cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 335 Documents
PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN KECEMASAN PADA PASIEN PASCA BEDAH TRANSURETHRAL RESECTION PROSTATE (TURP) DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Bayu Brahmantia; Titih Huriah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.459 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i2.282

Abstract

Latar Belakang: Pasien pasca bedah transurethral resection prostate dapat mengalami nyeri dankecemasan yang mengakibatkan ketidaknyamanan dan gangguan rasa aman. Penanganan nyeri dankecemasan menggunakan teknik non-farmakologi, yaitu terapi Spiritual Emotional Freedom Technique(SEFT). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh SEFT terhadap penurunan nyeri dan kecemasanpada pasien pasca bedah TURP.Metode Penelitian: Quasi-eksperimen Pretest-Posttest with Control Group Design. Populasi penelitianadalah pasien pasca bedah TURP. Teknik sampel menggunakan accidental sampling, alokasi sampeldengan teknik sistimatic alocation, jumlah sampel kelompok intervensi 22 pasien, kelompok kontrol 22pasien.Hasil Penelitian: Rata-rata usia responden 65,09 tahun, rata-rata nilai nyeri sebelum dan sesudahinervensi pada kelompok intervensi 4,23 dan 2,31, rata-rata nilai nyeri sebelum dan sesudah intervensipada kelompok kontrol 4,86 dan 2,14, rata-rata nilai cemas sebelum dan sesudah intervensi padakelompok intervensi 19,59 dan 11,86, rata-rata nilai cemas sebelum dan sesudah intervensi padakelompok kontrol 18,09 dan 11,14. Hasil paired t-test analisis nyeri pada kelompok intervensi dankelompok kontrol didapatkan p value, 0,001, hasil paired t test analisis cemas kelompok intervensi dankelompok kontrol didapatkan p value 0,001, hasil uji independent t-test variabel nyeri nilai p=0,2>0,05,hasil uji independent t-test variabel kecemasan nilai p=0,49>0,05.Kesimpulan: Terapi SEFT berpengaruh terhadap penurunan nyeri dan kecemasan pada pasien pascabedah TURP, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi SEFT dengankelompok kontrol pada penelitian.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI POS PEMBINAAN TERPADU KELURAHAN MOJOROTO KOTA KEDIRI JAWA TIMUR Anik Nuridayanti; Nurul Makiyah; Rahmah Rahmah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.172 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.283

Abstract

LatarBelakang : Hipertensi merupakan penyakit darah tinggi. Hipertensi tidak dapat disembuhkannamun dapat dikendalikan melalui kontrol kesehatan secara rutin, dan mengkonsumsi obat secarateratur untuk mengurangi risiko komplikasiTujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh edukasi terhadap kepatuhan minum obat penderitahipertensi di Pos Pembinaan Terpadu Kelurahan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur.Metode Penelitian : Penelitian quasi experiment dengan pre test and post test non-equivalent controlgroup. Jumlah sampel sebanyak 42 responden di bagi kelompok intervensi 21 responden dankelompok kontrol 21 responden dengan total sampling. Instrument kepatuhan minum obatmenggunakan lembar catatan minum obat. Hasil penelitian dianalisis dengan uji independent sampel ttes.Hasil Penelitian : Setelah dilakukan edukasi ada perbedaan yang signifikan terhadap kepatuhanminum obat pada kelompok kontrol dan intervensi (p=0,001)Kesimpulan : Edukasi berpengaruh positif terhadap kepatuhan minum obat penderita hipertensi
EVALUASI KEMANDIRIAN PESERTA KELUARGA BERENCANA Budi Punjastuti; Laily Mualifah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.281 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.284

Abstract

Program Keluarga Berencana memiliki makna yang sangat strategis, komprehensif danfundamental dalam mewujudkan manusia sehat dan sejahtera. UU nomor 52 tahun 2009 tentangperkembangan penduduk dan pembangunan keluarga menyebutkan bahwa keluarga berencanaadalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengaturkehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai hak reproduksi untukmewujudkan keluarga yang berkualitas.Tujuan penelitian ini adalah Mencari beberapa faktor (pendidikan, pengeluaran keluarga,jumlah anak, kemudahan dalam pelayanan dan anjuran dari petugas KB) yang berhubungandengan kemandirian ber KB.Mengetahui hubungan antara pendidikan, jumlah anak, pengeluarankeluarga , serta biaya yang dikeluarkan dengan kemandirianber KBManfaat penelitian ini diharapkan bermanfaat khususnya bagi pemerintah, dalam hal iniBKKBN, Departemen Kesehatan, Departemen Dalam Negeri dan sektor swasta, untukmengetahui kekuatan KB mandiri, sehingga dapat merumuskan kebijaksanaan KeluargaBerencana mandiri yang lebih spesifik, yaitu sesuai dengankondisi daerah dan kemampuanmasyarakat serta mengembangkan ilmu pengetahuan tentang KB mandiriHipotensa penelitian ini adalah Ada hubungan antara pendidikan, pengeluaran, jumlahanak, kemudahan dalam pelayanan KB dengan kemandirian ber KBengan serta ada hubunganantara anjura dari petugas KB dengan kemandirian KBJenis penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan rancangan penelitiancrosssectionaladapun Lokasi penelitian daerah Kota Yogyakarta . Penelitimenetapkan kelurahanBumijo kecamatan jetis.Hasil semakin tinggi tingkat pendidikannya, maka persentase kemandirian ber KBsemakin besar. Semakin banyak jumlah anak hidup , persentase kemandiriiannya semakin besar.semakin tinggi tingkat pengeluaran, persentase kemandiriannya. Semakin besarsumber biayamandiri maka tingkat kemandiriannya lebih tinggi dari pada tingkat kemandiriannya yangsumber biaya gratis
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS CARING DALAM MENINGKATAN PERFORMANCE MAHASISWA KEPERAWATAN DI SKILL LABORATORY UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Dedep Nugraha; Elsye Maria Rosa
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.364 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.285

Abstract

Latar belakang : Masyarakat semakin menyoroti perawat yang dianggap kurangperformance-nya. Masalah Performance perawat juga terjadi pada mahasiswa praktikankeperawatan. Kendala pembelajaran skill laboratory keperawatan yaitu mahasiswa yangkurang aktif dan instruktur yang kurang tertata. Caring merupakan bagian dari performancemahasiswa yang menjadi fokus pendidikan keperawatan.Tujuan : Menganalisis perbedaan performance mahasiswa sebelum dan setelah dilakukanintervensi pembelajaran berbasis caring di skill laboratory Universitas MuhammadiyahYogyakartaMetode : Penelitian kuantitatif dengan quasy-experiment. Penelitian dilakukan selama 2minggu dengan 2 skill pembelajaran kepada kelompok intervensi dengan adanya kelompokkontrol. Sebelum intervensi dilakukan mahasiswa diberikan modul pembelajaran. Asistendosen instruktur skill laboratory memberikan pembelajaran dengan struktur caring padamahasiswa yang dibagi dalam kelompok kecil.Hasil : Adanya perbedaan hasil performance mahasiswa keperawatan sebelum dan setelahintervensi dilakukan pembelajaran berbasis caring di skill laboratory UniversitasMuhammadiyah Yogyakarta. Namun tidak terdapat perbedaan performance antara kelompokintervensi dan kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan hasil uji t-test Kelompok intervensi dankontrol dengan nilai p value = 0,063 (p value ≤ 0,05).Kesimpulan : Metode pembelajaran berbasis caring merupakan inti dari keperawatan yangbisa diterapkan pada pembelajaran mahasiswa keperawatan. Dengan menggunakanpembelajaran berbasis caring dapat meningkatkan performance mahasiswa keperawatan.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMAKAIAN SABUN PEMBERSIH KEWANITAAN Elvika Fit Ari Shanti; Desy Desy
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.424 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.286

Abstract

Latar Belakang : 75% wanita Indonesia pernah menggunakan cairan sabun pembersih vagina yang telahmenjadi bagian dari personal higienis dan dilakukan secara rutin. (Penelitian Septian yang dikutip olehSasongko, 2009). Pengetahuan remaja putri tentang pemakaian sabun pembersih kewanitaan dalamjangka waktu panjang akan timbul pengikisan bakteri baikdan mengakibatkan infeksi genetalia internamaupun eksterna dari keputihan patologis sampai kanker serviks. (Suryandari, dkk 2013).Tujuan Penelitian : untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang penggunaan sabunpembersih kewanitaan di Pondok Pesantren AL-Munawir kelas Salafiyah, Krapyak, Bantul, Yogyakarta.Metode Penelitian : Jenis Penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, sampeldiambil dengan teknik total sampling diperoleh 30 remaja putri. Instrumen penelitian adalah kuesionerdan hasil penelitian dianalisis dengan distribusi frekuensi relatif dan prosentase.Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemakaian sabun pembersihkewanitaanadalah kategori cukup (63,3%). Tingkat pengetahuan tentang pengertian sabun pembersihkewanitaan kategori baik (46,7%). Tingkat pengetahuan tentang tujuan pemakaian sabun pembersihkewanitaan kategori cukup (40,0%) dan kurang (40,0%). Tingkat pengetahuan tentang manfaatpemakaian sabun pembersih kewanitaan kategori cukup (40,0%). Tingkat pengetahuan tentang dampakpemakaian sabun pembersih kewanitaan dalam jangka waktu panjang kategori kurang (53,3%). Tingkatpengetahuan tentang cara merawat organ intim kewanitaan kategori kurang (76,7%).Kesimpulan : Tingkat Pengetahuan remaja putri tentang pemakaian sabun pembersih kewanitaan kategoricukup (63,3%) di Pondok Pesantren Al-Munawir kelas Salafiyah, Krapyak, Bantul, Yogyakarta .
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale var rubrum) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA WANITA MASA KLIMAKTERIUM MENOPAUSE Siti Mahmudah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.036 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.287

Abstract

Peningkatan kadar kolesterol / hiperkolesterolemia merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskulerterutama pada wanita di masa klimakterium menopause akibat penurunan hormon estroge. Setelahmenopause, kadar kolesterol pada wanita cenderung meningkat. Jahe merah (Zingiber officinale varrubrum) banyak mengandung gingerol yang bersifat antikoagulan dan antioksidan yang sangatbermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan melancarkan peredaran darah. Tujuan penelitianuntuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var rubrum) terhadapkadar kolesterol total pada wanita masa klimakterium menopause. Jenis penelitian menggunakan quasieksperiment dengan rancangan non equivalent (pretest dan posttest) control group design. Subjekpenelitian 36 responden kelompok perlakuan dan kontrol. Teknik purposive sampling, pengujian hipotesismenggunakan paired t test. Hasil penelitian didapatkan rerata penurunan kadar kolesterol total kelompokperlakuan turun sebesar 22 mg/dL sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan kenaikan kadarkolesterol total sebesar 4,61 mg/dl dengan ρ value-0,000 < alpha 0,05 sehingga ada perbedaan yangsignifikan antara rerata kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberian ekstrak jahe merah.Kesimpulan pemberian ekstrak jahe merah 10 gram yang diminum dua kali sehari selama 14 hari dapatmenurunkan kadar kolesterol total pada wanita masa klimakterium menopause.
EFEKTIFITAS KOMBINASI TERAPI MUSIK DAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PASIEN POST KATETERISASI JANTUNG Nanik Sri Khodriyati; Arlina Dewi; Azizah Khoiriyati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.354 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.288

Abstract

Latar belakang : Tindakan kateterisasi jantung dapat menimbulkan ketidaknyamanan / nyeri, nyeri dapat diturunkanmenggunakan terapi musik dan teknik relaksasi nafas dalam. Terapi musik adalah Pemberian tindakan mandirikeperawatan menggunakan MP3 dan headphone dengan mendengarkan musik yang telah dipilih oleh responden sesuaistandar terapi musik selama 15 menit minimal satu kali dan teknik relaksasi nafas dalam adalah pemberian metodebernafas secara mendalam dengan frekuensi kurang dari 10 x/menit yang dilakukan sambil mendengarkan musikselama 15 menit dengan mengacu panduan kombinasi terapi musik dan relaksasi nafas dalam yang dibimbing olehpeneliti/asisten peneliti.Tujuan : Untuk menganalisis efektivitas kombinasi terapi musik dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunanintensitas nyeri pada pasien post kateterisasi jantung.Metode: Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pre - post test with control group design, denganpendekatan consecutive sampling. Jumlah sampel 38 responden. Penilaian nyeri menggunakan Numeric Rating Scale(NRS), analisa data menggunakan uji statistik wilcoxon, dan mann-whitney.Hasil: Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan p value < 0.05 sehingga kombinasi terapi musik dan teknik relaksasinafas dalam secara signifikan dapat menurunkan intensitas nyeri pasien post kateterisasi jantung, kemudian dilakukananalisis perbedaan masing-masing variabel ditambah dengan protap rumah sakit sebagai kontrol dengan uji mannwhitney, hasil p value < 0.05 dan dilanjutkan uji mann-whitney tes untuk melihat perbandingan penurunan dua variabeldengan masing-masing p value < 0.05 dengan demikian secara statistik ada perbedaan antara kelompok intervensi dankelompok kontrol.Kesimpulan: Kombinasi terapi musik dan teknik relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan nyeri pada pasienpost kateterisasi jantung.
THE RELATIONSHIP OF STRESS TOLERANCE WITH COPING MECHANISM OF PRE-MENOPAUSE WOMEN Safitrianti Dwi Bekti; Laily Mualifah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.056 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v6i1.289

Abstract

Latar belakang: Menopuse merupakan peristiwa yang akan dialami oleh setiap wanita yang berusiaantara 40-49 tahun. Masa ini dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti bingung, cemas dan stres.Secara reproduksi masa menopause berarti masa tua dan non produktif. Seorang wanita yang akanmemasuki masa menopause harus memiliki toleransi stres dan mekanisme koping dalam menghadapimenopause.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara toleransi stres dengan mekanismekoping pada wanita pre-menopause di Dusun Balong Lor Desa Potorono Kecamatan BanguntapanBantul Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimen menggunakan rancangan penelitiandeskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahtotal sampling sebanyak 54 responden. Uji statistik menggunakan Uji pearson produc moment.Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi atau hubungan yang signifikan antaratoleransi stres dengan mekanisme koping pada wanita pre-menopause di Dusun Blado Desa PotoronoKecamatan Banguntapan Bantul Yogyakarta.Dengan nilai signifikanya adalah 0,000 dimana nilai (p<0,005) dan koefisien korelasi sebesar 0,711.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara toleransi stres dengan mekanisme koping pada wanita premenopause di Dusun Balong Lor, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan Bantul Yogyakarta.
RELASI SOSIAL DAN SIKAP MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP LGBT Pritta Yunitasari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.84 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v7i2.317

Abstract

Latar Belakang : Pro dan kontra terhadap keberadaan komunitas LGBT masih terus menjadipolemik, baik di dunia medis maupun di masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia. Dalamdunia medis sebagaian berpendapat bahwa LGBT sebagai bentuk ganguan mental, sebagaianyang lain berpendapat bukan penyakit. Dalam masyarakat, LGBT dianggap perilaku yangmenyimpang dari norma, khususnya norma agama.Tujuan : Mengetahui relasi sosial antara mahasiswa keperawatan dengan penyandang LGBT danMengetahui sikap mahasiswa keperawatan terhadap penyandang LGBTManfaat : Sebagai bahan kajian untuk menetapkan materi pembelajaran dan asuhan keperawatanbaik di dunia pendidikan maupun dalam pelayanan kesehatanHasil : Hanya sebagian kecil responden yang mempunyai relasi sosial dengan penyandangLGBT dan responden mempunyai sikap negatif menolak keberasaan penyandang LGBT dalammasyarakat namun mereka mempunyai sikap positif untuk mendukung dan menghargaipenyandang LGBT karena aspek kemanusiaan.
HUBUNGAN PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN MILITER DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PELAMONIA MAKASSAR Aidah Fitriani; Julianus Ake; Rini Rachmawaty
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada Yogyakarta
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i1.369

Abstract

Kepemimpinan dalam organisasi militer memiliki kekhususan dari pemimpin sipil yaitu memiliki nilai-nilai dan karakteristik militer yang dapat meningkatkan motivasi bawahannya sehingga berdampak pada kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi gaya kepemimpinan militer dengan kinerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 147 perawat sipil dan militer yang diperoleh menggunakan purposive sampling. Hasil analisis bivariat menggunakan spearman’s rho menunjukkan ada hubungan positif dan signifikan antara persepsi gaya kepemimpinan militer dengan kinerja perawat dengan nilai p 0.001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat yang memiliki persepsi bahwa pemimpin mereka telah menerapkan gaya kepemimpinan militer memiliki kinerja 9 kali lebih baik dibanding perawat yang memiliki persepsi bahwa pemimpin mereka kurang menerapkan gaya kepemimpinan militer. Oleh sebab itu penerapan gaya kepemimpinan militer perlu dimaksimalkan sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat.

Page 6 of 34 | Total Record : 335