cover
Contact Name
Ilham Mirzaya Putra
Contact Email
ilhammirzaya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpemberdayaanmasyarakat@uinsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Jln. Williem Iskandar, Pasar V Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23558679     EISSN : 26552558     DOI : http://dx.doi.org/10.37064/jpm.v7i2.5827
Core Subject : Education,
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka oleh Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia. Jurnal ini memfokuskan Pada publikasi artikel-artikel serta hasil penelitian ilmiah di bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Analisis Peran Stakeholders dalam Program Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial Melalui Sistem Agrosilvopastura di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Kasanah, Siti Nor; Suprastiyo, Ahmad; Lukita, Cahya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.22186

Abstract

Sistem Agrosilvopastura merupakan gabungan sektor kehutanan, pertanian dan peternakan dalam satu kesatuan pengelolaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholders dalam program pemberdayaan ekonomi dan sosial melalui sistem agrosilvopastura di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi . Informan yang terlibat berjumlah delapan orang yang terdiri dari IDFoS Indonesia, LMDH, PEPC, CDK, KPH Perhutani, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala Desa dan Lembaga Amil Zakat. Teknis analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun teknik keabsahan data yang dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu untuk menguji kredibilitas data yang telah diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan ekonomi dan sosial berbasis sistem agrosilvopastura telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui integrasi pertanian, kehutanan, dan peternakan secara berkelanjutan. Keberhasilan program dicapai tidak hanya melalui peningkatan produktivitas lahan dan pendapatan masyarakat, tetapi juga dalam pemulihan fungsi ekologis hutan. Peran pemangku kepentingan strategis, termasuk policy creator, koordinator, fasilitator, pelaksana, dan akselerator sangat penting dalam menciptakan sinergi yang efektif meskipun terdapat hambatan seperti akses jalan yang sulit, kapasitas SDM yang rendah dan kendala teknis lainnya. Dengan berkolaborasi antara stakeholders dan pendekatan berbasis partisipatif berhasil mengatasi hambatan dalam program. Dengan dukungan berkelanjutan serta peningkatan kapasitas berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
Strategi Keberlanjutan Program Hidroponik Farm Di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Labib, Faris; Muhtadi, Muhtadi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.21059

Abstract

RPTRA Permai memiliki program pengelolaan tanaman hidroponik bersama masyarakat setempat dengan tujuan mengoptimalkan keterbatasan lahan pertanian agar tetap menghasilkan tanaman yang dapat memberikan berbagai manfaat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui strategi keberlanjutan program Hidroponik Farm dalam memberdayakan masyarakat di RW 09, Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, DKI Jakarta serta faktor pendorong dan penghambat dalam menjalankan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif. Pada penelitian ini peneliti menggambarkan suatu keadaan dengan apa adanya berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini terdapat tiga strategi keberlanjutan yang dilakukan oleh RPTRA Permai yaitu: 1)    Penguatan kelembagaan lokal melalui aspek organisasi, sumber daya dan jaringan. 2) Membina kader masyarakat melalui pelatihan dan pemberian fasilitas dan 3) Sumber pendanaan dalam menjalankan program. Faktor yang menjadi pendorong program ini berlanjut adalah adanya antusiasme dari masyarakat dan dukungan dari pemerintah dalam hal ini dinas PKPK dan PPAPP terhadap program hidroponik Farm. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu ketergantungan terhadap kondisi cuaca dan adanya hama penerang tanaman yang mengakibatkan hasil panen tidak maksimal.
Identifikasi Jalur Evakuasi Bencana di Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Matondang, Muhammad Farouq Ghazali; Arbiansyah, Arbiansyah; Manalu, Febbry Vebilola; Sianturi, Stevan Federico; Duha, Asnimar; Fortunata, Lisna Anggia; Rahmad, Riki; Kardiana, Elsa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.22155

Abstract

Jalur evakuasi adalah rute yang digunakan untuk memandu orang-orang menuju tempat aman selama keadaan darurat, seperti bencana alam atau kebakaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan merancang jalur evakuasi bencana di gedung-gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan, yang digunakan sebagai ruang perkuliahan dan aktivitas administrasi. Mengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana di fasilitas publik, penelitian ini bertujuan merencanakan pembuatan denah jalur evakuasi, menjelaskan tujuan dan manfaat jalur evakuasi, serta menganalisis kesiapsiagaan penghuni gedung terhadap potensi bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, meliputi observasi lapangan dan wawancara untuk mendapatkan data mengenai kondisi jalur evakuasi, aksesibilitas, dan fasilitas keselamatan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di setiap lantai yang berada pada sisi gedung dari lantai 10 hingga lantai 1. Setelah berada di lantai 1 evakuasi dapat dilakukan dengan melewati pintu akses keluar masuk gedung. Observasi pada gedung fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam memiliki penunjang jalur evakuasi, seperti tangga darurat, pintu darurat, hydran.Hasil rancangan jalur evakuasi dapat memberikan manfaat serta informasi rute dan jalur mana yang tercepat untuk dilewati menuju titik kumpul pada saat terjadi bencana. Dengan adanya jalur evakuasi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna Gedung Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan.
Strategi Adaptasi Pedagang Pasar Muntilan dalam Menghadapi Revitalisasi dan Maraknya Penggunaan E-commerce Arivah, Azulfa; Hendrastomo, Grendi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.22162

Abstract

This research aims to: (1) to identify the adaptation of Muntilan Market traders in facing the impact of revitalization and the rampant use of e-commerce; (2) to identify the strategies carried out by traders in Muntilan Market to maintain and develop their business amid the rampant use of e-commerce and the impact of revitalization. This research is descriptive qualitative research with a case study research design. This research was conducted in Muntilan Market, Magelang, Central Java. Informants in this research are traders who sell secondary/tertiary needs. The data sources in this research are primary data and secondary data. Data collection was done by observation, interview, and documentation. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model analysis technique. The results of this study indicate that: (1) Adaptations made by traders in Pasar Muntilan, especially traders who sell secondary/tertiary needs to deal with the impact of revitalization and the rampant use of e-commerce, including providing good service to buyers, selling products/merchandise at affordable prices, providing good quality goods to buyers, promoting merchandise through social media, opening stalls earlier, and establishing good relationships with fellow traders; (2) Strategies carried out by traders in Muntilan Market, especially traders who sell secondary/tertiary needs to maintain their business amid the widespread use of e-commerce and the impact of revitalization, namely by providing discounts / price cuts and giving gifts or gifts to buyers. While the strategy to develop their business, traders follow existing trends and add new collections of products / merchandise (product diversification).
Kiblat dan Perubahan Persepsi Sosial Pasca Gempa Tahun 2004 di Indonesia Siregar, Muhammad Habibi; Muhammad, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.21535

Abstract

This study illustrates the reality of differing perceptions within society regarding the direction of the qibla, which has been influenced by the shifting of the Earth caused by several earthquakes that have struck Indonesia. The research employs a phenomenological approach linked to ritual theory, highlighting a strong relationship between spiritual symbols and the behavior of communities who feel connected to these symbols. This situation can also have multiple effects on other fields of study.The researcher found that the emotional attachment of the Muslim community to spiritual symbols, such as mosques, has different implications when faced with the issue of the qibla direction shifting due to recent earthquakes in Indonesia. These implications can be categorized into two aspects: substance and essence."Substance" refers to those who believe that the qibla direction, assumed to have changed due to advances in scientific knowledge, must be adjusted to align with the latest developments. Meanwhile, "essence" pertains to those who consider the qibla direction merely a symbol and therefore see no need to physically shift mosques or other structures, as it could lead to more significant social impacts. This view is based on the concept of "amal jariah" (continuous charity), which could be affected by changes or renovations to mosques.This research is valuable not only for providing peace of mind in worship by ensuring prayer is conducted in the correct qibla direction but also for educating the public about how technological advancements can help in determining a more accurate qibla direction.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Komunitas: Program Pengembangan Masyarakat Wirausaha Muda Mandiri Berdikari Nur Aeni, Novi Ummi; Septian, Esa; Rupiarsieh, Rupiarsieh
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.22371

Abstract

Program Wirausaha Muda Mandiri Berdikari (WISMANDI) ini dibentuk untuk merespons angka pengangguran yang di sebabkan pada tahun 2022 saat proses pembangunan infrasruktur untuk industri minyak dan gas sudah hampir selesai. Selesainya pembangunan dapat menyebabkan pengangguran atau kehilangan karyawan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan komunitas pada Program Pengembangan Masyarakat Wirausaha Muda Mandiri Berdikari.  Selain itu, juga bertujuan untuk mengetahui ketercapaian indikator pemberdayaan masyarakat dalam Program Wirausaha Muda Mandiri Berdikari dan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang sejauh mana Program ini sudah memberdayakan Karang taruna serta masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori dari Narayan yang meiliki 4 (empat) indikator, diantaranya adalah akses terhadap informasi, inklusi dan partisipasi, akuntabilitas, dan kapasitas organisasi lokal.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang terlibat pada penelitian ini berjumlah enam pihak. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.  Hasil penelitian menunjukkan yang diberdayakan dalam Program ini adalah karang taruna, bukan masyarakat secara luas. Program Wirausaha Muda Mandiri Berdikari (WISMANDI) berhasil memberdayakan Karang Taruna Desa Bandungrejo melalui peningkatan ekonomi dan kapasitas organisasi. Namun terdapat kendala pada akses informasi yang kurang optimal dalam melakukan target pemasaran telur, pelanggaran aturan AD/ART terkait kontribusi dana ke PAD, dan motivasi anggota yang masih berorientasi pada finansial atau manfaat langsung. Dengan penelitian ini dapat mengevaluasi keberhasilan dan kegagalan program Wirausaha Muda Mandiri Berdikari ini untuk pemberdayaan masyarakat
Konsep Ta’awun Media Lokal Sultan TV dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bincang Hari Ini Zahra, Aida Farida; Mulyadi, Zalza Nabilla Putri; Lisnawati, Lisnawati; Bakti, Andi M. Faisal
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.21550

Abstract

Abstrak: Program Bincang Hari Ini adalah salah satu bagian program yang mempunyai format siaran informasi yang mengedukasi khalayak. Relevansi konten yang disiarkan dalam konteks kebutuhan dan minat masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ta’awun media lokal Sultan TV dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Bincang Hari Ini. Penelitian ini ditinjau dari perspektif communication and the persistence of poverty karya Jan Servaes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis dan paradigma konstruktivisme. Poverty as a lack of resources menunjukkan bahwa kreativitas program Bincang Hari Ini berasal dari pengelolaan Sumber Daya Manusia yang efektif. Dengan konsep ta’awun dapat melahirkan communication in development melalui program Bincang Hari Ini. The information technology melalui platform YouTube. Dan alasan masyarakat lokal terlibat dalam program Bincang Hari Ini untuk menciptakan masyarakat yang terampil dan kreatif. Manajemen Sumber Daya Manusia di Sultan TV terlihat cukup baik meski belum maksimal. Komunikasi pembangunan yang ditunjukan oleh Sultan TV berupa informasi yang edukatif melalui program Bincang Hari Ini. Penggunaan platform YouTube cukup efektif untuk masyarakat lokal. Keterlibatan masyarakat lokal dalam program Bincang Hari Ini bertujuan agar masyarakat lebih kreatif dalam hal pemberdayaan. Kata kunci: Komunikasi Pembangunan, Media Lokal, Program, Pemberdayaan, Sultan TV
Faktor - Faktor Yang Memengaruhi Kapasitas Petani Milenial Dalam Upaya Percepatan Regenerasi Petani Di Kapanewon Mlati Kabupaten Sleman Rahmana, Rivaldi; A'yuni, Nur Rohmah Lutfi; Hermawan, R
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i1.24651

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penentu kapasitas petani milenial guna mempercepat regenerasi di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Dengan pendekatan kuantitatif survei, dianalisis pengaruh usia, pendidikan formal, pengalaman berusahatani, dukungan keluarga, dukungan sosial, dan efektivitas kegiatan penyuluhan. Instrumen kuesioner teruji validitas dan reliabilitasnya terdiri dari 38 pertanyaan, diisi oleh 73 petani milenial pengelola tanaman pangan/hortikultura, dipilih secara Slovin (galat 5%) dan lokasi purposive (populasi tertinggi berdasarkan data Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman). Data ordinal dikonversi ke interval menggunakan Method of Successive Intervals (MSI) lalu dianalisis dengan regresi linier berganda (SPSS 26) setelah memenuhi asumsi klasik (normalitas, non-multikolinearitas, homoskedastisitas). Hasil uji parsial (t) menunjukkan seluruh variabel berpengaruh positif-signifikan (p<0,05). Koefisien terstandarisasi mengungkap dukungan sosial (β=0,280) dan dukungan keluarga (β=0,249) sebagai faktor dominan, menegaskan peran krusial modal sosial. Faktor karakteristik petani (usia β=0,209; pendidikan formal β=0,173; pengalaman berusahatani β=0,172) signifikan namun berpengaruh lebih rendah. Efektivitas kegiatan penyuluhan (β=0,207) signifikan, namun selisih koefisien beta (Δβ=0,073) menunjukkan efektivitasnya 26% lebih rendah dibanding dukungan sosial, merefleksikan keterbatasan pendekatan top-down yang kurang mempertimbangkan dimensi sosio-kultural.
Relasi Aktor Dalam Program Literasi Taman Baca Masyarakat (TBM) Radhwa di Desa Sumowono Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Raihan, Muhammad; Riyadi, Agus; Kasmuri, Kasmuri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i1.24179

Abstract

Kemampuan literasi menjadi landasan strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis relasi antar aktor dalam pengelolaan dan pengembangan program literasi di TBM Radhwa, Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang, 2) untuk menganalisa efektivitas relasi antaraktor tbm radhwa terhadap keberlanjutan program literasi di Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan tehnik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber, teknik, dan waktu guna menguji kredibilitas data yang telah dikumpulkan. Dalam penelitian ini Terdapat tiga orang informan yang terlibat. Hasil penelitian menjukkan; 1) relasi antar aktor dalam pengelolaan dan pengembangan program literasi di TBM Radhwa, Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang (1) kolaborasi strategis antara TBM dengan institusi pendidikan, (2) peran pendukung pemerintah desa dalam penyediaan sarana, dan (3) keterlibatan langsung warga dalam proses pengambilan keputusan. 2) efektivitas relasi antaraktor TBM Radhwa terhadap keberlanjutan program literasi di Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang adalah; guna menciptakan efektivitas literasi yang berkelanjutan program literasi di Taman Baca Masyarakat (TBM) Radhwa diwujudkan melalui kolaborasi multipihak. Pengelola TBM berperan sebagai aktor utama dengan menyediakan bahan bacaan dan membangun kemitraan dengan komunitas serta pemerintah. Relawan berfungsi sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan, pelatihan keterampilan dasar, dan mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan kreatif. Dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan tercermin dari integrasi program literasi ke dalam kurikulum nonformal dan sosialisasi gerakan literasi. Melalui kolaborasi yang solid, TBM Radhwa tidak hanya menjadi ruang baca, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat berbasis literasi dengan dampak jangka panjang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pola kolaborasi ini tidak sekadar mendongkrak minat baca, melainkan juga menjadi media peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif yang berakar pada nilai-nilai lokal.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemandirian Petani dalam Produksi Benih Bawang Merah (Allium cepa L.) di Kalurahan Karangrejek, Kabupaten Gunung Kidul, DIY Saputra, Widodo Arto; Ismarlin, Ina Fitria; Tustiyani, Isna
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i1.24414

Abstract

Produksi benih bawang merah secara mandiri merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usahatani hortikultura, khususnya di wilayah pedesaan. Di Kalurahan Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, bawang merah menjadi komoditas unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun demikian, sebagian besar petani masih bergantung pada benih dari luar daerah, yang harganya cenderung mahal dan ketersediaannya tidak selalu terjamin. Kondisi ini mendorong pentingnya pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian petani dalam memproduksi benih bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor internal dan eksternal terhadap kemandirian petani dalam produksi benih bawang merah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 orang petani bawang merah yang berada di Kalurahan Karangrejek.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner  dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda melalui program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, variabel umur, pengalaman berusahatani, modal usahatani, luas lahan, peran penyuluh, dukungan pemerintah, dan peran kelompok tani berpengaruh signifikan terhadap kemandirian petani (F hitung = 4,385; sig. = 0,000). Namun secara parsial, hanya dua variabel yang berpengaruh signifikan, yaitu modal usahatani (t = 2,198; sig. = 0,031) dan dukungan pemerintah (t = 2,420; sig. = 0,018). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,231 menunjukkan bahwa 23,1% variasi kemandirian petani dapat dijelaskan oleh model, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa modal dan dukungan pemerintah merupakan faktor dominan dalam mendorong petani untuk lebih mandiri dalam produksi benih. Oleh karena itu, peningkatan akses permodalan dan penguatan program pendampingan pemerintah perlu menjadi prioritas dalam pemberdayaan petani di daerah

Page 10 of 12 | Total Record : 115