cover
Contact Name
ASMERIYANI
Contact Email
asmeriyani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ojs.akpergapu@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Jln. Raden Mattaher No. 35 Kel. Sulanjana. Kec. Jambi Timur, Kota Jambi.
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan
ISSN : 24433128     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan merupakan Jurnal yang berada dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Akademi Keperawatan Garuda Putih dan diterbitkan oleh Akademi Keperawatan Garuda Putih Jambi. Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan menerbitkan Jurnal 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Misi dari Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan adalah untuk menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian mengenai Ilmu Kesehatan terutama bidang keperawatan dan juga dapat menjadi wadah bagi para dosen, peneliti dan para praktisi dalam bidang Kesehatan dari seluruh Indonesia, dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan.
Articles 54 Documents
PENERAPAN THERMOTHERAPY PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT (SKA) DENGAN NYERI DADA DI RUANG JANTUNG RSUD H ABDUL MANAP KOTA JAMBI Anggraini, Citra Julia; Permata Sari, Yulia Indah
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.83

Abstract

Sindrom koroner akut (SKA) merupakan suatu kegawatdaruratan jantung dengan tingkat morbiditas dan mortalitas komplikasi yang masih tinggi, sehingga dapat menyebabkan kematian mendadak bila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Keluhan utama yang paling sering terjadi pada sindrom koroner akut adalah nyeri dada yang disertai mual, sempoyongan, berkeringat, berdebar dan sesak napas. Salah satu terapi non farmakologi yang diterapkan untuk mengurangi nyeri dada pada pasien sindrom koroner akut salah satunya dengan thermotherapy. Thermotherapy adalah pemberian aplikasi panas pada tubuh untuk mengurangi gejala nyeri akut maupun nyeri kronis..Metode menggunakan desain laporan kasus (case report). Subjek yang digunakan adalah pasien sindrom koroner akut yang mengalami nyeri dada, instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale. Analisa data yang dilakukan menggunakan analisis dekriptif dengan melihat skala nyeri dari hari pertama sebelum dilakukan thermotherapy sampai hari terakhir. Hasil Pada 3x pemberian intervensi dapat dilihat penurunan skala ( Numeric Rating Scale) nyeri secara berkala. Hasil menunjukkan bahwa nyeri akut  yang dirasakan pasien setelah dilakukan pemberian thermotherapy skala nyeri berkurang. Terbukti dihari pertama pemberian thermotherapy skala nyeri menurun menjadi 3 sampai pada dihari terakhir pemberian  thermotherapy nyeri tidak terasa. Kesimpulan yang didapatkan adalah Pengaplikasian thermotherapy menunjukkan adanya perubahan dan memperoleh hasil yang optimal dan terdokumentasi dengan baik. Thermotherapy dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk peneurunan intensitas nyeri. Kata Kunci : Nyeri dada, Sindrom koroner akut, Thermotherapy
Gambaran Pengetahuan Perawat Mengenai Triase di Instalasi Gawat Darurat RS. DR. Bratanata Jambi syah, erwien
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.92

Abstract

Keberhasilan suatu rumah sakit dalam menjalankan fungsinya ditandai dengan adanya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Mutu rumah sakit itu sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yang paling dominan adalahfaktor sumber daya manusia yang mencakup pengetahuan dan keterampilan agar dapat memberikan jasa tertentu. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat mengenai triase diInstalasi Gawat Darurat RS Dr. Bratanata Jambi Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 22 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berpendidikan D3 (91%), dan masa kerja paling banyak kurang dari 1 tahun, responden mayoritas belum pernah mendapatkan pelatihan triase (63,6%) dan tingkat pengetahuan yang mayoritas kurang ( 63,6%)A. Kesimpulan perlunya pelatihan triase dilakukan pada perawat untuk meningkatkan pengetahuan perawat dan membantu memudahkan proses perawatan di Rumah Sakit. Kata kunci: pengetahuan, triase, perawat
DOMAIN SLEEP QUALITY IN END STAGE RENAL DISEASE PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS AT HOSPITAL DR. BRATANATA JAMBI Wahyuni, Tri
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i1.95

Abstract

This study aims to describe the sleep quality of ESRD undergoing hemodialysis at dr. Bratanata Jambi. The design of this research is descriptive. The results showed that the characteristics of ESRD undergoing hemodialysis were mostly female (61.10%), low maternal education level (58.35%), average length of hemodialysis 3.72±1.17, average age 53.33 ± 4.35 and the sleep quality of ESRD patients categorically shows that sleep quality is still poor that the frequency distribution of respondents has quite poor sleep quality as much as 63.90%, respondents with a sleep latency of 31-60 minutes as much as 80.60%, respondents who have a sleep duration of 6-7 hours as much as 72.2%, respondents who have sleep efficiency of 65-74% as much as 80.60%, respondents who have sleep disorders 1-2 times a week as much as 100%, respondents who never use drugs sleep 88.90% and respondents who have dysfunctional activities during the day 1x a week as much as 91.70%. Conclusion Based on research conducted by researchers, categorically, poor sleep quality is caused by long sleep duration, short sleep duration and sleep disturbances such as building the bathroom, overheating at night and insomnia. It is hoped that nurses can provide appropriate complementary interventions or therapies for ESRD patients undergoing hemodialysis on how to improve sleep quality in ESRD patients undergoing hemodialysis. Keywords: Hemodialysis, sleep quality, HD duration, education, age.
APLIKASI TERAPI BRANDT DAROFF EXERCISE TERHADAP PENURUNAN GANGGUAN KESEIMBANGAN PADA PASIEN YANG MENGALAMI VERTIGO Septidianti, Chantika; Permata Sari, Yulia Indah
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.81

Abstract

Latar Belakang: Vertigo bisa disebabkan adanya gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam atau bagian vestibular dan kemungkinan disebabkan oleh gangguan pada otak. Keluhan utama yang paling sering vertigo, diantaranya perasaan panas dingin, mual muntah, perasaan pusing, sakit kepala, tidak dapat berdiri, jantung berdebar debar, kehilangan keseimbangan keringat berlebih dan lemah. Pusing adalah keluhan utama pasien yang melaporkan vertigo berat dan mengalami keseimbangan yang berubah Upaya yang dapat dilakukan adalah latihan Brandt-Daroff metode rehabilitasi untuk kasus vertigo, senam vertigo memberikan efek meningkatkan darah ke otak sehingga dapat memperbaiki fungsi alat keseimbangan tubuh dan memaksimalkan kerja dari sistem sensori.Metode: Menggunakan desain Laporan kasus (case report). Subjek yang digunakan pasien vertigo yang mengalami penurunan keseimbangan, Instrumen yang digunakan adalah Vertigo Symptom Scale Short. Analisa: Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan melihat skor Vertigo Symptom Scale Short dari hari pertama sebelum dilakukan Terapi Brandt-darrof sampai hari terakhir.Hasil: Pada 3x pemberian intervensi dapat dilihat penurunan Skor Vertigo Symptom Scale Short Form secara berkala. Hasil menunjukkan bahwa gejala vertigo yang dialami pasien dapat berkurang setelah dilakukan terapi Brandt Daroff. Kesimpulan: Pengaplikasian terapi fisik Brandt Darrof menunjukkan adanya perubahan dan memperoleh hasil yang optimal dan terdokumentasi dengan baik. Terapi ini baik dilakukan pada pasien vertigo.Kata Kunci: Terapi fisik Brandt Daroff. Vertigo Symptom Scale, Vertigo.
EDUKASI PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RS DR. BRATANATA JAMBI Andini, Febri Tri; Anjeli, Anjeli
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i1.98

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive and irreversible decline in kidney function where decreased kidney function causes the kidneys to be unable to maintain a balance of metabolism, fluids and electrolytes which can result in uremia. Therefore respondents who undergo hemodialysis need to limit fluid intake. Without limiting fluid intake, fluid will accumulate and cause edema around the body. To inform people of knowledge of chronic kidney disease patients who have hemodialysis by providing education on fluid boundary. The study use descriptive method, the sample on this study to screen 1 person a client with CKD that had hemodialysis, by using questionnaire’s index before and after an educational measure and a media leaflet. Thee result obtained by researcher in the hemodialysis client CKD show there are differences , which before providing client only was able to answer 4 of the 10 of  questionnaires, after providing the manager of fluid the client was able to answer 8 of 10 questions. Beside that the client also able to make an essay to re explain by researcher. The conclusion is by giving education  on fluid restriction to CKD client has very much a bearing on knowing of the precipitation of client having hemodialysis.
PENERAPAN SENAM OTAK (BRAIN GYM) DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI PADA ANAK USIA PRASKEOLAH (4-6 TAHUN) DI KB IFFAT KOTA JAMBI Oktaria, Rina; Djelita, Adila Puspa; Simorangkir, Apni Riama
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i1.94

Abstract

The preschool age is a golden period in the process development. This period includes a sensitive period or sensitive period in children, for that children need to learn with high concentration, because of the consequences of the lack of concentration of children, the learning outcomes are not optimal. The purpose tihis study is find out the effectiveness of applying brain gymas management in increasing concentration in young children preschool 4-6 years. This type of research is descriptive with a case study method one subject group consists of 2 people for 3 days. Measurement using a questionnaire and then observed before and after carrying out the technique brain gym. The results obtained in this study obtained increased results in the value of concentration after doing brain exercises for 3 times the implementation of gymnastics brain. Before the brain exercise is carried out, the concentration value of An.M is 6 and after carrying out brain exercises for 3 times the concentration value of An. M increases to 15. While in An.H before carrying out value brain exercises An.H concentration is 5 and after doing brain exercises 3 times the concentration value of An. H increases to 10. This proves that the application of brain gymnastics can improve concentration in children. The conclusion is applying brain gym it can be proven increase concentration in children with a decrease in concentration in iffat KB Jambi in 2023. It is hoped that brain exercises can be applied by the iffat in the KB overcome concentration problems in children.Keywords : Brain Gym, Concentration, Preeschol 
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MEREDAKAN NYERI SEDANG PADA PASIEN UNSTABLE ANGINA PECTORIS (UAP) DI RUANG JANTUNG RSUD H ABDUL MANAP JAMBI Apriansyah, Lendra; Rudini, Dini
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.82

Abstract

Salah satu penyakit kardiovaskuler yang dapat menyebabkan kematian adalah Unstable angina pectoris (UAP) dimana merupakan salah satu bagian dari penyakit jantung koroner dimana ditandai dengan nyeri dada yang dirasakan secara tiba-tiba yang diakibatkan karena pembuluh darah jantung tidak mampu untuk menyuplai oksigen ke jantung secara adekuat, dikarenakan terbentuknya plak di dalam pembuluh darah yang menyebabkan pembuluh darah menyempit atau obstruksi. Melihat kondisi tersebut asuhan keperawatan pada pasien Unstable Angina Pectoris  (UAP) perlu dilaksanan karena gejala khas yang timbul saat serangan adalah nyeri pada dada. Intervensi Penerapan Teknik Relaksasi Untuk Meredakan Nyeri Sedang Pada Pasien Unstable Angina Pectoris (UAP) Di Ruang Jantung Rsud H Abdul Manap Jambi. Intervensi dilakukan selama tiga hari secara langsung di RSUD H Abdul Manap Kota Jambi. Hasil dari intervensi didapatkan adanya perubahan skala nyeri pada pasien dimana awalnya skala 6 menjadi skala 2.  Teknik relaksasi yang sudah dilakukan juga akan diterapkan pasien ketika nyeri dada muncul kembali. Kata Kunci : Nafas dalam, Benson, Nyeri, Unstable Angina Pectoris
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP UPAYA KEKAMBUHAN ULANG PASIEN GASTRITIS Sari, Lisa Anita; Sari, Rian Maylina
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i1.100

Abstract

Gastritis merupakan salah satu penyakit psikomatik yang dapat dialami oleh setiap orang, hal tersebut dapat timbul dan sembuh sendiri. Gastritis merupakan kasus yang umum diderita oleh kalangan masyarakat, sehingga perlu untuk dapat mencegahnya. Dalam hal ini dukungan keluarga sangat penting agar gastritis tidak berlanjut ketahapan yang lebih parah seperti nyeri pada ulu hati, yang terkadang disertai mual sampai muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap upaya kekambuhan ulang pada pasien gastritis di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang, Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Responden dalam penelitian sebanyak 92 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisi univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden 71,7% memiliki dukungan emosional baik, mayoritas responden 83,7% memiliki dukungan instrumental baik, sebagian besar responden 67,4% memiliki dukungan informasi kurang baik dan sebanyak 58,7% responden memiliki dukungan penghargaan kurang baik. Diharapkan agar petugas kesehatan untuk terus memberikan penyuluhan tentang pentingnya melakukan upaya kekambuhan ulang pada pasien gastritis, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama.Kata kunci : Dukungan Keluarga, Gastritis
PENGARUH KOMBINASI TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK DAN TERAPI MUSIK KLASIK UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN UNSTABLE ANGINA PECTORIS (UAP) Maghfirawati, Okti; Martawinarti, Rts Netisa; Erwinsyah, Erwinsyah
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i1.103

Abstract

Latar Belakang: Angina Pectoris adalah suatu sindroma klinik yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan (Demand) dan suplai aliran Arteri Coroner yang biasanya ditandai dengan nyeri dada yang menjalar ke leher, rahang, bahu kiri, sampai dengan jari-jari, punggung atau pundak kiri. Nyeri adalah keluhan utama pada pasien unstable angina pectoris. Upaya non farmakologis yang dapat mengatasi nyeri pada pasien UAP adalah kombinasi relaksasi autogenik dan terapi musik klasik. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi relaksasi autogenik dan terapi musik klasik terhadap intensitas nyeri pada pasien unstable angina pectoris. Metode: Menggunakan desain laporan kasus (case report). Subjek yang digunakan pasien UAP yang mengalami nyeri akut dengan total subjek 2 pasien, 1 intervensi dan 1 kontrol. Intrumen yang digunakan adalah NRS (Numeric Rating Scale). Penelitian dilakukan selama 3 hari perawatan, 2 kali sehari selama 15-30 menit. Hasil: Pada hari ke-3 pemberian intervensi pada pasien intervensi terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri 6 menjadi tidak nyeri. Sedangkan pada pasien kontrol, terjadi penurunan skala nyeri dari skala 6 menjadi 2. Hasil menunjukan bahwa nyeri yang dialami pasien intervensi dapat berkurang setelah dilakukan relaksasi autogenik dan terapi musik klasik sampai hari terakhir. Kesimpulan: Pengaplikasian relaksasi autogenik dan terapi musik klasik menunjukan adanya perubahan dan memperoleh hasil yang optimal dan terdokumentasi dengan baik. Terapi ini baik dilakukan pada pasien UAP Kata Kunci : Terapi musik klasik, Relaksasi autogenik, Unstable Angina Pectoris, Nyeri akut
Pengalaman Orang Tua Dalam Merawat Anak Yang Menderita Kanker Martawinarti, Rts Netisa; Oktaria, Rina; Andini, Febri Tri
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.91

Abstract

AbstrakKanker merupakan penyakit kronis penyebab penting kematian pada anak. Penyakit kronis yang diderita anak dalam hal ini kanker, dapat memberikan respon yang berbeda-beda pada keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengalaman orang tua dalam merawat anak yang menderita kanker. Metode penelitian ini dimulai dari pencarian data menggunakan lima database yaitu Science Direct, Taylor & Francis Online (Tandfonline), PubMed, DOAJ dan SAGE dengan rentang tahun 2017-2022 dengan jumlah 2.125 artikel. Artikel dicari dengan kata kunci “Understanding Parental Experiences in Caring for Children with Cancer”. Ditemukan 10 artikel memenuhi kriteria yang dinilai menggunakan the JBI critical appraisal tools. Keseluruhan artikel menyebutkan bahwa semua orang tua merasakan kondisi stress ketika pertama kali mengetahui anaknya menderita penyakit kanker, kondisi khusus pada anak menyebabkan setiap anak memerlukan perawatan secara khusus terhadap anak yang menderita kanker oleh orang tua. Kondisi ini menyebabkan orang tua sangat memerlukan dukungan dalam bentuk psikososial, material dan sosial terhadap orang tua dalam merawat anaknya yang menderita kanker. Kesimpulan dari telaah artikel ini adalah  dapat memberikan informasi, pengetahuan dan masukan pada orang tua dan praktisi kesehatan terutama yang merawat anak dengan riwayat kanker sehingga kualitas pemenuhan kebutuhan fisik, psikologis dan sosial anak dengan kanker akibat penyakit dan pengobatan medis dapat ditingkatkan.  Kata kunci: pengalaman orang tua, perawatan anak, kanker