cover
Contact Name
ASMERIYANI
Contact Email
asmeriyani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ojs.akpergapu@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Jln. Raden Mattaher No. 35 Kel. Sulanjana. Kec. Jambi Timur, Kota Jambi.
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan
ISSN : 24433128     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan merupakan Jurnal yang berada dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Akademi Keperawatan Garuda Putih dan diterbitkan oleh Akademi Keperawatan Garuda Putih Jambi. Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan menerbitkan Jurnal 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Misi dari Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan adalah untuk menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian mengenai Ilmu Kesehatan terutama bidang keperawatan dan juga dapat menjadi wadah bagi para dosen, peneliti dan para praktisi dalam bidang Kesehatan dari seluruh Indonesia, dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan.
Articles 54 Documents
PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SELF ESTEEM REMAJA DI SMAN 4 KOTA JAMBI Mekeama, Luri; Oktarina, Yosi; Sari, Yulia Indah Permata; Sari, Putri Irwanti; Martawinarti, Rts Netisa; Maghfirawati, Okti
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i1.99

Abstract

Pola asuh yang diberikan orang tua menjadi faktor penting bagi remaja untuk pembentukan self-esteem dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Dampak Self estem akan tercermin dari sikap, perilaku, kepribadian dan cara remaja dalam membuat keputusan untuk masa depannya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Self Esteem Remaja di SMAN 4 Kota Jambi. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMAN 4 Kota Jambi sebanyak 99 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan propability random sampling. Intrumen yang digunakan berupa kuisioner pola asuh  dan self-esteem.  Intrumen pola asuh berisikan pola asuh otoriter, pola asuh permisif, dan pola asuh demokratis. Instrumen self-estem menggunakan Rosenberg’s Self Esteem Scale (RSES). Hasil penelitian menunjukkan dari 99 responden sebagian besar mendapatkan pola asuh otoriter sebanyak 65 orang (65,7%) dan pola asuh dengan frekuensi paling rendah adalah pola asuh permisif sebanyak 2 orang (2,0%). Data diuji menggunakan Spearmans rho dengan nilai p-value 0,002. Nilai korelasi Spearman sebesar 0,311 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi cukup sehingga bisa disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan self esteem pada Remaja di SMAN 4 Kota Jambi. penerapan pola asuh yang baik dan tepat diharapkan dapat membantu remaja dalam melewati fase perkembangannya sehingga akan membentuk remaja yang memiliki self-esteem yang tinggi.
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM TIPE II Nikmah, Nur Ayu Hijrotun
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.78

Abstract

ABSTRACTDiabetes mellitus is a state of chronic hyperglycemia accompanied by various metabolic disorders due to hormonal disturbances which cause various chronic complications in the eyes, kidneys, nerves and blood vessels. The insulin hormone is needed to help glucose enter the body’s cells to be broken down into energy. When the body is no longer sensitive to insulin action, glucose cannot enter the body’s cells to be broken down into energy so that it ends up remaining in the bloodstream, resulting in high blood sugar levels. That can one of intervention stabilize blood glucose levels, is by doing progressive muscle relaxation.This study used a case report design. The subjects used were patients with unstable blood glucose levels. Analysis data uses descriptive analysis by looking at blood sugar levels on the first day and the last day after application. Application shows that after applying progressive muscle relaxation for 4 days, there is a decrease in blood sugar levels in type II DM patients, from 335mg/Dl to 188mg/dl. The application of progressive muscle relaxation can reduce blood sugar levels in type II DM patients, so this relaxation can be used as an intervention to stabilize blood glucose levels.Keywords: Blood Sugar Levels, Diabetes Mellitus Type II, Progressive Muscle RelaxationABSTRAKDiabetes mellitus merupakan keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf dan pembuluh darah. Hormon insulin dibutuhkan untuk membantu glukosa masuk ke sel-sel tubuh untuk dipecah menjadi energi. Ketika tubuh tidak lagi sensitif terhadap kerja insulin, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh untuk dipecah menjadi energi sehingga akhirnya tetap berada di aliran darah, sehingga terjadi kadar gula darah yang tinggi. Upaya yang dapat dilakukan perawat untuk menstabilkan kadar glukosa darah salah satunya dengan melakukan relaksasi otot progresif.  Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain laporan kasus (case report). Subyek yang digunakan yaitu pasien dengan ketidakstabilan kadar glukosadarah. Data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan melihat kadar gula darah pada hari pertama dan hari terakhir setelah penerapan.Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan relaksasi otot progresif selama 4 hari, terjadi penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe II yaitu dari 335mg/Dl menjadi 188mg/dl. Penerapan relaksasi otot progresif dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe II, sehingga relaksasi ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untu menstabilkan kadar glukosa darah.Kata Kunci : Diabetes Mellitus Tipe II, Kadar Gula Darah, Relaksasi Otot Progrsif
Kompres Lidah Buaya (Aloe Vera L) Untuk Mengatasi Nyeri Pembengkakan Payudara Pada Ibu Menyusui rosdawati, rosdawati
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.93

Abstract

Salah satu masalah menyusui yang sering dialami oleh ibu setelah melahirkan adalah terjadi pembengkakan payudara merupakan hal yang dapat menimbulkan rasa nyeri yang berdampak pada proses pemberian ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dengan kompres lidah buaya (aloe vera) terhadap nyeri pembengkakan payudara ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Jambi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan rancangan non-randomized pretest-posttest control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 34 orang responden. Alat ukur yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Analisa statistik menggunakan uji dependent t-test dan independent t-test.  Kata kunci: kompres lidah buaya, menyusui, nyeri pembengkakan payudara
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEDISPLINAN MELAKSANAKAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI TAHUN 2024 Dormina, Dormina; rosdawati, rosdawati
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2024): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i2.107

Abstract

Latar Belakang: Mortalitas atau morbiditas ibu hamil dan melahirkan merupakan masalah besar di negara-negara berkembang, yaitu sekitar 25-50%. Sekitar 90% kematian ibu hamil disebabkan oleh persalinan dan pasca persalinan. Pelayanan antenatal merupakan salah satu cara untuk memantau dan mendukung kesehatan ibu hamil. Banyak ibu hamil yang memiliki risiko tinggi dalam persalinan dan harus dirujuk ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya dengan kedisiplinan  pemeriksaan antenatal. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan 46 sampel dengan purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara pada ibu hamil. Teknik analisis yang digunakan adalah Chi-Square dengan nilai p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai Chi-Square sebesar 5,073 dengan nilai p 0. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya dengan keteraturan pemeriksaan antenatal. Kata kunci: Pengetahuan, Tanda bahaya, Pelayanan antenatal
Terapi Relaksasi Guide Imagery untuk mengurangi Nyeri pada Pasien Gastritis Sari, Putri Irwanti; Nafasha, Reza; Oktaria, Rina; Nurhusna, Nurhusna
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2024): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i2.105

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of guided imagery relaxation therapy in reducing pain in patients with gastritis. Gastritis, characterized by inflammation of the stomach lining, often leads to significant epigastric pain, affecting patients' quality of life. The research method employed is a literature review, which collects and analyzes data from various previous studies regarding the application of guided imagery as a non-pharmacological intervention. The results indicate that guided imagery therapy can significantly reduce pain levels in gastritis patients. Before the intervention, the majority of patients experienced moderate to severe pain; however, after the therapy was applied, many patients reported a reduction in pain to the point of experiencing none at all. Thus, this therapy has proven to be safe and effective, with no adverse side effects. This study recommends the implementation of guided imagery therapy as an alternative in pain management for gastritis patients and encourages further research to explore the long-term benefits of this intervention.
Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Riama, Apni; Erwinsyah, Erwinsyah; Andini, Febri Tri
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2024): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i2.104

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di dunia, karena hipertensi merupakan faktor risiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal yang mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama di dunia. Maka dari itu dirasa perlunya upaya nonfarmakologis untuk mengatasi masalah hipertensi , salahsatunya dengan Brisk Walking Exercise yang merupakan salah satu olahraga yang disarankan untuk penderita hipertensi dalam menurunkan tekanan darah.Tujuan: Tujuan penelitian ini mengkaji adanya pengaruh dari brisk walking exercise terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi.Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperiment dengan pendekatan Quasi experiment, menggunakan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang. Dari 40 orang, akan dibagi menjadi dua kelompok sama rata, 20 orang akan dijadikan kelompok dan 20 orang akan dijadikan kelompok control.Hasil: ada pengaruh yang signifikan terhadap tekanan darah sistole dan diastole pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah melakukan pemberian walking exercise.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi walking  exercise sangat bermanfaat terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok usia produktif yang mengalami hipertensi. Kata kunci : Brisk Walking Exercise , Hipertensi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIIT PADA LANSIA HIPERTENSI Lestari, Ratna
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2024): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i2.106

Abstract

Background: Hypertension is a condition of a person's blood pressure is higher than 140 mmHg for systolic and 90 mmHg for diastolic. One of the strategies to manage hypertension is an adequate diet. However, the level of obedience on the hypertension diet is influenced by the level of knowledge. Purpose: This study aimed to determine the correlation between the level of knowledge with hypertension dietary compliance in elderly at Puskesmas Kalasan Area. Methods: This study used cross sectional design with proportional random sampling. This study involved 93 elderly with hypertension as respondents. The level of knowledge and compliance are collected by adopted questionnaire, while the statistical test used is Gamma Somer's D. Result: The result shows p-value 0.000 (<0.05) and the correlation coefficient r 0.815 in a positive direction. Conclusion: These means that there is correlation between knowledge and behavior compliance of hypertension diet. Elderly need accomplishment from family and health worker through education or other action in order to stay healthy with hypertension.Keywords : Knowledge, Compliance, Hypertension Diet, Elderly
Pengetahuan Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus Sari, Lisa Anita; Dasuki, Dasuki
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2024): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v10i2.108

Abstract

Diabetes Melitus (DM) dapat diartikan sebagai gangguan yang menyebabkan glukosa darah meningkat akibat gangguan atau defisiensi produksi insulin yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia. DM disebabkan karena tubuh kekurangan insulin akibat berkurangnya massa dan/atau fungsi dari sel beta pankreas. Penderita Diabetes Melitus yang tidak terobati dapat menimbulkan komplikasi baik mikrovaskuler maupun makrovaskuler. Penyakit Diabetes ini merupakan penyakit yang berbahaya, jika dalam jangka waktu lama jika tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan organ lainnya, salah satunya ulkus diabetikum yang dapat dicegah dengan perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawatan kaki pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu, Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Responden dalam penelitian sebanyak 96 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisi univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden 57% memiliki pengetahuan yang kurang baik terhadap perawatan kaki pada pasien DM. Diharapkan agar petugas kesehatan untuk terus memberikan edukasi kesehatan tentang pentingnya melakukan perawatan kaki pada pasien DM dan demonstrasi tentang bagaimana cara perawatan kaki pada pasien DM. Penjelasan yang diberikan hendaknya dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama.
A Systematic Review of the Psychological and Social Consequences of Parental Divorce on Children Sofiatun, Sofiatun; Deviantony, Fitrio; Kusumawardani, Winda
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 11 No 1 (2025): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v11i1.120

Abstract

Background: Parental divorce is an increasingly common phenomenon that has the potential to cause psychological problems for children. The family is the bond and initial environment for children to receive guidance, experience, and education as well as values and norms that shape their behavior throughout life. However, in fact not all families have harmonious relationships and choose divorce as a way out to solve problems without thinking about the condition of their children. Aims: This study investigates how parental divorce affects children's psychological well-being. Methods: A Systematic review from 2019 to 2024 of national and international journals from databases, such as PubMed, ResearchGate, ScientDirect, Taylor & Francis, and Google Scholar with the keywords “Divorce”, “Parental Conflict”, “Child Psychology”, “Child Mental Health” was used. Results: The results of the literature review indicate a relationship between parental divorce and child psychology. Children who come from broken home families tend to experience psychosocial disorders, such as depression, low self-esteem, stress, decreased achievement, and so on. Conclusion: Parental divorce has a significant impact on children's psychological development, especially on emotional and mental aspects. Children from divorced families often experience psychological problems. However, there are some studies that mention positive impacts, such as increased independence and resilience in dealing with life.
Overview of Physical Activity and Cerebrovascular Accident (CVA) Incidence at Blambangan Banyuwangi Regional Hospital for the Period April – May 2025 Firmanti, Tria Anisa; Alfurqon, Kharisma Choirunisa; Putri, Novita Surya; Sholihin, Sholihin
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 11 No 1 (2025): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v11i1.122

Abstract

Cerebrovascular Accident (CVA) is the second highest mortality rate after heart disease, with the main cause being physical activity. Recurrence of CVA is influenced by physical activity; independence in carrying out physical activity can prevent recurrence and restore function. The purpose of this study was to determine the description of physical activity and the incidence of CVA at Blambangan Banyuwangi Regional Hospital from April to May 2025. This research uses descriptive quantitative observational methods with a case series design of 26 respondents using purposive sampling techniques and the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) questionnaire. The results of this study showed that almost half of the respondents did low physical activity, 42.3%, and the incidence of CVA was mostly CVA infarction, 73.1%. Factors that influence the incidence of CVA include age, gender, and physical activity. The older the age, the risk of CVA increases, with the most cases occurring in males gender and those who have low physical activity, so that they are at high risk of CVA infarction.