cover
Contact Name
Ani Tjitra Handayani
Contact Email
ani.tjitra@sttnas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jalan Babarsari, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KURVATEK
ISSN : -     EISSN : 24777870     DOI : https://doi.org/10.33579/krvtk.v4i1
Jurnal KURVATEK diterbitkan pertama kali tahun 2016 oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat pada Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta. Jurnal ini mempunyai misi sebagai media pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang geologi, pertambangan, elektro, sipil, material teknik,konversi energi, enegi terbarukan, serta perencanaan wilayah dan kota. Area tulisan dalam jurnal ini cukup luas. Cakupan penulisan mulai dari kajian pustaka maupun ekperimen yang ditulis dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar.
Articles 265 Documents
BIOLOGICAL HAZARD CONTROL BY USED OF MECHANICAL AIR VENTILATION WITH ANTIBACTERIAL FILTER M Sri Prasetyo Budi; Sri Rahayu Gusmarwani; Muhammad Rauf
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3751

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan dengan udara bersih sebagai salah satu faktor dasar dapat diperoleh dengan ventilasi yang memadai. Penggunaan mesin ventilasi yang dilengkapi dengan bio filter akan meningkatkan pengendalian polutan biologis. Mesin ventilasi udara mekanik yang dibuat berukuran 32 cm x 3,25 cm x 60 cm dengan menggunakan exhaust fan bertegangan 220 Volt, frekuensi 50Hz, putaran motor 1250 RPM, volume angin (CFM) speed keluar 450 CFM dengan suhu 25 OC, dilengkapi 2 filter AC cabin mobil dengan cairan bio antibakteri dari filtrat daun sirih hijau dan mesin pengkabut cairan. Berdasarkan hasil uji kualitas kimia dan uji kualitas biologi udara pada mesin ventilasi udara mekanik dengan 2 lapis filter terdapat perbedaan kadar CO2 yang dihasilkan sangat signifikan dan jumlah koloni pada udara keluar dibawah ambang batas 1000 CFU/m3 untuk jamur dan 700 CFU/m3 untuk bakteri.
THE EFFECT OF THE USE OF HEAVY EQUIPMENT TECHNOLOGY ON THE PRODUCTIVITY OF MINING ACTIVITIES, A CASE STUDY IN THE SAND MINING OF PT BALANGAN CITRA MANDIRI Triyono Triyono
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3756

Abstract

Produktivitas perusahaan dapat diwujudkan melalui penggunaan teknologi alat berat. Penelitian dilakukan pada PT. BCM yang terletak di Sleman, yang bergerak dalam bidang pertambangan pasir diwilayah Kulonprogo. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik perusahaan, dan staf perusahaan, PT.BCM saat ini masih dua model penambangan, sehingga tidak tertutup kemungkinan untuk meningkatkannya. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas produksi, antara model penambangan tradisional dengan model penambangan menggunakan alat berat, dalam rangka untuk meningkatkan laba perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh berdasarkan wawancara dengan pemilik dan karyawan PT. BCM, yang dituangkan dalam table dan Analisa perbandingan. Hasil Analisa bisa digunakan untuk membantu menejemen dalam membuat strategi peningkatan hasil produksi, sehingga dengan demikian laba perusahaanpun akan meningkat. Kata kunci: Efektivitas; Laba; Alat berat; Produktivitas.
DETERMINATION OF THE QUALITY WATER SANGON RIVER THAT EFFECTED BY AMALGAMATION GOLD ORE PROCESSING IN KALIREJO KOKAP DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Erry Sumarjono; Agung Dwi Sutrisno; Denanson Ornansah Sinaga
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3758

Abstract

Amalgamasi adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk ekstraksi emas dengan menggunakan merkuri. Merkuri merupakan logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Pembuangan limbah pengolahan bijih emas dengan menggunakan metode amalgamasi yang masih mengandung merkuri ke sungai dapat mempengaruhi kualitas air sungai tersebut. Penelitian yang dilakukan di Sungai Sangon untuk mengukur kandungan merkuri di dalam air sungai tersebut dan menentukan status mutu air sungai tersebut berdasarkan baku mutu air dalam Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001. Pengambilan sampel dilakukan di sepanjang aliran sungai pada titik SA1, SA2, SA3, SA4, SA5 dan SA6. Pengukuran kandungan merkuri dilakukan uji laboratorium dengan menggunakan metode Mercury Analyzer, LPPT Universitas Gadjah Mada. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa kandungan merkuri di dalam air sungai Sangon masih jauh berada di bawah ambang batas yang ditentukan, sehingga masih aman digunakan untuk keperluan sesuai peruntukkan mutu air kela
THE PERFORMANCE OF THE SHELL AND TUBE COUNTER FLOW HEAT EXCHANGER GASES FOR AGRICULTURAL DRYERS Dandung Rudy Hartana; Eka Yawara; Daru Sugati; Amat Agus Salim
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3761

Abstract

Abstract—One of the important post-harvest processes of rice is drying. Drying is divided into two, namely natural drying (using sunlight) and artificial drying (using tools). In this study drying utilizes heat from a biomass furnace and a configuration of heat exchanger pipes. Where the utilization of heat and the configuration of heat exchanger pipes in the design can increase thermal efficiency because the exhaust hot air mixed with smoke can still be used for drying. The configuration of the heat exchanger pipe greatly influences the expected moisture content level. The purpose of this study was carried out to determine the performance of the shell and tube counter flow heat exchanger for agricultural dryer gases with a heat source from biomass and to find the effect of the configuration of the heat exchanger pipe arrangement on the working process of the drying machine. This research is an experimental test of the performance of heat exchange pipes with a heat source from a biomass furnace. The exchange pipe performance parameters that must be known are temperature and time. The method used in this study refers to experimental and descriptive methods, namely research conducted in a systematic, factual and accurate manner. The results of this study are that the heated air flow rate affects LMTD, heated air outlet temperature, heat transfer coefficient, and efficiency, with variations in the heated air flow rate of 0.11 kg/s, 0.16 kg/s, 0.20kg/s, 0.24kg/s. Highest efficiency of 94% at a heated air flow rate of 0.24 kg/s. and the smallest efficiency of 74% is found in the value of the heated air flow rate of 0.11 kg/s. Keywords : dewatering, biomass, pipe configuration, heat exchanger pipe
FUZZY ADAPTIVE CLUSTERING UNTUK MENGETAHUI PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP TINGKAT KELUHAN KESEHATAN Ani Apriani; Paramitha Tedja Tresnaning
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3769

Abstract

Health is something that is very valuable for a person. Along with the development of life, there are more and more various health complaints. The purpose of this study was to determine the effect of environmental factors on the level of health complaints. The data analysis method uses a classification method, namely clustering using Fuzzy Adaptive Clustering (FAC). In this case, the number of clusters is determined, namely 3 clusters. Environmental factors with the largest average percentage value in cluster 1, namely ownership of garden or land infiltration and waste sorting behavior, and environmental factors with the smallest percentage in cluster 1 are porous infiltration holes, presence of perennials, and the habit of using used water for purposes other. Environmental factors with the largest average percentage in cluster 2, namely the presence of perennials and porous infiltration holes and environmental factors with the smallest percentage in cluster 2 are ownership of motorized vehicles, garden/soil infiltration and waste sorting treatment. While environmental factors with the largest average percentage in cluster 3 are infiltration wells, the habit of using used water for other purposes and ownership of motorized vehicles.
MENGINTEGRASIKAN ASPEK SOSIAL PADA RENCANA PENUTUPAN DAN PASCA TAMBANG Agung Dwi Sutrisno; Erry Sumarjono; Anna Sikhatul Kaifiyah
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3775

Abstract

Penutupan tambang akan berdampak pada masyarakat sekitar, baik secara ekonomi, lingkungan maupun sosial. Terkait aspek sosial yang krusial, penelitian ini bertujuan untuk menyingkap persepsi masyarakat di sekitar lokasi pertambangan terutama dalam hal peningkatan ketrampilan bagi masyarakat sekitar sebelum tambang di tutup, sosialisasi rencana penutupan tambang dan pasca-tambang, pelibatan dalam rencana penutupan tambang dan pasca-tambang, akses terhadap modal usaha, akses terhadap fasilitas bekas tambang, dan peluang kerja pasa-tambang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat sekitar tambang emas PT. Aneka Tambang (Pongkor) adalah baik, sementara untuk aspek lain justru sebaliknya. Persepsi ini dipengaruhi oleh tingkat pendidikan responden. Kedepannya perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan persepsi masyarakat sekitar dengan meningkatkan kinerja 5 aspek selainnya.
EFFECT OF AIR FLOW RATE ON AIR-LIFT- PUMP Amat Agus Salim; Edi Susanto; Daru Sugati; Harianto
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3777

Abstract

Airlift pump is a series of tools used to transport water and air cargo (muddy) from one place to another. The Airlift pump work system through the pipe media by injecting air into the channel under the submerged pipe. The air pressure from the aerator will push the air to move upward in the same direction through the pipe. Viscous liquids or sludge can be raised using an air-lift-pump. The buoyant force from the air can cause the heavy hydrostatic liquid to become smaller because the air used in the air-lift-pump is injected at the bottom of the pipe. This study used an experimental method by varying the air discharge ratio and using different air injectors. The purpose of this study was to determine the effect of variations in the injection discharge ratio on pump performance and to find the best efficiency for each variation made. The test was carried out with 3 different injector pipes (0.80 mm, 0.54 mm, 0.31 mm). The results showed that variations in the air discharge ratio greatly affect the efficiency and flow rate of water. The highest efficiency occurred in an injector with a diameter of 0.8 mm by 4.1% and the highest efficiency occurred in an injector with a diameter of 0.31 mm by 1.3%. Variation of air discharge with a greater value then the efficiency value will decrease. The water flow rate also changes because the greater the air discharge given, the greater the value of the water flow rate. Keywords : airlift pump, efficiency, variasi rasio debit udara, injector
PLANNING OF THE FLOWER GARDEN AGROTOURISM AREA IN BATURADEN WITH THE MEDITERRANEAN CONCEPT Wita Widyandini; Karina Yess; Dwi Jati Lestariningsih
KURVATEK Vol 8 No 1 (2023): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v8i1.3734

Abstract

Baturaden di Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kawasan wisata alam yang terletak di lereng Gunung Slamet di sebelah Selatan. Letaknya yang berada di lereng gunung menjadikan Baturaden memiliki udara yang sejuk dan memungkinkan beragam spesies tanaman khususnya bunga untuk tumbuh di sini, sehingga jenis pariwisata yang memungkinkan untuk dikembangkan di Baturaden adalah agrowisata, khususnya taman bunga. Penelitian ini membahas mengenai fenomena yang menjadi latar belakang dilakukannya Perencanaan Kawasan Agrowisata Taman Bunga di Baturaden, sehingga metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan langsung, wawancara, dan dokumentasi. Kawasan Agrowisata Taman Bunga di Baturaden didesain dengan pendekatan konsep Mediterania serta memiliki multifungsi yaitu sebagai tempat wisata dan rekreasi juga sebagai sarana edukasi bagi pengunjung untuk memperluas pengetahuan mengenai berbagai spesies tanaman bunga. Perencanaan Kawasan Agrowisata Taman Bunga di Baturaden juga sangat mendukung kearifan lokal dimana kegiatan kepariwisataan berbasis masyarakat, wawasan budaya, dan berkelanjutan yaitu dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya, sehingga dapat memberdayakan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Kata kunci: Agrowisata, Baturaden, Taman Bunga, Mediterania
PREDIKSI COEFFICIENT OF SEISMIC DENGAN METODE SCALED DISTANCE UNTUK ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA BEBAN DINAMIS Ifa Aulia Chusna; Bagus wiyono; Wawong Dwi Ratminah; Toto Sudarto; R. Dikky Surya Ramadhan
KURVATEK Vol 8 No 1 (2023): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v8i1.3784

Abstract

Peledakan merupakan metode pembongkaran batuan yang sangat umum diterapkan di tambang batubara untuk membongkar material overburden. Peledakan dapat memberikan efek ketidakstabilan pada lereng karena getaran yang dihasilkan. Semakin dekat jarak lereng dengan lokasi peledakan, maka semakin besar pula getaran yang akan diterima oleh lereng tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung Coefficient of Seismic (Ks) sebagai input data pada analisis kestabilan lereng berdasarkan besarnya getaran dari blasting center dengan toe lereng terdekat. Getaran peledakan yang berupa Peak Particle Velocity (PPV) dan Peak Ground Acceleration (PGA) akan diprediksi berdasarkan jarak dengan metode perhitungan scaled distrance, sedangkan hasil prediksi pada PGA akan dilakukan perhitungan statistika untuk mengetahui distribusi data parameter Ks. Prediksi PPV dan PGA berdasarkan data pengukuran memiliki R2 dengan hubungan yang tinggi, yaitu 0,9923 dan 0,8202. Tingkat akurasi pada prediksi PPV dari perhitungan ini lebih baik daripada prediksi PPV dengan Metode Holmberg-Persson yang dimodifikasi. Nilai rata-rata Kh sebagai input analisis kestabilan lereng adalah 0,031 dengan Distribusi Gamma.
PENCEMARAN TANAH OLEH Pb DAN Cd DI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) PUTRI CEMPO, KOTA SURAKARTA Afra Ghaida Fathassabilla; Wawan Budianta
KURVATEK Vol 8 No 1 (2023): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v8i1.3919

Abstract

One of the impacts of rapid population growth is the problem of waste management. One of the impacts of waste disposal at the landfill is soil contamination due to heavy metals originating from waste disposed of. This study aims to determine the concentration and distribution of heavy metals in the soil laterally and vertically around Putri Cempo Landfill through spatial analysis. Sampling was carried out at 14 points with 3 different depths, namely 10 cm, 30 cm, and 60 cm. Data analysis was performed on 42 soil samples, including analysis of grain size, pH and organic content, heavy metal content, and distribution of heavy metals. The results showed that the concentrations of Pb and Cd at the three depths of the soil samples were mostly above the background values of each heavy metal. The distribution patterns of the two heavy metals laterally in the study area were relatively different, while the vertical distribution of contaminants decreased in concentration as the distance from the soil surface increased.