cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 335 Documents
EFEKTIVITAS CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI : TINJAUAN LITERATUR Rendi Ariyanto Sinanto; Sitti Nur Djannah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.403

Abstract

Indonesia is a country that aggressively promotes public health, the government has launched a program of washing hands with soap that is useful to improve hygiene so as to avoid disease. The purpose of this study is to find out how effective hand washing with soap / hand hygiene is in preventing infection. This research was conducted on 3 to 10 July 2020 using the literature review method. The study was conducted on an article on http://garuda.ristekdikti.go.id published between 2015 and 2020. The results showed that washing hands with soap / hand hygiene in preventing infections was very effective, it was proven that washing hands with soap can reduce the risk of infection. Washing hands with soap is a pillar of community-based total sanitation, which includes six steps of hand washing. The use of hand sanitizers and soaps can reduce the number of bacterial colonies on the hands, and sanitizers that contain 70% alcohol are very effective in reducing the number of germs. Keywords: CTPS, hand washing, hand hygiene, prevention of infection.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Benny Karuniawati; Berlina Putrianti
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.411

Abstract

PHBS adalah upaya secara sadar, mau dan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mencegah resiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan. Masyarakat sebagai sasaran dari program ini hendaknya memiliki kesadaran penuh untuk mengaplikasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam upaya pencegahan penularan Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan PHBS masyarakat dalam upaya pencegahan penularan virus Covid 19. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei dengan rancangan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner onlibe yang dapat diakses oleh responden dimanapun. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 71 responden dengan total 19 item pertanyaan. Data penelitian ini diambil dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 71 responden terdapat 83,1% responden selalu mencuci tangan dengan sabun setelah keluar rumah, 76,1% responden selalu mencuci tangan menggunakan sebelum makan, 67,5% responden selalu membersihkan rumah setiap hari, 95,8% responden selalu menggunakan masker, terdapat 47,9% responden sering menjaga jarak aman saat diluar rumah minimal 2 meter, 63,4% responden sudah tidak melakukan kebiasaan berjabat tangan, 22,5% resonden yang masih selalu aktif mengahadiri kegiatan diluar rumah, 80,3% responden selalu membuka jendela dan ventilasi, 45,1% responden seringmemberihkan benda yang ada dirumah dengan cairan pembersih setiap hari, 71,8% responden selalu menyediakan makanan sehat untuk keluarga, 32,4% yang selalu dan sering merokok dimasa pandemik, 43,7% responden yang kadang-kadang berolahraga minimal 30 menit setiap hari, 54,9% responden mengatakan kadang-kadang menyiapkan makan cepat saji untuk keluarga, 95,8% respondenselalu mencuci buah dan sayur sebeleum dikonsumsi, 49,3% responden selalu mencuci tangan setelah memegang uang, 77,5% responden selalu membiasaan seluruh keluarga untuk hidup sehat, 78,9% responden mengatakan selalu mengkonsumsi minimal 2liter cairan dalam sehari, dan 84,5% responden mengatakan tidak pernah melakukan perjalanan keluar kota. Melalui penelitian ini diharapkan agar masyrakat memiliki kesadaran akan pentingnya PHBS dalam upaya pencegahan penularan Covid 19.
PELATIHAN PIJAT BAYI EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER BALITA DI PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL Siti Maryati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.412

Abstract

Efektifitas Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pijat Bayi Pada Kader Balita Di Puskesmas Pajangan Bantul Siti Maryati Program Studi Keperawatan Diploma Tiga Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta Indonesia maryatisiti52@gmail.com ABSTRAK Pijat bayi merupakan therapi sentuh yang telah ada sejak zaman dulu. Pijat ini memberikan manfaat yang begitu besar apabila dilakukan dengan mekanisme atau teknik pemijatan yang benar dan dilakukan oleh orang yang sudah terlatih. Kondisi yang ada dimasyarakat pijat bayi dilakukan oleh dukun pijat yang belum terlatih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pelatihan pijat bayi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pajangan Bantul. Metode yang digunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest and Posttest. Lokasi penelitian di Puskesmas wilayah Pajangan Bantul dengan Responden kader balita sejumlah 30 orang. Hasil Nilai rata rata pengetahuan responden sebelum diberikan pelatihan 56,25 setelah diberikan pelatihan pijat bayi meningkat menjadi 87,5. Peningkatan tersebut signifikan yang ditunjukkan dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Begitu pula hasil keterampilan responden sebelum diberikan pelatihan tidak bisa atau nol setelah diberikan pelatihan piat bayi menjadi 89,13. Peningkatan tersebut signifikan dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan pelatihan pijat bayi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan balita Kata Kunci : Pelatihan, Pijat bayi, Kader balita ABSTRACT Baby massage is a touch therapy that has been existing since ancient times. This massage gives benefits when it is done with a mechanism or correct massage techniques and performed by people who are already trained. Conditions that exist in the community of baby massage is performed by an untrained shaman. Purpose to determine the effectiveness of baby massage training to increase knowledge and skills of cadres toddler in Puskesmas Display Bantul. Methods used Quasi Experiment with Pre-experiment design approach one group pre-test and post-test. The location of the research is in the health center Pajangan Bantul area with a toddler cadre Respondents 30 people. Results The average of respondents' knowledge given training before 56.25 after being given baby massage training increased to 87.5. The significant increase in indicated by the value of p = 0.001 (p <0.05). Similarly, the respondent before the results are given training skills “can not” or zero to 89.13 after a baby massage training with a significantly increased p = 0.001 (p <0.05).. Conclusion baby massage training is very effective in increasing the knowledge and skills of toddler health cadres. Keywords: training, baby massage, baby Cadre
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 JAMBIDAN YOGYAKARTA Dara Malida; Suryati Suryati; RR Viantika Kusumasari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.414

Abstract

Kasus bullying pada siswa merupakan perilaku yang bisa membawa dampak terhadapkecerdasan emosional siswa saat dimana akan berdampak negatif. Disekolah dasar terdapatberbagai macam kasus bullying yang terjadi pada siswa baik secara verbal (mencela,mengejek,, memfitnah, memaki) maupun secara fisik (memukul, menendang, mencubit).Tingkat kasus bullying pada siswa SD saat ini semakin meningkat, hal ini dipengaruhi olehbeberapa faktor seperti faktor keluarga, sekolah, maupun faktor dari diri siswa sendiri. Tujuandari penelitian untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilakubullying pada siswa kelas V SDN 1 Jambidan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desainpenelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswakelas V yang berusia 10-12 tahun yang berjumlah 64 orang. Instrumen yang digunakan adalahkuesioner kecerdasan emosional dan kuesioner perilaku bullying. Uji statistik yang digunakanadalah chi-square. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional yang tinggi sebanyak32 responden (50.0%) sedangkan perilaku bullying sebagian besar tidak melakukan bullyingsebanyak 37 responden (57,8%). Uji statistik dengan menggunakan chi-square (p: 0,01<0,05)yang menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku bullyingpada siswa kelas V SDN 1 Jambidan Yogyakarta.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TELUR DAN VITAMIN C TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KABUPATEN SLEMANDi Indonesia (Susenas dan Survei Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibu hamil, separuhnya mengalami an Benny Karuniawati; Berlina putrianti; Erma Nur Fauziandari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Karya Husada Yogyakarta
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia (Susenas dan Survei Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibuhamil, separuhnya mengalami anemia gizi dan satu juta lainnya mengalami kekuranganenergi kronis. Laporan USAID’s, A2Z, Micronutrient and ChildBlindness Project, ACCESSProgram, and Food and Nutrition Technical Assistance (2006) menunjukkanbahwa sekitar50% dari seluruh jenis anemia diperkirakan akibat dari defisiensi besi. Tingginya anemiayang menimpa ibu hamil memberikan dampak negatif terhadap janin yang di kandung dariibu dalam kehamilan, persalinan maupun nifas. Data yang diperoleh dari profil dinaskesehatan provinsi DIY Angka anemia ibu hamil di Provinsi DIY pada tahun 2011 sebesar18,90%, menurun dibanding pada tahun 2010 sebesar 20,95%. Angka anemia bumil diKabupaten Sleman adalah 10,19% (Profil Dinkes DIY, 2011).Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui efektifitas pemberian putih telurterhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini dilakukandengan rancangan Penelitian ini dilakukan dengan rancangan Pre post test non equevalentcontrol group dimana observasi dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu sebelum dan sesudaheksperimen. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan dengan cara membandingkan data predan post test kelompok kontrol dan kelompok intervensi.Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada kelompok perlakuanpemberian 2telur/hari dan vitamin C 75 mg memiiki nilai rerata kenaikan kadarhaemoglobin lebih tinggi yaitu 1,71 gr% sedangkan pada kelompok pemberian 1 telur/haridan vitamin C 75mg memiliki rerata kenaikan kadar haemoglobin 1,58gr%, pada kelompokkontrol juga menunjukkan adanya kenaikan kadar haemoglobin dengan nilai rerata 1,07gr%.Secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian telur efektif untuk meningkatkankadar haemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia yang ditunjukkan dengan nilaisignifikansi sebesar 0,025.
EFEKTIVITAS PROGRAM “BOTOLO’KU” TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM UPAYA PENGURANGAN SAMPAH BOTOL PLASTIK Ishak SKM., MPH; Indra Amanah AN
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.418

Abstract

Sampah (waste) diartikan sebagai sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidakdisenangi, atau sesuatu yang dibuang, yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadidengan sendirinya. Sampah botol plastik tidak bisa sepenuhnya diurai, butuh waktu hingga100 tahun agar bisa diurai. Hal ini memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Hampir3 juta ton sampah plastik diseluruh dunia berasal dari botol minum plastik yang hanya bisadigunakan sekali pakai. Volume sampah di Kota Palopo pada tahun 2017-2018 mengalamipeningkatan. Pada tahun 2017 volume sampah mencapai 25.634 khusus sampah anorganikper harinya dan mengalami peningkatan ditahun 2018 yaitu sebanyak 28.046. Penelitian inibertujuan untuk menilai efektivitas program Botolo’ku dalam pengurangan jumlah sampahbotol plastik yang nantinya dapat diterapkan secara berkesinambungan di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental, dengan rancangan non equivalentcontrol group design. Hasil penelitian menunjukkan untuk kelompok eksperimen diperolehhasil uji t-test pengetahuan p= 0,00 dan sikap p=0,00 yang artinya ada peningkatanpengetahuan dan sikap pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan Program“Botolo’ku” di Sekolah Kota Palopo, sedangkan untuk kelompok kontrol di peroleh hasil ujit-test pengetahuan p= 0,076 dan sikap p=0,171 yang artinya tidak ada peningkatanpengetahuan dan sikap pada kelompok kontrol Program “Botolo’ku” di Sekolah Kota Palopo.Kesimpulan: Penerapan program “Botolo’ku” efektif dalam upaya pengurangan sampahbotol plastik khususnya pada pengetahuan dan sikap siswa dalam mengurangi sampah botolplastik.
EFEKTIVITAS PROGRAM TAMAN BUAH DAN SAYUR (TABUSUR)TERHADAP PENINGKATAN SIKAP DAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MENGONSUMSI BUAH DAN SAYUR Suwandi N; Ishak Ishak; Rismayanti Yamin
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.419

Abstract

Perilaku konsumsi buah dan sayur penduduk di indonesia masih sangat rendah. Diindonesia sendiri masih terdapat banyak provinsi yang masuk kategori kurang dalamkonsumsi buah dan sayur.Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektifitas programTABUSUR terhadap konsumsi buah dan sayur masyarakat yang nantinya dapatmenjadi program yang dapat diterapkan secara berkesinambungan di kelurahanLuminda pada khususnya. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen denganrancangan One group pre test post test design. Hasil penelitian ini menunjukkan nilaip value = 0.000< 0,005 yang artinya perbedaan atau peningkatan sikap sebelum(pretest) dan sesudah (posttest) diberikan intervensi program TABUSUR dimasyarakat dalam upaya meningkatkan sikap masyarakat dalam mengonsumsi buahdan sayur di Kelurahan Luminda, dan variabel motivasi menunjukkan bahwa diperolehnilai p-value = 0,000 < 0,05, yang artinya ada perbedaan atau peningkatan motivasisebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan intervensi program TABUSURdikelurahan Luminda.
INTERVENSI PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN, SELF EFFICACY DAN PENGETAHUAN PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM MENJADI BATAKO PADA KOMUNITAS PEMULUNG SAMPAH Indra Amanah; Miftahul Jannah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.420

Abstract

Banyaknya sampah yang dihasilkan dan tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkanpencemaran. Pencemaran terjadi apabila masyarakat yang terbiasa membakar sampah, danmembuang sampah sembarang tempat seperti sungai atau kebun kosong serta menimbunsampah yang sulit terurai. Penglolaan sampah rumah tangga yang dikelola dengan baik sebesar36,8% dan jumlah sampah yang tidak dikelola dengan baik sebesar 63,2% dari jumlah sampahyang tertimbang sebanyak 282,654 ton. Tujuan dari penelitaan ini adalah untuk menilaipengaruh intervensi pelatihan terhadap keterampilan, self efficacy dan pengetahuanpemanfaatan limbah styrofoam menjadi batako. Penelitian ini merupakan penelitian praeksperimen dengan rancangan one group pre test post test design, dilakukan pretest, kemudiandiberikan treatment berupa pelatihan dan praktik daur ulang styrofoam menjadi batako.Setelah itu dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan setelah treatment dilakukan posttest untukmengukur kembali self efficacy, pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan limbah styrofoammenjadi batako yang bernilai ekonomis. Respondenya adalah pemulung sampah yangberjumlah 83 orang. Hasil nilai uji wilcoxon pada penelitian ini menunjukkan ada pengaruhpelatihan terhadap keterampilan dengan nilai p= 0,000, self efficacy p=0,000 dan pengetahuanp=0,000.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEDIAAN SUAMI SEBAGAI AKSEPTOR METODE OPERASI PRIA (MOP) DI SUNDI KIDUL ARGOREJO SEDAYU BANTUL YOGYAKARTA Dechoni Rahmawati; Fatimah Dewi Anggraeni; Ristiana Eka Ariningtyas
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.422

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) merupakan suatu program yangdicanangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Salahsatu metode kontrasepsi untuk pria adalah MOP (Metode Operasi Pria). Kebiasaan masyarakatyang menganggap bahwa masalah KB adalah wilayah perempuan dan pria tidak perlu terlibatjuga menjadi salah satu penyebab kurangnya partisipasi pria dalam KB. Tujuan: Untukmengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan suami dalam mengikutiprogram KB.Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatancross-sectional. Lokasi penelitian ini di Sundi kidul, Argorejo, Sedayu, Bantul dengan sampelsebesar 30 responden dan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Teknik ujistatistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah chi square.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pendidikan didapatkanhasil suami yang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi akan memiliki kemungkinan 9kali untuk bersedia menjadi akseptor KB MOP, pada variabel pekerjaan didapatkan hasilvariabel pekerjaan tidak berhubungan dengan kesediaan suamiKesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa factorpendidikan berpengaruh terhadap kesediaan suami menjadi akseptor KB MOP.
JARAK DAN POSISI DUDUK TIDAK MEMILIKI HUBUNGAN DENGAN EFEKTIFITAS BELAJAR MAHASISWA STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA Woro Ispandiyah; Parmadi Sigit Purnomo; Muhamad Irfan Fahrudin
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v9i1.429

Abstract

Latar Belakang: Lingkungan belajar merupakan salah satu aspek yangmempengaruhi proses pembelajaran mahasiswa. Jarak dan Posisi tempat dudukmerupakan variabel yang terkait dengan lingkungan belajar mahasiswa, Posisi yangergonomi dapat membantu kenyamanan selama proses pembelajaran. Penelitian iniingin mengetahui hubungan posisi dan jarak tempat duduk terhadap efektiftasbelajar mahasiswa STIKes Surya Global Yogyakarta. Desain penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian desriptif kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Jumlah sample yang diambil sebanyak44 respoden dari populasi 175 orang dengan teknik purposive sampling dimanamengambil responden yang saat itu sedang melakukan perkuliahan. Adapunpenelitian ini digunakan alat ukur kuesioner efektfitas belajar dan pengukuran jarakdan posisi tempat duduk. Peneltian ini metode analisis data dengan Chi-Square. Berdasar hasil uji analisis didapat bahwa tidak ada pengaruh yang bermakna antarajarak terhadap efektivitas belajar mahasiswa (P Sig= 0,783) dan tidak ada pengaruhjuga antara posisi tempat duduk terhadap efektivitas belajar mahasiswa (P Sig =0,361). Tidak ada pengaruh yang signifikan antara jarak dan posisi tempat duduk terhadapefektivitas belajar mahasiswa di Stikes Surya Global Yogyakarta.

Page 8 of 34 | Total Record : 335