Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Umum Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Unity of Science Bakti Fatwa Anbiya; Abas Asyafah
Journal of Moral and Civic Education Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.017 KB) | DOI: 10.24036/8851412412020220

Abstract

This study aims to describe the learning implementation of Citizenship Education as a mandatory general subjects in the framework of the Unity of Science paradigm at Islamic State University UIN Walisongo Semarang. This research used descriptive research method. The data collection techniques were interviews, observation and documentation. The Unity of Science paradigm in learning Citizenship Education at UIN Walisongo Semarang has the following characteristics; humanization of Islamic sciences, spiritualization of knowledge and revitalization of local wisdom integrated through the course syllabus and Citizenship Education learning activities. The results of this study indicate that this paradigm is a science spiritualization effort to create religious moderation by contextualizing the verses of the Qur’an with Civic Education materials and learning activities. The Unity of Science paradigm teaches the students that the Citizenship Education learning is coherent with spiritual values coming from Islamic teachings and is the main capital in fostering moderate citizenship. Keywords: Citizenship Education, Unity of Science, spiritualization of science Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implemetasi pembelajaran Mata Kuliah Wajib Umum Pendidikan Kewarganegaraan dalam kerangka paradigma Unity Of Science di UIN Walisongo Semarang. Pendekatan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan mengunakan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pendekatan Unity Of Science sebagai paradigma dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di UIN Walisongo Semarang memiliki karakteristik: humanisasi ilmu keislaman, spiritualisasi ilmu pengetahuan dan revitalisasi kearifan lokal yang terintegrasi melalui rencana pembelajaran semester (RPS) dan kegiatan pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini merupakan upaya semangat spritualisasi ilmu pengetahuan guna membentuk moderasi beragama dengan mengkontekstualisasi ayat-ayat Al-Quran dengan materi dan kegiatan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Paradigma Unity Of Science memberikan makna kepada mahasiswa bahwa pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan sarat dengan nilai–nilai spiritual yang berhubungan dengan ajaran Islam dan menjadi modal utama dalam pembinaan warga negara yang moderat. Kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Unity of Science, spiritualisasi ilmu pengetahuan
MEMPERKOKOH IDENTITAS NASIONAL PADA GENERASI MUDA UNTUK MEMBANGUN PESATUAN DAN KESATUAN DI TENGAH GLOBALISASI Muchammad Ulin Nuha; Sabrina Itsna Fauzia; Raihan Hilal Hibatullah; Bakti Fatwa Anbiya
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK National identity is a very important characteristic in the formation of unity and unity, the national identity of the Indonesian nation is formed from the noble values that are upheld, namely Pancasila and Bhineka Tunggal Ika which are the most important elements in the formation of national identity, national identity is a distinctive and unique identity owned by the nation which is a differentiator from other nations but at this time there are many problems in the nation which can reduce the unity and unity of the nation, the problem is motivated by the different differences that exist, especially in the younger generation. The method used in this study is using the literature study method. Literature studies are carried out by collecting information about themes raised through journals, books, or information from the internet. Literature studies are used to provide explanations regarding the understanding of national identity in the younger generation. In the current era where globalization is spreading rapidly, it has a negative effect on national identity, especially in the younger generation, therefore it is very important to re-strengthen national identity in the midst of globalization to generations by providing knowledge through Pancasila and also Bhineka Tunggal Ika. ABSTRAK Identitas nasional merupakan karakteristik yang sangat penting dalam pembentukan kesatuan dan kesatuan, identitas nasional bangsa Indonesia terbentuk dari nilai nilai luhur yang di junjung tinggi yaitu Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan unsur terpenting dalam pembentukan identitas nasional, identitas nasional merupakan jati diri yang khas dan unik yang dimiliki oleh bangsa yang menjadi pembeda dari bangsa lain akan tetapi pada saat ini terjadinya banyak permasalahan dalam bangsa yang dapat menurunkan persatuan dan kesatuan bangsa permasalah permasalahan tersebut di latarbelakangi oleh perbedaan berbedaan yang ada khususnya pada generasi muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode studi literatur. Studi literatur dilakukan dengaan mengumpulkan informasi mengenai tema yang diangkat melalui jurnal, buku, ataupun informasi dari internet. Studi literatur digunakan untuk memberikan penjelasan mengenai pemahaman identitas nasional pada generasi muda. Di era saat ini yang mana globalisasi sangat menyebar dengan cepat memberikan efek negatif terhadap identitas nasional khususnya pada generasi muda maka dari itu sangat penting untuk memperkokoh kembali identitas nasional di tengah globalisasi kepada generasi dengan membeikan pengetahuan melalui Pancasila dan juga Bhineka Tunggal Ika.
STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN IMPLIKASINYA UNTUK MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG INKLUSI DI SETIAP JENJANG PENDIDIKAN kurniasandi, didik; Muhammad Alif Raihan Zulkarnain; Shafrina Aulia Azzahra; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2023.003.01.06

Abstract

Strategi pembelajaran diferensiasi adalah salah satu strategi dalam menciptakan pembelajaran yang inklusi. Pembelajaran berdiferensiasi yaitu pendekatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap siswa, sehingga semua peserta didik memiliki kesempatan yang setara untuk mencapai potensi mereka dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode yang tepat dalam mengenali kebutuhan individual siswa, mengevaluasi dampak teknologi pendidikan dalam mendukung diferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review, dengan fokus mengumpulkan, menilai, dan menganalisis sejumlah besar artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan search engine di Google Scooler, Garuda, Sinta, dan memperoleh sekitar 2.410 artikel menggunakan kata kunci “strategi pembelajaran berdiferensiasi” kemudian penelitian ini melakukan validasi dan review artikel sehingga mendapatkan 11 artikel dalam kurun waktu 2020-2023 yang sesuai dengan pembahasan. Hasil penelitian ini yaitu dengan memanfaatkan strategi berdiferensiasi, sekolah telah mampu menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif di mana setiap siswa merasa dihargai dan didukung dalam proses belajar mereka. Implikasinya yaitu dengan pemanfaatan teknologi, salah satunya penggunaan genially untuk mendukung pembelajaran yang inklusi. Hasilnya, terlihat peningkatan yang nyata dalam pemahaman dan partisipasi siswa di kelas, menciptakan landasan yang kokoh untuk pertumbuhan akademik dan pribadi mereka di masa depan.
PEMANFAATAN APLIKASI EXCEL UNTUK PENGOLAHAN NILAI SUMATIF SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI Amalia Dwi Fitriani; Robiyatul Adawiyah; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Al Burhan Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/jab.v4i1.290

Abstract

Education plays a central role in the advancement of a nation, while technological progress becomes crucial in the context of education and the increasingly significant evaluation of educational quality. This article aims to explore and implement technology, particularly Excel software, in optimizing grade processing. Using qualitative descriptive research methods, this study provides an explanation of the use of Excel as an assessment tool in learning. By utilizing Excel features such as formulas, filters, and formatting, this research demonstrates that this technology can be a powerful tool in creating a structured, easy-to-understand, and adaptable system tailored to individual needs. The results of this study highlight the potential of Excel as an effective tool in simplifying the summative grading process in Islamic Education (PAI), offering educators the opportunity to design more measurable and adaptive assessments according to student needs. Therefore, the implications of this research suggest that the use of Excel technology in the context of Islamic Education can significantly contribute to enhancing the quality of learning and educational evaluation overall.
Implementasi Blended Learning pada Perkuliahan Prodi Pendidikan Agama Islam di UIN Walisongo Semarang Diva Aulia Budianto; Nur Rohma Zulika; Bakti Fatwa Anbiya
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v2i3.1696

Abstract

21st-century education utilizes Information and Communication Technology (ICT) as a learning medium by starting to reduce the use of old methods to keep abreast of the current development.  Daring is a form of utilizing ICT technology in education through the use of online features as learning intermediaries. But in reality, daring doesn’t provide effectiveness because it causes learning problems. Therefore, Blended Learning is considered to be a method that can solve daring problems. Blended learning is a combination of daring and luring. UIN Walisongo Semarang is a university that applies blended learning. This is motivated by the emergence of daring problems during COVID-19. This research approach uses a qualitative approach with descriptive analysis methods. Data collection techniques are interviews and documentation. This study focuses on the role of implementing blended learning at UIN Walisongo Semarang in overcoming daring problems. The result of this study is the application of blended learning at UIN Walisongo during COVID-19 is good enough and effective enough to overcome problems arising from daring during COVID-19. But blended learning is not recommended to be applied continuously because can make students confuse, but blended learning can be done occasionally when teachers/lecturers are unable to be physically present in class. 
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Discovery Learning Qoirunnisa, Fentika Zahra; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran menemui berbagai macam permasalahan memasuki abad 21, salah satunya kejenuhan dalam belajar. Inovasi pembelajaran diperlukan dalam merubah mindset pembelajaran PAI yang kaku serta menjaga relevansi dengan kebutuhan pendidikan pada abad ini dengan menempatkan siswa sebagai objek sekaligus subjek, pendekatan Discovery Learning merubah arah pembelajaran passive learning menjadi active learning. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana hasil penerapan pembelajaran inovatif menggunakan Discovery Learning terhadap hasil belajar, keterlibatan siswa, hingga rata-rata dalam Pra dan Pasca Siklus. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dengan menghimpun bacaan buku, jurnal, hingga artikel yang relevan dengan pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata kelas, hasil belajar, hingga keterlibatan siswa dalam pasca siklus yang diujikan. Oleh karena itu, inovasi pembelajaran PAI melalui pendekatan Discovery Learning menjadi solusi yang relevan dalam membentuk pembelajaran PAI yang dinamis dan interaktif.
PERJALANAN KONSTITUSI INDONESIA DARI AWAL PERIODE KEMERDEKAAN HINGGA ERA REFORMASI Dian Pratiwi; Icha Rahma Noveliasari; Bakti Fatwa Anbiya; Fitria Minnatul Izzah; Muhammad Reyhan Fadiyasa
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i3.374

Abstract

Artikel ini membahas konsep dasar konstitusi Indonesia beserta perkembangannya sejak awal periode kemerdekaan hingga era reformasi. Kajian ini menelusuri enam periode utama konstitusi Indonesia, mulai dari UUD 1945, Konstitusi RIS, UUDS 1950, hingga kembali ke UUD 1945 dengan berbagai amandemen selama masa reformasi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan perjalanan konstitusi Indonesia dari awal periode kemerdekaan hingga era reformasi dan meningkatkan pemahaman terhadap konstitusi sebagai kerangka hukum negara dan mengidentifikasi kekuatan-kekuatan sosial dan politik yang membentuk perkembangan konstitusi Indonesia. Artikel ini disusun melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengidentifikasi perjalanan konstitusi Indonesia dari dari awal periode kemerdekaan hingga era reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstitusi Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan dan setiap perubahan konstitusi tidak hanya mencerminkan adaptasi terhadap kondisi zaman tetapi juga keinginan untuk membangun sistem hukum yang lebih demokratis dan responsif terhadap tuntutan masyarakat.
Strategi Guru PAI dalam Mendesain Pembelajaran Aktif dalam Materi Pemulasaran Jenazah Selly Saadatinnisa; Vellina Azzahra; Ahmad Alfarel; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Juli - December 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jpdp.v4i2.488

Abstract

This research is motivated by the low interest of students in the material of the funeral procession, which is often considered scary and less interesting. This perception causes students to be reluctant to delve into the material, so their understanding of important practices in religion becomes limited. In fact, this material has high educational and spiritual value, but the scary impression reduces students' enthusiasm to learn it. This is a challenge for teachers in delivering effective and easy-to-understand learning. This study aims to analyze the strategies used by PAI teachers in designing active learning on funeral materials, in order to improve students' understanding and skills in religious practices. The approach used in this study is qualitative with a literature method, namely analyzing various relevant literature. The data collection technique was carried out through a literature review. The results of the study show that the active learning strategies applied by teachers are effective in attracting students' interest. With this strategy, students can more easily understand and absorb the material being taught.
Analysis Of The Utilization Of Mindmeister Visual Organizer Application In Building Students' Critical Thinking In Islamic Religious Education Learning Dwi, Dwi Susanti; Diah Puspaningrum; Bakti Fatwa Anbiya
Journal of Teacher Training and Educational Research Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Sahabat Literasi Edukasi dan Publikasi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71280/jotter.v1i2.84

Abstract

This study aims to evaluate MindMeister, a visual organizer app, in the context of learning Islamic Religious Education. Through a qualitative approach with a literature study method, this research analyzes the app in helping students strengthen critical thinking. Data from books and relevant scientific articles were collected and analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that the utilization of MindMeister positively influences students' critical thinking, improving the effectiveness and efficiency of Islamic Religious Education learning. Data validation was conducted through triangulation to ensure the completeness and validity of the information. This study can serve as an important foundation in developing ways to utilize MindMeister to enrich Islamic Religion learning as well as improve students' critical thinking.
POTENSI DISCORD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PENDIDIKAN: Indonesia Za'farullah Jamaly; Hasan Muadz Muhammad; Indrati Dwi Cahyani; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan (JTekpend)
Publisher : FKIP Palangka Raya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jtekpend.v5i1.17170

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mendorong sektor pendidikan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada eksplorasi literatur terkait efektivitas penggunaan aplikasi Discord sebagai media digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literasi, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber literatur seperti artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Discord dalam meningkatkan interaksi, kolaborasi, dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan kajian literatur, aplikasi Discord menawarkan berbagai fitur, seperti saluran teks, suara, dan video, yang dapat memfasilitasi diskusi dan pembelajaran yang lebih dinamis. Discord juga mendukung penyampaian materi secara fleksibel dengan memungkinkan akses dari berbagai perangkat. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Discord dalam pembelajaran memiliki potensi besar untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Meskipun terdapat kendala seperti akses internet yang terbatas dan kesenjangan digital di kalangan siswa, fitur- fitur inovatif yang dimiliki Discord dapat menjadi solusi untuk mendorong digitalisasi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan di era modern. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengadopsi Discord sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat memperkaya proses pembelajaran.