cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 335 Documents
EFEKTIVITAS CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI : TINJAUAN LITERATUR Rendi Ariyanto Sinanto; Sitti Nur Djannah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.403

Abstract

Indonesia is a country that aggressively promotes public health, the government has launched a program of washing hands with soap that is useful to improve hygiene so as to avoid disease. The purpose of this study is to find out how effective hand washing with soap / hand hygiene is in preventing infection. This research was conducted on 3 to 10 July 2020 using the literature review method. The study was conducted on an article on http://garuda.ristekdikti.go.id published between 2015 and 2020. The results showed that washing hands with soap / hand hygiene in preventing infections was very effective, it was proven that washing hands with soap can reduce the risk of infection. Washing hands with soap is a pillar of community-based total sanitation, which includes six steps of hand washing. The use of hand sanitizers and soaps can reduce the number of bacterial colonies on the hands, and sanitizers that contain 70% alcohol are very effective in reducing the number of germs. Keywords: CTPS, hand washing, hand hygiene, prevention of infection.
HUBUNGAN NILAI TROMBOSIT DAN HEMATOKRIT DENGAN KEGAGALAN ARTERIOVENOUS FISTULA PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Satria, Muhammad; Rustam, Raflis; Rivaldy, Vendry
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i2.409

Abstract

ABSTRAK Abstrak: Hubungan Nilai Trombosit dan Hematokrit dengan Kegagalan Arterovenous Fistula pada pasien Gagal Ginjal Kronis di RSUP Dr.dr.M.Djamil Padang Hemodialisis adalah pengobatan pada gagal ginjal yang menggunakan mesin untuk mengirimkan darah pasien melalui sebuah penyaring. Fistula arteriovenosa dan cangkok arteriovenosa merupakan akses vaskuler yang didesain untuk penggunaan jangka panjang. Di dunia jumlah pasien gagal ginjal kronis (GGK) stadium akhir yang memerlukan hemodialisis semakin mening­kat. Akan tetapi hampir 50% fistula arteriovenosa tidak pernah dapat digunakan untuk hemodialisis, dan jika dapat digunakan, 25% akan mengalami kega­galan setelah 2 tahun. Banyaknya faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan AVF, diantaranya kerusakan dinding endotel atau adanya aliran darah yang lambat atau hiperkoagulasi. Kata Kunci.Gagal ginjal kronis, Hemodialisis, Arterovenous Fistula, Kegagalan AVF
EFEKTIVITAS MASSASE NAPE TERHADAP PERCEPATAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM Wahyuni, Endah Tri; Purnami, Ratna Wulan
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i2.410

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) merupakan asupan yang sangat penting bagi bayi. Organisasi WHO (World Health Organization) dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI secara ekslusif semenjak lahir sampai usia 6 bulan pertama agar bayi mencapai pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan secara optimal. Pencapaian yang optimal tersebut dapat dicapai salah satunya dengan menerapkan massase nape pada ibu post partum agar pengeluaran ASI lebih cepat keluar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan, bagaimana efektivitas massase nape terhadap percepatan pengeluaran ASI pada ibu post partum di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik II Sleman . Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan post test, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dibagi menjadi kelompok yang diberikan intervensi dan kelompok kontrol yang diambil secara purposive sampling. Analisis data univariat dan bivariat..Hasil penelitian menunjukkan, efektivitas massase nape terhadap percepatan pengeluaran ASI menurut uji statistic Mann Whitney Test didapatkan hasil (p value 0,002) < 0,05, artinya massase nape efektiv dalam percepetan pengeluaran ASI.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Benny Karuniawati; Berlina Putrianti
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.411

Abstract

PHBS adalah upaya secara sadar, mau dan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mencegah resiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan. Masyarakat sebagai sasaran dari program ini hendaknya memiliki kesadaran penuh untuk mengaplikasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam upaya pencegahan penularan Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan PHBS masyarakat dalam upaya pencegahan penularan virus Covid 19. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei dengan rancangan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner onlibe yang dapat diakses oleh responden dimanapun. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 71 responden dengan total 19 item pertanyaan. Data penelitian ini diambil dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 71 responden terdapat 83,1% responden selalu mencuci tangan dengan sabun setelah keluar rumah, 76,1% responden selalu mencuci tangan menggunakan sebelum makan, 67,5% responden selalu membersihkan rumah setiap hari, 95,8% responden selalu menggunakan masker, terdapat 47,9% responden sering menjaga jarak aman saat diluar rumah minimal 2 meter, 63,4% responden sudah tidak melakukan kebiasaan berjabat tangan, 22,5% resonden yang masih selalu aktif mengahadiri kegiatan diluar rumah, 80,3% responden selalu membuka jendela dan ventilasi, 45,1% responden seringmemberihkan benda yang ada dirumah dengan cairan pembersih setiap hari, 71,8% responden selalu menyediakan makanan sehat untuk keluarga, 32,4% yang selalu dan sering merokok dimasa pandemik, 43,7% responden yang kadang-kadang berolahraga minimal 30 menit setiap hari, 54,9% responden mengatakan kadang-kadang menyiapkan makan cepat saji untuk keluarga, 95,8% respondenselalu mencuci buah dan sayur sebeleum dikonsumsi, 49,3% responden selalu mencuci tangan setelah memegang uang, 77,5% responden selalu membiasaan seluruh keluarga untuk hidup sehat, 78,9% responden mengatakan selalu mengkonsumsi minimal 2liter cairan dalam sehari, dan 84,5% responden mengatakan tidak pernah melakukan perjalanan keluar kota. Melalui penelitian ini diharapkan agar masyrakat memiliki kesadaran akan pentingnya PHBS dalam upaya pencegahan penularan Covid 19.
PELATIHAN PIJAT BAYI EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER BALITA DI PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL Siti Maryati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.412

Abstract

Efektifitas Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pijat Bayi Pada Kader Balita Di Puskesmas Pajangan Bantul Siti Maryati Program Studi Keperawatan Diploma Tiga Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta Indonesia maryatisiti52@gmail.com ABSTRAK Pijat bayi merupakan therapi sentuh yang telah ada sejak zaman dulu. Pijat ini memberikan manfaat yang begitu besar apabila dilakukan dengan mekanisme atau teknik pemijatan yang benar dan dilakukan oleh orang yang sudah terlatih. Kondisi yang ada dimasyarakat pijat bayi dilakukan oleh dukun pijat yang belum terlatih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pelatihan pijat bayi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pajangan Bantul. Metode yang digunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest and Posttest. Lokasi penelitian di Puskesmas wilayah Pajangan Bantul dengan Responden kader balita sejumlah 30 orang. Hasil Nilai rata rata pengetahuan responden sebelum diberikan pelatihan 56,25 setelah diberikan pelatihan pijat bayi meningkat menjadi 87,5. Peningkatan tersebut signifikan yang ditunjukkan dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Begitu pula hasil keterampilan responden sebelum diberikan pelatihan tidak bisa atau nol setelah diberikan pelatihan piat bayi menjadi 89,13. Peningkatan tersebut signifikan dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan pelatihan pijat bayi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan balita Kata Kunci : Pelatihan, Pijat bayi, Kader balita ABSTRACT Baby massage is a touch therapy that has been existing since ancient times. This massage gives benefits when it is done with a mechanism or correct massage techniques and performed by people who are already trained. Conditions that exist in the community of baby massage is performed by an untrained shaman. Purpose to determine the effectiveness of baby massage training to increase knowledge and skills of cadres toddler in Puskesmas Display Bantul. Methods used Quasi Experiment with Pre-experiment design approach one group pre-test and post-test. The location of the research is in the health center Pajangan Bantul area with a toddler cadre Respondents 30 people. Results The average of respondents' knowledge given training before 56.25 after being given baby massage training increased to 87.5. The significant increase in indicated by the value of p = 0.001 (p <0.05). Similarly, the respondent before the results are given training skills “can not” or zero to 89.13 after a baby massage training with a significantly increased p = 0.001 (p <0.05).. Conclusion baby massage training is very effective in increasing the knowledge and skills of toddler health cadres. Keywords: training, baby massage, baby Cadre
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 JAMBIDAN YOGYAKARTA Malida, Dara; Suryati, Suryati; Kusumasari, RR Viantika
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.414

Abstract

Kasus bullying pada siswa merupakan perilaku yang bisa membawa dampak terhadapkecerdasan emosional siswa saat dimana akan berdampak negatif. Disekolah dasar terdapatberbagai macam kasus bullying yang terjadi pada siswa baik secara verbal (mencela,mengejek,, memfitnah, memaki) maupun secara fisik (memukul, menendang, mencubit).Tingkat kasus bullying pada siswa SD saat ini semakin meningkat, hal ini dipengaruhi olehbeberapa faktor seperti faktor keluarga, sekolah, maupun faktor dari diri siswa sendiri. Tujuandari penelitian untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilakubullying pada siswa kelas V SDN 1 Jambidan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desainpenelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswakelas V yang berusia 10-12 tahun yang berjumlah 64 orang. Instrumen yang digunakan adalahkuesioner kecerdasan emosional dan kuesioner perilaku bullying. Uji statistik yang digunakanadalah chi-square. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional yang tinggi sebanyak32 responden (50.0%) sedangkan perilaku bullying sebagian besar tidak melakukan bullyingsebanyak 37 responden (57,8%). Uji statistik dengan menggunakan chi-square (p: 0,01<0,05)yang menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku bullyingpada siswa kelas V SDN 1 Jambidan Yogyakarta.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TELUR DAN VITAMIN C TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KABUPATEN SLEMANDi Indonesia (Susenas dan Survei Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibu hamil, separuhnya mengalami an Benny Karuniawati; Berlina putrianti; Erma Nur Fauziandari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Karya Husada Yogyakarta
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia (Susenas dan Survei Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibuhamil, separuhnya mengalami anemia gizi dan satu juta lainnya mengalami kekuranganenergi kronis. Laporan USAID’s, A2Z, Micronutrient and ChildBlindness Project, ACCESSProgram, and Food and Nutrition Technical Assistance (2006) menunjukkanbahwa sekitar50% dari seluruh jenis anemia diperkirakan akibat dari defisiensi besi. Tingginya anemiayang menimpa ibu hamil memberikan dampak negatif terhadap janin yang di kandung dariibu dalam kehamilan, persalinan maupun nifas. Data yang diperoleh dari profil dinaskesehatan provinsi DIY Angka anemia ibu hamil di Provinsi DIY pada tahun 2011 sebesar18,90%, menurun dibanding pada tahun 2010 sebesar 20,95%. Angka anemia bumil diKabupaten Sleman adalah 10,19% (Profil Dinkes DIY, 2011).Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui efektifitas pemberian putih telurterhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini dilakukandengan rancangan Penelitian ini dilakukan dengan rancangan Pre post test non equevalentcontrol group dimana observasi dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu sebelum dan sesudaheksperimen. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan dengan cara membandingkan data predan post test kelompok kontrol dan kelompok intervensi.Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada kelompok perlakuanpemberian 2telur/hari dan vitamin C 75 mg memiiki nilai rerata kenaikan kadarhaemoglobin lebih tinggi yaitu 1,71 gr% sedangkan pada kelompok pemberian 1 telur/haridan vitamin C 75mg memiliki rerata kenaikan kadar haemoglobin 1,58gr%, pada kelompokkontrol juga menunjukkan adanya kenaikan kadar haemoglobin dengan nilai rerata 1,07gr%.Secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian telur efektif untuk meningkatkankadar haemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia yang ditunjukkan dengan nilaisignifikansi sebesar 0,025.
EFEKTIVITAS PROGRAM “BOTOLO’KU” TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM UPAYA PENGURANGAN SAMPAH BOTOL PLASTIK SKM., MPH, Ishak; AN, Indra Amanah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.418

Abstract

Sampah (waste) diartikan sebagai sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidakdisenangi, atau sesuatu yang dibuang, yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadidengan sendirinya. Sampah botol plastik tidak bisa sepenuhnya diurai, butuh waktu hingga100 tahun agar bisa diurai. Hal ini memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Hampir3 juta ton sampah plastik diseluruh dunia berasal dari botol minum plastik yang hanya bisadigunakan sekali pakai. Volume sampah di Kota Palopo pada tahun 2017-2018 mengalamipeningkatan. Pada tahun 2017 volume sampah mencapai 25.634 khusus sampah anorganikper harinya dan mengalami peningkatan ditahun 2018 yaitu sebanyak 28.046. Penelitian inibertujuan untuk menilai efektivitas program Botolo’ku dalam pengurangan jumlah sampahbotol plastik yang nantinya dapat diterapkan secara berkesinambungan di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental, dengan rancangan non equivalentcontrol group design. Hasil penelitian menunjukkan untuk kelompok eksperimen diperolehhasil uji t-test pengetahuan p= 0,00 dan sikap p=0,00 yang artinya ada peningkatanpengetahuan dan sikap pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan Program“Botolo’ku” di Sekolah Kota Palopo, sedangkan untuk kelompok kontrol di peroleh hasil ujit-test pengetahuan p= 0,076 dan sikap p=0,171 yang artinya tidak ada peningkatanpengetahuan dan sikap pada kelompok kontrol Program “Botolo’ku” di Sekolah Kota Palopo.Kesimpulan: Penerapan program “Botolo’ku” efektif dalam upaya pengurangan sampahbotol plastik khususnya pada pengetahuan dan sikap siswa dalam mengurangi sampah botolplastik.
EFEKTIVITAS PROGRAM TAMAN BUAH DAN SAYUR (TABUSUR)TERHADAP PENINGKATAN SIKAP DAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MENGONSUMSI BUAH DAN SAYUR N, Suwandi; Ishak, Ishak; Yamin, Rismayanti
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.419

Abstract

Perilaku konsumsi buah dan sayur penduduk di indonesia masih sangat rendah. Diindonesia sendiri masih terdapat banyak provinsi yang masuk kategori kurang dalamkonsumsi buah dan sayur.Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektifitas programTABUSUR terhadap konsumsi buah dan sayur masyarakat yang nantinya dapatmenjadi program yang dapat diterapkan secara berkesinambungan di kelurahanLuminda pada khususnya. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen denganrancangan One group pre test post test design. Hasil penelitian ini menunjukkan nilaip value = 0.000< 0,005 yang artinya perbedaan atau peningkatan sikap sebelum(pretest) dan sesudah (posttest) diberikan intervensi program TABUSUR dimasyarakat dalam upaya meningkatkan sikap masyarakat dalam mengonsumsi buahdan sayur di Kelurahan Luminda, dan variabel motivasi menunjukkan bahwa diperolehnilai p-value = 0,000 < 0,05, yang artinya ada perbedaan atau peningkatan motivasisebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan intervensi program TABUSURdikelurahan Luminda.
INTERVENSI PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN, SELF EFFICACY DAN PENGETAHUAN PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM MENJADI BATAKO PADA KOMUNITAS PEMULUNG SAMPAH Amanah, Indra; Jannah, Miftahul
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.420

Abstract

Banyaknya sampah yang dihasilkan dan tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkanpencemaran. Pencemaran terjadi apabila masyarakat yang terbiasa membakar sampah, danmembuang sampah sembarang tempat seperti sungai atau kebun kosong serta menimbunsampah yang sulit terurai. Penglolaan sampah rumah tangga yang dikelola dengan baik sebesar36,8% dan jumlah sampah yang tidak dikelola dengan baik sebesar 63,2% dari jumlah sampahyang tertimbang sebanyak 282,654 ton. Tujuan dari penelitaan ini adalah untuk menilaipengaruh intervensi pelatihan terhadap keterampilan, self efficacy dan pengetahuanpemanfaatan limbah styrofoam menjadi batako. Penelitian ini merupakan penelitian praeksperimen dengan rancangan one group pre test post test design, dilakukan pretest, kemudiandiberikan treatment berupa pelatihan dan praktik daur ulang styrofoam menjadi batako.Setelah itu dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan setelah treatment dilakukan posttest untukmengukur kembali self efficacy, pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan limbah styrofoammenjadi batako yang bernilai ekonomis. Respondenya adalah pemulung sampah yangberjumlah 83 orang. Hasil nilai uji wilcoxon pada penelitian ini menunjukkan ada pengaruhpelatihan terhadap keterampilan dengan nilai p= 0,000, self efficacy p=0,000 dan pengetahuanp=0,000.