. Paradigma pembangunan berkelanjutan yang terlalu teknokratis dapat mengabaikan konteks sosial, ekonomi, dan ekologis yang unik di negara-negara berkembang, dan ini bisa menyebabkan ketidaksetaraan ekologis dan ketidakadilan sosial. Keadilan ekologis menjadi sentral dalam mengatasi permasalahan ini. Artikel ini juga membahas upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki paradigma pembangunan berkelanjutan agar lebih mempertimbangkan aspek keadilan ekologis, sekaligus menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan bagi negara-negara berkembang. Dalam konteks ini, penting untuk mengintegrasikan perspektif lokal, melibatkan masyarakat setempat, dan mengakui hak negara-negara berkembang untuk mengejar pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan realitas mereka sendiri.
DAMPAK MINIMNYA PENERANGAN JALAN TERHADAP TINGKAT KRIMINALITAS DI TELUK BANDAR LAMPUNG Kamila Febryani; Innaya Siti Hapsari; Imam Mahmud; Damar Wibisono; Drs. Usman Raidar
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya penerangan jalan di Teluk Bandar Lampung menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kriminalitas di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis keterkaitan antara kondisi penerangan jalan dan tingkat kejahatan. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti laporan statistik, penelitian terdahulu, serta berita terkait insiden kriminal dan infrastruktur penerangan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan penerangan minim cenderung memiliki tingkat kriminalitas lebih tinggi, terutama kejahatan seperti perampokan, pencurian dengan kekerasan, dan penipuan. Selain itu, kurangnya penerangan jalan juga berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, karena meningkatnya rasa ketidakamanan menghambat pergerakan dan kegiatan ekonomi malam hari. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur penerangan, peningkatan patroli keamanan, serta penggunaan teknologi pemantauan seperti CCTV menjadi langkah strategis dalam mengatasi permasalahan ini. Dengan penerangan jalan yang memadai, diharapkan tingkat kriminalitas dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.
PERAN PERUM PERHUTANI WILAYAH III DALAM MENGATASI PENYALAHGUNAAN LAHAN DI KAKI GUNUNG PATUHA KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG Yuspita Widiyaningrum , Widdy; Alamsyah, Rizki
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis peran Perum Perhutani dalam mengatasi penyalahgunaan lahan di kaki Gunung Patuha, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Measih terdapat beberapa permasalahan yang menghambat efektivitas strategi yang diterapkan. Permasalahan utamanya adalah kurangnya perhatian terhadap edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan, serta dampak negatif dari konversi atau penyalahgunaan lahan. Belum adanya kebijakan regulasi yang jelas terkait penegakan hukum dan pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang merusak lingkungan semakin memperburuk situasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik sampling "purposive sampling". Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tinjauan pustaka menggunakan teori dari Jim Ife dan Frank Tesoriero yang menekankan pada peran fasilitator, peran edukasional, dan peran teknis dalam mengatasi penyalahgunaan alih fungsi lahan di kaki Gunung Patuha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Perhutani dalam mengatasi penyalahgunaan lahan di kaki Gunung Patuha sudah cukup baik, terutama dalam aspek fasilitator dan edukasional. Namun, terdapat kendala pada aspek teknis, yaitu belum adanya program khusus yang dirancang untuk menindaklanjuti penyalahgunaan lahan secara efektif. Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam kebijakan dan implementasi program-program teknis untuk memastikan kelestarian lingkungan di wilayah ini dan kawasan hutan lainnya di Kabupaten Bandung.
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP) DAN ASET TETAP TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANDUNG Setiawan , Djodi; Fathony , Aditya Achmad; Hermawan, Fitri Yulianti
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan Aset Tetap terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di 25 (dua puluh lima) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Adapun kriteria yang dijadikan sampel dalam penelitian ini dalam 1 (satu) dinas yaitu, Kepala OPD sebagai pimpinan pengambil kebijakan, Sekretaris sebagai pengelola administrasi, Bagian Keuangan sebagai pengelola laporan keuangan dan Bagian Pengelola BMD sebagai pengelola Barang Milik Daerah (BMD). Teknik penentuan sampel yaitu menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS Versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan variabel Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan Aset Tetap berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung.
UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI TRANSFORMASI PELAYANAN BERBASIS DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KOTA BANDUNG Munawaroh, Nunung; Rozak Riaji, Isnandi Abdul
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang signifikan di Kota Bandung mendorong peningkatan kebutuhan pelayanan publik, khususnya dalam layanan kependudukan dan catatan sipil. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, tuntutan terhadap pelayanan yang berbasis digital semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung dalam meningkatkan pelayanan publik melalui inovasi berbasis digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital oleh Disdukcapil telah dilakukan dengan baik melalui berbagai layanan seperti SALAMAN+, E-Punten, E-Spasi dan lainnya. Namun, ditemukan juga beberapa kendala yang notabennya sama seperti keluhan masyarakat terkait aplikasi SALAMAN ataupun Faktor penghambat lainnya meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya sosialisasi, serta kendala teknis pada aplikasi. Meskipun demikian, inovasi digital yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Bandung hingga peningkatan prestasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandung. Kesimpulannya, meskipun masih ada tantangan, transformasi digital di Disdukcapil Kota Bandung telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.
PENGARUH FAKTOR EKONOMI TERHADAP PERILAKU MEMILIH MASYARAKAT DI KECAMATAN PADANG SELATAN PADA PILKADA 2024 Putra, Nandito; Hendrik, Doni
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu elemen utama demokrasi yang memberikan kedaulatan rakyat adalah partisipasi politik. Di Indonesia, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi wujud utama partisipasi politik yang dipengaruhi oleh bermacam faktor, salah satunya adalah faktor ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh faktor ekonomi terhadap partisipasi politik dan perilaku memilih masyarakat di Kecamatan Padang Selatan pada Pilkada 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 140 sampel yang tersebar di 14 kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah total responden (52,9%) menganggap politik uang sangat mempengaruhi keputusan memilih. Selain itu, 58,6% responden menyatakan kesediaan menerima uang dari calon kepala daerah. Meskipun sebagian besar responden tidak bergantung pada bantuan sosial, 41,7% merasa takut kehilangan bantuan jika tidak memilih calon tertentu. Hasil ini menunjukkan bahwa politik uang dan ketergantungan ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku memilih, dengan pengaruh yang paling signifikan pada masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.
ANALISIS TINGKAT PENURUNAN PARTISIPASI PEMILIH PADA PEMUNGUTAN SUARA ULANG DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 STUDI KASUS TPS 4 KELURAHAN KENALI BESAR KECAMATAN ALAM BARAJO KOTA JAMBI Ahmad, Zakly Hanafi; Romadhon, Aditya; Revi Jeane Putri
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan partisipasi pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pemilihan Umum Tahun 2024 di TPS 4 Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. PSU merupakan mekanisme yang diterapkan untuk memperbaiki ketidaksesuaian dalam hasil pemilu, namun sering kali dihadapkan pada tantangan berupa penurunan tingkat partisipasi pemilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi pemilih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan penurunan partisipasi adalah ketidakjelasan informasi terkait prosedur PSU, kebingungan mengenai status pemilih, serta rendahnya pemahaman masyarakat tentang perbedaan antara Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Faktor ketidakpercayaan terhadap PSU menjadi alasan utama masyarakat yang mempengaruhi rendahnya antusiasme pemilih. Sosialisasi yang kurang efektif dari penyelenggara, ditambah dengan ketidakpastian mengenai dampak hasil PSU terhadap kemenangan calon, juga memperburuk situasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan strategi sosialisasi yang lebih komprehensif dan inklusif, serta edukasi politik yang lebih mendalam untuk mengurangi apatisme dan meningkatkan partisipasi politik masyarakat, terkhusus jufga pada peningkatan kapasitas penyelenggara pemilu agar tidak terjadi pemungutan suara ulang karena kesalahan prosedur.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 1 (2024): JANUARI 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 3, NOVEMBER 2023 Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 2, APRIL 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 1, JANUARI 2023 Vol. 6 No. 3 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 3, NOVEMBER 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 2, APRIL 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 1, JANUARI 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 2, APRIL 2021 Vol. 5 No. 3 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 3, NOVEMBER 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 1, JANUARI 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 2, JULI 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 1, APRIL 2020 Vol. 3 No. 3 (2019): JISIPOL: Edisi November 2019 / Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 2 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Juni 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Januari 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik More Issue