cover
Contact Name
Moh. Farhan Qudratullah
Contact Email
aching_lo@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jbs.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi
ISSN : 25489593     EISSN : 26548348     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi contains original research about the results of community service activities. The community service activities include the implementation of research results, the application of appropriate technology, the dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; in the fields of science and technology and based on Islamic values.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2018)" : 5 Documents clear
Peningkatan Daya Saing Produk Melalui Kreasi Makanan Berbahan Baku Hasil Pertanian Lokal Zulia Khairani; Faizah Kamilah; Aznuriyandi Aznuriyandi
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.456 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1175

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Palas Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Mitra program ini yaitu Kelompok PKK di Kelurahan Palas dan Kelompok Ibu-Ibu Pengajian di Desa Palas Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Permasalahan mitra antara lain kurangnya motivasi berwirausahaa, kurangnya pengetahuan menentukan jenis produk atau jasa yang akan dijual, dan kendala biaya bahan baku yang tinggi berdampak pada harga jual yang mahal. Adapun solusi yang yang ditawarkan yaitu mempraktekkan teknik pembuatan makanan olahan berbahan baku singkong, memperkenalkan teknik produksi yang praktis dan mudah, peningkatan motivasi usaha, dan pemasaran produk. Pada umumnya peserta mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik dan bersemangat hal ini didasarkan antara lain dari hasil praktik yang dicapai. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta dapat memiliki pengetahuan tentang makanan dengan bahan, jenis dan teknik olah yang bervariasi. Peserta pelatihan dapat mengola kreasi makanan dari singkong yang menggunakan bahan baku singkong dengan variasi teknik olah. Peserta pelatihan dapat menerapkan cara-cara memasarkan produk dengan tepat.[This community service activity was held in Palas Village, Rumbai Sub District, Pekanbaru City. Partners of this program are PKK Group in Palas Village and Mother-Study Group in Palas Village, Rumbai Sub District, Pekanbaru City. Partner problems include lack of entrepreneurship motivation, lack of knowledge determining the type of product or service to be sold, and high raw material cost constraints affecting the expensive selling price. The solution offered is to practice the manufacture of processed food made from raw cassava, introducing practical and easy production techniques, increased business motivation, and product marketing. In general, participants participate in training activities well and eagerly this is based among others from the results of the practice achieved. After participating in this activity the participants can have knowledge about food with various materials, types and techniques. Training participants can manage the creation of food from cassava using cassava raw material with variation of technique though. Training participants can apply the ways to market the product properly.]
Pembibitan Tusam (Pinus merkusii Jungh & de Vriese) Oleh Kelompok Tani Hutan di Lereng Pegunungan Gawalise Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Yusran Yusran; Erniwati Erniwati; Sustri Sustri; Risnawati Risnawati
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1210.379 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1209

Abstract

Desa Uwemanje terletak pada ketinggian >400 m dpl dan merupakan salah satu desa berpotensi di lereng pegunungan Gawalise. Karena berada di pegunungan maka desa ini memiliki topografi berbukit terjal dimana sebagian besar lahan memiliki tingkat kemiringan lereng lebih dari 40%, sehingga praktek pertanian termasuk agroforestri di desa ini sangat rawan terhadap erosi dan degradasi lahan lainnya. Komoditas utama terpenting di desa ini adalah Hasil Hutan Bukan Kayu seperti tegakan tusam yang telah berumur lebih dari 35 tahun dan merupakan hasil reboisasi oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Donggala pada lahan kritis yang berada di desa ini. Tegakan tusam berperan penting dalam konservasi tanah dan penyimpan air (water reservoir) bagi sumber mata air. Namun, kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan, selain berumur tua, tegakan tusam banyak mati karena diserang oleh hama dan patogen. Salah satu kegiatan dalam program Ipteks Bagi Desa Mitra (IbDM) ini adalah pembibitan tusam (Pinus merkusii Jungh & de Vriese) bekerjasama dengan mitra tiga kelompok tani hutan di desa tersebut. Bibit tusam dari pembibitan ini diharapkan menjadi pengganti tegakan tusam yang telah tua atau akan ditanam pada lahan-lahan kritis yang masih luas di desa ini. Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat serta usaha konservasi hutan dan perlindungan tanah dan air di desa ini, perlu dilakukan program pengabdian dalam hal teknik pembibitan tusam bagi anggota kelompok tani hutan tersebut. Metode-metode pendekatan yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk pendidikan dan pelatihan bagi anggota kelompok tani mitra dengan menggunakan metode penyuluhan dan pendampingan yang berupa bimbingan teknis dan pembinaan kelompok tani dalam pembibitan tusam. Hasil pelaksanaan program yang telah dilaksanakan yaitu tersedianya ±3000 bibit tusam yang berkualitas yang siap ditanam oleh para anggota kelompok tani dan areal pembibitan tusam bagi kelompok tani. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani hutan terutama dalam hal teknik pembibitan tusam.[The village of Uwemanje lies at an altitude of >400 m asl and is one of the potential villages on the slopes of the Gawalise mountains. Because it is located in the mountains, the village has a steep hilly topography where most of the land has a slope of more than 40%, so agricultural practices including agroforestry in this village are very vulnerable to erosion and other land degradation. The most important commodities in this village are Non-Timber Forest Products such as pine (Pinus merkusii Jungh & de Vriese) stands that have been more than 35 years old, and are the result of reforestation by the Forestry Service of Donggala District on the critical land located in this village. Pine stand plays an important role in soil conservation and water reservoir (water reservoir). However, the pine trees current condition is very worrying, in addition to old age, many pine trees die because of being attacked by pests and pathogens. One of the activities in science and technology program for Desa Mitra (IbDM) is a tusam nursery in collaboration with partners of three forest farmer groups in the village. The pine seedlings are expected to be a substitute for old pine stands or to be planted on the vast critical lands in the village. Therefore, in order to increase community income and forest conservation and soil and water protection in this village, it is necessary to do devotion program in the technique of pine nursery for members of forest farmer group. The methods of approach offered in this activity are in the form of education and training for members of partner farmer groups by using counseling and mentoring methods in the form of technical guidance and guidance of farmer groups in pine nurseries. The results of the implementation of the program that has been implemented is the availability of ± 3000 pine seedlings that are ready to be planted by members of farmer groups and pine nursery areas for farmer groups. In addition, there is an increased knowledge and skills of members of forest farmer groups, especially in terms of pine nursery techniques.]
Penyuluhan Penerapan Ilmu Fiqih dalam Hukum Islam Sebagai Salah Satu Sumber Hukum Nasional bagi Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jakarta Irfan Islami; Nelly Ulfah Anisariza; Kukuh Fadli Prasetyo
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.233 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1194

Abstract

Hukum Islam sebagai salah satu sumber hukum nasional merupakan kumpulan aturan yang berdasarkan pada norma-norma atau kaidah-kaidah fiqhiyah. Implementasi fiqih yang dikodifikasikan menjadi hukum Islam yang berlaku di Indonesia tidaklah mencakup seluruh bidang, hanya mencakup beberapa bidang saja, seperti perkawinan, wasiat, hibah, warisan, zakat, infak, sedekah dan ekonomi syariah. Pemberlakuan syariat atau hukum Islam di Indonesia telah ada sebelum hukum barat berlaku di wilayah Nusantara, namun masih banyak terdapat kesalahpahaman masyarakat tentang syariat yang berlaku di Indonesia. Madrasah Aliyah sebagai jenjang pendidikan menengah formal yang setara dengan Sekolah Menengah Atas selain mengajarkan mata pelajaran umum juga diajarkan materi pelajaran agama, khususnya pelajaran fiqih. Pemberian materi fiqih di MA haruslah dibarengi dengan pemahaman kedudukan dan implementasi hukum Islam dalam tata hukum negara yang berdasarkan pada Pancasila, agar siswa-siswi dapat mengetahui sejauh mana syariat diberlakukan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Negara Republik Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman kepada para siswa-siswi Madrasah Aliyah khususnya MAN 3 Jakarta tentang pemberlakuan Hukum Islam dan kedudukannya dalam tata hukum Negara Republik Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode pelatihan/penataran/penyuluhan yang bersifat participatory action dalam bentuk ceramah dan diskusi.[Islamic law as one source of national law is a collection of rules based on fiqhiyah norms or rules. The implementation of fiqh codified into Islamic law in Indonesia does not cover all areas, covering only a few areas, such as marriage, probate, grant, inheritance, zakat, infaq, alms and sharia economy. The enforcement of Shari'a or Islamic law in Indonesia has existed before western law applied in the archipelago, but there are still many misconceptions about the sharia that prevail in Indonesia. Madrasah Aliyah as a formal secondary education level equivalent to High School in addition to teaching general subjects are also taught religious subjects, especially the lessons of jurisprudence. The provision of fiqih material in MA must be accompanied by understanding the status and implementation of Islamic law in the state law based on Pancasila, so that students can know the extent to which Shari'a is applied in the life of society and state in the Republic of Indonesia. The purpose of this community service activity is to give understanding to the students of Madrasah Aliyah especially MAN 3 Jakarta about the implementation of Islamic Law and its position in the law of the Republic of Indonesia. Community service activities are conducted through participatory action training/upbringing methods in the form of lectures and discussions.]
Pelatihan dan Pendampingan Kelompok Wanita Tani untuk Pembuatan Kompos dengan Bioaktivator Mol dan Dikelola Melalui Bank Kompos Agung Astuti; Hariyono Hariyono
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.881 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1180

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota Kelompok Wanita Tani desa Kranggan, Galur, Kulon Progo untuk membuat kompos dari sampah organik dengan bioaktivator Mikro OrganismeLokal (MOL) serta mampu mengelola secara komersial melalui bank kompos. Metode yang digunakan yaitu: observasi, interview, diskusi kelompok, penyuluhan, pelatihan dan praktek aplikasi teknologi, serta pendampingan dan monitoring evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan dengan media Power Point ada peningkatan 39,1% tentang pengetahuan pengelolaan sampah dan dengan media alat peraga ada peningkatan pengetahuan 42,5% tentang nilai ekonomis sampah, sedangkan dengan pelatihan langsung pembuatan kompos maka ketrampilan meningkat 68,2% dan dengan teknik pengemasan yang bagus dan lakuan dipasaran, maka 80% anggota KWT yakin pengelolaan melalui bank kompos.[The purpose of this community service activity was to improve knowledge and skill of Women Farmer Group of Kranggan vilage, Galur, Kulon Progo, to produce compost based on organic waste using Local Microorganism bioactivator. In addition, the activity was also aimed at developing commercial management capability through the establishment of compost bank. The methods used in this activity were: observation, interview, group discussion, extension, training and technological application practice, as well as accompaniment, monitoring and evaluation. The results of the activity demonstrated that the extension by employing Power Point media gave the 39.1% improvement of the knowledge on waste management. The use of demonstration devices gave 42.5 % improvement of economic values of waste, while direct practices of compost making improved the skill by 68.2%. By employing good packaging technique, 80% of the Women Farmer Group member feel confident with the management of waste through development compost bank.]
Pelatihan Jurnalistik untuk Mewujudkan Media Ramah Anak Rika Lusri Virga; Fatmadian Pratiwi; Rama Kertamukti; Pihasniwati Pihasniwati; Diah Ajeng Purwani
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.286 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1153

Abstract

Banyaknya berita yang mengandung konten yang tidak wajar di konsumsi oleh anak-anak akhirnya menjadi dasar dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini. Pengabdian masyarakat yang berisi pelatihan jurnalistik untuk mewujudkan media ramah anak mengharapkan kedepan anak-anak mengetahui bagaimana sebuah berita yang sering mereka lihat di produksi. Mereka juga dilatih untuk melakukan kegiatan jurnalistik sederhana. Pada pelatihan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu tahap orientasi dan pengenalan, Pengenalan jurnalistik untuk anak, praktek jurnalistik untuk anak dan evaluasi. Seluruh tahap dilaksanakan di Masjid Al Hidayah yang diikuti oleh anak-anak TPA usia SD. Setiap kegiatan terlaksana dengan baik dan menghasilkan karya-karya yang dipublikasikan di Majalah Dinding Masjid.[The amount of news that contains inappropriate contents which is consumed by children, become the basis of the implementation of this community service. Community service in the form of journalistic training was aiming to create child-friendly media, in the hopes that in the future, children will know how a news which is they often see is producted. They are also trained to perform simple journalistic activities. This training is conducted through several stages of orientation and introduction, Journalism Introduction for Children, Journalistic Practice for children and evaluation. The whole stage was held at Al Hidayah Mosque which was followed by children of TPA of the elementary school age. Every activity was well executed and produced works published in the Mosque's Wall Magazine.]

Page 1 of 1 | Total Record : 5