cover
Contact Name
Ilham Mirzaya Putra
Contact Email
ilhammirzaya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpemberdayaanmasyarakat@uinsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Jln. Williem Iskandar, Pasar V Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23558679     EISSN : 26552558     DOI : http://dx.doi.org/10.37064/jpm.v7i2.5827
Core Subject : Education,
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka oleh Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia. Jurnal ini memfokuskan Pada publikasi artikel-artikel serta hasil penelitian ilmiah di bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Optimalisasi Peran Guru Masa Depan Melalui Pelatihan Bimbingan Konseling Siswa Dan Pendidikan Nilai Secara Adaptif Berbasis Kearifan Lokal Di SMAN 18 Medan Sagala, Prihatin Ningsih; Pristanti, Nindy Ayu; Suhendro, Pristi; Widyastuti, Eri; Marpaung, Faridawaty
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.26338

Abstract

Bimbingan konseling adalah proses memberikan bantuan yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan kepada individu dalam menyelesaikan atau mengatasi masalah. Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menyatakan bahwa di masa depan, guru tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan bimbingan kepada siswa. Oleh karena itu, sangat penting untuk melaksanakan pelatihan konseling adaptif dan pendidikan nilai, sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan oleh guru, terintegrasi dengan nilai-nilai kebijaksanaan lokal yang ada di Sumatera Utara. Kegiatan pelayanan masyarakat berupa pelatihan di SMAN 18 Medan pada 6 Mei 2025, yang dihadiri oleh 20 guru mata pelajaran dan konseling serta 10 siswa. Kegiatan bimbingan konseling secara adaptif dan pendidikan nilai, yang diintegrasikan dengan kebijaksanaan lokal Sumatera Utara, bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam memberikan bimbingan pribadi dan kelompok yang adaptif kepada siswa menggunakan situs web konseling digital bersertifikat: https://halokonselor.my.id/ yang dapat digunakan oleh guru di sekolah. Konseling online bertujuan untuk memudahkan siswa dalam konseling di mana saja dan kapan saja. Kemudahan konseling menggunakan https://halokonselor.my.id/ mendukung pencapaian fungsi pendidikan nasional, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat, guna mendidik bangsa. Tujuannya adalah mengembangkan potensi siswa menjadi individu yang setia, berdedikasi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, memiliki karakter mulia, sehat dan berilmu, mampu, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Implementasi Edukasi Penggunaan Gadget untuk Membangun Kesadaran Digital dan Mengurangi Risiko Dampak Gadget pada Siswa SDN Banyuurip 2 Tegalrejo Dewi, Silvia Gading Puspita; Al Ayubi, Nurul Azizah; Safira, Fadhilah Putri; Pradita, Amelia Adinda; Inayah, Choiruly; Nugraha, Joko Tri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.27248

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap gaya hidup dan pola belajar anak-anak, termasuk di jenjang sekolah dasar. Gadget kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, namun penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran digital dan memberikan edukasi mengenai penggunaan gadget secara bijak bagi siswa SDN Banyuurip 2 Tegalrejo. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, penyampaian materi edukatif, pemutaran video pembelajaran, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap manfaat dan risiko penggunaan gadget, serta tumbuhnya kesadaran untuk memanfaatkan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan sosialisasi ini terbukti efektif dalam membangun literasi digital sejak dini dan mendorong perilaku positif dalam penggunaan teknologi di lingkungan sekolah. Diperlukan tindak lanjut berupa program pendampingan berkelanjutan bagi guru dan orang tua untuk memastikan perkembangan literasi digital anak berlangsung optimal.
Analisis Strategi Pembangunan Berkelanjutan Dan Pemetaan Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kawasan Geopark Kaldera Toba Kabupaten Samosir Sintong, Mahara; Permana, Sendi; Marbun, Sahala Fransiskus; Degodona, Laurencia Primawati; Kautsar, Muhammad Anas; Sembiring, Joey Athana; Syukri, Pradipa Nasywa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.27038

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pembangunan berkelanjutan Kawasan Geopark Kaldera Toba di Kabupaten Samosir melalui integrasi pemetaan spasial dan indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian mengidentifikasi karakter ilmiah geosite, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya sebagai dasar penyusunan perencanaan pariwisata berbasis konservasi. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan survei lapangan. Titik koordinat geosite dikumpulkan menggunakan perangkat GPS Garmin GPSMAP 78s, kemudian diolah dalam perangkat lunak ArcGIS/ArcMap untuk visualisasi distribusi spasial dan pembuatan peta tematik. Informasi tambahan diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara singkat dengan pemangku kepentingan lokal, dan perumusan strategi dilakukan melalui analisis SWOT kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan lima geosite utama-Tele-Efrata-Sihotang, Pusuk Buhit, Simanindo-Batu Hoda, Tuktuk-Ambarita-Tomok, dan Huta Tinggi-Sidihoni-yang tersebar mengikuti struktur geologi pengendali Kaldera Toba dan mencerminkan integrasi kuat antara unsur geologi, biologi, dan budaya. Analisis SWOT memperlihatkan kekuatan internal mendominasi (30%) diikuti peluang (25%), sedangkan kelemahan dan ancaman masing-masing sebesar 25% dan 20%. Strategi yang dihasilkan meliputi optimalisasi potensi geosite melalui promosi berbasis SIG, peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan ekowisata edukatif, penguatan lembaga adat, dan perencanaan adaptasi perubahan iklim. Temuan penelitian membuktikan bahwa penggabungan pemetaan SIG dengan analisis SWOT berbasis SDGs merupakan pendekatan praktis untuk merumuskan strategi pengelolaan geopark yang berkelanjutan. Pendekatan ini memberikan kontribusi berarti dengan menghubungkan data spasial, konservasi, dan perencanaan pariwisata berbasis masyarakat serta dapat diterapkan pada geopark lainnya.
Kelompok Kerja Sosial Kolaboratif Dalam Menyelenggarakan Pendidikan Kesetaraan (Studi pada Program Lantera Bumi oleh Pemuda Penggerak Tasikmalaya di Kampung Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya) Analiana, Shinta; Oktiwanti, Lesi; Hamdan, Ahmad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.27185

Abstract

Abstrak: Permasalahan keterbatasan pendidikan bagi masyarakat Desa Galumpit mendorong munculnya inisiatif komunitas Penggerak Muda Tasikmalaya (Pager Asik) untuk menyelenggarakan kesetaraan pendidikan secara kolaboratif sehingga menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelompok kerja sosial kolaboratif dalam menyelenggarakan kesetaraan pendidikan melalui program Lantera Bumi oleh Gerakan Pemuda Tasikmalaya di Desa Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian kelompok kerja sosial kolaboratif dalam menyelenggarakan pendidikan kesetaraan melalui program Lantera Bumi oleh Gerakan Pemuda Tasikmalaya di Desa Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya yaitu a) Engagement, intract, contract, pendekatan awal Pager Asik, penyamaan visi untuk membuat kontrak kerjasama dengan PKBM Al-Fattah, Desa Setiawargi, dan Karang Taruna; b) Asesmen, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat Desa Galumpit melalui transect walk dan diskusi warga berbasis MPA; c) Perencanaan, meliputi sosialisasi paket sekolah, pendataan warga belajar, penentuan jadwal & tempat belajar, perekrutan tutor sukarela, dan pembagian peran antar pihak terkait; d) Intervensi, kegiatan pembelajaran, dan pelatihan komputer; e) Monitoring dan Evaluasi, pemantauan dan evaluasi berkala setahun sekali; f) Terminasi, belum dilakukan oleh Pager Asik karena dirasa masyarakat belum mandiri. Kesimpulannya, kelompok kerja sosial kolaboratif yang dipimpin oleh komunitas pemuda yang berkolaborasi dengan berbagai pihak mampu menciptakan sistem kesetaraan pendidikan yang partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan lokal . Kata kunci: kerja kelompok sosial, kolaboratif, penggerak pemuda, kesetaraan pendidikan Abstrak: Masalah batasan pendidikan bagi masyarakat Kampung Galumpit mendorong munculnya inisiatif komunitas Pemuda Penggerak Tasikmalaya (Pager Asik) untuk menyelenggarakan kesetaraan pendidikan secara kolaboratif sehingga menarik untuk diteliti. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelompok kerja sosial kolaboratif dalam menyelenggarakan kesetaraan pendidikan melalui program Lantera Bumi oleh Pemuda Penggerak Tasikmalaya di Kampung Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian mengenai kelompok kerja sosial kolaboratif dalam menyelenggarakan pendidikan kesetaraan melalui program Lantera Bumi oleh Pemuda Penggerak Tasikmalaya di Kampung Galumpit, Setiawargi, Kota Tasikmalaya yaitu a) Engagement, intract, contract, Pager Asik pendekatan awal, penyamaan visi hingga melakukan kontrak kerja sama dengan PKBM Al-Fattah, Kelurahan Setiawargi, dan Karang Taruna; b) Pengkajian, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat Kampung Galumpit melalui transect walk dan rembug warga berbasis MPA; c) Perencanaan, meliputi sosialisasi paket sekolah, pendataan warga belajar, penentuan jadwal & tempat belajar, pendanaan tutor relawan dan pembagian peran antar pihak yang terlibat; d) Intervensi, kegiatan pembelajaran dan pelatihan komputer; e) Monitoring dan Evaluasi, pemantauan secara rutin dan monev setiap satu tahun sekali; f) Terminasi, belum dilakukan oleh Pager Asik karena dirasa masyarakat belum mandiri. Simpulannya yaitu kelompok kerja sosial kolaboratif yang dipimpin oleh komunitas pemuda yang berkolaborasi dengan berbagai pihak mampu menciptakan sistem kesetaraan pendidikan yang partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan lokal.Kata kunci: kelompok kerja sosial, kolaboratif, pemuda penggerak, kesetaraan pendidikan
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembentukan Kampung Bebas Asap Rokok di RW 09 Kelurahan Darmo Surabaya Rohmah, Siti Zulfa Nur'zzatur; Hamidah, Lilik
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.27389

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan strategis dalam menciptakan lingkungan sehat berbasis komunitas, terutama pada isu kesehatan yang berdampak langsung pada perempuan dan anak. Kampung Bebas Asap Rokok di RW 09 Kelurahan Darmo, Surabaya, menjadi bentuk nyata implementasi pemberdayaan tersebut melalui program KAS-RPPA. Penelitian ini bertujuan memahami proses pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kawasan bebas asap rokok, mulai dari tahap penyadaran, penguatan kapasitas, hingga kemandirian warga dalam mengelola aturan kampung. Mitra pemberdayaan meliputi Ketua RW, Ketua RT, kader Surabaya Hebat, PKK, dan tenaga kesehatan Puskesmas Darmo yang berperan dalam sosialisasi kesehatan, pendampingan teknis, serta fasilitasi kegiatan kampung sehat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali dinamika partisipasi warga dan implementasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan berhasil meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya asap rokok, memperkuat kapasitas kader dalam advokasi, serta mendorong masyarakat menetapkan aturan kampung bebas asap rokok melalui musyawarah. Warga kemudian menjalankan pengawasan sosial dan evaluasi mandiri sehingga tercipta perubahan perilaku dan lingkungan yang lebih aman bagi kelompok rentan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya mengubah pengetahuan, tetapi juga membangun kemandirian kolektif dan norma baru yang mendukung kualitas hidup. Secara keseluruhan, hasil pemberdayaan ini penting karena membuktikan bahwa perubahan kesehatan lingkungan dapat tercapai secara berkelanjutan ketika komunitas diberi ruang, kapasitas, dan kepercayaan untuk mengelola masalahnya sendiri.Kata kunci: Pemberdayaan, Rokok, Kampung bebas asap rokok, Partisipasi Masyarakat

Page 12 of 12 | Total Record : 115