cover
Contact Name
Ramadhan Tosepu
Contact Email
+628114034449
Phone
ramadhan.tosepu@uho.ac.id
Journal Mail Official
jurnalkmc@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Nafa Graha Kampus, Blok I Nomor 3, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes
ISSN : 26864401     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes (JKMC) adalah jurnal ilmiah yang diuraikan berdasarkan pendekatan kesehatan. Jurnal ini memuat hasil hasil penelitian, review artikel, letter to the editor, ataupun tulisan lainnya yang terkait dengan kesehatan. Khususnya yang terkait dengan: Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan lingkungan, Kesehatan dan keselamatan kerja,Gizi masyarakat,Kesehatan reproduksiKebijakan dan manajemen kesehatan, Promosi kesehatan.
Articles 88 Documents
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Lansia Di Wilayah Pesisir Puskesmas Abeli Kota Kendari Sri Marsita; Narmawan; Diah Indriastuti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 01 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NO 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri yang mengangkut darah dari jantung dan memompa keseluruh jaringan dan organ–organ tubuh secara terus–menerus lebih dari suatu periode.hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya stres, konsumsi natrium/garam yang berlebihan dan pengaruh alkohol.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko kejadian Hipertensi kejadian hipertensi pada lansia pada masyarakat pesisir di Puskesmas Abeli Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan cross sectional study.Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21-31 Agustus 2019. Populasi pada penelitian adalah semua penderita hipertensi usia pertengahan (middle age) 45-59 tahun yang tinggal di daerah pesisir Abeli yaitu Kelurahan Puday, Kelurahan Lapulu, Kelurahan Talia yang datang berobat ke dan jumlah sampel sebanyak 118 orang (kasus 59 orang dan kontrol 59 orang) diambil dengan cara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan konsumsi garam berlebih merupakan faktor resiko hipertensi di Puskesmas dengan p value = 0.014 < dari nilai α = 0.05 dan nilai OR = 2.649. Stres merupakan faktor resiko hipertensi p value = 0.005 < dari nilai α = 0.05 dan nilai OR = 4.336. Kebiasaan konsumsi alkohol merupakan faktor resiko hipertensi dengan p value = 0.000 < dari nilai α = 0.05 dan nilai OR = 5.327. Saran kepada pihak Puskesmas Abeli Kota Kendari agar meningkatkan pelayanan posbindu dan promosi kesehatan kepada masyarakat pesisir tentang faktor resiko hipertensi untuk menurunkan angka kejadian hipertensi pada masyarakat termasuk lansia.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di Perumahan Citra Kebun Mas Karawang Salman, S.KM.,M.Kes; Indah Laily Hilmi; Jaja Muhammad Zakaria; Adi Supryatno
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 01 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NO 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Rumah Tangga menjadi salah kunci utama keberhasilan program pembagunan kesehatan di Indonesia. Kesadaran dan kemauan Masyarakat dalam menerapkan PHBS diharapkan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mencegah risiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dengan sampel sebanyak 104 kepala keluarga.Data penelitian diolah secara kuantitatif dengan metode Analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan jumlah responden yang ber-PHBS di rumah tangga sebanyak 61 orang (58.7%), sedangkan sebanyak 43 orang (41.3%) tidak menerapkan PHBS di rumah tangga. Terdapat pengaruh tingkat pendidikan (P-value = 0,000), pendapatan (P-value = 0,000), pengetahuan (P-value = 0,000), dan peran petugas kesehatan (P-value = 0,004) terhadap penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga di Perumahan Citra Kebun Mas RW.12 Desa Bengle Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Kata kunci : PHBS Rumah Tangga, peran petugas, Sikap, Pengetahuan, Kepala Keluarga Abstract : The application of clean and healthy living habits or PHBS in households is one of main keys to the success of health development program in Indonesia. Public awareness and willingness in implementing PHBS are expected to be able to maintain and improve their health, prevent the risk of disease and protect themselves from the threat of disease. This research was a quantitative study with a cross-sectional design by using 104 households as sample. Data were processed quantitatively by using univariate and bivariate analysis methods. The results showed that the number of respondents who had PHBS in the household were 61 people (58.7%) while 43 people (41.3%) did not apply it. There was an influence on the level of education (P-value = 0,000), income (P-value = 0,000), knowledge (P-value = 0,000), and the role of health workers (P-value = 0.004) on the implementation of clean and healthy living behaviors in the household of Citra Kebun Mas Housing RW.12 Bengle Village, Majalaya District, Karawang Regency. Keywords: Household PHBS, role of officers, attitudes, knowledge, householder
Peran Komite Keperawatan terhadap Profesionalisme Tenaga Keperawatan dalam Pemberian Asuhan Keperawatan di BLUD RS Konawe Utara Sri Lestari; Narmi Narmi; Desiderius Bela Dhesa
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 01 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NO 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran dan fungsi komite keperawatan baik ketua, subkomite keperawatan untuk membangun profesional perawat pelaksana dalam pemberian pelayanan keperawatan ini sangatlah penting untuk menjaga keamanan klien dan pemberian hak klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komite keperawatan terhadap profesionalisme tenaga keperawatan dalam pemberian asuhan keperawatan di BLUD RS Konawe Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada 39 responden. Penarikan sampel dengan metode accidental sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan peran komite keperawatan kategori baik dan profesional dalam memberikan asuhan keperawatan sebanyak 16(44.4%). Hasil uji statistik dengan menggunakan analisis chi-square diperoleh nilai ρ= 0.010 dengan demikian terdapat hubungan antara Peran Komite Keperawatan terhadap Profesionalisme Tenaga Keperawatan dalam Pemberian Asuhan Keperawatan di BLUD RS Konawe Utara. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Peran Komite Keperawatan terhadap Profesionalisme Tenaga Keperawatan dalam Pemberian Asuhan Keperawatan.
Hubungan Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dengan Peningkatan Cakupan Kunjungan Antenatal K4 Di Puskesmas Kab. Konawe Tahun 2020 Herlina Abidin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 02 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NO 02
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Realization of BOK in the 2017 and 2019 Konawe Districts (100%), whereas 2018 (75%). As for gate of Dana BOK which is Allocated to the 2017 s/d 2019 KIA Program : Unaaha Public Health Center is average (27,17%), Wonggeduku Public Health Center is avarage (21,54%), Abuki Public Health Center is average (18,75%) and Soropia Public Health Center is avarage (36,09%). Whereas the absorption of the BOK fund to support the 2017 s/d 2019 Antenatal Activity Program that is: Unaaha Public Health Center is average (81,21%), Wonggeduku PHC is avarage (55,81%), Abuki PHC is average (88,10%) and Soropia PHC is avarage (68,77%). The study uses case studies with retrospective research design. Primary and secondary data sources. Primary data obtained directly from a (seven-person) informant through the interview process. Whereas secondary data are collected through the removal of documents to relating the polices of the KIA Program particulary activities supporting the K4 visit financed by the BOK funds. Studies are retrospective and interviews are carried out at the Konawe District Health Service and the four Public Centers that is: Unaaha PHC, Wonggeduku PHC, Abuki PHC and Soropia PHC.
Daya Terima Biskuit Wortel dengan Penambahan Tepung Kelor pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Nursamsi Oktarini Gunawas; Ellyani Abadi; Habib Ihsan Mowwuta
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Biskuit merupakan suatu produk makanan yang sangat digemari oleh anak Balita, salah satu upaya meningkatkan nilai gizi biskuit adalah memanfaatan bahan lokal dengan menambahkan wortel dan kelor dalam pembuatan biskuit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Vitamin A dan Zat Besi serta Daya Terima Biskuit Wortel dengan Penambahan Tepung Kelor pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas. Penelitian ini merupakan penelitian ekperiment (quasy ekperiment) dan rancangan acak lengkap (RAL) dan telah dilaksanakan pada bulan September tahun 2020. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak Balita gizi Kurang di wilayah kerja Puskesmas Kadia Perumnas sebanyak 32 orang dan sampel sebanyak 32 orang yang diambil menggunakan sampel jenuh. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji kruskal wallis. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p-value 0,000 untuk daya terima warna, rasa, aroma dan tekstur biskuit wortel dengan penambahan tepung kelor. Simpulan penelitian ini adalah ada perbedaan daya terima warna, rasa, aroma dan tekstur biskuit wortel penambahan tepung kelor pada anak Balita di wilayah kerja Puskesmas Perumnas. Saran penelitian ini adalah bagi pihak Puskesmas Perumnas agar memberikan Biskuit wortel dengan penambahan tepung kelor sebagai salah satu makanan tambahan pada anak gizi kurang. Bagi Ibu yang memiliki anak Balita gizi kurang, diharapkan agar memanfaatkan bahan pangan lokal seperti wortel dan kelor untuk diolah menjadi biskuit sehingga dapat dikonsumsi oleh anak Balita gizi kurang. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian untuk atau menghilangkan aroma biskuit wortel dengan kelor tanpa mengurangi nilai gizinya. Kata Kunci: Vitamin A, Zat Besi, Daya Terima, Biskuit, Wortel, Kelor Absctract. Biscuits are a food product that is very popular with toddlers. One of the efforts to increase the nutritional value of biscuits is the use of local ingredients by adding carrots and moringa in the making of biscuits. This study aims to analyze Vitamin A and Iron and the Acceptability of Carrot Biscuits with the Addition of Moringa Flour in Toddlers in the Work Area of the Perumnas Health Center. This research is an experimental research (quasy experiment) and completely randomized design (RAL) and was carried out in September 2020. The population is all mothers who have children under five with malnutrition in the working area of Puskesmas Kadia Perumnas as many as 32 people and a sample of 32 people who taken using a saturated sample. The data were obtained using a questionnaire and analyzed using the Kruskal Wallis test. The results showed that the results of statistical tests obtained a p-value of 0.000 for the acceptability of color, taste, aroma and texture of carrot biscuits with the addition of Moringa flour. The conclusion of this study is that there are differences in the acceptability of color, taste, aroma and texture of carrot biscuits with the addition of Moringa flour to children under five in the working area of the Perumnas Health Center. The suggestion of this research is for the Perumnas Puskesmas to provide carrot biscuits with the addition of Moringa flour as an additional food for malnourished children. Mothers who have malnourished children under five are expected to use local food ingredients such as carrots and moringa to be processed into biscuits so that they can be consumed by malnourished children under five. For future researchers, it is hoped that they can conduct research to or eliminate the aroma of carrot biscuits with Moringa without reducing their nutritional value. Keywords : Vitamin A, Iron, Acceptability, Biscuits, Carrots, Moringa
Pengaruh Pemberian Virgin Coconut Oil Terhadap Kejadian Ruam Popok Cindy Frasillia; Narmawan; I Wayan Romantika
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bayi sangat sensitif terhadap apapun yang ada dilingkungan sekitarnya. Oleh Karenaitu bayi belum terbiasa dengan keadaan yang dapat menyerang kondisi tubuhnya terutamamasalah kulit. Kondisi kulit pada bayi yang relatif lebih tipis menyebabkan bayi lebih rentanterhadap infeksi, iritasi dan alergi. Salah satu masalah kulit yang masih sering terjadi padabayi dan anak adalah diaper dermatitis/ ruam popok. Ruam popok adalah radang / infeksi kulitdisekitar area popok seperti paha dan pantat bayi. Daerah kulit yang seringkali terjadi ruamdikarenakan popok yaitu sekitar bokong dan kemaluan. Penelitian ini menggunakan metode Praeksperimen dengan rancangan (one group pre-test–post test design) yaitu melakukan observasiawal (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi selamaeksperimen dan setelah itu dilakukan lagi observasi (Postest) untuk melihat perubahan yangterjadi. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi yang mengalami ruam popok di desa Mowilayang berjumlah 31 orang. Dari hasil uji Marginal Homogeneity menunjukan bahwa nilai p =0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian Virgin Coconut Oil(VCO) terhadap ruam popok bayi di Desa Mowila. Saran bagi Pihak Desa Mowila danPuskesmas Mowila, agar dapat memberikan edukasi tentang ruam popok pada ibu bayi, bagiibu bayi agar mencegah terjadinya ruam popok dengan memperhatikan kelembapan popok bayidan selalu menggunakan VCO pada kulit bayi. Kata Kunci: Virgin Coconut Oil, Ruam Popok Absctract.Babies are very sensitive to whatever is in their environment. Therefore, babies arenot used to conditions that can attack body conditions, especially skin problems. The skincondition in babies that is relatively thin makes the baby more susceptible to infections,irritations and allergies. One of the most common skin problems in infants and children isdiaper dermatitis / diaper rash. Diaper rash is inflammation / infection of the skin around thediaper area such as the baby's thighs and buttocks, the area of skin that occurs due to diapers,namely around the buttocks and genitals. This study uses the pre-experimental method with adesign (one group pre-test - post test design), which is to make preliminary observations(pretest) which allows testing the changes that occur during the experiment and after that,another observation (postest) is made to see the changes that occur . The sample in this studywere babies who experienced diaper rash in Mowila village, which may be 33 people. From theresults of the Marginal Homogeneity test, it shows that the value of p = 0.000 <0.05, so it can show that there is an effect of offering Virgin Coconut Oil (VCO) on baby diaper rash inMowila Village. Suggestions for Mowila Village and Mowila Puskesmas, in order to provideeducation about diaper rash to infant mothers, for baby mothers to prevent diaper rash bypaying attention to baby humidity and always using VCO on the baby's skin. Keywords : Virgin Coconut Oil, Diaper Rash
Efektifitas SIMPUS Terhadap Pelayanan Kesehatan Primary Care BPJS di UPTD Puskesmas Unaaha Tahun 2020 mashuriposimbi@gmail.com; Herlina Abidin; Sri Ujiatin Lasahari
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UPTD Unaaha Center is one of the centers that has applied SIMPUS to Primary Care BPJS Health Services since 2014, which to support the performance of service of BPJS in the Middle East, the system is implemented by all exiting micro finance institutions in Indonesia, include in 24 PHC of the 2014 Konawe district but not all navel can apply the application is caused by internet access. As for peak attendence in 2020 workplace of Unaaha PHC beginning in February 15. 223 people, beginning in march 15.037 people, beginning in April 15.061 people, beginning in May 14.570 people, beginning in June 14.862 people and beginning in july 14.822 people.The Unaaha PHC has applied a bridging system it’s integrated data between SIMPUS and PCare (link card sections to the general clinic link to SIMPUS link sections to the business design section). Research was carried out in August 2020.The data collected is descrevtive data. Inductive data analysis. Six informers it’s the key informant the head of the center, the usual informant covers: the bussines administration, the registration office, the reporting and medical personnel of the patients and BPJS officer Konawe district. While the object is the BPJS Health Management Information System of PCare at the Konawe district.
Gambaran Sanitasi Lingkungan Dan Penerapa Protokol Kesehatan Masa New Normal Pada Tenaga Kerja Di PT Pelindo IV Cabang Kendari Tahun 2021 Hijrawati; Ramadhan Tosepu; Asnia Zainuddin; Yasnani Yasnani; Jumakil Jumakil; Nurmala Dewi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Corona Virus Disease (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus coronajenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah teridentifikasi pada manusia.Pelabuhan merupakan salah satu tempat keluar-masuk manusia atau barang sehingga kegiatansanitasi tempat-tempat umum di Pelabuhan perlu dilaksanakan sebagai kegiatan pencegahantimbulnya atau menularnya suatu penyakit.Sanitasi lingkungan pelabuhan merupakan kegiatanmenyeluruh dalam perencanaan, pengorganiasasian, pelaksanaan dan pengawasan pada aspeksanitasi lingkungan pelabuhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sanitasilingkungan pelabuhan dan penerapan protokol kesehatan masa new normal serta kaitannyadengan pencegahan COVID-19 pada tenaga kerja PT Pelindo IV Cabang Kendari Tahun2021.Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sanitasi di PT Pelindo IV Cabang Kendari sudah baikatau memenuhi persyaratan mengenai air bersih, pembuangan air limbah, tempah sampah dantoilet. Penerapan protokol kesehatan di PT Pelindo IV Cabang Kendari sudah di terapkan olehpihak pelabuhan dari penggunaan masker, physical distancing, personal hygiene, danscreening/pengawasan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: COVID-19, Protokol Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Sanitasi Pelabuhan Absctract.Corona Virus Disease (COVID-19) is a disease caused by a new type of corona virus that was discovered in 2019 and has never been identified in humans. A port is one of the entry and exitpoints for people or goods so that sanitation activities for public places at the port need to be carriedout as an activity to prevent the emergence or transmission of a disease. Port environmental sanitationis a comprehensive activity in planning, organizing, implementing and supervising port environmentalsanitation aspects. This study aims to determine the description of port environmental sanitation andthe application of health protocols for the new normal period and its relation to the prevention ofCOVID-19 in the workforce of PT Pelindo IV Kendari Branch in 2021. This study uses anobservational research method with a descriptive approach. The results of this study indicate that thesanitation at PT Pelindo IV, Kendari Branch is good or meets the requirements regarding cleanwater, waste water disposal, trash cans and toilets. The implementation of the Health Protocol at PTPelindo IV Kendari Branch has been implemented by the port from the use of masks, physicaldistancing, personal hygiene, and screening / supervision in everyday life. Keywords :COVID-19, Health Protocol, Environmental Sanitation, Port Sanitation
Implementasi Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Kemampuan Menggososk Gigi Siswa Sekolah Dasar Negeri 07 Dongkala Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana Nanik Israyanti; Adi Try Wurjatmiko; Herman Herman; Muhammad syahwal; Risnawati Risnawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sekolah dasar tidak lepas dari masa bermain sehingga menyebabkan berbagai persoalan terkait personal hygiene yang terabaikan, dampak psikologis yang terjadi akibat kurang baiknya personal hygiene berupa penurunan konsentrasi anak dalam belajar dan malas mengerjakan tugas sekolah maupun tugas dirumah, hasil survei awal diketahui sekitar 8-10 ketidakhadiran anak disebabkan masalah kesehatan masalah kesehatan gigi dan mulut seperti sakit gigi dan pembengkakan gusi. Tujuan penelitian memberikan gambaran Implementasi Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Kemampuan Menggososk Gigi Siswa Sekolah Dasar Negeri 07 Dongkala Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 18 - 20 Agustus 2021 didapatkan data hasil observasi pra-intervensi diketahui semua subjek memperoleh skor 6 artinya masih ada beberapa komponen cara menggosok gigi yang belum mampu dilakukan, selanjutnya terjadi peningkatan kemampuan menggosok gigi setelah diberikan dua kali pendidikan kesehatan yang disertai demonstrasi menggososk gigi yang diperagakan oleh peneliti, selanjutnya hasil evaluasi akhir pada post-intervensi diketahui semua subjek mampu melakukan tindakan menggosok gigi 8 langkah dengan benar dan teratur. Kesimpulan penelitian bahwa pendidikan kesehatan dapat meningkatkan kemampuan menggososk gigi siswa SD Negeri 07 Dongkala Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana. Kepada masyarakat agar menjadikan tindakan menggosok gigi sebagai perilaku yang wajib diterapkan setiap hari dalam rangka meningkatkan status kesehatan anak dan mencegah anak dari berbagai penyakit yang berkaitan dengan kebersihan gigi dan mulut.
Penatalaksanaan Penyuluhan Kesehatan Dalam Meningkatkan Kemampuan Mencuci Tangan Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 07 Dongkala Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana Alisa Darmayani; Risnawati Risnawati; Muhammad syahwal; Sitti Umrana
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan anak usia sekolah diantaranya kurang memperhatikan kebiasaan mencuci tangan, setelah bermain mereka biasanya langsung mengkonsumsi jajanan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu dan kebiasaan ini memberikan kontribusi nyata pada angka kesakitan anak. Gambaran masalah kesehatan yang dihadapi yakni seringnya ketidakhadiran anak didik akibat penyakit diare, cacingan dan thypus abdominalis sekitar 29 kasus ditemukan setiap tahunnya, telah tersedia keran air cuci tangan namun belum dimanfaatkan dengan baik dan hanya digunakan sebagai ajang bermain air. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus untuk memberikan gambaran peningkatan kemampuan mencuci tangan pada anak sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 18 - 20 Agustus 2021 didapatkan data hasil observasi pra-intervensi diketahui kemampuan semua subjek dalam hal mencuci tangan berkategori kurang selanjutnya terjadi peningkatan kemampuan mencuci tangan setelah diberikan dua kali penyuluhan kesehatan yang disertai demonstrasi mencuci tangan yang diperagakan oleh peneliti, selanjutnya hasil evaluasi akhir pada post-intervensi diketahui seluruh siswa mampu melakukan tindakan mencuci tangan 6 langkah dengan benar dan teratur. Kesimpulan hasil penelitian adalah penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan kemampuan mencuci tangan siswa SD Negeri 07 Dongkala Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana. Disarankan kepada masyarakat menjadikan tindakan mencuci tangan sebagai perilaku yang wajib diterapkan setiap hari dalam rangka meningkatkan status kesehatan anak dan mencegah anak dari berbagai penyakit yang berkaitan dengan kebersihan tangan.