cover
Contact Name
Dame Evalina Simangunsong
Contact Email
dameevalinas8@gmail.com
Phone
+6281362434160
Journal Mail Official
penelitian@poltekkes-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jamin Ginting KM 13,5 Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
ISSN : 26230046     EISSN : 26852764     DOI : 10.36911
Core Subject : Health,
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles 748 Documents
KOMBINASI BUNGA KECOMBRANG (Etlinger elatior JACK) DAN KULIT PISANG DALAM FORMULASI PASTA GIGI BERMANFAAT PADA PENGUJIAN ANTIBAKTERI TERHADAP Streptococcus mutans DAN Escherichia coli Maya Handayani Sinaga; Tri Bintarti
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.17 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.568

Abstract

Di pasaran banyak beredar pasta gigi untuk membersihkan dan perawatan gigi, namun mengandung bahankimia sintetis yang dapat menimbulkan masalah kesehatan, misalnya flouride dan sodium lauril sulfat (SLS).Bahan ini dapat mengiritasi gusi dan mulut, gusi terasa terbakar, gigi sensitif dan rasa tidak nyaman pAdalidah.Secara tradisional kulit buah pisang matang bagian dalam, telah digunakan untuk pemutih gigi,digosok-gosokkan pada gigi selama lebih kurang 10 menit. Di samping bahan pemutih, untuk perawatan gigidibutuhkan antibakteri, untuk membasmi bakteri penyebab kerusakan gigi. Salah satu bahan alam yang telahterbukti mempunyai aktivitas antibakteri dan telah sering digunakan menghilangkan bau mulut dan badanadalah bunga kecombrang (Etlinger elatior Jack). Pemanfaatan kombinasi bunga kecombrang dan kulitpisang dalam formulasi pasta gigi berbahan nabati (herbal), bertujuan untuk mendapatkan pasta gigi alamiyang relativ aman dan ekonomis. Kulit buah pisang kepok dan bunga kecombrang segar dihaluskan dandikeringkan di atas penangas air suhu sekitar 60OC, sampai diperoleh serbuk kering. Formulasi sediaan pastagigi menggunakan kombinasi bunga kecombrangkonsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%.dan kulit buah pisangkering pengganti kalsium karbonat dengan perbandingan (75:25); (50:50); dan (25:75). Evaluasi sediaanmeliputi uji organoleptik dengan uji kesukaan (hedonic test), homogenitas, pH, stabilitas, daya pembersihan,uji iritasi terhadap kulit sukarelawan, dan aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans danEscherichia coli dengan cara difusi agar, serta angka lempeng total terhadap spesimen air ludah sukarelawan.Hasil skrining fitokimia terlihat kandungan golongan kimia yang sama di dalam bunga kecombrang segar,kulit buah pisang segar, dan yang telah dikeringkan pada suhu 50OC, yaitu flavonoid, tannin, steroid,saponin, glikosida, dan minyak atsiri.Sediaan pasta gigi yang mengandung kombinasi serbuk kering bungakecombrang dan kulit buah pisangdisukai oleh panelis, stabil pada penyimpanan, mempunyai dayapembersihan yang baik, tidak terjadi iritasi, dan dapat membasmi bakteri Streptococcus mutans danEscherichia coli dengan kategori kuat. Formula yang paling baik adalah dengan kandungan bungatembelekan dan kulit buah pisang 75:25, karena walau daya bersihnya lebih kecil, namun mempunyaiantibakteri paling kuat,sehinggapasta gigi yang dihasilkan memberi manfaat untuk membersihkan danperawatan gigi, aman dan ekonomis.
GAMBARAN PENYULUHAN DENGAN MEDIA POSTER DAN ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI PADA SISWA/I KELAS IV SDN 050736 PULAU BANYAK KECAMATAN TANJUNG PURA yetti Lusiani; M Afdal Ridha
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.852 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.569

Abstract

Counseling is an effort to provide information and explanations, which must be taken by everyone so thatthey can solve the problems they face and improve the quality of life. To facilitate counseling activities,mediais needed. Media is an effort that can be used to channel messages from senders to recipients so that they canstimulate thoughts, feelings, attention and interests in maintaining optimal health. This study aims todetermine the description of counseling with poster and animation media on knowledge about dental healthcare in fourth grade students of SDN 050736 Pulau Banyak, Tanjung Pura sub district, amounting to 30peoples with a total sample of 30 students. The type of research used was descriptive with the survey method.The results of this study found that the level of knowledge of students about maintaining dental health beforecounseling with poster and animation media, namely 23 peoples (76.6%) were in the medium category. Thenafter counseling the level of knowledge of students about maintaining dental health with media posters has agood level of knowledge there were 8 students (53.3%) and with animation media have good level ofknowledge, there were 15 students (100%). Based on this research, it can be seen that counseling usinganimation media was more effective than using poster media.
PENGARUH PENUNDAAN PENANGANAN SPUTUM TERHADAP HASIL PEMBACAAN SEDIAAN SECARA MIKROSKOPIS PADA PENDERITA TB DI UPT. LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA Nelma Nelma; Armida Lumbantoruan
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.373 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.570

Abstract

The background of the study is whether there are differences in the results of microscopic smear reading andthe quality of direct sputum preparations, check with sputum 24 hours at room temperature. The purpose ofthe study was to determine the effect of delaying the handling of sputum on the results of microscopicreadings of preparations in tuberculosis patients. Type of descriptive observation research. Research timeJune 2019. Research location at the Regional Health Laboratory of North Sumatra Province. The resultsshowed that from 16 sputum samples that were immediately examined, the scanty results were 2 samples, 1+there were 2 samples, 2+ there were 2 samples, 3+ there were 10 samples, whereas in the 24 hour sample atroom temperature, there were 2 negative results, 1+ there are 4, 2+ there are 3, and 3+ there are 7 samplesof BTA. Of the 16 sputum, they were immediately examined by delaying 24 hours at room temperature, 7sputum were obtained, the results of which were reduced. There is no positive number added, the samenumber of positive results is 9 sputum. This suggests that a 24-hour delay in sputum examination at roomtemperature can result in false positives. There are differences in the results between sputum directlychecked by being delayed 24 hours at room temperature 25?C. It is recommended that an AFB sputum beexamined immediately to avoid the results of false negative smear microscopic examination.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI TERHADAP PEMAKAIAN GIGI TIRUAN PADA USIA 40-60 TAHUN DI JALAN KAPTEN MUSLIM HELVETIA KOTA MEDAN Aminah , Saragih; Desmon Ginola Hutauruk
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.236 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.571

Abstract

Oral and dental health is often less a priority for some people, especially in adulthood, teeth can experiencea variety of problems, one of which is date teeth and missing teeth, at that age such teeth that are datedcannot grow back. In overcoming this problem, the use of dentures is one of the right ways. The purpose ofthis study was to determine the description of knowledge and motivation for the use of dentures at age of 40-60 years at Jalan Kapten Muslim Helvetia, Medan City. This type of research is descriptive, where this studywill describe how the description of knowledge and motivation for the use of dentures at age of 40-60 yearsat Jalan Kapten Muslim Helvetia, Medan, February 2019 to May 2019. The sample in this study amountedto 30 peoples aged 40- 60 years old. Data collected are primary and secondary data. Descriptive testing isused to describe the knowledge and motivation of the use of dentures at the age of 40-60 years. The resultsshowed that the level of knowledge of the use of dentures was 56.7% good and 43.3% were moderate. Andthe level of motivation for using dentures was 46.7% (high), 43.3% (medium) and 10% (low). The conclusionafter the research was conducted that the high level of knowledge and motivation for the use of dentures.
HUBUNGAN MOBILISASI PADA MASA NIFAS DENGAN PENGELUARAN LOCHEA Di PRAKTEK MANDIRI BIDAN L.M PEMATANGSIANTAR Kandace Sianipar
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.421 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.572

Abstract

Mobilisasi atau gerakan sesegera mungkin bisa mencegah aliran darah terhambat, dengan melakukanmobilisasi maka pengeluaran lochea akan meningkat, sehingga pembuluh darah yang ada di otot uterus akanterjepit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mobilisasi pada masa nifas dengan pengeluaranlochea. Jenis penelitian survey analitik dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di PMB L. MPematangsiantar, sampel penelitian adalah Ibu masa nifas berjumlah 30 orang. Data yang digunakan adalahdata primer dan sekunder yang diperoleh dari kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dan disajikan dalambentuk tabel. Pengolahan data dilakukan menggunakan program komputer. Berdasarkan penelitianditemukan bahwa ibu postpartum 4 – 7 hari sebanyak 16 orang (53,3%). Dan ibu yang melakukan mobilisasidengan pengeluaran lochea lancar sebanyak 16 orang (53,3%). Berdasarkan hasil uji chi-squaremenunjukkan ada hubungan mobilisasi pada masa nifas dengan pengeluaran lochea. Diharapkan kepada ibuuntuk melakukan mobilisasi seusai 2 jam setelah melahirkan agar pengeluaran locheanya lancar, sehinggaangka kematian ibu berkurang. Dan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan penyuluhantentang keuntungan dan kerugian dari mobilisasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN ANAK TENTANG JENIS MAKANAN KARIOGENIK TERHADAP TERJADINYA KARIES GIGI PADA SISWA/I KELAS V-B SD NEGERI 068003 KAYU MANIS PERUMNAS SIMALINGKAR MEDAN TUNTUNGAN Sri Junita Nainggolan
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.178 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v14i1.573

Abstract

Carcinogenic foods can cause tooth decay (dental caries). Carcinogenic food comes in the form of sweetfood like candy, chocolate, cookies, sugar and other food which is starchy, sticky, carbohydrated andcrumbled in the mouth. This research was a descriptive study with survey method aiming to find out thedescription of children’s knowledge about kinds of carcinogenic food towards the occurrence of dentalcaries among grade 5b students at SDN 068003 Kayu Manis Perumnas Simalingkar Medan Tuntungan. Thenumber of the samples was 35 students. The data were collected through the questionnaires and directexamination to the patients’ oral cavity. The result showed that 30 students (85%) had good knowledgeabout the types of cariogenic food and 5 students (15%) had medium knowledge. Through the directexamination to 35 students, 24 students (68%)had caries in milk teeth, 14 students (40%) had caries inpermanent teeth. It is expected that students choose healthy food and reduce consuming sweet foods that canlead to dental caries.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK KLASIK DENGAN TERAPI MURATAL TERHADAP GEJALA KECEMASAN; FASE 2 PADA LANSIA DI PANTI WERDHA BINJAI juliandi, juliandi
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.586 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v13i3.579

Abstract

Terapi musik diketahui bahwa rangsangan music ternyata mampu mengaktivasi system Limbik yang berhubunganemosi. Saat system Limbik teraktivasi otak menjadi rileks. Terapi dengan mendengarkan lantunan muratal Al-Qur?an ternyata sudah memasyarakat di kalangan tertentu pemeluk agama Islam. Tujuan mereka bukan sebagaiterapi suara, tetapi untuk mendekatkan diri kepada Tuhan (Allah SWT). Hasil prediksi menunjukkan bahwapersentase penduduk lanjut usia akan mencapai 9,77 % dari total penduduk pada tahun 2010 dan menjadi 11,34 %pada tahun 2020.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat efektivitas pada terapi musik klasik danterapi murotal dalam menurunkan kecemasan fase 2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gejala kecemasan fase 2 pada lansia sesudah terapi musik klasikdengan terapi muratal adalah rata-rata sebesar 1,38235 dengan standar deviasi sebesar 0,60376. Terapi muratal lebihefektif 1,59 kali dibandingkan terapi musik klasik yaitu sebesar 1,17169 kali terhadap gejala kecemasan fase 2 padalansia. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji paired t-test menunjukkan bahwa p-value sebesar 0,000,artinya ada perbedaan yang sangat signifikan antara efektivitas terapi musik klasik dengan terapi muratal sesudahperlakuan terhadap gejala kecemasan fase 2 pada lansia.Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam upaya peningkatan mutupelayanan kesehatan dibidang keperawatan, khususnya keperawatan geriatrik guna menurunkan gejala kecemasan;fase 2.
IDENTIFIKASI DAN DISTRIBUSI NYAMUK AEDES SP. SEBAGAI PREVALENSI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN KARO Sinaga, Jernita; Emita, Likasi
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.56 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v13i3.580

Abstract

Distribusi nyamuk Aedes sp. dipengaruhi oleh perubahan lingkungan. Aedes spi adalah nyamuk yangtermasuk dalam subfamili Culicinae, famili Culicidae ,ordo Diptera, kelas Insecta. Nyamuk ini berpotensiuntuk menularkan penyakit demam berdarahdengue (DBD). DBD adalah suatu penyakit yang ditandaidengan demam mendadak, perdarahanbaik di kulit maupun di bagian tubuh lainnya serta dapatmenimbulkan syok dan kematian.Penyakit DBD ini terutama menyerang anak-anak termasuk bayi,meskipun sekarang proporsipenderita dewasa meningkat.Kabupaten Karo memiliki potensi mengalami perubahan lingkungan yang dapat mengganggukarakteristik habitat normalgenus nyamuk Aedes sp.,sehingga perlu dilakukan penelitian. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui distribusi nyamuk Aedes sp. di Kabupaten Karo berdasarkan karakteristikhabitat normalnya. Sampelpenelitian adalah nyamuk genus Aedes sp yang ditemukan di dalam perangkapyang dipasang berdasarkan prevalensi penyakit DBD di Kabupaten Karo yaitu Kecamatan Kabanjahe,Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Merek. Metode penelitian Explanatory Research bersifatdeskriptifmenarasikan perbedaan populasi semua nyamuk Aedes spyang ditemukan di dalam perangkapyang dipasang di lokasi penelitian dan melakukan pemeriksaan laboratorium dengan tehnikidentivikasigenus nyamuk Aedes sp.,dan pengukurankarakteristik habitat normal nyamuk Aedes Aegiptydengan mengukur ketinggian lokasi, suhuudara lokasi, dan kelembaban.Hasil penangkapan nyamuk Aedes sp setelah di identivikasi di laboratoriumdi seluruh lokasi penangkapandiperoleh 106 ekor nyamuk yang yaitu Aedes Aegipty 6.77% dan Aedes Abopiktus 5.09%. Spesies yangpalingbanyak ditemukan adalah Aedes Aegipty yaitu sebanyak 59 ekor dan Aedes Albopiktus adalah 47ekor, rata-rata ketingian daerah 1208.15 m dpl yang diukur di temukan nyamuk Aedes sp 82 ekor denganrincian Aedes Aegipty 47 ekor dan Aedes Albopiktus35 ekor.Rata-rata suhu 270C didapat nyamuk Aedes sp 61 ekor dengan rincian Aedes Aegipty 36 ekor dan AedesAlbopiktus25 ekor dan species nyamuk Aedes sp terbanyak di dapat pada suhu 25,00C - 30,00Cditemukanspecies nyamuk Aedes sp61 ekor dengan rincianAedes Aegipty 36 ekor dan Aedes Albopiktus25 ekor, rataratakelembaban daerah 73,900F dengan nyamuk Aedes sp 65 ekor.Species nyamuk Aedes sp terbanyakdi dapat pada kelembaban 60 ? 800F, ditemukan 65 ekor nyamuk Aedes sp. dengan rincianAedes Aegipty37 ekor dan Aedes Albopiktus28 ekor, Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang pengaruh karakternyamuk Aedes spakibat perubahan lingkungan termasuk suhu, kelembaban, ketingian daerah diKabupaten Karo.
GAMBARAN PENGETAHUAN CARA MENYIKAT GIGI SISWA-SISWI KELAS V SD NEGERI 050633 MOJOSARI KECAMATAN KUALA KABUPATEN LANGKAT SEBELUM DANSESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN METODE DEMONSTRASI Sihombing, Kirana Patrolina
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.924 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v13i3.581

Abstract

Usia sekolah dasar merupakan usia yang ideal untuk melatih kemampuan motorik seorang anak, termasukdi antaranya menyikat gigi. Metode demonstrasi pada penyuluhan kesehatan gigi dan mulut efektif dalammendukung meningkatnya pemahaman anak, dengan mempraktekkan secara langsung cara menyikat gigiyang benar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaranpengetahuan cara menyikat gigi siswa-siswi kelas V SD Negeri 050633 Mojosari Kecamatan KualaKabupaten Langkat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan metode demonstrasi. Jenis penelitian iniadalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional untuk mengukur pengetahuan cara menyikat gigisebelum dan sesudah diberikan penyuluhan metode demonstrasi pada responden sejumlah 30 orangberusia antara usia 10-11 tahun. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat pengetahuan siswa Kelas V SDusia 10-11 tahun di SD Negeri 050633 Mojosari Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat sebelum diberipenyuluhan metode demonstrasi masih termasuk kriteria kurang (70%), dan kriteria cukup (30%), dansesudah diberi penyuluhan metode demonstrasi meningkat menjadi kriteria baik sebesar 83,3% dan hanya16,7% yang termasuk kriteria cukup. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapatnya perubahan pengetahuansiswa-siswi kelas V SD Negeri 050633 Mojosari Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat sebelum dansesudah diberikan penyuluhan metode demonstrasi.
PENGARUH SENAM AEROBIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRIMIGRAVIDA DENGAN RIWAYAT HIPERTENSI Hutagaol, Hotma Sauhur
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.672 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v13i3.582

Abstract

Preeklampsia adalah salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia maupun di dunia. Penyebabpasti preeklampsia belum diketahui sampai saat ini. Kegiatan senam aerobik sebagai salah satu upayauntuk mencegah preeklampsia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam aerobicterhadap tekanan darah pada primigravida dengan riwayat hipertensi.Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimen dengan pre and post control group. Dilaksanakansenam aerobik selama 15 minggu kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah pada kedua kelompok.Data akan dianalisa menggunakan uji t-test, dan nilai p<0.05 akan dianggap bermakna secara statistik.Tekanan darah sistolik dan diastolik lebih rendah pada kelompok Intervensi dibandingkan dengankelompok kontrol tetapi tidak bermakna secara statistik.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Vol. 19 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023 Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022 Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021 Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2020 Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2020 Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2019 Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019 Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol. 8 No. 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018 Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017 Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017 Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017 Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2016 Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2016 Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015 Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015 Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2015 Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014 Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014 Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2013 Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2013 Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2012 More Issue