cover
Contact Name
Ilham Mirzaya Putra
Contact Email
ilhammirzaya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpemberdayaanmasyarakat@uinsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Jln. Williem Iskandar, Pasar V Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23558679     EISSN : 26552558     DOI : http://dx.doi.org/10.37064/jpm.v7i2.5827
Core Subject : Education,
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka oleh Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia. Jurnal ini memfokuskan Pada publikasi artikel-artikel serta hasil penelitian ilmiah di bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Membangun Persepsi Relasi Keluarga Islami Melalui Pelatihan Pra-Nikah di Mahad Sunan Ampel Al-Aly Chotimah, Dien Nur; Sutaman, Sutaman
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Article in Progress)
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v11i1.14802

Abstract

This community service aims to build a perception of Islamic family relations for the administrators of Mahad Sunan Ampel Al-Aly Malang.  This is very important to do because today's millennial generation really needs coaching related to building husband and wife relationships in the family.  Coaching program to the administrators of Mahad Sunan Ampel Al-Aly is a very strategic step, because they will pass on this perception to the students whoare  under their responsibility. This community service is carried out with two cycles of Participatory Action Research (PAR) methods that manifests in two main activities, namely focus goup discussions together with the management of Mahad Sunan Ampel Al-Aly and implementing pre-marital training.  From the pre-marital training conducted, 64.1% increased the perception of Islamic family relations in the administrators of Mahad Sunan Ampel Al-Aly Malang. In addition, a joint commitment was also produced as a follow-up to activities in the form of delivering training materials to  the assisted students of each participant.
Fenomena Urbanisasi Kota Surabaya (Studi Kasus di Kecamatan Gayungan) Rosyidin, Ahmada Farukh; Salim, Hisyamuddin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Article in Progress)
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v11i1.13724

Abstract

Tingkat kepadatan penduduk yang pada beberapa daerah masih mengalami ketidaksetaraan dengan nilai kualitas hidup menyebabkan banyak masyarakat berbondong-bondong untuk melakukan migrasi menuju kota-kota besar yang dianggap dapat menciptakan peruntungan bagi diri mereka sehingga terwujud adanya kualitas hidup pada diri mereka maupun keluarga. Upaya peningkatan tersebut menciptakan adanya fenomena urbanisasi yang terjadi. Kota Surabaya yang menjadi lokasi penelitian merupakan kota yang banyak memiliki faktor pendorong bagi masyarakat untuk posisinya. Banyaknya peluang kerja, akses pendidikan yang tinggi, serta fasilitas-fasilitas umum yang lengkap menjadikan Surabaya banyak disinggahi oleh banyak perantau. Karena itu,maka dilakukanlah penelitian untuk mengetahui adanya fenomena urbanisasi yang terjadi di Surabaya dengan fokus penelitian pada Kecamatan Gayungan. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan fenomenologi yang diteorikan oleh Husserl. Pada tahapannya, dilakukan reduksi eiditis, reduksi fenomenologis, dan reduksi transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka.Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan fenomenologi yang diteorikan oleh Husserl. Pada tahapannya, dilakukan reduksi eiditis, reduksi fenomenologis, dan reduksi transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan fenomenologi yang diteorikan oleh Husserl. Pada tahapannya, dilakukan reduksi eiditis, reduksi fenomenologis, dan reduksi transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya dan pengurangan transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya dan pengurangan transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa seluruh informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya analisis fenomenologi Husserl yang fokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa seluruh informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya , dapat terciptanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya pengalaman hidup para pelakunya sehingga menciptakan penyesuaian baru dalam diri mereka dan memurnikan secara penuh pandangan mereka terhadap urbanisasi yang dilakukannya tanpa terpengaruh adanya fenomena-fenomena lain yang pernah dialami atau dialaminya.
Pemberdayaan Masyarakat Penyandang Disabilitas melalui Industri Batik Toeli Laweyan in Surakarta Zacharia, Nasywan Nur; Dewi, Revana Silvia; Fatihah, Rochmani Putri; Septiana, Wulan; Purwanto, Danang
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i1.20045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diimplementasikan oleh Batik Toeli Laweyan dalam memberdayakan masyarakat penyandang disabilitas, baik dalam mengasah keterampilan maupun memberikan lapangan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengelola Industri UMKM Batik Toeli Laweyan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Selain itu juga menggunakan teori Actors dalam menganalisis konsep dari proses pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan gambaran mengenai terbentuknya Batik Toeli Laweyan yang melibatkan para penyandang disabilitas terkhusus pada teman tuli dan bisu. Batik Toeli Laweyan memiliki berbagai strategi yang digunakan untuk memberdayakan keterampilan penyandang disabilitas dalam proses membatik, yang didukung oleh pendampingan dan pengawasan secara langsung. Namun, dalam perjalanannya juga teridentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam proses pemberdayaan tersebut. Tentunya dengan memberikan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan baru, seperti membatik, diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mencapai kemandirian finansial
Halal Certification and Labeling Assistance for Processed Food Products in Negororejo Village, Lumbang District, Probolinggo Regency, Indonesia Mafazah, Lailatul; Jannah, Nur; Hidayatullah, Nur Luthfi; Widyasari, Raras Ayu; Ferliano, Sendy; Fadlilah, Sinta
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Article in Progress)
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v11i2.17386

Abstract

This research tend to elucidate the role of community service programs in assisting halal certification for local small and medium enterprises in remote villages. This research took place during UIN Sunan Ampel Surabaya students and lecturers’ community service program in Negororejo Village, Lumbang District, Probolinggo Regency, Indonesia. The authors argue that community service programs play an important role in assisting small and medium enterprises to apply for halal certification and labeling for their processed food products. This community service research project was conducted by utilizing the Asset Based Community Development method. The result shows that community service programs played a crucial role in assisting halal product certification and labeling of processed food for Negororejo village’s SMEs. As a result of this program, two SMEs have registered halal certification for their products, which are marning and banana chips. Additionally, three SMEs were also assisted through halal product labeling.
Tabu, Stigma, dan Kebisuan: Mengurai Kompleksitas Inses dalam Struktur Masyarakat Misrah, Misrah; Sazali, Hasan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Article in Progress)
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v11i2.19348

Abstract

This study aims to unravel the complexity of the incest phenomenon within societal structures and explore its impact through a critical lens, focusing on the taboos, stigma, and silence contributing to its persistence. The adopted methodology is content analysis on discussions about incest on the social media platform Twitter, using the Keyhole content analysis application to collect and analyze data. The findings indicate that incest triggers a variety of responses on Twitter, with conversations often limited by stigma and silence. Sentiment analysis reveals varied responses from users, including positive, neutral, and negative attitudes towards incest. The surge in discussion activity about incest reflects a high interest in the topic and the need to discuss it openly, despite facing challenges such as stigma and silence surrounding the issue. This research underscores the importance of education and broader societal awareness to overcome the stigma and silence related to incest, as well as to enhance understanding and more effective prevention.
Social Interaction Model Of Different Religious Communities In The Karo District, Northern Sumatera Sahrul, Sahrul; Daulai, Afrahul Fadhila
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i1.19781

Abstract

This study observes social interaction models of different religious communities in Karo District, Sumatera Utara. This area is classified as a plurality in terms of religion, ethnicity, class and culture. A qualitative research is employed which data is obtained from interviews, observations and documentary studies. Data analysis techniques using data reduction, data display and verification refer to the opinion of Miles and Huberman. The results found that five social interaction models of different religious. First, Community's Social interactions between local governments and Muslim minority's social. Second, interaction between religions and different religions. Third, social interactions of Muslim and non-Muslim families. Fourth, social interaction between neighbors and neighborsliness. Finally, social interaction between mosque worshipers and church worshipers. From the five social interaction models, it is concluded that people of different religions will be harmonious and respectful each other.
Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kemandirian Pangan Untuk Pengentasan Kemiskinan di Kampung Matfa Irwan, Mahfuzi; Rosdiana, Rosdiana; Hasibuan, Jubaidah; Syahputa, Dika Dona
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Article in Progress)
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v11i2.17748

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Aktivitas pemberdayaan masyarakat berbasis kemandirian pangan serta Model pemberdayaan masyarakat berbasis kemandirian pangan dalam pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Mafta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh dari  wawancara, observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni: masyarakat Kampung Mafta telah melaksanakan berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat berbasis kemandirian pangan. Aktivitas ini mencakup langkah-langkah seperti praktik pertanian berkelanjutan, pelatihan pertanian, pengembangan tanaman pangan lokal, pengolahan produk pertanian, pembentukan kooperatif petani, pendidikan gizi, praktik pertanian berkelanjutan, pem-bangunan infrastruktur, penggalangan dana, dan pengorganisasian komunitas dan model pemberdayaan masyarakat berbasis kemandirian pangan yang diterapkan di Kampung Mafta dapat menjadi contoh yang inspiratif untuk wilayah lain. Model ini mencakup langkah-langkah seperti identifikasi dan analisis situasi, pendidikan dan pelatihan, akses terhadap sumber daya, diversifikasi tanaman, kooperatif pertanian, pengolahan produk pertanian, akses ke pasar, pemberdayaan wanita, kelestarian lingkungan, pemantauan dan evaluasi, serta pemberdayaan masyarakat. Model ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan ketahanan pangan dalam komunitas.
Persepsi Seniman Melayu Terhadap Pertunjukan Ronggeng Di Pinggir Sungai Deli, Kota Medan Pardosi, Yehezkiel Lantula; Hutagalung, Johanna Nadya Tiar; Fadillah, Siti; Hasibuan, Bontor Yosua; Purba, William Nalolo; Purba, Mauly
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i1.20272

Abstract

Pada dasarnya, penelitian ini dilakukan untuk menjawab suatu pokok permasalahan, yaitu; mengapa pemerintah kota Medan melakukan penggusuran terhadap pinggiran Sungai Deli yang menjadi wadah bagi para seniman Melayu untuk mempertunjukkan ronggeng? Tentunya, penulis memerlukan suatu metode untuk menjawab pokok permasalahan tersebut. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif. Sejalan dengan itu, untuk mempermudah penulis dalam mengumpulkan data, terdapat tiga teknik pengumpulan data yang digunakan, antara lain; observasi; wawancara; dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan, penulis menemukan dua persepsi dari seniman melayu yang ada saat ini, terkait dengan penggusuran yang dilakukan pemko Medan terhadap tempat yang menjadi wadah bagi para seniman melayu untuk mempertunjukkan kesenian ronggeng.
Perilaku Elite Muhammadiyah dalam Pemberdayaan Politik Masyarakat Kota Medan Saburi, Annai; Asna, Atikah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Article in Progress)
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v11i1.14548

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Pembentukan dan kekuasaan Elite dalam Muhammadiyah, yang kedua untuk menganalisis motif Prilaku politik Elit Muhammadiyah dalam menanggapi perkembangan Politik dan yang terakhir untuk mempetakan Prilaku politik Elit Muhammadiyah dalam menanggapi tindakan-tindakan yang berkembang terkait dengan Pemilihan langsung. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian riset lapangan (fiel risearch), dan studi kepustakaan (library research),dan studi dokumen (documentary study), maka sudah barang tentu yang menjadi sumber utama penelitian lapangan ini diperoleh dari informan kuncinya (key persons) dari para tokoh, Pimpinan daerah ormas keagamaan  Muhammadiyah, kader-kader yang berkiprah pada partai pilitik. Sedangkan sumber utama penelitian studi kepustakaan (library research), dapat diperoleh dari berbagai referensi, meliputi sumber utama (key referens), dan sumber pendukung. Sumber utama (primer) diperoleh dari referensi-referensi yang membicarakan tentang tema-tema mayor dari judul penelitian ini, yakni seluruh karya ilmiah yang berkaitan erat dengan permasalahan penelitian. Sedangkan sumber pendukung (sekunder) diperoleh dari buku-buku yang membahas tema-tema minor yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Temuan peneliti dalam penelitian ini menyangkut dengan organisasi Meskipun Muhammadiyah bukan organisasi politik akan tetapi gerakannya dalam bidang politik ternyata dapat menunjukkan perannya sebagai gerakan moralitas dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam pemberdayaan politik masyakat kota Medan.  Selain gerakan yang ditampilkan ke luar yakni kepada masyarakat dan pemerintah, Muhammadiyah juga menampilkan sikapnya kepada komunitas warganya, seperti bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan ekonomi. Hal ini diupayakan untuk menformulasikan ajaran Islam yang bersumber Alquran dan As-Sunnah sehingga mudah diamalkan di masyarakat dan sebagai konsekuensi logis bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid yang mampu melakukan ijtihad politik yang dilandasi oleh ruh keislaman
Penerapan Metode Ceramah dan Demonstrasi Sebagai Upaya Peningkatan Sadar Wisata dan Partisipasi Masyarakat di Desa Sibolangit Pardosi, Jhonson; Naiborhu, Torang; Panggabean, Calvin Reynaldi; Pardosi, Yehezkiel Lantula
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i1.20872

Abstract

Sibolangit memiliki banyak tempat wisata, namun masih banyak diantaranya yang belum dikembangkan secara optimal. Peran masyarakat dan pemerintah daerah yang masih belum optimal membuat pengembangan wisata di daerah tersebut cenderung lambat. Untuk mengoptimalkan potensi yang ada dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan diperlukan upaya pengembangan pariwisata. Dalam hal ini peningkatan kesadaran wisata dan partisipasi masyarakat dilakukan dengan metode caramah dan demonstrasi. Jenis penelitian adalah tindakan masyarakat dengan pendekatan kuantitatif. Responden yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Intervensi dilakukan dalam beberapa sesi untuk memungkinkan interaksi yang mendalam dan pemahaman yang lebih baik. Data dikumpulkan menggunakan pre tes dan post-test. Analisis Data dilakukan dengan menggunakan metode statistic deskriptif. Observasi dan dokumentasi digunakan untuk memperkuat temuan dari pre tes dan post test serta mengamati tingkat partisipasi masyarakat yang diukur dari kehadiran dan keaktifan. Empat tahap siklus berulang dilakukan dalam penelitian tindakan masyarakat ini, terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ceramah dan demonstrasi yang dirancang dengan pendekatan partisipatif mampu memberdayakan masyarakat, meningkatkan keterlibatan mereka, dan mendorong kontribusi aktif dalam mengelola pariwisata berkelanjutan, yang pada akhirnya mendukung pengembangan desa wisata dan perbaikan ekonomi local

Page 8 of 12 | Total Record : 115