Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE EFFECT OF THE USE OF HEAVY EQUIPMENT TECHNOLOGY ON THE PRODUCTIVITY OF MINING ACTIVITIES, A CASE STUDY IN THE SAND MINING OF PT BALANGAN CITRA MANDIRI Triyono Triyono
KURVATEK Vol 7 No 2 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i2.3756

Abstract

Produktivitas perusahaan dapat diwujudkan melalui penggunaan teknologi alat berat. Penelitian dilakukan pada PT. BCM yang terletak di Sleman, yang bergerak dalam bidang pertambangan pasir diwilayah Kulonprogo. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik perusahaan, dan staf perusahaan, PT.BCM saat ini masih dua model penambangan, sehingga tidak tertutup kemungkinan untuk meningkatkannya. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas produksi, antara model penambangan tradisional dengan model penambangan menggunakan alat berat, dalam rangka untuk meningkatkan laba perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh berdasarkan wawancara dengan pemilik dan karyawan PT. BCM, yang dituangkan dalam table dan Analisa perbandingan. Hasil Analisa bisa digunakan untuk membantu menejemen dalam membuat strategi peningkatan hasil produksi, sehingga dengan demikian laba perusahaanpun akan meningkat. Kata kunci: Efektivitas; Laba; Alat berat; Produktivitas.
A Comparative Study on the Effectiveness of Iron (Fe) Adsorption from Acid Mine Drainage Using Single and Composite Adsorbents Mycelia Paradise; Yudha Agung Pratama; Faisol Mukarrom; Triyono Triyono; Akhmad Zamroni
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2026): June
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v9i2.38233

Abstract

Acid mine drainage (AMD) is mining waste that has high acidity and dissolved metal content, especially iron (Fe), which has the potential to pollute the aquatic environment. This research aimed to evaluate the performance of coconut shell activated charcoal and local composite-based adsorbents (active charcoal–clay–zeolite) in reducing Fe concentrations in AMD. The research was conducted using two types of samples: real AMD collected from the mine site and synthetic AMD prepared in the laboratory using a FeSO₄·7H₂O solution. The composite adsorbent was tested using real AMD (baseline pH 2.6; Fe 42.75 ppm), while activated charcoal was tested on synthetic AMD (baseline pH 4.7; Fe 40.37 ppm). The main variables observed were dissolved Fe concentration and pH changes at various contact time variations. Analysis of Fe concentrations was carried out using AAS, while pH was measured directly with a pH meter. Adsorbent characterization was performed with BET to identify the specific surface area of the adsorbents. Results showed that activated charcoal was able to increase pH to 8.6 and decrease Fe to 0.04 ppm (99.9% efficiency). The primary mechanism of Fe reduction is dominated by Fe(OH)₃ precipitation, which occurs due to an increased pH. In contrast, the composite produced a final pH of 4.3 but still decreased Fe to 0.52 ppm (98.8% efficiency). BET analysis showed that although activated charcoal had a greater surface area, the composite maintained better pore stability after adsorption. The integration of the two has the potential to enhance the adsorption effectiveness and stability in the field for the remediation of acid mine drainage.
Assessing the Effectiveness of Responsibility Accounting in Enhancing Managerial Accountability and Control Triyono Triyono
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i5.8147

Abstract

This study examines the effectiveness of responsibility accounting in enhancing managerial accountability and organizational control. Many organizations face challenges in clearly defining managerial responsibilities, monitoring performance, and enforcing control mechanisms, which can lead to inefficiencies and misaligned decision-making. The research aims to assess how structured responsibility accounting systems influence managerial behavior, accountability, and operational oversight. A literature-based methodology was employed, utilizing primary data from relevant case studies and secondary data from books, journals, articles, and organizational reports. Data were analyzed through content analysis to identify patterns, relationships, and insights regarding responsibility allocation, performance measurement, and control practices. The findings indicate that responsibility accounting improves clarity of roles, promotes transparency, supports proactive decision-making, and aligns individual performance with strategic objectives. Despite implementation challenges, it serves as an effective tool for strengthening managerial accountability, optimizing resource utilization, and reinforcing organizational control, providing both practical and theoretical value for contemporary management.
Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat Sabaruddin; Wd. Vitha Purwandari; Triyono; Radjali Amin; Agus Suyanto
Environmental Insight Journal Vol 2 No 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.359

Abstract

Efektivitas kebijakan pengelolaan sampah pada area kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat masih menghadapi tantangan sehingga perlu dievaluasi untuk dapat merumuskan strategi kebijakan yang efektif dan berkelanjutan. Ketidakefektifan ini jika diteruskan maka akan berakibat pada pemborosan anggaran daerah dan berpotensi menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah, mengevaluasi efektivitas kebijakan dan penerapan pengelolaan sampah, serta strategi kebijakan dan penerapan pengelolaan sampah yang dapat dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 148 responden dan melibatkan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan lokal sebagai data primer. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah masih menghadapi masalah minimnya infrastruktur hal ini tampak pada fasilitas tempat penampungan sementara sampah, rendahnya partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah, dan kurang optimalnya koordinasi antar instansi pemerintah. Efektivitas kebijakan Dinas Lingkungan Hidup perlu ditingkatkan melalui perbaikan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Strategi yang diusulkan mencakup pengembangan program berbasis partisipasi masyarakat dan optimalisasi sumber daya untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Keywords: policy, environment, management, waste, SWOT
Pemanfaatan Lumpur dari Instalasi Pengolahan Air Limbah Terpadu Kawasan Industri sebagai Adsorben dalam Penghilangan Metilen Biru Wa Ode Maryani Asrim; Radjali Amin; Triyono Triyono
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 4 (2026): July 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.4.842-854

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpadu Kawasan Industri menghasilkan lumpur yang termasuk Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3), tetapi kandungan karbon dalam lumpur berpotensi dimanfaatkan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisik-kimia dan kinerja adsorpsi adsorben berbasis lumpur IPAL terpadu kawasan industri dalam penyisihan metilen biru (MB) serta mengevaluasi penggunaan media penyaring lumpur berupa nylon dan kertas saring dalam pembuatan adsorben. Adsorben dibuat melalui serangkaian persiapan lumpur, pirolisis, dan aktivasi menggunakan larutan KOH. Karakterisasi dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS), dan Brunauer-Emmett-Teller (BET). Uji adsorpsi batch dilakukan dengan variasi massa adsorben (0,05, 0,1, dan 0,25 g), waktu kontak (5, 10, 20, 30, dan 60 menit), dan konsentrasi awal MB (5, 10, 25, 50, dan 100 ppm). Berdasarkan penelitian, adsorben yang dibuat dengan penyaring nylon menunjukkan karakteristik dan kinerja yang lebih baik dibanding kertas saring. Adsorben memiliki porositas dan permukaannya tersusun dari unsur utama C, O, Al, dan Si. Adsorben dengan penyaringan nylon memiliki luas permukaan spesifik 127,1 m²/g dengan kandungan karbon sebesar 39,3%, sedangkan adsorben dengan penyaringan kertas saring sebesar 65,5 m²/g dan 15,6%. Kondisi optimum diperoleh dari massa adsorben seberat 0,1 g, waktu kontak selama 30 menit, dan konsentrasi awal MB yaitu 10 ppm yang menghasilkan persentase penyisihan MB sebesar 90,8%. Model Isoterm Langmuir memberikan kecocokan yang lebih tinggi (R2 = 0,9989) dibandingkan Freundlich (R2 = 0,9503), yang menunjukkan kecenderungan adsorpsi monolayer pada permukaan relatif homogen. Hasil ini menunjukkan potensi pemanfaatan lumpur IPAL yang dapat diaplikasikan dalam pengolahan air limbah secara berkelanjutan.