Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Status Gizi dan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tinanggea Arny, Arny; Ayu Rizka Putri, Linda; Abadi, Ellyani
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2020): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.89 KB) | DOI: 10.31934/pjkm.v10i1.1215

Abstract

Pneumonia adalah merupakan penyakit menular terbesar sekaligus penyebab utama kematian pada Balita di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan pneumonia dengan status gizi dan paparan asap rokok di wilayah kerja Puskesmas Tinanggea. Penelitian dilakukan dengan desain case control dengan pendekatan kuantitatif, terdapat 80 sampel, 40 balita untuk pneumonia dan 40 balita yang bukan pneumonia. Teknik pengambilan sampel  menggunakan uji statistik purposive sampling  uji statistik yang digunakan adalah uji regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan status gizi yang baik merupakan faktor protektif terhadap kejadian pneumonia (OR=0,286,CI=0,064-1,274), dan paparan asap rokok merupakan faktor risiko kejadian pneumonia (OR=1,408,CI=0,555-3,573) Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang tidak signifikan antara status gizi dan paparan asap rokok dengan kejadian pneumonia.
INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI Ellyani Abadi; Tahiruddin Tahiruddin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 1 No 03 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indeks massa tubuh (IMT) merupakan indikator status gizi berdasarkan tinggi badan dan berat badan yang berkaitan dengan penyakit diabetes mellitus (DM).Indeks massa tubuh yang tinggi adalah faktor yang dapat berkaitan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2lehnya itu upaya penentuan status IMT penting dilakukan sebagai langkah pencegahan maupun penanganan penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks massa tubuh penderita DM tipe 2 di Puskesmas Poasia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan telah dilakukan pada bulan Juni-Juli 2018 di ruang poli umum Puskesmas Poasia.Pengumpulan data menggunakan Mikrotoice untuk menentukan Tinggi Badan dan Timbangan Injak untuk menentukan berat badan.Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMT responden bervariasi yakni terdapat responden yang IMT normal 26,7%, berisiko (6,7%), dan obesitas I (46,7%) serta obesitas II (20%). Rata-rata IMT adalah 27,15, median 26,53 dan standar deviasi 7,21. Status IMT terbanyak adalah responden yang mengalami obesitas I sebanyak 14 orang (46,7%). Penelitian ini menyarankan bagi pihak Puskesmas Poasia agar melakukan pemeriksaan IMT rutin pada penderita DM tipe 2 dan bagi penderita DM tipe 2 sebaiknya membatasi makanan tinggi lemak dan melakukan aktifitas fisik secara teratur. Kata Kunci :Indeks Massa Tubuh, Diabetes Mellitus Tipe 2. Absctract Body mass index (BMI) is an indicator of nutritional status based on height and weight related to diabetes mellitus (DM). A high body mass index is a factor that can be related to the incidence of type 2 diabetes mellitus. Therefore, it is important to determine the status of BMI as a preventive measure and manage DM disease. This study aims to determine the body mass index of patients with type 2 diabetes at the Poasia Health Center. This type of research is descriptive and was carried out in June-July 2018 in the public clinic at Poasia Health Center. Data collection uses Mikrotoice to determine Height and Step Scales to determine body weight. Data analysis was performed descriptively. The results showed that respondent BMI varied ie there were respondents whose BMI was normal 26.7%, risky (6.7%), and obesity I (46.7%) and obesity II (20%). The average BMI was 27.15, the median was 26.53 and the standard deviation was 7.21. Most BMI status were 14 people (46.7%) who were obese I. This research recommends that the Poasia Health Center to carry out routine IMT examination in patients with type 2 DM and for patients with type 2 DM should limit high-fat foods and do regular physical activity. Keywords: Body Mass Index, Diabetes Mellitus Type 2.
Manajemen Perencanaan Gizi Pada Atlet Dayung Di Sma Perbakatan Olahraga Bahteramas Kota Kendari Desiderius Bela Dhesa; Jenny Qlifianti; Ellyani Abadi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 1 No 04 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 01 NO 04
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Manajemen perencanaan gizi olahraga yang kurang tepat untuk para atlet terutama atlet dayung dapat berdampak pada prestasi atlet khususnya di sekolah SMAN Perbakatan Bahteramas yang menyediakan asrama dan mewajibkan para siswanya tinggal di asrama, sehingga pola makan dan status gizi para atletnya dapat dipantau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen perencanaan gizi dan asupan gizi atlet dayung di SMAN Perbakatan Olahraga Bahteramas. Jenis penelitian ini adalah desktiptif, dengan populasi sebanyak 36 orang yang diambil secara total sampel sehingga sampel penelitian adalah 36 orang. Data manajemen perencanaan gizi diperoleh dengan wawancara dan observasi sedangkan data asupan diperoleh dengan recall 24 jam. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan ahwa manajemen perencanaan gizi pada atlet dayung yang belum terlaksana yaitu belum ditetapkannya pola menu, besar porsi, format menu, penilaian menu, merevisi menu, pre test menu serta belum dilakukan perhitungan kebutuhan bahan makanan dan belum adanya pedoman berat bersih bahan makanan yang digunakan dan dikonversi kedalam berat kotor dan asupan gizi pada atlet dayung yakni asupan energi, protein, karbohidrat dan lemak sebagian besar dalam kategori kurang yakni masing-masing 58,3%, 55,6%, 58,3% dan 63,9%. Kesimpulan penelitian ini adalah manajemen perencanaan gizi pada atlet dayung belum dilaksanakan secara maksimal dan asupan gizi khususnya energi, protein, karbohidrat dan lemak sebagian besar dalam kategori kurang.
Penyuluhan Metode Ceramah dapat Meningkatkan Pengetahuan tentang HIV AIDS di Desa Kondowa Kabupaten Buton Sufrianto; Ellyani Abadi; Jenny Qlifianti Demmalewa
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 1 No 04 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 01 NO 04
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit HIV AIDS merupakan suatu penyakit yang terus berkembang dan menjadi masalah global yang melanda dunia khususnya di Desa Kondowa Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara yang sebagian penduduknya adalah perantau sehingga berisiko terpapar HIV AIDS.Pengetahuan masyarakat tentang HIV AIDS pada umumnya masih rendah, yakni mengganggap penyakit tersebut merupakan penyakit kutukan dan merupakan aib bagi keluarga yang menderita.Upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang HIV AIDS dengan metode ceramah yang masih jarang dilakukan pada masyarakat Kondowa. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan metode ceramah terhadap pengetahuan masyarakat tentang HIV dan AIDS. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperiment dengan pendekatan one group pre test-post test design. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 4 September-4 Oktober 2019 di Desa Kondowa.Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak sederhana yaitu sebanyak 30 orang.Hasil : penelitian diperoleh bahwa rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kelompok adalah 18,03 dan mengalami peningkatan menjadi 29,67 sesudah penyuluhan. hasil uji statistik wilcoxon sign rank test diperoleh nilai p value sebesar 0,000 < α (0,05). Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan (metode ceramah) terhadap pengetahuan masyarakat.
Daya Terima Biskuit Wortel dengan Penambahan Tepung Kelor pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Nursamsi Oktarini Gunawas; Ellyani Abadi; Habib Ihsan Mowwuta
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Biskuit merupakan suatu produk makanan yang sangat digemari oleh anak Balita, salah satu upaya meningkatkan nilai gizi biskuit adalah memanfaatan bahan lokal dengan menambahkan wortel dan kelor dalam pembuatan biskuit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Vitamin A dan Zat Besi serta Daya Terima Biskuit Wortel dengan Penambahan Tepung Kelor pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas. Penelitian ini merupakan penelitian ekperiment (quasy ekperiment) dan rancangan acak lengkap (RAL) dan telah dilaksanakan pada bulan September tahun 2020. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak Balita gizi Kurang di wilayah kerja Puskesmas Kadia Perumnas sebanyak 32 orang dan sampel sebanyak 32 orang yang diambil menggunakan sampel jenuh. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji kruskal wallis. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai p-value 0,000 untuk daya terima warna, rasa, aroma dan tekstur biskuit wortel dengan penambahan tepung kelor. Simpulan penelitian ini adalah ada perbedaan daya terima warna, rasa, aroma dan tekstur biskuit wortel penambahan tepung kelor pada anak Balita di wilayah kerja Puskesmas Perumnas. Saran penelitian ini adalah bagi pihak Puskesmas Perumnas agar memberikan Biskuit wortel dengan penambahan tepung kelor sebagai salah satu makanan tambahan pada anak gizi kurang. Bagi Ibu yang memiliki anak Balita gizi kurang, diharapkan agar memanfaatkan bahan pangan lokal seperti wortel dan kelor untuk diolah menjadi biskuit sehingga dapat dikonsumsi oleh anak Balita gizi kurang. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian untuk atau menghilangkan aroma biskuit wortel dengan kelor tanpa mengurangi nilai gizinya. Kata Kunci: Vitamin A, Zat Besi, Daya Terima, Biskuit, Wortel, Kelor Absctract. Biscuits are a food product that is very popular with toddlers. One of the efforts to increase the nutritional value of biscuits is the use of local ingredients by adding carrots and moringa in the making of biscuits. This study aims to analyze Vitamin A and Iron and the Acceptability of Carrot Biscuits with the Addition of Moringa Flour in Toddlers in the Work Area of the Perumnas Health Center. This research is an experimental research (quasy experiment) and completely randomized design (RAL) and was carried out in September 2020. The population is all mothers who have children under five with malnutrition in the working area of Puskesmas Kadia Perumnas as many as 32 people and a sample of 32 people who taken using a saturated sample. The data were obtained using a questionnaire and analyzed using the Kruskal Wallis test. The results showed that the results of statistical tests obtained a p-value of 0.000 for the acceptability of color, taste, aroma and texture of carrot biscuits with the addition of Moringa flour. The conclusion of this study is that there are differences in the acceptability of color, taste, aroma and texture of carrot biscuits with the addition of Moringa flour to children under five in the working area of the Perumnas Health Center. The suggestion of this research is for the Perumnas Puskesmas to provide carrot biscuits with the addition of Moringa flour as an additional food for malnourished children. Mothers who have malnourished children under five are expected to use local food ingredients such as carrots and moringa to be processed into biscuits so that they can be consumed by malnourished children under five. For future researchers, it is hoped that they can conduct research to or eliminate the aroma of carrot biscuits with Moringa without reducing their nutritional value. Keywords : Vitamin A, Iron, Acceptability, Biscuits, Carrots, Moringa
Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Pesisir Puskesmas Soropia Inriani Inriani; Narmawan Narmawan; Ellyani Abadi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 13 No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v13i1.232

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri. Prolanis merupakan program pemerintah yang ditujukan kepada penderita penyakit kronis seperti hipertensi agar mampu mengontrol tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Pesisir Puskesmas Soropia. Penelitian menggunakan metode Pre experimental dengan one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang mengikuti senam Prolanis berjumlah 30 orang dengan jumlah sampel 30 orang yang dimabil secara Total Sampling. Variabel penelitian bebas penelitian adalah senam prolanis dan variabel terikat adalah tekanan darah. Analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pretest diperoleh rata-rata tekanan darah sistole adalah 160.10 mmHg dan diastole adalah 94.50 mmHg dan posttest rata-ratatekanan darah sistole adalah 151.47 mmHg dan diastole adalah 87.07 mmHg. Analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa untuk tekanan darah sistol diperoleh nilai p 0.001 < 0.05 dan tekanan darah diastole diperoleh nilai p value 0.001 < 0.05. Simpulan bahwa terdapat pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah pesisir Puskesmas Soropia
Pengaruh Pemberian Omega 3 (EPA+DHA) Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Kendari : The Effect of Omega 3 (EPA+DHA) Supplementation) on Blood Glucose Level in Type 2 Diabetes Mellitus Patient in Kendari Linda Ayu Rizka Putri; Ellyani Abadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1: JANUARY 2022 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.434 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.2106

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) telah menjadi masalah kesehatan global baik di negara maju maupun negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi nasional diabetes meningkat dari 6,9% di tahun 2013 menjadi 8,5% di tahun 2018. Berbagai macam upaya telah dikembangkan guna mengurangi risiko diabetes, diantaranya adalah identifikasi fungsi isoflavone yang berasal dari tumbuh-tumbuhan serta asam lemak tak jenuh Omega 3 seperti eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang berasal dari makanan berbasis kelautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Omega 3 komersial (EPA+DHA) terhadap kadar gula darah postprandial penderita DM tipe 2 di Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group test pretest-posttest design terhadap 20 penderita DM tipe 2 yang dilaksanakan sejak Agustus sampai Oktober 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sehingga secara statistik tidak ada perbedaan kadar gula darah postprandial sebelum dan sesudah suplementasi Omega 3 pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Kendari (p value=0.101). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan kadar gula darah postprandial sebelum dan sesudah suplementasi Omega 3 pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Kendari
Penyuluhan Jajanan Sehat “Stik Ikan Nila” pada Anak Sekolah Dasar Negeri 23 Kota Kendari Fatmawati Fatmawati; Suwarni Suwarni; Hariani Hariani; Ellyani Abadi
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v2i2.269

Abstract

Makanan ringan merupakan pangan yang sangat akrab bagi anak-anak. Anak sekolah biasanya sering melupakan sarapan pagi dan memilih membeli makanan jajanan di sekolah. Dampak dari jajan tidak sehat akan menyebabkan keracunan, gangguan pencernaa, hingga berdampak pada status gizi kurang. Pengabmas ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang jajanan sehat stik ikan nila pada  anak sekolah dasar 23 Kota Kendari.  Metode pengabmas yaitu pengumpulan data yang relevan dengan mengadopsi metode Rapid Rural Appraisal (RRA). Desain yang dilakukan dalam meningkatkan akses pengembangan kewirausahan yaitu (1) menyediakan produk stik ikan nila dan (2) memberikan pelatihan tentang manfaat stik ikan nila bagi keburuhan gizi anak sekolah. Penyuluhan dilaksanakan 4 kali pertemuan. Keberhasilan program pengabdian masyarakat dinilai berdasarkan peningkatan nilai pengetahuan.Hasil pengabmas menunjukkan bahwa setelah diberikan penyuluhan tentang manfaat ikan nila sebagai jajanan sehat anak sekolah terjadi peningkatan pengetahuan yakni sebelum dilakukan penyuluhan pengetahuan peserta sebagian besar cukup yaitu 20 orang (66,7%) selebihnya cukup sebanyak 10 orang (33,3%) dan sesudah dilakukan penyuluhan sebanyak 4 kali penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yakni cukup menjadi 24 orang (80%) dan kurang menjadi 20%. Diharapkan pihak sekolah utamanya guru kelas agar dapat memberikan motivasi dan edukasi secara rutin tentang pentingnya mengonsumsi jajanan sehat seperti mengonsumsi stik yang terbuat dari ikan nila.
HANDBOOK OVERWEIGHT DAPAT MENURUNKAN ASUPAN LEMAK DAN BERAT BADAN REMAJA Ellyani Abadi; Fatmawati Fatmawati; Kameriah Kameriah; Abdurrakhman Abdurrakhman; Adi Supryatno
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh handbook overweight terhadap asupan lemak dan berat badan remaja di sekolah menengah pertama swasta Frater Kendari Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini adalah pre ekperiment menggunakan pre test-post test design. Sampel sebanyak 32 remaja overweight. Pengumpulan data berat badan menggunakan timbangan injak yang terkalibrasi dan asupan lemak menggunakan form recall 3 x 24 jam. Data diukur sebanyak 4 kali dan dianalisis menggunakan uji paired T-test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh handbook overweight terhadap asupan lemak remaja dengan nilai p value 0,000 < 0.05 (CI 95%) dan ada pengaruh handbook overweight terhadap berat badan remaja dengan nilai p value 0,000 < 0.05 (CI 95%). Kesimpulan penelitian yaitu Handbook Overweight dapat menurunkan asupan lemak dan berat badan remaja
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA PUTRA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMBO Ellyani Abadi; Faisal Faisal; Jenny Qlifianti Demmalewa
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2203

Abstract

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kendari dalam 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa kejadian penyakit hipertensi pada usia dewasa (15-18 tahun) yaitu tahun 2017 sebanyak 1.172 kasus. Sedangkan pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebanyak 1.249 kasus dan tahun 2019 (Januari- September) penderita Hipertensi pada usia dewasa (15-18 tahun) tercatat 1.097 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku merokok dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 orang remaja putra. Desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan food frequensi Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putra tidak hipertensi (62,8%), sebagian besar pola makan remaja putra tidak baik (57,1%), sebagian besar remaja putra perokok (64,2%). Ada hubungan perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo ditunjukan dengan nilai ρ = 0,000. Tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo ditunjukan dengan nilai ρ = 0,284. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo, Tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo
Co-Authors Abdurrakhman Abdurrakhman Abdurrakhman Ade Saputra Nasution Adi Supryatno Al Dhamir, Muh Fitrah Ananda, Siti Hadrayanti Anantha, Esti Andi Nilawati Usman Arny, Arny Ayu Dwi Putri, Tenri Zulfa Ayu Putri, Inggri Fidayani Dwi Cholik Harun Rosjidi Darmayanti Waluyo Demmalewa, Jenni Qlifianty Demmalewa, Jenny Qlifianti Desidarius Bela Dhesa Desiderius Bela Dhesa Desiderius Bela Dhesa Desiderius Bela Dhesa Desiderius Bela Dhesa Desiderius Bela Dhesa Dharmawati, Tuti Dhesa, Desidarius Bela Dhesa, Desiderius Bela Dhesa, Desiderius Bella Diah Indriastuti Dwi Putri, Tenri Zulfa Ayu Erpiono Erpiono Erpiono, Erpiono Fadila, Dian Faisal Faisal Fajarwati, Novita Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fitri, Nesya Desrianti Galib, Siti Hijra Habib Ihsan M Habib Ihsan M Habib Ihsan Mowwuta Hariani Hariani Hasrima, Hasrima Herman Ihsan, Habib Inggri Fidayani Dwi Ayu Putri Inriani Inriani Islawati Islawati Jayanti, Jayanti Jayawarsa, A.A. Ketut Jenny Qlifianti Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Jenny Qlifianti Demmalewa Jusuf Kristianto Jusuf Kristianto Kamalia Kameriah Gani Kameriah Gani Kameriah Kameriah Koro, Suriana Kristianto, Jusuf Leksono, Purnomo Linda Ayu Rizka Linda Ayu Rizka Putri Mariana Mariana Mariana Mariana Marlin, Fitri Selly Desi Yanti Marma Yunadi Marsud Marsud Muhammad Uksim Muliani Muliani Narmawan Narmawan Narmawan Narmawan, Narmawan Nesya Desrianti Fitri Nisrawati Nursamsi Oktarini Gunawas Petrus Petrus Petrus Petrus Petrus Petrus Petrus Rahmi, Silvy Aulia Rai sudarsono, I made Ratmalia, Ratmalia Reslin tobigo Riska Mayangsari Riska Mayangsari Risnawati Risnawati Rizka, Linda Ayu Rosjidi, Cholik Harun Sabina, Riska Adni Silvy Aulia Rahmi Siti Hadrayanti Ananda Siti Hijra Galib Siti Umrana Stejiriawan, Nur Iknal Sufrianto Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Supodo, Timbul Surianti Surianti Surianti Surianti, Surianti Suwarni Suwarni Tuti Dharmawati Wulandari, Agnes Sri Yansah, Deri Yunadi, Marma